Anda di halaman 1dari 14

REVIEW BOOK MENGENAI

DIODA SEMIKONDUKTOR
Kelompok III
ALFINITA UTARI
FADHIL ADDHAN
IKA APRILIA
SARI SINAMBELA
ELYANA
EKSTENSI A PENDIDIKAN FISIKA 2015

BUKU PERTAMA

Judul : Rangkaian Elektronik Prinsip


Dan Aplikasi
Pengarang : Michael Tooley
Jumlah Hlm :
Tahun terbit : 1995
Penerbit : Erlangga

Ringkasan:

Ketika suatu sambungan, dibentuk dari bahan


semikonduktor tipe- N dan tipE-P, perangkat
yang dihasilkan disebut dioda. Karena
komponen ini memberikan resistansi yang
sangat rendah maka digunakan dalm aplkasiaplikasi yang memnuntut rangkaian untuk
memberikan tanggapan yang berbeda sesuai
dengan arah arus yang mengalir di dalamnya.
Sebuah dioda ideal akan melewatkan arus tak
terhingga, pada satu arah dan sama sekali
tidak melewatkan arus pada arah sebaliknya.

Jenis-jenis Dioda

Dioda dikelompokkan menjadi jenis signal


dan jenis rectifiersesuai dengan bidang
aplikasi
utamanya.
Dioda
signal
membutuhkan karakteristik bias maju
yang konsisten dengan jatuh tegangan
yang rendah. Dioda rectifier harus
mampu menangani tegangan balik yang
tinggi dan arus maju yang besar.

Dioda zener adalah dioda silikon yang


sangat terkotori, tidak seperti dioda normal,
memiliki brekdown mundur yang mendadak
pada
tegangan
yang
relatif
rendah
(biasanya kurang dri 6 volt).
Dioda
dengan
kapasitansi
variabel
Kapasitansi dari dioda sambungan yang
diberikan bias-mundur akan bergantung
kepad lebar dari lapisan serpan yang pada
giirannya, berubah-ubah menurut tegangan
mundur yang diberikan kepada dioda.

Pengkodean
dioda
Sistem klasifikasi dioda semikonduktor
melibatkan penggunaan kode alfanumerik
dengan 2 huruf dan 3 angka (dioda
serbaguna) dan 3 huruf dan 2 angka (dioda
khusus).

Buku Kedua

Judul : Prinsip- Prinsip Elektronika


Pengarang : Albert Paul Malvino, Ph.D,
E.E
ISBN : 979-9549-13-2
Jumlah Hlm : 12 halaman
Tahun terbit : 2003
Penerbit : Salemba Teknik

Ringkasan
Dioda merupakan piranti non-linear karena
grafik arus terhadap tegangan bukan berupa
garis lurus. Hal itu menunjukkan diode memiliki
potensial penghalang dimana saat tegangan
diode lebih kecil dari tegangan penghambat
maka arus dioda kecil begitu juga sebaliknya ,
ketika tegangan dioda melebihi potensial
penghalang arus diode akan naik lebih cepat.

Diode ideal memiliki tiga pendekatan.


pendekatan pertama untuk sebuah diode.
Dimana rangkaian ekuivalennya adalah
sebuah saklar yang menutup jika terbias
majukan dan membuka jika terbias
balikkan.
Pendekatan
kedua
ini
memvisualisasikan diode silikon sebagai
saklar yang terhubung seri dengan
tegangan knee 0,7 V. pendekatan ketiga
jarang digunakan karena nilai hambatan
bulk cukup kecil untuk diabaikan.

Selain itu jika terdapat permasalahan


pada diode, maka diode harus dipisahkan
dari rangkaian dan gunakan ohmmeter
untuk mengukur hambatannya pada
setiap arah. Ingat-ingatlah menggunakan
hambatan selang tinggi jika menguji
suatu
diode,
untuk
menghindari
kerusakan diode yang dapat terjadi.

Cara menghitung hambatan bulk anda


memerlukan dua titik pada daerah maju
pada pendekatan ketiga. Besarnya satu
titik dapat 0,7 V dengan arus nol. Titik
kedua dating dari lembar data pada arus
maju yang bear dimana sebuah tegangan
dan arus ditentukan.

Perbandingan buku pertama


dan buku kedua
NO Materi
BUKU
dalam Buku PERTAMA

BUKU
KEDUA

1.

Ada

Tidak ada

Tidak ada

Ada

Ada

Tidak ada

Tidak ada

Ada

2.
3.
4.

Jenis-jenis
dioda
Rangkaian
dioda
Pengkodean
dioda
Bias maju

Kedua buku memberikan pembahasan


yang berbeda tentang dioda. Maka dari
itu tidak ada buku yang lengkap untuk
menjelaskan lebih rinci apa itu dioda?
Bagaimana rangkaiannya? Jenis-jenisnya?
Dan lainnya.

KESIMPULAN
Diode ideal memiliki tiga pendekatan.
pendekatan pertama untuk sebuah diode.
Dimana rangkaian ekuivalennya adalah
sebuah saklar yang menutup jika terbias
majukan dan membuka jika terbias balikkan.
Pendekatan kedua ini memvisualisasikan
diode silikon sebagai saklar yang terhubung
seri
dengan
tegangan
knee
0,7
V.
pendekatan ketiga jarang digunakan karena
nilai hambatan bulk cukup kecil untuk
diabaikan.