Anda di halaman 1dari 35

KELOMPOK 7:

T YA S S A R N A N I N G M A H A R A N I

2214 100 038

C A H YO M A G R I BY U T O M O

2214 100 039

FAU Z A N FA K H R U L A R I F I N

2214 100 104

Q O R I D W I I N TA N S A R I S
A Z K A Q UA M I L A Y U S R I N A

2214 100 141


2214 100 161

Kapasitor Tegangan Tinggi

Kapasitor Tegangan Tinggi


Kapasitor tegangan tinggi adalah peralatan yang digunakan pada instalasi
tegangan tinggi, terutama untuk memperbaiki faktor daya (cos ) sistem
tenaga listrik.

Kapasitor Tegangan Tinggi


Umumnya beban pada jaringan listrik adalah beban induktif. Beberapa beban
induktif yang ada di sebuah jaringan listrik, seperti heater, Neon, Motor listrik,
dan lain lain. Sehingga beban listrik kebanyakan adalah beban inductive.
Untuk menghilangkan atau mengurangi komponen daya inductive ini
diperlukan kompensator yaitu kapasitor bank. PLN membebankan biaya
kelebihan pemakaian KVARH jika rata-rata factor dayanya (cos ) kurang dari
0.85.
Kekurangan dari pemakaian bank kapasitor adalah menimbulkan harmonisa
pada prosesswitching dan memerlukan desain khusus PMT atauswitching
controller.

JENIS JENIS KAPASITOR


Kapasitor Tegangan
Tinggi

Kapasitor Sistem
Tenaga Listrik

Kapasitor
Laboratorium
Tegangan Tinggi

Kapasitor
Pembangkit
Frekuensi Tinggi

Kapasitor Sistem Tenaga Listrik


Jenis kapasitor tegangan tinggi yang digunakan pada sistem tenaga listrik adalah:
1. Kapasitor daya frekuensi 50 atau 60 Hz. Kapasitor ini ada tiga jenis, yaitu:
kapasitor shunt, kapasitor seri dan kapasitor penyadap.
a. Kapasitor shunt digunakan untuk kompensasi beban induktif, perbaikan
factor daya dan untuk pengaturan tegangan ujung transmisi.
b. Kapasitor seri digunakan pada transmisi daya yang sangat panjang,
bertujuan untuk mengkompensasi reaktansi induktif transmisi. Dengan
demikian, jatuh tegangan dan komsumsi daya reaktif pada reaktansi
transmisi dapat dikurangi.
c. Kapasitor penyadap digunakan untuk untuk menyadap daya dari jaringan
tegangan tinggi. Cara ini dilakukan untuk elektrifikasi suatu daerah yang
membutuhkan daya tidak begitu besar, misalnya elektrifikasi desa yang
tidak jauh dari jaringan transmisi.

Kapasitor Sistem Tenaga Listrik


2. Kapasitor gandeng, yaitu kapasitor yang digunakan untuk pembawa sinyal
komunikasi antar gardu induk atau antar pusat pembangkit (Power Line
Carrier).
3. Kapasitor pembagi tegangan, yaitu kapasitor yang digunakan untuk
pengukuran tegangan transmisi dan rel daya.
4. Kapasitor filter, kapasitor yang digunakan untuk menghilangkan
harmonisa pada konverter, terutama pada sistem transmisi arus searah.
5. Kapasitor perata, yaitu kapasitor yang digunakan untuk meratakan
distribusi tegangan pada peralatan tegangan tinggi seperti pada pemutus
daya.

Kapasitor Sistem Tenaga Listrik

Kapasitor Laboratorium
Tegangan Tinggi
Jenis kapasitor yang digunakan di laboratorium tegangan tinggi adalah:
1. Kapasitor perata, yaitu kapasitor yang digunakan untuk meratakan
gelombang tegangan keluaran pembangkit tegangan tinggi searah.
2. Kapasitor impuls, yaitu kapasitor yang digunakan untuk pembangkit arus
dan tegangan tinggi impuls.
3. Kapasitor standar, yaitu kapasitor yang digunakan untuk pengukuran
faktor rugi-rugi dielektrik (tg ).
4. Kapasitor pembagi tegangan, yaitu kapasitor yang digunakan untuk
pengukuran tegangan tinggi.

Kapasitor Pembangkit Frekuensi


Tinggi
Kapasitor frekuensi tinggi digunakan pada rangkaian osilator pemancar radio
komunikasi, tungku induksi, fllter harmonisa, konverter frekuensi, dan lainlain. Jika frekuensi tegangan naik, maka rugi-rugi dielektrik pada suatu
kapasitor semakin besar.
Maka, kapasitor frekuensi tinggi harus mampu memikul panas yang
diakibatkan rugi-rugi dielektrik.

KONSTRUKSI SEL KAPASITOR


Elektroda suatu sel kapasitor terbuat dari foil aluminium panjang, yang
tebalnya 7 mikron, dan dipisahkan oleh dielektrik tipis.
Bahan dielektrik adalah kertas khusus yang tebalnya 6 - 24 m
dikombinasikan dengan bahan impregnasi, film plastik (polypropylene,
polyethylene, styroflex) atau gabungan keduanya. Partikel konduktif yang
ada pada kertas, dapat menimbulkan hubung singkat antara kedua
elektroda foil aluminium. Untuk mencegah hubung singkat tersebut,
dielektrik dibuat beberapa lapis, sekurang-kurangnya dua lapis.
Pemilihan tebal dielektrik bergantung kepada tegangan kerja kapasitor.
Tegangan yang dapat diterapkan di antara dua foil adalah 2 kV.

KONSTRUKSI SEL KAPASITOR


Untuk memenuhi kapasitas
daya yang diinginkan, maka
beberapa sel kapasitor
dihubungkan paralel,
sedangkan untuk memenuhi
tegangan yang diinginkan,
maka beberapa sel kapasitor
dihubungkan seri.
Sel-sel kapasitor ini disusun
berdampingan dan diikat,
kemudian dimasukkan
dalam suatu bejana atau
tangki.

KAPASITOR GULUNG
Untuk memperoleh suatu kapasitor yang mampu memikul tegangan tinggi
dan memiliki kapasitansi yang besar, digunakan lembaran dielektrik tipis dan
luas permukaannya besar. Tetapi, jika tebal dielektrik semakin tipis, tekanan
medan elektrik pada dielektrik semakin tinggi, sehingga kapasitor
membutuhkan bahan dielektrik yang kekuatan dielektriknya tinggi. Jika luas
permukaan dielektrik besar dan digelar mendatar, kapasitor akan
membutuhkan ruang yang besar. Agar dimensi kapasitor kecil atau tidak
membutuhkan ruang yang besar, maka lembaran elektroda dan dielektriknya
digulung dengan ketat.

KAPASITOR GULUNG
Tegangan operasi satu sel kapasitor gulung terbatas karena dielektriknya
tipis. Maka, untuk memperoleh kapasitor yang tegangan kerjanya lebih tinggi,
beberapa sel kapasitor gulung disusun bertindih kemudian sel-sel kapasitor
dihubungkan seri. Susunan seperti ini dilakukan pada sel kapasitor gulung
berbentuk datar atau pada sel kapasitor gulung berbentuk silinder.

KAPASITOR GULUNG
Agar tinggi tumpukan kapasitor gulung silinder tidak terlalu besar, maka
dilakukan hubungan seri internal di samping hubungan eksternal. Untuk
tujuan ini, beberapa foil elektroda disisipkan sekaligus menjadi penghubung
ke elektroda yang lain. Hanya foil elektroda yang pertama dan yang terakhir
yang nampak dan berperan sebagai terminal.

JENIS KONSTRUKSI UNIT


KAPASITOR
Kapasitor daya umumnya terbuat dari kumparan gulungan plat yang dipress
dalam bentut paket-paket kubus, dan ditutup rapat oleh pembungkus logam.
Cara ini menjamin perpindahan panas yang baik pada kapasitor. Dinding
pembungkus logam memiliki efek membran, sehingga pemuaian bahan
pengisi kapasitor tidak menimbulkan tekanan pada dielektrik. Kapasitor daya
umumnya bertegangan menengah dan berkutub dua.

JENIS KONSTRUKSI UNIT


KAPASITOR
Kapasitor gandeng dan juga kapasitor
pembagi tegangan kapasitif, dirancang untuk
tegangan 110 kV ke atas, tetapi karena
kapasitas dayanya rendah maka persoalan
panas tidak menjadi masalah, sehingga
gulungan dapat ditempatkan dalam bejana
porselen. Gulungan plat dapat juga diganti
dengan gulungan silindris yang dihubungkan
seri secara internal. Dielektrik tidak boleh
berhubungan dengan udara luar, oleh karena itu
bejana kapasitor harus tertutup rapat. Untuk
mengantisipasi
timbulnya
pengembangan
dielektrik ketika kapasitor beroperasi, maka
pada bagian atas bejana kapasitor dipasang
bantalan gas atau puputan.

JENIS KONSTRUKSI UNIT


KAPASITOR
Kapasitor impuls harus memiliki induktansi
yang rendah, baik induktansi yang terjadi dalam
gulungan maupun yang terdapat pada ujung
terminalnya. Agar induktansi kapasitor rendah,
maka terminal dibuat dari konduktor pita atau
konduktor koaksial dan panjang konduktor
dibuat seminimum mungkin. Kapasitor untuk
generator tegangan impuls di atas 200 kV
konstruksinya dibungkus dengan bahan isolasi.
Perbedaannya dengan kapasitor daya adalah
dalam hal pemakaian konduktor penghubung.
Pada kapasitor ini, terminal tegangan tinggi
dibuat berupa konduktor pita sedangkan
terminal tegangan rendahnya adalah tangki
kapasitor itu sendiri.

SEKERING KAPASITOR BANK


o Kapasitor bank dibentuk dari beberapa unit kapasitor satu fasa. Mulamula beberapa unit kapasitor dihubungkan paralel membentuk satu
kelompok kapasitor. Kemudian beberapa kelompok kapasitor
dihubungkan seri membentuk kapasitor bank satu fasa. Selanjutnya,
tiga kapasitor bank satu fasa dihubungkan bintang atau delta, untuk
memperoleh kapasitor bank tiga fasa.
o Kapasitor bank dilengkapi dengan sekering untuk memutuskan arus
jika terjadi hubung singkat atau kerusakan pada satu unit kapasitor.
Sekering dapat dipasang pada rangkaian eksternal atau rangkaian
internal.

SEKERING KAPASITOR BANK

SEKERING KAPASITOR BANK


Pada rangkaian eksternal, sekering akan memisahkan unit kapasitor yang
rusak dari kapasitor bank, sehingga tidak menimbulkan kerusakan pada unit
kapasitor yang lain, dan unit-unit kapasitor yang tidak rusak tetap bekerja.
Tetapi, ada dua masalah yang dihadapi dengan cara ini:
Pertama, meskipun yang rusak hanya satu sel kapasitor, yang dipisahkan
dari kapasitor bank adalah satu unit kapasitor. Pemisahan satu unit
kapasitor menyebabkan perubahan kapasitansi kapasitor bank yang
signifikan, sehingga tegangan kapasitor bank tidak setimbang.
Kedua, jika kapasitor dipasang di ruangan terbuka, maka polusi dapat
menimbulkan deteriorasi pada sekering.

SEKERING KAPASITOR BANK


Untuk mengatasi kedua masalah pada rangkaian eksternal, sekering dipasang
pada rangkaian internal unit kapasitor. Dalam hal ini, jika terjadi kerusakan
pada satu sel kapasitor, maka hanya sel kapasitor tersebut yang dipisahkan
dari kapasitor bank, sehingga perubahan nilai kapasitansi kapasitor bank tidak
sebesar cara yang pertama (rangkaian eksternal). Kelemahannya adalah
bahwa cara ini membutuhkan lebih banyak sekering.

SEKERING KAPASITOR BANK


Adakalanya
kapasitor
bank
tidak
dilengkapi dengan sekering. Dalam hal
ini beberapa unit kapasitor dihubungkan
seri membentuk satu rantai kapasitor.
Kemudian, beberapa rantai kapasitor
dihubungkan
paralel
membentuk
kapasitor bank satu fasa. Jika satu unit
kapasitor rusak atau terhubung singkat,
kenaikan arus pada rangkaian luar
kapasitor bank tidak signifikan, sehingga
kapasitor bank tetap dapat beroperasi.

SEKERING KAPASITOR BANK


Keuntungan lain yang dimiliki kapasitor
tanpa
sekering
dibandingkan
dengan
kapasitor bank yang dilengkapi sekering
eksternal, adalah:
Dilihat
dari
luar
instalasinya
sederhana dan kompak.

lebih

Kelemahan kapasitor tanpa sekering adalah:

Unit kapasitor yang rusak harus diganti dengan unit kapasitor yang spesifikasi dan dimensinya
sama, sehingga harus selalu ada cadangan unit kapasitor yang persis sama dengan aslinya.

Biaya instalasinya lebih murah.

Menemukan unit kapasitor yang rusak dan menggantinya dengan kapasitor baru, memerlukan
waktu yang lebih lama.

Peluang bagi binatang atau material


eksternal untuk menghubung-singkatkan
konduktor penghubung unit-unit kapasitor
sangat kecil.

Jika terjadi arus ke tanah akibat ketidaksetimbangan kapasitansi masing-masing fasa, relai arus
tanah bekerja memisahkan kapasitor bank dari sistem, dan hubung singkat antara bushing atau
bagian internal kapasitor bank dengan tangki membuat sistem mengalami gangguan hubung
singkat fasa-ke-tanah, dan mengakibatkan pemutus daya membuka.

Tidak membutuhkan ruang untuk sekering.

KONDISI OPERASI KAPASITOR


Umumnya, kapasitor dapat beroperasi kontinu melebihi
spesifikasi nominal kapasitor, tetapi dengan batas tertentu.
Jika kapasitor bank ditempatkan pada lokasi terbuka, maka
temperatur di sekitar kapasitor sama dengan temperatur
udara dan temperatur itu tidak dapat dikendalikan. Di samping
itu, kapasitor akan diterpa angin dan sinar matahari. Ada
beberapa hal yang berpengaruh terhadap temperatur sekitar
dan temperatur operasi suatu kapasitor, yaitu:
Radiasi matahari dan sumber panas lain di sekitar kapasitor.
Keluaran daya reaktif, karena keluaran daya reaktif
sebanding dengan rugi-rugi pada kapasitor.
Jarak antar kapasitor, karena pendinginan bergantung
kepada luas ruang di antara suatu kapasitor dengan
kapasitor yang lain.

KONDISI OPERASI KAPASITOR


Dalam pengoperasian suatu kapasitor, faktor-faktor berikut ini perlu diperhatikan, yaitu:
Temperatur udara di sekitar kapasitor harus di bawah ambang batas.
Ketinggian lokasi kapasitor tidak lebih daripada 1800 m di atas permukaan laut.
Tegangan antara terminai dengan dinding bejana atau tangki kapasitor tidak melebihi
tegangan yang ditetapkan untuk kelas isolasinya.
Tegangan operasi tidak mengandung harmonisa; frekuensi tegangan operasi sama
dengan frekuensi nominal.
Temperatur sekitar tidak melebihi ambang batas maksimum, dan ada-tidaknya
tekanan pada kapasitor akibat radiasi panas yang bersumber dari benda-benda di
sekitarnya.
Asap, debu dan getaran mekanis yang mungkin menerpa unit-unit kapasitor.

KONDISI OPERASI KAPASITOR


Untuk memperpanjang umur suatu kapasitor bank, dilakukan cara sebagai
berikut:
Susunan unit-unit kapasitor harus memiliki jalan bagi sirkulasi udara.
Menempatkan kapasitor di kawasan temperatur rendah.
Mendinginkan kapasitor dengan udara paksa.

SPESIFIKASI KAPASITOR
Tegangan nominal adalah tegangan pengenal unit kapasitor. Umumnya
230; 460; 575;2400; 4160; 6900;7200;7910; 12.000; dan 13.800 volt.
Daya nominal. Daya reaktif pengenal unit kapasitor atau kapasitor bank
dinyatakan dalam kVAR. Umumnya 50, 100, 150, 200, 300, dan 400kVAR per
unit. Jika bekerja di bawah atau di atas tegangan nominal, maka daya reaktif
yang dihasilkan kapasitor menjadi:
Frekuensi. Frekuensi kapasitor untuk perbaikan faktor daya adalah 50 atau
60 Hz. Daya reaktif kapasitor berbanding lurus dengan frekuensi sistem. Jika
kapasitor bekerja di luar frekuensi nominal, maka daya reaktifnya adalah:

SPESIFIKASI KAPASITOR
Temperatur sekitar maksimum. Temperatur rata-rata udara di luar kapasitor yang
tertinggi dalam satu hari. Biasanya antara (40 - 46) oC, bergantung kepada cara
pemasangannya.
Level tegangan impuls adalah ketahanan suatu kapasitor memikul tegangan lebih impuls.
Besarnya level tegangan impuls ditetapkan menurut standar yang dianut.
Resistor peluahan. Terminal unit kapasitor dihubungkan dengan suatu resistor untuk
membuang muatan kapasitor jika kapasitor tidak bekerja. Besar tahanan resistor harus
sedemikian, sehingga ketika kapasitor dilepaskan dari jaringan, tidak lebih daripada 5 menit
kemudian, tegangan pada terminal turun menjadi 50 V. Untuk kapasitor hingga 600 V waktu
peluahan tidak lebih satu menit.
Ketahanan tegangan lebih frekuensi daya adalah tegangan lebih frekuensi daya yang
dapat dipikul kapasitor dalam waktu singkat. Suatu kapasitor diharapkan mampu memikul
tegangan lebih 1,3 pu selama satu menit dan kapasitor tidak rusak jika mengalami tegangan
seperti itu sebanyak 300 kali.

SPESIFIKASI KAPASITOR
Arus lebih transien. Ketika suatu kapasitor dienergisasi atau direenergisasi, pada kapasitor mengalir arus lebih transien. Kemampuan suatu
kapasitor memikul arus lebih transien, bergantung kepada probabilitas
peristiwa arus lebih transien tersebut dalam setahun. Jika peristiwa arus
lebih transien diperkirakan 4000 kali dalam setahun, maka arus lebih
transien yang diizinkan adalah 400 pu.
Arus bocor adalah arus yang mengalir dari gulungan kapasitor ke badan
bejana kapasitor.
Faktor rugi-rugi adalah faktor yang menyatakan besarnya rugi-rugi
dielektrik pada sistem isolasi kapasitor.

PENGUJIAN KAPASITOR
Uji Jenis
Sama halnya dengan
peralatan tegangan tinggi
yang lainnya, kapasitor juga
mengalami pengujian
tegangan tinggi. Pengujian
tegangan tinggi dilakukan
sesuai dengan standar yang
dianut.

Pengujia
n
Kapasito
r

Uji Rutin
Uji
Lapanga
n

Uji Jenis
Pengujian dilakukan terhadap sejumlah sampel dari satu jenis kapasitor untuk
melihat kesesuaiannya dengan standar. Item yang sudah diujikan terhadap
satu jenis kapasitor, tidak diulang kembali. Pengujian yang dilakukan pada uji
jenis adalah:
Pengujian ketahanan tegangan impuls
Pengujian bushing
Pengujian stabilitas termal
Pengujian radio influence voltage (RIV)
Pengujian peluruhan tegangan
Pengujian peluahan hubung singkat

Uji Rutin
Uji rutin dilakukan pabrikan terhadap setiap kapasitor yang baru diproduksi.
Sebelum pengujian dilakukan, kapasitor dibersihkan terlebih dahulu. Uji rutin
dilakukan pada temperatur (255) C. Pengujian yang dilakukan adalah:
Pengujian tegangan lebih waktu singkat
Pengujian terminal-ke-badan bejana
Pengujian kapasitansi
Pengujian kebocoran
Pengujian resistor peluahan
Pengukuran rugi-rugi dielektrik
Pengujian sekering

Uji Lapangan
Setelah pemasangan suatu kapasitor selesai, dan
dienergisasi, diadakan lagi pengujian di lapangan. Tujuan
untuk meyakinkan bahwa spesifikasi kapasitor tidak
kapasitor telah mengalami goncangan selama dalam
pemasangan. Pengujian yang dilakukan adalah:
Pengukuran kapasitansi
Pengujian energisasi tegangan rendah
Pengujian kekuatan isolasi

sebelum kapasitor
pengujian ini adalah
berubah walaupun
pengangkutan dan