Anda di halaman 1dari 14

STRATEGI FUNGSIONAL

ALIMUKDIN SIMANJUNTAK (1510248160)


DHARMA WAHYUDI

(1510248534)

DWIKY SYAHPUTERA

(1510248287)

RECKY RIANDIKA S.

(1510248228)

KHRISNA DELFITRI

(1510248352)

STRATEGI FUNGSIONAL

Strategi fungsional memaksimalkan produktivitas sumberdaya, mengarahkan


pada kompetensi tersendiri yang memberikan perusahaan atau unit bisnis
suatu keunggulan kompetitif. Dalam batasan-batasan strategi bisnis dan
perusahaan, strategi fungsional menggabungkan beragam kegiatan dan
kompetensi dari tiap fungsi untuk meningkatkan kinerja.

Sebagai contoh, bagian manufaktur peduli dengan pengembangan sebuah


strategi yang menurunkan biaya dan meningkatkan kualitas keluarannya.
Dilain pihak, pemasaran berkepentingan dengan pengembangan strategi yang
meningkatkan penjualan. Strategi fungsional yang seperti itu perlu
dikembangkan apabila menejer fungsional ingin mengimplementasikan
strategi perusahaan dan divisional dengan tepat.

Pemerolehan sumber daya dan


kapabilitas

Pemerolehan adalah bagian yang penting dari pengambilan keputusan strategis.


Sebagai contoh, Dupont mengontrakkan pembuatan dan perancangan proyeknya
kepada Morrison Knudsen, AT&T mengontrakkan pemrosesan pembuatan kartu
kreditnya kepada Total System Service, Northem Telekom kepada Comptronix,
dan Eastman kodak kepada Bussines land. Kira kira 20% perusahaan AS
mengontrakkan (Outsoursing) atau mempertimbangkan outsourcing untuk
sebagian atau keseluruhan teknologi informasinya pada tahun 1993

Daripada berkonsentrasi untuk mengidentifikasi beberapa aktivitas layanan inti


yang dimiliki, perusahaan dapat mengembangkan :

Keunggulan strategis yang bertahan

Aliran produk baru jangka panjang yang memuaskan permintaan konsumen


dimasa depan.

dalam menentukan strategi fungsional, menejer strategis harus :

Mengidentifikasi kompetensi inti perusahaan atau unit bisnis

Memastikan bahwa kompetensi tersebut terus menerus diperkokoh, dan

Mengelola kompetensi-kompetensi dalam suatu cara yang melindungi


keunggulan kompetitif yang telah tercipta.

Keputusan outsourcing tergantung pada pecahan dari nilai tambah total aktivitas
yang dipertimbangkan, dan jumlah keunggulan kompetitif dalam kegiatan
tersebut bagi perusahaan atau unit bisnis. Apabila pecahan tersebut kecil dan
keunggulan kompetitif rendah, maka sebaiknya perusahaan sebaiknya melakukan
outsourcing

Strategi Pemasaran
Dengan memanfaatkan strategi pengembangan pasar, perusahaan atau unit bisnis dapat:

Menangkap pangsa pasar yang lebih besar dari pasar yang ada untuk produk saat ini melalui
kejenuhan dan penetrasi pasar. Atau

Mengembangkan pasar baru bagi produk yang ada

Dengan menggunakan strategi pengembangan produk, perusahaan atau unit bisnis dapat:

Mengembangkan produk baru untuk pasar yang sudah ada, atau

Mengembangkan produk baru untuk pasar baru.

Beberapa strategi pemasaran lain ada dalam kategori pasar, lini produk, distribusi, penetapan
harga dan kredit, dan iklan serta promosi
Strategi pemasaran yang lain berkaitan dengan masalah distribusi dan penetapan harga.

Maytag Mendukung Dealer sebagai


bagian dari strategi pemasaran.
Di AS, peralatan rumah tangga (White goods) seperti mesin cuci, kompor, dan
lemari es dijual oleh tiga jenis pengecer:

Toko-toko berantai nasional dan toko kelontong massal.

Toko swalayan, perabot rumahtangga, dan toko-toko diskon.

Penyalur peralatan rumah tangga.

Pasar tambahan yang lebih kecil adalah pasar komersial, yang terdiri dari rumahrumah jasa laundry dan institusi-institusi seperti rumah sakit dan asrama. Merek
komersial perusahaan yang dipromosikan oleh pengecer biasanya dijual melalui
rantai nasional dan toko kelontong massal.

Strategi Finansial

Tujuan strategi finansial adalah untuk menyediakan perusahaan struktur finansial


dan dana yang cukup untuk mencapai tujuan umumnya. Sebagai tambahan,
strategi financial menguji pengaruh keuangan terhadap pilihan-pilihan strategis
perusahaan atau unit bisnis dan mengidentifikasi tindakan finansial yang baik.
Strategi finansial juga menyediakan keunggulan kompetitif melalui biaya
pendanaan yang lebih rendah dan kemampuan fleksibel untuk memperbesar
modal untuk mendukung strategi bisnis. Strategi finansial biasanya berusaha
memaksimalkan nilai finansial sebuah perusahaan.

Tingkat yang diharapkan dari hutang vs modal vs pendanaan internal jangka


panjang dengan aliran kas merupakan permasalahan pokok dalam strategi
finansial

Strategi financial yang terkenal adalah leveraged buyout(LBO). Dalam LBO,


perusahaan dibeli dalam sebuah transaksi yang didanai sebagian besar oleh
hutang biasanya diperoleh dari pihak ketiga, seperti perusahaan asuransi.

Pengelolaan dividen bagi pemegang sham adalah bagian penting dari strategi
keuangan perusahaan

Strategi Penelitian dan Pengembangan


(R&D)

Salah satu dari berbagai pilihan R&D adalah sebagai pemimpin atau pengikut.
Porter mengatakan bahwa membuat keputusan untuk menjadi pemimpin
teknologi atau pengikut teknologi adalah satu cara untuk mencapai biaya
rendah keseluruhan atau diferensiasi

Keunggulan Biaya

Kepemimpinan

Kepengikutan

Teknologi

Teknologi

Pionir rancang produk

Menurunkan biaya biaya produk

Biaya terendah

atau

kegiatan

Menjadi yang pertama dalam belajar


Berikut penjelasan yang lebih detail mengenai
penggunaan R & D untuk memperoleh
kurva pengalaman
pemimpin
Menciptakan
melakukan

cara

kegiatan

niali

dari

dengan

pengalaman

cara Menghindari biaya H & R melalui


bernilai imitasi

dengan biaya rendah

Diferensiasi

Pionir

produk

unik

menaikkan nilai pembeli


Inovasi
untuk
pembeli

dalam

kegiatan

meningkatkan

yang Menyelesaikan

produk

atau

sistem penyaluran lebih dekat


lain kepada

kebutuhan

pelanggan

nilai dengan belajar dari pengalaman


pmimpin

Srategi operasi

Strategi operasi menentukan bagaimana dan di mana sebuah produk atau jasa
dibuat, tingkat integrsi vertikal yang dibutuhkan, dan penyebaran sumber daya
fisik yang diperlukan, dan hubungan dengan pemasok yang diingini. Untuk
memulai, strategi pemanufakturan perusahaan akan dipengaruhi oleh siklus hidup
produk atau proses yang dikonseptualisasi oleh R.H. Hayes dan S.C. Wheelwright.
Konsep tersebut menggambarkan peningkatan volume produksi yang terentang
dari serendahnya 1 satuan ukuran lot pada pengerjaan pesanan (job shop) melalui
aliran batchyang berhubungan, sampai sebanyak-banyaknya 100.000 satuan ukuran
lot atau lebih, per tahun, pada sistem pemanufakturan fleksibel (suku cadang
dikelompokkan kedalam keluarga-keluarga pemanufakturan untuk memproduksi
variasi luas dari item-item produk massal) dan Lini transfer (lini perakitan yang
otomatis yang membuat sebuah produk massal dengan menggunakan sedikit
tenaga manusia). Menurut konsep tersebut, setelah beberapa saat, produk akan
terstandardarisasi ke dalam sebuah komoditi dalam hubungannya dengan
permintaan yang menaik, karena fleksibilitas memberi jlan bagi efisiensi.
Meskipun demikian, strategi bisnis perusahaan dapat menjadi penentu utama
proses pemanufakturan

Sebagai contoh, Pratt & Whitney memilih pendekatan aliran batchyang


terhubung, sementara General Electric memilih sistem pemanufakturan
fleksibel. General Electric digerakkan untuk pasar masal global, sementara
Pratt & Whitney lebih tertarik pada pemuasan segmen pasar menarik yang
memiliki kebutuhan tertentu.

Pengaruh Strategi Bisnis Terhadap


Strategi Operasi
Strategi Bersaing Perusahaan

Karakteristik Strategi Operasi

Penekanan yang kuat pada kepemimpinan biaya

Penekanan yang kuat pada pengurangan dan pengendalain biaya


Ketrampilan teknik tingkat tinggi
Penekanan kuat pada penghilangan persediaaan
Standar produksi tingkat tinggi
Aliran material dan mesin tingkat tinggi

Penekanan yang kuat pada diferensiasi

Penekanan kuat pada produk dan jasa bernilai premium


Kompleksitas produk tingkat tingi
Berbagai variasi produk akhir
Ketrampilan teknik tingkat tinggi
Fleksibilitas penjadwalan produksi tingkat tinggi

Strategi Sumber Daya Manusia dan Fungsional


Lainnya

Strategi-strategi dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM), sistem


informasi (SI), dan bidang-bidang fungsional penting lain bagi perusahaan,
bervariasi menurut industri. Strategi MSDM perlu menjawab permasalahan
apakah perusahaan harus menyewa karyawan kurang trampil dalam jumlah
besar yang tentunya akan menerima upah rendah, melakukan pekerjaan
berulang, dan cenderung berhenti setelah waktu tertentu yang cukup singkat
(strategi restoran McDonalds), atau menyewa karyawan sangat terampil
dalan jumlah sedikit dengan upah yang lebih tinggi, dan dapat dilatih agar
berpartisipasi dalam tim-tim kerja otonomi

TERIMAKASIH