Anda di halaman 1dari 22

Modul 4 Small Scale Fading :

Multipath

A. Pendahuluan
Pada umumnya, sinyal yang diterima pada titik penerima adalah
jumlah dari sinyal langsung dan sejumlah sinyal terpantul dari berbagai
obyek. Pada komunikasi mobile, refleksi akan disebabkan oleh :
Permukaan tanah
Bangunan-bangunan
Obyek bergerak berupa kendaraan

Gelombang pantul akan berubah magnitude dan


fasanya, tergantung dari koefisien refleksi, lintasannya, dan juga
tergantung pada sudut datangnya. Jadi, antara sinyal langsung dan
sinyal pantulan kan berbeda dalam hal :
Amplitudo, tergantung dari magnitude koefisien refleksi
Phasa, yang tergantung pada perubahan fasa refleksi
serta pada perbedaan jarak tempuh antara gelombang
langsung dan gelombang pantul

Kondisi terburuk terjadi saat gelombang langsung dan gelombang


pantul memiliki magnituda yang sama serta berbeda fasa 180o. Pada
kondisi yang demikian, terjadi saling menghilangkan antara gelombang
langsung dan pantulnya (complete cancellation )

A. Pendahuluan
Perbedaan fasa sebesar 180o terjadi jika terdapat perbedaan jarak
tempuh gelombang seperti berikut :

(2n 1)
d

2
Sedangkan kondisi terbaik dicapai jika gelombang langsung dan
gelombang pantul memiliki fasa yang sama atau kelipatan dari 360 o ( In
Phase Combination ). Perbedaan jarak tempuh gelombang langsung dan
pantul pada kondisi ini dinyatakan :

d n

dimana :
n
= 1,2, 3, dst

= panjang gelombang

Variasi dari amplituda gelombang dan fasa akan berubah


dan tergantung dari berbagai keadaan dan disebabkan
berbagai faktor, menjadi penyebab FADING yang akan
kita diskusikan dalam modul ini.

TT4113-SiskomselMODUL:04

A. Pendahuluan
Distorsi
Sinyal multipath juga akan menyebabkan distorsi sinyal / cacat sinyal.
Problem ini secara khusus berkaitan dengan bandwidth sinyal yang
digunakan dalam komunikasi mobile, dan juga karena respon pulsa
yang berbeda dari sinyal multipath
C h a n n e l F re q u e n c y R e s p o n s e
N a rro w b a n d
C hannel

W id e b a n d
C hannel
t

x Level
D ir e c t W a v e
t

C h a n n e l P u ls e
R esponse

R e f le c t e d W a v e

E q u a l le v e l m a in & r e f le c t e d p a t h
L o w e r le v e l r e f le c t e d p a t h
F re q u e n c y

TT4113-SiskomselMODUL:04

R e s u lt a n t

A. Pendahuluan
Kenapa penting untuk mengerti karakteristikkarakteristik dari kanal wireles ?
Untuk menentukan desain sinyal yang paling tepat (source
dan channel coding, serta modulasi)
Untuk mengembangkan teknologi-teknologi baru dalam
pentransmisian dan penerimaan sinyal
Dalam komunikasi multiuser, skema akses kanal harus
dilakukan dengan seefisien mungkin.
Pada sistem seluler, cakupan sinyal diinginkan dihitung
dengan seakurat mungkin karena daya berlebih akan
menghasilkan interferensi yang juga berlebihan.
Di dalam sistem seluler juga, level terendah yang diijinkan
harus ditentukan untuk menjaga koneksi komunikasi dari sel
ke sel.
TT4113-SiskomselMODUL:04

A. Pendahuluan
Ideal (AWGN) Channel

Ideal Channel

Transmitted bit

Ideal
channel

detection

AWGN

Kanal Ideal meloloskan semua spektrum sinyal tanpa distorsi


(dikatakan BW kanal terberhingga, respon frekuensi flat untuk
semua frekuensi)

Pelemahan dan error hanya disebabkan oleh AWGN (Additive


White Gaussian Noise).

Sinyal terima adalah besaran deterministik dengan menggunakan


statistik-statistik dari AWGN (terdistribusi Gaussian)

TT4113-SiskomselMODUL:04

A. Pendahuluan
Kanal Real
Kanal Real (Physical Channel) :
detection

Physical
Channel
Transmitted bit
AWGN

Kanal fisik selalu memiliki bandwidth yang terbatas


Hanya komponen yang signifikan dari spektrum sinyal yang
diloloskan melewati kanal terjadi Distorsi
Bandwidth sinyal harus lebih kecil atau sama dengan
bandwidth kanal agar relatif tidak terjadi distorsi
Pertanyaannya sekarang : Bagaimana membuat BW
sinyal lebih kecil dari BW kanal ??

TT4113-SiskomselMODUL:04

B. Multipath Fading , atau Short Term Fading


Lingkungan kanal radio mobile ( indoor / outdoor ) seringkali
tidak terdapat lintasan gelombang langsung antara Tx dan
Rx, sedemikian daya terima adalah superposisi dari banyak
komponen gelombang pantul masing-masing memiliki
amplitudo dan fasa saling independen
Multipath dalam kanal radio menyebabkan :
Perubahan yang cepat dari amplituda kuat sinyal
Modulasi frekuensi random berkaitan dengan efek
Doppler pada sinyal multipath yang berbeda-beda
Dispersi waktu (echo) yang disebabkan oleh delay
propagasi multipath
TT4113-SiskomselMODUL:04

C. Analisis Sinyal Multipath


Asumsi : Kendaraan tak bergerak
Sinyal terima dapat dinyatakan sbb :

er t

a
k 1 k

cos 2f 0 t k

dimana,
f0 = frekuensi carrier
N = jumlah lintasan multipath
ak , k = amplitudo dan fasa dari
komponen multipath ke-k

er t

a
k 1 k

cos 2f 0 t k

Recall :

cos 2f 0 t k cos 2f 0 t cos k sin 2f 0 t sin k


TT4113-SiskomselMODUL:04

C. Analisis Sinyal Multipath

e r t cos 2f 0 t

a
k 1 k

cos k sin 2f 0 t

e r t X cos 2f 0 t Y sin 2f 0 t

a sin
k 1 k
Y

r
X

Dengan asumsi :
N besar (banyak lintasan) Secara teori tak terbatas, secara praktis > 6
k terdistribusi uniform pada (0 sd 2)
ak masing-masing dapat dibandingkan (tidak ada yang cukup dominan)
X dan Y terdistribusi secara Identik Gaussian tetapi saling Independen
Identically Independently Distributed
Maka :
(IID)

Sinyal Envelope r X 2 Y 2
TT4113-SiskomselMODUL:04

Terdistribusi RAYLEIGH !!

C. Analisis Sinyal Multipath


Probability density function (pdf) DISTRIBUSI RAYLEIGH, sbb:

r2

r2
2 exp 2
p r
2

0 r

Probability
Density

r 0

Threshold

Amplitude
Dimana,
= nilai rms dari sinyal terima sebelum deteksi envelope
2 menyatakan daya rata-rata waktu deteksi envelope

Kemudian, probabilitas envelope sinyal tidak melebihi suatu nilai R


yang ditentukan, dapat diturunkan sbb:
R

R2
P(R ) Pr r R p r dr 1 exp 2
2
0

TT4113-SiskomselMODUL:04

Ini adalah CDF


(Cumulative
Distribution
Function) !

C. Analisis Sinyal Multipath


Nilai mean rmean dari distribusi Rayleigh diberikan oleh :

rmean

E r r p r dr
1.2533
2
0

Sedangkan variansi dari distribusi Rayleigh, r2 , menyatakan daya ac


envelope sinyal ,

2r

E r E r r p r dr

2
2
0
2

2 0.4292 2
2

Nilai median dapat diselesaikan, 1

2
TT4113-SiskomselMODUL:04

rmedian

p r dr r

median

1.177

C. Analisis Sinyal Multipath


Bagaimana DISTRIBUSI RICIAN ?
reflections
line of sight
TX

RX

Distribusi Rician terjadi kalau ada


komponen sinyal yang dominan
Pada model di atas, komponen
sinyal yang dominan adalah
komponen sinyal LOS (line of sight)
Model persamaan sinyal :

e r t C cos 2f 0 t
Dimana,
TT4113-SiskomselMODUL:04

a k cos 2f 0 t k

k 1

C = amplitudo komponen sinyal LOS


ak , k = amplitudo dan fasa sinyal multipath ke-k

C. Analisis Sinyal Multipath


Distribusi RICIAN diberikan oleh persamaan berikut:

r2

r2 C2

exp
2
p r 2
2

. I

Cr
0
2

A 0, r
r 0

I0() adalah fungsi Bessel termodifikasi bentuk pertama orde nol


Distribusi Rician sering dideskripsikan dalam Parameter K ( K factor ),
dimana:

C
2 2

TT4113-SiskomselMODUL:04

atau , dalam dB

C2

K dB 10 log
2
2

C. Analisis Sinyal Multipath

NILAI-NILAI K

K = 4 ... 1000 (6 to 30 dB)


Untuk sistem micro-cellular

K tak berhingga (K), artinya :


Komponen dominan
sangat
kuat dibanding
komponen lainnya
PDF Rician berbentuk
menuju PDF Gaussian
dengan
kecil

Severe Fading (K = 0): Fading


terjadi dengan sangat parah
Itulah Rayleigh Fading

TT4113-SiskomselMODUL:04

C. Analisis Sinyal Multipath


Asumsi : Kendaraan bergerak terpengaruh efek Doppler
Sinyal terima MS diam sudah dinyatakan :
v

er t

N
k 1

a k cos 2f 0 t k

Untuk MS bergerak, f0 fk ,
karena frekuensi yang diterima
untuk masing-masing lintasan
berbeda-beda

er t

dimana,

fk
TT4113-SiskomselMODUL:04

a
k 1 k

v
cos k

cos 2f k t k

C. Analisis Sinyal Multipath

v
f k cos k

v
f k cos k cos k

sudut

Untuk penurunan lengkap Doppler spectrum, lihat pada:


Parson, David,The Mobile Radio Propagation Channel,
Pentech Press,1992

TT4113-SiskomselMODUL:04

C. Analisis Sinyal Multipath

TT4113-SiskomselMODUL:04

Fading Simulator : Jakes Method


%-----------------% fading parameters
%-----------------c_light = 3E8;
% speed of light (m/s)
v = 10;
% vehicle's speed (kph)
B = 40;
% number of bit per slot
R = 60; % bit rate (kbps)
T = 1/(R*1E3);
% symbol duration (s)
f = 1.8;
% carrier frequency (GHz)
fd = (v*1E3/3600)*f*1E9/c_light; % Doppler freq (Hz)
%----------------------% variable in simulation
%----------------------Tp = 1000;
% number of data slot
len = B*Tp;
% number of symbol (B
symbols/slot)
% function y = fading(len, fd, T)
%-------------------------% parameter in Jakes Method
%--------------------------TT4113-SiskomselMODUL:04

N = 34;
N0 = (N/2 - 1)/2;
alpha = pi/4;
xc = zeros(len,1);
xs = zeros(len,1);
sc = sqrt(2)*cos(alpha);
ss = sqrt(2)*sin(alpha);
ts = 0:len-1;
ts = ts'.*T + round(rand(1,1)*10000)*T;
wd = 2*pi*fd;
xc = sc.*cos(wd.*ts);
xs = ss.*cos(wd.*ts);
for lx =1:N0
wn = wd*cos(2*pi*lx/N);
xc = xc + (2*cos(pi*lx/N0)).*cos(wn.*ts);
xs = xs + (2*sin(pi*lx/N0)).*cos(wn.*ts);
end;
y = (xc + i.*xs)./sqrt(N0+1);
%plot fading signal
figure(1);
plot(ts*T,abs(y));
title('Fading Signals')
xlabel('time (sec)')
ylabel('amplitude')

C. Small Scale Fading


Kecepatan MS

Faktor-Faktor
Yang
Mempengaruhi
Small Scale
Fading

TT4113-SiskomselMODUL:04

Gerak relatif antara Base Station dengan MS


menghasilkan modulasi frekuensi random berkaitan
dengan pergeseran frekuensi Doppler yang berbeda
untuk tiap lintasan multipath.
Doppler shift bisa positif dan negatif tergantung dari
posisi pergerakan MS terhadap RBS
Kecepatan Obyek Pemantul
Jika obyek-obyek bergerak dalam suatu kanal radio,
maka akan menghasilkan pergeseran Doppler yang
berubah terhadap waktu , yang berbeda untuk tiap
komponen multipath.
Jika pergerakan benda lebih besar dibandingkan
gerakan MS sendiri, maka akan mendominasi small
scale fading
Lebar pita transmisi sinyal
Pita frekuensi yang relatif lebih lebar dibandingkan
bandwidth kanal multipath, akan mengalami frequency
selective fading.

C. Small Scale Fading


Model Respon Impulse Kanal
Multipath

v
RBS

x(t)
TT4113-SiskomselMODUL:04

h(t)

Variasi sinyal sesaat (small scale


variation) sinyal komunikasi bergerak
secara langsung berhubungan dengan
respon impulse dari kanal radionya.
Respon
impulse
ini
merupakan
karakteristik
kanal
yang
memuat
informasi sifat-sifat kanal radio.
Karakteristik kanal perlu diketahui untuk
mengetahui
unjuk
kerja
sistem
komunikasi dalam kanal radio
Kanal radio mobile memiliki sifat Linear
Time Varying Channel

y(t)

C. Small Scale Fading -

model respon impulse kanal multipath

Sinyal yang diterima , merupakan fungsi jarak (d) dan waktu (t)

x(t)

h(d,t)

y(d,t)
y (d , t ) x ( t ) h ( d , t )

x ()h (d, t )d

Karena d = v.t , sistem kausal h(d,t) = 0 untuk t < 0


t

y( v.t , t )

x ()h (v.t, t )d

Asumsi v konstan , maka d hanya merupakan fungsi kecepatan


(v) dan waktu (t)
tt

yy((tt))xx((tt))
hh((vv.t.t,,tt)) xx(())hh((vv.t.t,,tt))dd
TT4113-SiskomselMODUL:04