Anda di halaman 1dari 19

PENGOLAHAN LIMBAH

BAHAN BERBAHAYA DAN


BERACUN (B3)

PT COCA COLA AMATIL


INDONESIA

Latar Belakang

Dewasa ini, mulai banyak dipertanyakan


tentang pengolahan limbah terutama limbah B3
di kalangan masyarakat terkhusus di kalangan
mahasiswa Teknik Lingkungan. Pertanyaan yang
timbul adalah mengacu pada keterangan RPP
Limbah B3 mengenai limbah B3.

Tujuan

Mengetahui proses produksi industri PT


COCA COLA AMATIL Indonesia.
Mengidentifikasi karakteristik limbah B3
yang dihasilkan dari proses produksi
Mengkaji pengelolaan limbah B3 suatu
industri dengan RPP

PROFIL PERUSAHAAN PT. COCACOLA AMATIL INDONESIA

PROSES PRODUKSI

Gudang

Pengangkutan

Pencampuran

Pencucian

Pemeriksaan

Pengemasan

Pengisian
dan
Penutupan

Pengkodean

PENGELOLAAN LIMBAH
INDUSTRI PT COCACOLA
AMATIL

Limbah B3 yang dihasilkan

Minuman berkarbonasi kadaluwarsa


Pencucian botol : Detergen dan Soda
Kaustik
Kebocoran/tumpahan oli mesin
produksi

Karakteristik
Sumber Limbah
Produk kadaluwarsa

Jenis Limbah
Larutan Kimia

kostik kuat
Pencucian pada
manufaktur
Kebocoran mesin
Pengumpul tumpahan
sementara

Bahaya

Karakteristik

Reaktif

Larutan Kaustik Bekas

Korosif

Deterjen

Korosif

Oli Bekas

Mudah Menyala

Drum Bekas

Korosif

Kadaluwarsa
Cleaning menggunakan

Kategori

SIMBOL DAN LABEL

PENGELOLAAN LIMBAH B3
PENGEMASAN
Untuk limbah cair dikemas pada tangki/drum
yang dilengkapi dengan symbol dan label
PENGUMPULAN DAN PENYIMPANAN
Dalam pengumpulan limbah produksi, PT CCAI
menerapkan system segregasi
limbah/pemilahan.
Area dibagi menjadi 2 bagian besar :
-Area Non-Produksi Area Non-Produksi PT. CCAI
-Area Produksi

TRANSPORTASI
Limbah yang dihasilkan PT. Coca-Cola
Amatil Indonesia akan dikumpulkan
dan dibuang oleh pihak ketiga yang
ditunjuk oleh Pemerintah Daerah
setempat

RENCANA PENGELOLAAN
MENGACU PADA RPP LB3

Pengolahan
Menurut RPP Limbah B3 BAB VIII
Pasal 99, pengolahan limbah wajib
dilaksanakan oleh setiap orang yang
mengahsilkan limbah b3 dan apabila
tidak mampu melakukan sendiri
maka pengolahannya diserahkan
kepada pihak ketiga.

Transportasi
Menurut RPP Limbah B3 BAB VI Pasal 47 ayat 1,
pengangkutan limbah B3 wajib dilakukan
dengan menggunakan alat angkut yang
tertutup untuk limbah B3 kategori 1. Karena
semua limbah yang dihasilkan oleh PT. Coca
Cola Amatil Indonesia termasuk kategori 1,
maka pengangkutan limbah yang telah dikemas
ke tempat pengolahan limbah khusus B3 harus
menggunakan alat angkut yang tertutup seperti
drum van atau drum semi-traile

Pengemasan
Untuk pengemasan menurut RPP limbah B3
BAB I Pasal 19 harus dikemas sesuai dengan
karakteristik limbah yang akan disimpan
Pengumpulan dan Penyimpanan
Menurut RPP Limbah B3 BAB V pasal 31,
pengumpulan limbah B3 dilakukan dengan 3
cara, segregasi limbah B3, penyimpanan
limbah B3 dan tidak melakukan pencampuran
limbah B3 yang dihasilkan. PT Coca Cola
Amatil Indonesia melakukan metode
segregasi limbah/pemilahan untuk
pengumpulannya

KESIMPULAN

Setelah melakukan penelaahan terhadap


data yang telah didapatkan dan diolah
oleh kelompok kami, maka kami dapat
menyimpulkan bahwa PT Coca Cola
Amatil Indonesia (CCAI) telah melakukan
pengelolaan limbah baik non B3 maupun
B3 sesuai dengan porsi perusahaan yang
mengacu pada ijin yang telah didapatkan
oleh perusahaan dan RPP Limbah B3
2014.

DAFTAR PUSTAKA

Chandra, Ester Maria. 2009. Kajian Ekstensifikasi Minuman Berkarbonasi.


FISIP UI

Minantyo,Hari.(2007).Sistem Informasi Manajemen Coca Cola.


[Online].Tersedia:http:// hariminantyo.blogspot.com.[Maret 2009].

Nuraeni, Pitri. Magang di PT CCBI Proses Produksi Minuman


Berkarbonasi. http://digilib.uns.ac.id(24 Maret 2013).

Rancangan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia 2014 tentang


Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun

SIM Coca Cola.[Online].Tersedia:http//it-alliance.blogspot.com.[Maret


2009]

Sistem Distribusi.[Online].Tersedia:http://www.coca-colabottling.co.id.
[Maret 2009]

Yasin, Yana Yusnita. 2009. Laporan Magang di PT Coca Cola Bottling


Central Java Pengendalian Mutu Minuman Berkarbonasi.
http://digilib.uns.ac.id(24 Maret 2013).