Anda di halaman 1dari 13

Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa

Briket Batu Bara


Kelompok
Reza Reynaldy
Desty Misnandani
Reza Alamsya
Ferry Suryadita

Pengertian Briket
Briket adalah bahan bakar alternatif yang menyerupai
arang tetapi terbuat atau tersusun dari bahan non kayu.
Briket terbentuk seperti sebuah blok bahan yang dapat
dibakar yang digunakan sebagai bahan bakar untuk
memulai dan mempertahankan nyala api. Briket yang
paling umum digunakan adalah briket batu bara, briket
arang, dan briket biomassa. Banyak bahan-bahan yang
dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan briket,
contohnya sekam padi, jerami, batok kelapa, serbuk
gergaji, dedaunan dan lain-lain.

Proses Pembuatan Briket Secara Umum


1.

Pengurangan Kadar Air


Bahan baku yang akan digunakan untuk membuat
briket pertama harus dikurangi kadar airnya, sehingga
proses pemanasan pada ruang vakum akan sempurna.
apabila terdapat air dalam bahan baku tersebut akan
merusak hasil pembakaran bahan baku. Proses
pengurangan kadar air ini bisa dilakukan dengan
penjemuran. Apabila bahan baku pembuatan briket
sudah memiliki kadar air yang sangat sedikit maka
bisa langsung melakukan tahapan proses berikutnya.

2. Pirolisis (Pemanasan/Pembakaran)
Proses ini dapat dikatakan sebagai proses
pengarangan. Bahan baku dibuat arang dengan cara
pengarangan manual melalui tong kemudian dibakar
atau dipanaskan dan ditutup hingga hanya ada sedikit
ventilasi pada tong tersebut. Proses pengarangan
menggunakan sistem pembakaran tidak sempurna.
Dengan metode pembakaran seperti ini maka apabila
bahan baku telah dibakar hingga hitam tapi tidak
sampai menjadi abu.

3. Perekatan
Bahan baku yang telah menghitam setelah melalui
proses pirolisis kemudian dikumpulkan dan dibentuk.
Namun sebelum dibentuk material di haluskan hingga
menjadi serbuk atau bentuk yang kecil kecil lalu
dicampur dengan bahan perekat. Bahan perekat yang
dapat digunakan bermacam-macam, bisa tepung kanji
atau tanah liat.

4. Pembentukan
Bahan hasil campuran antara material hasil pirolisis,
air dan tepung kanji selanjutnya dibentuk
menggunakan cetakan. Bahan hasil campuran
dimasukan kedalam cetakan dan ditekan dengan
tekanan yang besar sekitar 140-200 kg/cm2. Dengan
tekanan ini membuat hasil cetakan benar-benar
terbentuk sesuai dengan cetakannya.

Briket Batubara
Briket batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat
dari Batubara dengan sedikit campuran seperti tanah liat
dan tapioka. Briket Batubara mampu menggantikan
sebagian dari kegunaan Minyak Tanah sepeti untuk :
Pengolahan Makanan, Pengeringan, Pembakaran dan
Pemanasan. Briket batubara merupakan bahan bakar
padat dengan bentuk dan ukuran tertentu, yang tersusun
dari butiran batubara halus yang telah mengalami proses
pemampatan dengan daya tekan tertentu, agar bahan
bakar tersebut lebih mudah ditangani dan menghasilkan
nilai tambah dalam pemanfaatannya.

Jenis Briket Batubara


1. Jenis Berkarbonisasi (super)
Jenis ini mengalami terlebih dahulu
proses dikarbonisasi sebelum menjadi
Briket. Dengan proses karbonisasi zat-zat
terbang yang terkandung dalam Briket
Batubara tersebut diturunkan serendah
mungkin sehingga produk akhirnya tidak
berbau dan berasap, namun biaya
produksi menjadi meningkat karena pada
Batubara tersebut terjadi rendemen
sebesar 50%. Briket ini cocok untuk
digunakan untuk keperluan rumah tangga
serta lebih aman dalam penggunaannya.

2. Jenis Non Berkarbonisasi (biasa)


Jenis tidak mengalami dikarbonisasi
sebelum diproses menjadi Briket dan
harganyapun lebih murah. Karena
zat terbangnya masih terkandung
dalam Briket Batubara maka pada
penggunaannya
lebih
baik
menggunakan
tungku
(bukan
kompor)
sehingga
akan
menghasilkan pembakaran yang
sempurna dimana seluruh zat terbang
yang muncul dari Briket akan habis
terbakar oleh lidah api dipermukaan
tungku. Briket ini umumnya
digunakan untuk industri kecil.

Mesin - Mesin Briket Batubara

Jenis dan UkuranBriket Batubara


1.Bentuk telur: sebesar telur ayam.
2.Bentuk kubus: 12,5 x 12,5 x 5 cm.
3.Bentuk selinder: 7 cm (tinggi) x 12
cm garis tengah
Briket bentuk telur cocok untuk
keperluan rumah tangga atau rumah
makan, sedangkan bentuk kubus dan
selinder digunakan untuk kalangan
industri kecil/menengah.

Sifat Briket Batubara Yang Baik


1.Tidak berasap dan tidak berbau pada saat pembakaran.
2.Mempunyai kekuatan tertentu sehingga tidak mudah
pecah waktu diangkat dan dipindah-pindah.
3.Mempunyai suhu pembakaran yang tetap ( 3500C)
dalam jangka waktu yang cukup panjang (8-10 jam).
4.Setelah pembakaran masih mempunyai kekuatan
tertentu sehingga mudah untuk dikeluarkan dari dalam
tungku masak.

Kelebihan dan Kekurangan Briket Batubara

Anda mungkin juga menyukai