Anda di halaman 1dari 24

POSTER MINI

ERITRODERMA EC. PSORIASIS

SURIYANTI LISTIN C111 09 295


ZULKARNAIN HASYIM C111 09 306

BAGIAN KULIT DAN KELAMIN FAKULTAS KEDOKTERAN UNHAS 2013

IDENTITAS
NA M A : T N WI WI NG
UM U R : 3 5 TAH UN
AL A M AT : M A K AS S A R
S TATU S P E R K AWI N AN : K AWI N
TGL MASUK RS : 3 JUNI 2013

ANAMNESIS
Keluhan Utama :Badan melepuh
AT : Dialami sejak 3 Minggu yang lalu dan memberat 3 hari

terakhir, Gatal (-), nyeri dirasakan di persendian,keluhan yang


sama dialami bulan maret dan dirawat di RSWS selama 10
hari.1 Minggu setelah keluar dari RS kulit mulai bersisik dan
pasien berobat di dokter Sp KK,dan di biopsi dengan hasil
biopsi Psoriasis Vulgaris lalu di beri resep Meiact 1-0-1,
Nutriflam 4x1,T.Factor 1-0-1, Nutriscience 0,1%, As. Salisil
o,1%,Sulfur 4%.

PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum: Sakit Sedang/Gizi Baik/ Kesadaran

Baik
Tanda Vital

T:110/80 mmHg
N:116 x/ mnt
P:20x/mnt
S:36,5 C

LANJUTAN PEMERIKSAAN FISIK


Kepala : Anemi (-), Ikterus (-), sianosis (-), terdapat

penonjolan tebal, merah dan keras pada regio


occipitalis sinistra dan regio helix posterior sinistra
Cor/Pulmonal : Normal
Abdomen
: Peristaltik (+) normal
Ekstremitas
: Udem(-)
Kelenjaar limfe
: Tidak ada pembesaran

STATUS DERMATOVENEROLOGI
Lokasi : Regio Pedis
Effloresensi : Skuama,Eritema
Lokasi :Regio Antebrachium
Effloroesensi:Skuama,Eritema,pitting nail

REGIO ANTEBRACHIUM
Tampak eritem pada kulit
Tampak Skuama
Tampak pitting nail

REGIO PEDIS
Tampak eritem pada kulit
Tampak Skuama

REGIO PEDIS
Tampak Skuama pada

regio pedis

RESUME
S: Laki-laki 35 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan utama badan

melepuh yang dialami sejak 3 minggu yang lalu, terakhir,Gatal (-),nyeri


dirasakan di persendian,keluhan yang sama dialami bulan maret dan
dirawat di RSWS selama 10 hari.1 Minggu setelah keluar dari RS
kulit mulai bersisik dan pasien berobat di dokter Sp KK,dan di biopsi
dengan hasil biopsi Psoriasis Vulgaris lalu di beri resep Meiact 1-01,Nutriflam 4x1,T.Factor 1-0-1,Nutriscience 0,1%, As. Salisil o,1%,Sulfur
4%
O: StatusDermatologis
Lokasi :Generalisata
Effloroesensi : Skuama,Eritem,Pitting Nail

DIAGNOSIS
ERITRODERMA EC PSORIASIS

DIFFERENTIAL DIAGNOSIS
ALERGI OBAT SECARA SISTEMIK
DERMATITIS SEBOROIK

TERAPI
Eritromisin 500mg 3x1 Tab
Neurodex Tab 1x1
Salep Lanolein 10%+Vaseline 40 gr

DEFENISI
Eritroderma adalah kelainan kulit yang ditandai
dengan adanya eritema universalis (90%-100%) biasanya
disertai skuama . Bila eritemanya antara 50%-90%
dinamai dengan pre-eritroderma.
Sinonim : Dermatitis Eksfoliativa

EPIDEMIOLOGI
Terdapat pada semua usia, namun umumnya

terdapat pada orang dewasa.


Relatif banyak terjadi di negara-negara tropis
Pria sering terkena dibanding wanita, dengan
perbandingan(2:1)

ETIOLOGI
Berdasarkan penyebabnya dibagi 3 :
1. Akibat alergi obat secara sistemik
2. Akibat perluasan penyakit kulit, seperti psoriasis,
pitiriasis rubra pilaris, pemfigus foliaseus, dermatitis
atopik dan liken planus.
3. Akibat penyakit sistemik

PATOFISIOLOGI
ERITRODERMA
Suatu agen dalam tubuh pelebaran pembuluh darah

kapiler (eritema) kehilangan panas bertambah


merasa dingin dan menggigil
Penguapan cairan meningkat dehidrasi
Kehilangan skuama dapat mencapai 9 gram/m2

kehilangan protein edema

GEJALA KLINIS
Eritrodermaakibat alergi obat secara sistemik

Diperlukan anamnesis teliti untuk mencari penyebab


obat. Umumnya alergi akut timbul dalam 10 hari.
Awalnya kulit hanya eritema saja, setelah penyembuhan
barulah timbul skuama.
Eritroderma akibat perluasan penyakit kulit tersering :
- Psoriasis
- Dermatitis seboroik pada bayi ( penyakit Leiner)

LANJUTAN GEJALA KLINIS


Psoriasis dapat menjadi eritroderma karena 2 hal:
1. Karena penyakitnya sendiri
2. Karena pengobatan terlalu kuat
Psoriasis bersifat kronik residif, kelainan kulit berupa
sisik-sisik berlapis dan kasar diatas kulit eritematosa yang
berbatas tegas. Umumnya didapati eritema yang merata.
Dermatitis seboroik pada bayi . Usia penderita berkisar 420 minggu. Kelainan berupa skuama berminyak dan
kekuningan di kepala. Eritema dapat pada seluruh tubuh
disertai skuama yang kasar.

LANJUTAN GEJALA KLINIS


Eritroderma

akibat

penyakit

sistemik

termasuk

keganasan:
Berbagai penyakit termasuk infeksi fokal dapat memberi
kelainan kulit berupa eritroderma, misalnya, sindroma
Sezary.

PEMERIKSAAN KULIT
Lokalisasi : Seluruh atau hampir seluruh tubuh
Efloresensi : Eritema dan biasanya disertai sisik

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan Laboratorium

Pada pemeriksaan darah didapatkan albumin serum yang


rendah dan peningkatan gammaglobulins, ketidakseimbangan
elektrolit, protein fase akut meningkat, leukositosis, maupun
anemia ringan

Histopatologi

Biopsi kulit dapat menunjukkan gambaran yang


bervariasi, tergantung berat dan durasi proses inflamasi.
Pada tahap akut, spongiosis dan parakeratosis menonjol,
terjadi edema. Pada stadium kronis, akantosis lebih

PENATALAKSANAAN
Umumnya terapi eritroderma dengan kortikosteroid.
Dosis berkisar dari 3x10 mg sampai 4x15 mg sehari. Diet
perlu tinggi protein karena banyak skuama yang terlepas.
Topikal dapat diberikan emolien lanolin 10 % untuk
mengurangi radiasi akibat vasodilatasi oleh eritema.