Anda di halaman 1dari 17

Toksikologi

Definisi Racun
Suatu zat yang bekerja
pada tubuh secara kimiawi
dan fisiologis yang dalam
dosis toksis menyebabkan
gangguan pada fungsi
tubuh sehingga dapat
mengakibatkan penyakit
atau kematian.
Idries A.M & Tjiptomartono A.L
Penerapan Ilmu Kedokteran
Kehakiman dalam Proses
Penyidikan 1981

Segala sesuatu dengan


cara inhalasi, absorbsi,
ditelan atau disuntikan
dalam tubuh yang dalam
dosis relatif kecil dapat
menyebabkan gangguan
fungsi tubuh atau
kerusakan organ
The Sloane-Dorland Annoted
Medical Legal Dictionary, West
Publishing Co, New York, NY, 1987.

PADA PERACUNAN
TIDAK ADA SAKSI

PUNYA RIWAYAT PENGOBATAN


ORANG
DEKAT
DENDAM
NIAT

BARANG BUKTI TERKAIT


PAKAIAN
TEMPAT RACUN
SIDIK JARI
SIDIK DNA

OTOPSI
ANALISA TOKSIKOLOGI
EXHUMASI

KET. SAKSI, KET.


RELASI
LOKASI TKP /
KORBAN

Forensik toksikologi bertujuan


untuk memeriksa apakah racun:
Merupakan penyebab kematian
Merupakan faktor yang turut
mengkontribusi terjadinya kematian
Merupakan salah satu yang berperan
dalam kematian

KARBON MONOKSIDA
Adalah racun tertua
dalam sejarah
manusia, sejak dikenal
cara buat api.
Tidak berwarna, tidak
berbau, tidak
merangsang selaput
lendir
Sedikit lebih ringan
dari udara sehingga
mudah menyebar

SUMBER
Gas CO ditemukan pd
hasil pembakaran yang
tidak sempurna.

Sumber terpenting
spark ignition bensin,
kadar CO 3 7 %
Compression ignition
solar, CO yg keluar
sedikit. Kecuali Fungsi
tdk sempurna

SUMBER LAIN

FARMAKOKINETIK

Gas arang batu


mengandung sekitar 5%
CO

CO hanya diserap
melalui paru

Alat pemanas berbahan


bakar gas

Diikat oleh Hb secara


reversibel

Kebakaran

Gas alam yang terbakar


tidak sempurna.

Asap tembakau
konsentrasi 500 ppm (di
oropharyng)

Afinitas CO terhadap Hb
adalah 200 300 kali
dibanding dengan
afinitas terhadap O

FARMAKODINAMIK
Reaksi CO dengan Hb
dan sitokrom a
menjadi COHb
Hb berkurang
afinitasnya terhadap
Oksigen
Hipoksia jaringan
Anemia anoksikia /
Anemia Hipoksia

TANDA & GEJALA


KERACUNAN
10% saturasi COHb
:
tidak tampak gejala
10-30% saturasi COHb :
sakit kepala, dispnoe,
gangg.koordinasi, emosional
30-40% saturasi COHb :
mual & muntah, buram
50-60% saturasi COHb :
kejang intermitent, pernafasan
Cheyene Stokes, koma
70-80% saturasi COHb :
nadi lemah, pernafasan lambat,
gagal pernafasan dan mati

Pemeriksaan laboratorium

Uji alkali delusi


Uji formalin
Uji spektroskopi
Kromatografi gas

SIANIDA
Sangat toksik dosis

kecil

Banyak pada kasus


Bunuh diri, bbrp
tokoh Nazi dg cara
ditelan dlm bentuk
garam sodium atau
potassium sianida

Jonesville tragedy
in Guyana

SUMBER :
HIDROGEN SIANIDA
(HCN, asam sianida)
jernih, bersifat asam
larut dalam air, alkohol
dan eter
berbau spt bitter almonds,
peach pit
titik didih 26,5 C
titik beku 14 C
Dari biji tumbuh
tumbuhan terutama dari
genus prunus
mengandung glikosida
sianogenetik atau
amigladin singkong /
umbi liar, temu lawak,
pulm apicort, jetberrybush

FARMAKO DINAMIK
CN darah (Hb) sitokrom oksidase mengikat
Fe+ Fe++sitokrom oksidase sianida,
tidak dapat melepaskan O2 ke sel anoksia
jaringan (anoksia histotoksik) hipoksia
mati, < 30 detik .

BEDA CO dg CN
pada keracunan CO semua otot merah
muda, psoas yg plg baik
pada keracunan CN warna merah terang
dominan pada sal. cernanya

ARSEN
Racun tertua
untuk membunuh

INDUSTRI & PERTANIAN

Tidak berbau,
tidak berwarna,
tidak ada rasa

TANAH
mengandung arsen
pada kasus dugaan
keracunan arsen diperiksa
juga tanah kuburan dan
sekitarnya,

Mudah didapat
racun tikus

AIR
bila terkontaminasi arsen

Gejala menyerupai
gejala penyakit
gastointestinal

BIR
iron pyrites bahan
pembuatan glukosa untuk
bir.

FARMAKOKINETIK

FARMAKODINAMIK
Arsen hambat

enz.sufhidril
Inhalasi dan melalui
kulit
metab.sel dihambat
Diabsorpsi melalui
mukosa usus
Pada keracunan Arsin,
ditimbun dalam hati,
ginjal, kulit dan tulang
terjadi hemolisis SDM,
Kronis ditimbun pd
serta efek depresi pd
jar. lain mis : kuku
CATATAN
:
SSP
dan rambut banyak
mengandung disulfida Keracunan Arsen
Eksresi lambat (urin
dapat terdeteksi
& feses) akumulasi
meskipun terjadi
dalam tubuh
beberapa tahun
kebelakang
KUKU, AKAR s/d

METANOL
Tidak berwarna
Mempunyai bau
yang khas
Mudah didapat
dan murah
Titik didih 60
derajat Celcius
Digunakan untuk
industri dan rumah
tangga
Sangat toksis bagi
manusia

SUMBER :
Destilasi kayu atau
melalui sintesis kimia
Digunakan sebagai
pelarut cat
Untuk meninggikan
nilai oktan bensin
Sebagai cairan anti
beku air radiator
mobil
Larutannya warna
biru (highly risk)

FARMAKOKINETIK
Metil alkohol
-formaldehid dan
asam formiat
Sebagian kecil
diekskresi dlm
bentuk tdk berubah
melalui paru
Ekskresi melalui
urine sedikit, dpt
ditemukan hingga
12 hari kemudian

FARMAKODINAMIK
Menekan SSP
tanpa didahuli
eksitasi.
Efek iritasi > dari
alkohol
Toksisitas > tinggi
dari alkohol
Efek lebih lama
krn eksresi
lambat

TANDA & GEJALA


Lemah, sianosis
Mual, muntah
Kulit teraba
dingin
Kejang,
delirium
Stupor
Koma

Akibat Depresi SSP


dan oksidasi Metil
alkohol ASIDOSIS

KEBUTAAN :
Keracunan akut dan kronik
kerja racun pd ganglion retina
Atrofi Nervus Optikus.
Terminum 15 ml Metil Alkohol
Bila buta tidak menyeluruh
lapang pandang menyempit
dan gangguan dlm melihat
warna

INSEKTISIDA
racun serangga
pertanian,
perkebunan,
rumah tangga
kecelakaan dan
bunuh diri
jarang
pembunuhan

PENGGOLONGAN
Chlorinate
Hydrocarbon
DDT, Endrin,
Dieldrin DLL

Cholinesterase
inhibitor
organo fosfat
karbamat
Lain lain.

FARMAKODINAMIK
Menghambat AChE inaktif akumulasi
asetil kolin pd ganglion simpatis &
parasimpatis
Stimulasi otot simpatis & parasimpatis
kontraksi
nodus sinus jantung & nodus atrioventrikular dihambat
blok neuromuskular dan paralisis