Anda di halaman 1dari 47

JENIS PERALATAN SPESIAL

SERVICE TOOL (SST)


Nama : Sabar Pambudi
Kelas
: X TKR 3
No abs: 32

Pengertian
Special

servive tool (SST), Adalah


sebuah alat yang dipakai sebagai
alat bantu bagi seseorang dalam
mengerjakan atau memperbaiki
komponen otomotih tidak dapat
dilakukan dengan cara yang
normal. Ada banyak sekali SST
yang dipakai para mekanik
otomotif dalam melakukan
pekerjaanya sesuai dengan
komponen yang sedang

Fungsi dari Special Service Tools


( SST )
Karena

peralatan ini didesain


secara khusus untuk menangani
suatu pekerjaan yang rumit,
sehingga fungsi dari peralatan ini
sudah jelas yakni mempermudah
dan mempersingkat waktu para
teknisi dalam melakukan
pekerjaannya.

Pekerjaan otomotif secara umum


dapat dibagi dalam kelompok
1.

Bagian engine
2. Bagian elektrik
3. Cahssis
4. Bagian body

BEBERAPA JENIS DAN


CONTOHSST (SPECIAL SERVICE
TOOLS)
ALAT-ALAT

PENYETEL (ADJUSTING

KIT)
Adjusting kit adalah peralatan
khusus yang digunakan untuk
penyetelan, contohnya differential
adjusting kit.

ALAT

PEMBONGKAR DAN
PEMASANGAN (REMOVER AND
INSTALLER)
Remover adalah alat yang dipakai
untuk melepas atau membongkar,
sedangkan replacer adalah alat
untuk memasang atau mengganti.

BEBERAPA TOOLS
REMOVER
Pullers

Puller berfungsi untuk menarik suatu


benda. Sebagian besar puller
memanfaatkan ulir sebagai tenaga
pembukanya.

Guide Tools
Guide tools digunakan untuk menuntun
dalam pemasangan suatu komponen,
contohnya adalah Clutch Guide Tool.

Punch

Pin punch digunakan untuk membuka atau


memasang pin. Long tappered punch untuk
menggaris. Solid punch digunakan untuk
mendorong. Center punch digunakan untuk
membuat titik untuk mempermudah
pengeboran.

Wrench
Wrench adalah alat yang dipergunakan untuk
mengencangkan atau membuka mur atau
baut yang bentuknya spesial

KESELAMATAN
PENGGUNAAAN SST

Pakaian

Kerja

Pilihlah pakaian yang benar-benar cocok


sehingga tidak mengganggu pekerjaan anda.
Jagalah kebersihan pakaian anda waktu bekerja
sebab oli atau kotoran pada pakaian anda akan
mengotori kendaraan.
Pilihlah sepatu kerja yang mempunyai sol yang
tidak licin dan berkulit keras.
Saat mengangkat benda-benda berat atau
mempunyai permukaan yang tajam dianjurkan
menggunakan sarung tangan.
Jangan menggunakan sarung tangan saat
mengebor dan menggerinda.

Bekerja

Dengan Aman Dan Rapi

Jagalah agar tempat kerja selalu bersih, dan saat pekerjaan selesai
kembalikan segala sesuatunya dengan teratur.
Suku cadang bekas harus dikumpulkan dalam kantong plastik untuk
selanjutnya dibuang atau dikembalikan ke pelanggan (customer).
Parkirlah kendaraan yang akan diperbaiki di dalam garis stall,
jangan sampai keluar karena akan mengganggu kendaraan lain.
Jangan menempatkan sesuatu di tengah jalan atau pintu masuk
walaupun untuk sementara, karena akan mengganggu mobil keluar
atau masuk.
Jangan meninggalkan kunci atau suku cadang di lantai, dimana
dapat menyebabkan anda atau orang lain tersandung atau
terpeleset karenanya. Biasakan menempatkan mereka pada pada
caddy atau meja kerja.
Bersihkan dengan segera setiap bahan bakar, oli atau gemuk yang
tertumpah.
Bersihkan alat-alat atau SST yang telah dipakai.

Pencegahan

Kebakaran

Anda harus mengetahui di mana letak alat


pemadam kebakaran dan cara menggunakannya.
Kain yang basah karena oli atau bahan bakar
gampang sekali terbakar, karenanya harus dibuang
ke dalam tempat sampah yang tertutup dan
terbuat dari logam.
Gas yang dihasilkan saat pengisian battery dapat
terbakar. Karena itu, hindari percikan api dari
tempat tersebut. Dan jangan sekali-kali melepas
kabel pengisi battery sebelum kontak dimatikan.
Jangan merokok kecuali di tempat yang
diperbolehkan dan jangan lupa mematikan
puntung rokok sebelum membuangnya.

Menangani

Kendaraan Pelanggan

Selama bekerja, pakailah selalu fender cover, seat cover, dan floor
cover agar tidak merusak atau mengotori kendaraan.
Jagalah selalu kebersihan fender cover dan seat cover.
Oli atau gemuk yang ada pada tangan atau alat-alat anda dapat
mengotori kendaraan. Karena itu tangan dan alat-alat harus dijaga
agar tetap bersih.
Jangan sekali-kali memasukkan benda yang tajam seperti obeng ke
dalam kantong baju karena dapat merusak kendaraan dan melukai
anda sendiri misalnya anda terjatuh.
Bersihkan selalu minyak dan oli yang tertumpah sehingga
kendaraan tidak dalam keadaan kotor. Jika oli yang tertumpah
dibiarkan begitu saja, langganan akan mengira terdapat kebocoran
pada kendaraannya, lalu membawanya kembali ke bengkel.
Apabila kendaraan tertumpah minyak rem, jangan mengelap
tumpahan karena dapat merusak cat. Cara menanganinya adalah
dengan memberi air pada tempat yang tertumpah minyak rem

ALAT UKUR MEKANIK

DIAL GAUGE (DIAL INDICATOR)


Dial

gauge digunakan untuk


mengukur kebengkokan poros,
run out, dan backlash. Dengan
ketelitian : 0,01 mm Apabila
jarum panjang membuat satu
putaran penuh (100 strip), maka
jarum pendek bergerak 1 strip (1
mm).

MICROMETER
Micrometer

dibagi menjadi dua

macam :
1. Outside micrometer : Mengukur
diameter luar
2. Inside micrometer : Mengukur
diameter dalam

Kedua alat ini memiliki ketelitian


0,01 mm. Satu putaran thimble
terdiri dari 50 strip (0,5 mm).

VERNIER CALIPER
Vernier

caliper digunakan untuk


mengukur diameter luar,
diameter dalam, dan mengukur
kedalaman. Ketelitiannya adalah
0,05 mm.

CYLINDER GAUGE
Cylinder

gauge adalah alat untuk


mengukur diameter silinder,
dengan ketelitian 0,01 mm.

CALIPER GAUGE
Caliper

gauge adalah alat ukur


yang menggunakan dial gauge.
Ada 2 tipe caliper gauge yaitu
inside caliper dan outside caliper
Yang umum digunakan untuk
mengukur komponen automotif
adalah inside caliper gauge.

PLASTIGAGE
Plastigage

digunakan untuk
mengukur celah oli dari poros
engkol.
Plastigage mempunyai ukuran
yang berbeda : warna hijau
(0,025-0,076 mm), warna biru
(0,102- 0,229 mm), warna merah
(0,051-0,152 mm)

MULTI TESTER (VOLT, OHM, dan


AMPERE METER)
Multi

tester adalah alat pengetes


kelistrikan. Penggunaannya untuk
mengukur tegangan DC dan AC,
tahanan, dan arus DC. Multi
tester dibagi menjadi dua yaitu
tipe digital dan tipe analog.
Petunjuk berikut ini adalah untuk
tester model analog (tipe jarum).

TACHOMETER
Tachometer

adalah alat untuk


mengukur putaran mesin [RPM
(Rotary Per Minute)].

KUNCI MOMENT (TORQUE


WRENCH)
Kunci

moment digunakan untuk


mengukur gaya puntir pada baut
dan mur, agar mencapai
ketegangan tertentu.

HIDROMETER
Hidrometer

berfungsi untuk
mengukur berat jenis elektrolit
battery. Berat jenis elektrolit
berubah menurut tingkat isi
battery.

COMPRESSION TESTER
Compression

tester digunakan
untuk mengukur tekanan
kompresi. Karena tekanan
kompresi pada mesin diesel
tinggi, maka harus digunakan
gauge dengan tekanan tinggi.
Pemasangan pada lubang
injektor atau glow plug.

NOZZLE TESTER
Nozzle

tester digunakan untuk


memeriksa tekanan pembukaan
injektor dan kondisi injektor
(kebocoran setelah injeksi).

RADIATOR DAN RADIATOR CAP


TESTER
Tester

ini digunakan untuk


memeriksa kondisi radiator
(sistem pendinginan) dari
kebocoran dan tutup radiator

STATIC TIMING GAUGE


Static

timing gauge berfungsi


untuk memeriksa timing injeksi
pada pompa injeksi tipe
distributor / VE (langkah plunger).

VALVE SPRING TESTER


Valve

spring tester berfungsi


untuk memeriksa tegangan
pegas-pegas katup masuk dan
katup buang

VACUUM GAUGE
(METYVAC)
Vacuum

gauge berfungsi untuk


menghasilkan vakum untuk
memeriksa komponen yang
berhubungan dengan vakum.

TYRE PRESSURE GAUGE


Tyre

pressure gauge berfungsi


untuk mengukur tekanan angin
ban

TURNING RADIUS GAUGE


Turning

radius gauge berfungsi


untuk mengukur sudut belok
roda.

CAMBER CASTER GAUGE


Camber

caster gauge berfungsi


untuk mengukur sudut camber,
caster, dan king pin inclination

TOE GAUGE
Toe

gauge berfungsi untuk


mengukur besarnya toe in dalam
mm.

SIDE SLIP TESTER


Side

slip tester berfungsi untuk


mengukur jumlah side slip
(penyimpangan roda saat
kendaraan berjalan) per meter.
Suara buzzer atau lampu
peringatan akan menyala bila
side slip melebihi standar yang
ditentukan.

SPEEDOMETER TESTER
Speedometer

tester berfungsi
untuk memeriksa kesalahan
speedo meter. Roda pengerak
kendaraan digerakkan oleh rollerroller, apabila terjadi perbedaan
yang besar antara speedometer
pada mobil dan pada alat maka
speedometer harus diganti.

POWER STEERING TESTER


Power

steering tester digunakan

untuk
Mengukur tekanan minyak power
steering

SMOKE TESTER
Smoke

tester berfungsi untuk


mengukur kandungan emisi
(sulfur) dalam gas buang mesin
diesel. Smoke tester ini
menunjukkan tingkat
pencemaran dalam % (persen).

ALAT BANTU SERVICE


MOBIL

Beberapa alat bantu service


mobil antara lain
Cover

Set

Ini dibutuhkan sebagai pengaman


dan pencegah agar bodi kendaraan
tidak kotor atau tergores pada saat
melakukan tune up mobil.
Kunci Ring, Kunci Pas, Kunci
kombinasi (Pas Ring) 1 Set
kan ketika melakukan perbaikan di
bengkel, jadi untuk melakukan kegiatan
tune up mobil kunci-kunci seperti ini harus
ada.

Obeng plus

(+) dan minus (-)

Obeng standar berupa plus dan minus


sering digunakan ketika melakukan tune
up mobil, seperti untuk melakukan
penyetelan celah katup, penyetelan
putaran dan campuran idle, menyetel
celah platina dan lain sebagainya.
Kunci Shock, Kunci Busi dan Kunci T
Jangan lupakan juga ketiga kunci ini, sebelum
memilih menggunakan kunci ring, pilihlah dulu
kunci shock atau kunci T ini supaya kerusakan
pada kepala baut dapat dihindari

Kunci

moment

Kunci ini berfungsi untuk memeriksa


atau mengencangkan baut kepala
silinder sebelum dilakukan
penyetelan celah katup.
Feeler

Gauge

Peralatan tune up mobil yang ke


enam adalah feeler gauge, alat ini
berupa lembaran plat baja tipis yang
memiliki ukuran tebal dan digunakan
pada saat melakukan penyetelan

Multi

Meter (Avo Meter).

Alat elektronik ini dapat digunakan untuk


mengukur tahanan suatu benda seperti kabel,
tegangan dan arus, serta untuk mengukur
kontinuitas kabel. Multi meter terdapat selector
yang digunakan untuk memilih jenis
pengukuran yang akan dilakukan.
Engine

Tune Up Tester

Ini merupakan alat yang paling penting yang


digunakan pada saat melakukan tune up mobil,
alat ini bisa digunakan untuk mengukur sudut
dwell, rpm, saat pengapian dan lain
sebagainya.

Compression

Tester.

Sesuai dengan namanya, peralatan


tune up mobil yang satu ini
digunakan untuk memeriksa tekanan
kompresi.
Spring

Scale dan Mistar Baja

Kedua alat ini digunakan untuk


memeriksa ketegangan v-belt.
Caranya dengan menarik v-belt
dengan beban tertentu, kemudian
diukur perubahan letak dengan

Kompresor

dan Air Gun

Kedua peralatan tune up mobil ini


berfungsi untuk membersihkan filter
udara dan filter bahan bakar.
Radiator

Tester

lat khusus ini berfungsi untuk


memeriksa kebocoran sistem
pendingin, salah peralatan tune up
mobil ini juga dilengkapi dengan
peralatan yang digunakan untuk
memeriksa tutup radiator

Hidrometer

Peralatan yang ke empat belas ini berfungsi untuk


mengukur berat jenis elektrolit baterai, berat jenis
elektrolit baterai yang telah terukur kemudian
dibandingkan dengan spesifikasi yang ada, dan
kemudian tinggal langkah selanjutnya apakah
perlu dilakukan perbaikan atau tidak.
Nampan

dan Majun

Kalau ini kayaknya bukan alat, tetapi penting untuk


menjaga kebersihan bengkel dan keselamatan
kerja mekanik. Nampan atau wadah dapat anda
gunakan untuk meletakkan baut-baut atau
komponen-komponen yang dilepas.

THANK

FOR WATCHING

Anda mungkin juga menyukai