Anda di halaman 1dari 16

IRREGULAR STRATIFICATION

BEDDING PLANE MARKINGS


SECONDARY SEDIMENTARY STRUCTURES

IRREGULAR STRATIFICATION
Membahasperlapisanyangdianggaptidakbiasapadabatuansedimen
Biasanyaterjadiatauterbentuksetelahpengendapan(Post-Depositional)
Faktoryangmempengaruhiyaituadanyagayayangbekerjapadalapisan-lapisan
tersebut.

A) Convolute Lamination
Struktur yang dibentuk akibat lipatan-lipatan kompleks dari
lapisan atau laminasi ke dalam bentuk antiklin atau sinklin
denganskalayangrelatifkecil.
Terbentuk setelah deposisi (post depositional) pada saat
sedimenbelumterlitifikasi.
Umumnyaterdiriatasbutiranpasirataupasir-lanauan.
Penyebab:
1. Memilikikandunganairyangtinggipadaporinya
2. Memilikislope rendah
Sumber gambar: Boggs,Sam.2006.Principle of Sedientology and Stratigraphy 4th Edition.
PearsonPrenticeHall:NewJersey

IRREGULAR STRATIFICATION
B) Flame Structures
Flamestructuremerupakansalahsatubentukstrukturprimer
dimana antara lempung yang diisi oleh pasir yang terjadi
akibat suatu pembebanan. Biasanya terjadi pada lapisan
shaleyangbelumterlitifikasi,menekankelapisanpasir(lebih
berat)yangberadadiatasnya.
Padastrukturprimerinilapisantua-mudanyadapatditentukan
dengan memperhatikan perpotongan antar perlapisannya.
Lapisanyangmudabiasanyaberadapadabagianatasyaitu
padabagianyangterjadipengerusan.Lapisanbatuanyang
lebihtuatentunyaberadalebihdibawah.

Sumber gambar: Boggs,Sam.2006.Principle of Sedientology and Stratigraphy 4th Edition.


PearsonPrenticeHall:NewJersey

IRREGULAR STRATIFICATION
C) Ball and Pillow Structures
Struktur ini dalam pembentukannya berhubungan dengan
densitas,yaituketikasedimendenganmassajenisyanglebih
tinggi(pasir)terendapkandiataslumpur/lempungyanglunak.
Atasperbedaandensitastersebut,gayaequlibrasimembawa
lempungkeatasdanpasirdengandensitasyanglebihtinggi
kebawah.

Sumber gambar: Boggs,Sam.2006.Principle of Sedientology and Stratigraphy 4th Edition.


PearsonPrenticeHall:NewJersey

IRREGULAR STRATIFICATION
D) Dish and Pillar Structures
Struktur ini terlihat seperti laminasi yang cekung ke atas.
Pembentukannya oleh pergerakan air yang melewati
sedimen secara medatar (dish) dan ke arah atas (pillar).
Biasanyaterbentukpadadaerahkipasbawahlaut.

Pillar
Dish structures

Strukturiniberhubungandengansedimenkayafluidayang
kehilangankandunganairnyaselamakompaksiberlangsung.
Strukturdish&pillowbiasanyaterjadisecarabersamaan.

Sumber gambar: Boggs,Sam.2006.Principle of Sedientology and Stratigraphy 4th Edition.


PearsonPrenticeHall:NewJersey

BEDDING PLANE MARKINGS


A) Groove Casts
Berbentuktonjolanmemanjangpadalapisandi
bidang perlapisan. Struktur permukaan ini
terbentuk karena guratan oleh objek yang
terseretoleharusdenganjaraktertentu.
Groovecastbiasaterbentukpadasaatsedimen
masih sangat lunak, seperti pada lapisan yang
kaya akan lempung atau lanau. Bentuk dan
ukurannya bervariasi, ditentukaan oleh objek
yangterseret.Jikaobjekberupafosilmakaakan
menampakkanjejakyangkhusus.

Sumber gambar: Nichols,Gary.2009.


Sedimentology and Stratigraphy 2h
Edition. JohnWileyandSon:West
Sussex

Sumber gambar: Boggs,Sam.2006.Principle of


Sedimentology and Stratigraphy 4th Edition. Pearson
PrenticeHall:NewJersey

BEDDING PLANE MARKINGS


A) Bounce, Brush, Prod, Roll,
Marks
Brush, bounce prod mark berbentuk asimetrik pada
penampang vertikal. Terjadi karena material yang
mencapai
permukaan
sedimen
kemudian
dilambungkandankembaliterbawaoleharus.
Pada roll mark, material menggelinding di permukaan
sedimen dan menghasilkan jejak gulungan yang
kontinyu.

BEDDING PLANE MARKINGS


B) Flute casts

Strukturpermukaaniniterbentukdariproseserosi
permukaan pada lapisan sedimen oleh arus
turbulensi. Erosi ini menghasilkan jejak yang
khusus.
Flutecastdapatdigunakanuntukmenentukanup&
bottomsuatulapisan.Bentukfisiknyapadasayatan
memperlihatkan sudut besar pada satu titik dan
semain landai pada sisi yang lain. Arah arus
ditunjukkandariarahsudutcuramkesudullandai.

Sumber gambar: Nichols,Gary.2009.


Sedimentology and Stratigraphy 2nd
Edition. JohnWileyandSon:West
Sussex

Sumber gambar: TimLabSedimentologi2015.Buku


Panduan PraktikumSedimentologi. TeknikGeologi
UPNVYk:Yogyakarta

BEDDING PLANE MARKINGS


C) Parting lineation
Parting lineation atau sering disebut primary current lineation
terbentukkarenaarusturbulensiyangdekatdenganpermukaan
sedimen. Pembentukannya sejajar dengan arah aliran arus,
sehingga dapat digunakan untuk mendeteksi arus purba
(paleocurrent).
Struktur ini biasanya terbentuk pada lapisan batupasir pada
lingkunganpengendapanyangdangkal.Strukturinisukardiamati
karenahampirtidakterlihat.

Sumber gambar: Tucker,MauriceE.2003.Sedimentary Rocks in the Field. JohnWileyand


Son:WestSussex

BEDDING PLANE MARKINGS


D) Load casts:
Strukturiniterbentukkarenaadanyaperbedaankemampuan
untuk mengendap antara satu lapisan dengan lapisan
lainnya. Biasanya terjadi pada lapisan batupasir dengan
mudrockdiatasnya,danbentuknyatidakmenunjukkanarah
tertentu.
Load cast terlihat seperti bantal namun terjadi pada batas
antarlapisan.
Sumber gambar: Tucker,MauriceE.2003.Sedimentary Rocks in the Field. JohnWileyand
Son:WestSussex

BEDDING PLANE MARKINGS


F) Mudcracks
Sedimendengankandunganlempungyangtinggiumumnyabersifatkohesifdan
antar partikelnya saling terikat kuat bahkan ketika sedimen mulai mengering
mineral-mineral lempung mendorong munculnya rekahan-rekahan di
permukaan.
Gambar di samping menunjukkan desiccation cracks yang terbentuk pada
kondisisubaerialdenganbentukpoligonal,ketikasedimenberlumpurmengering
dengan cepat dan mengalami penyusutan karena hilangnya kandungan air.
Strutkturinidapatdigunakanuntukmenentukansisiatas/up darisebuahlapisan.

Sumber gambar: Nichols,Gary.2009.Sedimentology and Stratigraphy 2nd Edition. John


WileyandSon:WestSussex

BEDDING PLANE MARKINGS


G) Raindrop imprints
Berbentuksepertikawah-kawahkecilpadabagianatasnya
dan berbentuk seperti tonjolan-tonjolan kecil pada bagian
bawahnya. Disebut raindrop imprints karena seperti
kenampakan hasil tetesan air hujan. Raindrop imprints
biasanyaterjadisecarabersamaandenganmudcrack,pada
permukaansedimenyanglunaksepertilempung.

Sumber gambar:en.wikipedia.org/wiki/Raindrop_impressions

SECONDARY SEDIMENTARY STRUCTURES


A) Concretions (Nodules)
Concretions biasanya terbentuk pada sedimen karena
adanya semen yang tidak biasa pada batuan sedimen.
Struktur ini dapat terjadi pada batuan klastik maupun
karbonat dengan komposisi semen kalsit, semen kuarsa,
semensulfat,dllsebagaihasildaripresitipasi.

Concretionfofdiagenetikcalcareouswitharegular
spacinginhemiplagicmudrock.

Bentuk atau kenampakan concretion bermacam-macam,


dapat berbentuk spherical, flattened, memanjang, bahkan
takberaturan.

Sumber gambar: Tucker,MauriceE.2003.Sedimentary Rocks in the Field. JohnWileyandSon:WestSussex

Sideritenodulewith
septariancracks.

Finegrained
sandstonewithironrichdolomitecement

SECONDARY SEDIMENTARY STRUCTURES


B) Secondary Crystals
Pembentukankristalsekunderdapatterjadipadapori-poripadabatupasir
dengan porositas sampai 40%. Contoh: calcite w/hexagonal crystals,
gypsumdanbariteyangmemilikikenampakansepertimawar.
Dapatterjadipulapadakarbonatnamunbiasanyakristalasliinyatelahlarut
danhanyameninggalkanjejakcetakan/mold-nya.Kristalsekunderyang
mungkinterbentukyaitugipsum,halite,anhidrit.

SECONDARY SEDIMENTARY STRUCTURES


C) Cone-in-cone
Struktur ini merupakan tipe khusus dari concretion yang memiliki
komposisi calcite (barugamping atau marl), berkembang pada
mudrock dengan kandungan organik yang tinggi dalam proses
burial. Cristal-cristal calcite tersebut tumbuh di sepanjang bidang
stresskarenatekananporifluidapadasaatkompaksi.
Berbentuksepertikerucutyangsalinginterlocking.

Sumber gambar: Tucker,MauriceE.2003.Sedimentary Rocks in the Field.


JohnWileyandSon:WestSussex

SECONDARY SEDIMENTARY STRUCTURES


D) Stylolites
Strukturpermukaanyangterbentukakibattekanandissolutiondi
bawah tekanan overburden dengan ketebalan beberapa ratus
meter.
Strukturiniterbentukpadabatuangamping,berbentukgarisgelap
yangtidakberaturan.

Sumber gambar: Nichols,Gary.2009.Sedientology and Stratigraphy 2nd Edition. John


WileyandSon:WestSussex