Anda di halaman 1dari 32

Hubungan Antara Realisasi Dana

Bantuan Operasional Kesehatan


Dengan Indikator Gizi KIA Di
Kabupaten/Kota Provinsi Jawa
Tengah Tahun 2012
Sahmia
012116522

Pengan
tar

Bantuan
Operasional
Kesehatan
Generasi Sehat Dan
Gizi Baik
SDM Yang Berkualitas

Bantuan
Operasional
Kesehatan
(BOK) Dari
Pemerintah
Pusat

Pelayanan
Kesehatan Sesuai
Standar Pelayanan
Minimal (SPM)

Realisasi penggunaan dana BOK terbesar adalah untuk


program KIA disusul program gizi.
Keberhasilan program Gizi KIA menjadi salah satu indikator
utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Nasional (RPJPN) 2005-2025.
Indikator program kegiatan Bina Gizi dan Kesehatan Ibu
dan Anak yang tercantum dalam Rencana Strategis
Kementrian Kesehatan:
1.Cakupan kunjungan neonatus pertama (KN1)
2.Cakupan persalinan ditolong tenaga kesehatan terlatih

Cakupan
kunjungan
neonatus
pertama (KN)

Kunjungan yang dilakukan petugas kesehatan ke


rumah ibu bersalin, untuk memantau dan
memberikan yankes untuk ibu dan bayinya.
KN1 pada Provinsi Jawa Tengah:
573.732
564.220

2012

2011

Cakupan persalinan
ditolong tenaga
kesehatan terlatih
(Pn)

Ibu bersalin yang mendapatkan pertolongan


persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki
kompetensi kebidanan.
Pn pada Provinsi Jawa Tengah:
578.212
571.996

2012

2011

Cakupan balita
ditimbang berat
badannya (D/S)
Upaya masyarakat memantau pertumbuhan dan perkembangan
bayi dan balita.
Partisipasi masyarakat dalam penimbangan di Posyandu
digambarkan dalam perbandingan jumlah balita yang ditimbang
berat badannya (D) dengan jumlah balita seluruhnya (S).
D/S pada Provinsi Jawa Tengah:
2.051.370
2.045.851

2012

2011

Investasi di bidang kesehatan oleh


pemerintah dapat mendukung
pembangunan ekonomi:

Bahan Dan Cara Penelitian

Jenis Penelitian

: Penelitian kuantitatif

Desain Penelitian

: Cross sectional

Jenis Data

: Data sekunder

Tempat Penelitian

: 35 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah

Waktu

: 2012

Analisis

Regresi Linier Sederhana

Uji Asumsi Klasik

Uji Asumsi
Klasik
1. Uji Normalitas
2. Uji Heterokedastisitas
3. Uji Autokorelasi

Hasil Penelitian Dan Pembahasan

Berarti BOK Berpengaruh

Uji t menunjukkan bahwa pengaruh BOK terhadap:

KN1 menghasilkan tingkat signifikansi 0,000 berarti BOK berpengaruh terhadap


KN1.

Pn menghasilkan tingkat signifikansi 0,000 berarti BOK berpengaruh terhadap


Pn.

BOK terhadap D/S menghasilkan tingkat signifikansi 0,000 berarti BOK

Uji Fberpengaruh
menunjukkan terhadap
bahwa pengaruh
D/S. BOK terhadap:
KN1 menghasilkan tingkat signifikansi 0,000 berarti BOK berpengaruh terhadap KN1.
Pn menghasilkan tingkat signifikansi 0,000 berarti BOK berpengaruh terhadap Pn
D/S menghasilkan tingkat signifikansi 0,000 berarti BOK berpengaruh terhadap D/S.

Uji r menunjukkan bahwa pengaruh BOK terhadap:


KN1 diperoleh nilai koefisien sebesar 0,629 atau 62,9% dari variasi variabel KN1

dijelaskan oleh variabel BOK, sisanya 37,1% dipengaruhi variabel lain diluar model.
Pn diperoleh nilai koefisien sebesar 0,636 atau 63,6% dari variasi variabel Pn

dijelaskan oleh variabel BOK. Sisanya 36,4% dipengaruhi variabel lain diluar model.
D/S diperoleh nilai koefisien sebesar 0,690 atau 69% dari variasi variabel D/S

dijelaskan oleh variabel BOK. Sisanya 31% dipengaruhi variabel lain diluar model.

Residual Berdistribusi Secara Normal

Tidak Terdapat
Heterokedastisitas

Tidak Ada Autokorelasi Positif Maupun


Negatif

Pembahasan

Pengaruh realisasi dana BOK terhadap cakupan kunjungan neonatus pertama (KN1)
menunjukkan tanda positif dan berpengaruh secara signifikan dengan koefisien
sebesar 7,708 Kenaikan realisasi dana BOK sebesar 1 rupiah akan meningkatkan
cakupan KN1 sebanyak 7 kunjungan yang dilakukan petugas kesehatan ke rumah ibu
bersalin untuk memantau dan memberikan pelayanan kesehatan untuk ibu dan bayinya.

Pengaruh realisasi dana BOK terhadap cakupan persalinan ditolong tenaga kesehatan
terlatih (Pn) juga menunjukkan tanda positif dan berpengaruh secara signifikan dengan
koefisien 7,809 Kenaikan realisasi dana BOK sebesar 1 rupiah akan meningkatkan
cakupan Pn sebanyak 7 ibu melahirkan ditolong tenaga kesehatan.

Dengan peningkatan KN1 dan Pn menurunkan Anggka Kematian Ibu (AKI)


dan Angka Kematian Bayi (AKB) mempercepat pencapaian Millenium
Development Goals (MDGs).

Pengaruh realisasi dana BOK terhadap cakupan balita ditimbang berat


badannya (D/S) juga menunjukkan tanda positif dan berpengaruh signifikan
dengan koefisien 2,741 Bertambahnya realisasi dana BOK sebesar 1 rupiah
akan menaikkan cakupan D/S sebanyak 2 balita yang ditimbangkan berat
badannya

Kenaikan cakupan D/S berarti pemantauan gizi terhadap balita


juga meningkat sehingga pencegahan gizi buruk dapat ditangani
dan kasus gizi buruk berkurang

Kesimpul
an
Dana Bantuan Operasional Kesehatan
(BOK) mempunyai pengaruh yang
positif dan signifikan

cakupan kunjungan neonatus


pertama (KN1)
persalinan ditolong tenaga kesehatan
terlatih (Pn)

balita ditimbang berat badannya (D/S)


di Kabupaten/Kota
Provinsi Jawa Tengah tahun
2012.

SARAN
1. Diharapkan pemerintah tetap menjalankan kebijakan dana BOK

di tahun-tahun berikutnya.
2. Mendatangkan tenaga kesehatan ke rumah ibu hamil yang tidak

bisa datang ke puskesmas, dana transportasi dapat didanai dari


dana BOK.
3. Kegiatan pelayanan kesehatan preventif/ pencegahan, seperti

melakukan sweeping balita yang tidak ditimbangkan ke


posyandu.

Judul sesuai dengan isi penelitian


Menggambarkan variabel-variabel yang diteliti
Informatif dan menarik
Penulisan judul > 12 kata (22)
Penulis mencatumkan tempat studinya

Abstrak

PICO
POPULATION
Pengunjung puskesmas di 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa
Tengah pada tahun 2012

INTERVENTION
COMPARATION
-

OUTCOME

Ada hubungan Dana Bantuan Operasional Kesehatan


(BOK) dengan cakupan kunjungan neonatus
pertama (KN1), persalinan ditolong tenaga
kesehatan terlatih (Pn) dan balita ditimbang berat
badannya (D/S) di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa
Tengah tahun 2012.

Pendahuluan
No

Kriteria

Terdiri dari dua bagian atau dua paragraf

Paragraf pertama mengemukakan alasan dilakukan


penelitian

Paragraf kedua menyatakan hipotesis atau tujuan


penelitian

Didukung oleh pustaka yang relevan

Kurang dari satu halaman

Ya (+) atau Tidak (-)


(12 paragraf)
(masuk pada paragraf kedua)
(paragraf ke 4)
+
(2 halaman)

Bahan dan Metode Penelitian


No.

Kriteria

Ya (+) atau Tidak (-)

Jenis dan rancangan penelitian

Waktu & tempat penelitian

Identifikasi studi

Kriteria inklusi

Kriteria ekslusi

Perincian Cara penelitian

Uji statistik

Program komputer

Persetujuan subjek

Hasil Penelitian
No.

Kriteria

Ya (+) atau Tidak (-)

Jumlah subjek

Tabel karakteristik subjek

Tabel hasil penelitian

Komentar & pendapat penulis ttg hasil

Tabel analisis data dengan uji Kolmogorov-Smirnov

Pembahasan, Kesimpulan, dan


Daftar Pustaka
No.

Kriteria

Ya (+) atau Tidak (-)

Pembahasan & kesimpulan dipaparkan terpisah

Pembahasan & kesimpulan dipaparkan dengan jelas

Pembahasan mengacu dari penelitian sebelumnya

Pembahasan sesuai landasan teori

Keterbatasan penelitian

Simpulan utama

Simpulan berdasarkan hasil penelitian

Saran penelitian

Penulisan daftar pustaka sesuai aturan

ANALISA VALIDITAS
VALIDITAS EKSTERNAL
VALIDITAS INTERNAL
Apakah penelitian ini dijelaskan secara
jelas dan terfokus ?
Ya, pada penelitian ini dijelaskan secara
terinci tujuan, metode, hasil, pembahsan
dan kesimpulan. Peneliti menjelaskan
pada setiap bagian-bagian dengan jelas.

Apakah hasil dapat diterapkan pada


sample terpilih ?
tidak diketahui, karena pada penelitian ini
tidak dijelaskan berapa subyek penelitian
secara rinci
Apakah hasil dapat diterapkan pada
populasi terjangkau?
tidak diketahui, karena pada penelitian ini
tidak dijelaskan teknik sampling yang
digunakan
Apakah hasil dapat diterapkan pada
populasi target?
ya, dapat diterapkan pada populasi target

APAKAH PENELITIAN INI VALID?


Iya
APAKAH PENELITIAN INI PENTING?
Ya, karena pada hasil penelitian ini didapatkan semua hasil penelitian nilai
p<0,05 (bermakna)
APAKAH PENELITIAN INI BISA DITERAPKAN PADA WARGA KITA?
Bisa