Anda di halaman 1dari 13

TUBERCULOSIS PARU

(TBC PARU)
OLEH :
ABRAHAM B. RUMAYARA,
S.Kep., Ns

A. Pengertian
Menurut Ilmu Penyakit Dalam (FKUI) :
Penyakit
yang
disebabkan
mycobacterium
tuberculosis
yang
hampir seluruh tubuh dapat terserang
olehnya, tapi yang paliing banyak
adalah paru-paru.

Mansjoer (1999) : Penyakit infeksi


yang disebabkan oleh mycobakterium
tuberculosis dengan gejala yang
sangat berfariasi.

B. Penyebab
Kuman Mycobacterium TBC.
Berbentuk batang dan Tahan asam
(Price, 1999).

C. Tanda dan Gejala


Mansjoer, 1999 :
- Batuk lebih dari 4 minggu dengan
atau tanpa sputum.
- Malaise
- Gejala flu
- Demam ringan
- Nyeri dada

Batuk darah
Kelelahan
Anorexia
Penurunan berat badan
Sakit kepala
Nyeri otot
Keringat di malam hari & Sesak
napas.

D. Pemeriksaan Penunjang
Mansjoer, 1999 :
1. Darah : Leucosit sedikit meninggi,
LED
2. Sputum : BTA (+)
3. Test Mantoux/ Tuberculin : (+)
4. Foto thorax PA & Lateral : Terdapat
gambaran TBC Paru.

E. Pengobatan
Tjay & Rahardja, 2013 :
Terdiri dari 2 tingkat, yaitu :
1. Fase Intensif : Isoniazid, Rifampisin,
Pirazinamida selama 2 bulan. Untuk
prevensi
Resistensi
ditambahkan
Etambuthol.

2. Fase pemeliharaan : Isoniazid,


Rifampisin selama 4 bulan lagi,
sehingga total masa pengobatan 6
bulan.
Guna mengurangi efek samping dari
Isoniazid
(Neuropati)
diberikan
Piridoxin (10 mg/hari).

F. Pencegahan
Dilakukan untuk menghindari infeksi
tetes dari penderita ke orang lain,
dengan cara :
- Batuk,
bersin,
tertawa
sambil
menutup mulut atau hidung dengan
sapu
tangan/kertas
tisu
untuk
didesinfeksi
dengan
lisol
atau
dibakar.
- Bila penderita berbicara jangan
terlalu
dekat
dengan
lawan

- Ventilasi ruangan yang baik cegah


penularan (Tjay & Rahardja, 2013).

DAFTAR PUSTAKA
1. Mansjoer, dkk, 1999, Kapita Selekta
Kedokteran, Edisi 3, Jilid 1, Media
Aesculapius, FKUI, Jakarta.
2. Price,
Sylvia
Anderson,
1999,
Patofisiologi, Konsep Klinis prosesproses Penyakit, Edisi 4, EGC,
Jakarta.

3. Tjay & Rahardja, 2013, Obat-Obat


Penting, Kasiat, Penggunaan dan
Efek sampingnya, Edisi 6, Alex Media
Komputindo,
Kelompok
KompasGramedia, Jakarta.