Anda di halaman 1dari 31

UNDANG-UNDANG

UNDANG-UNDANG NOMOR
NOMOR
36
36 TAHUN
TAHUN 2009
2009
TENTANG
TENTANG KESEHATAN
KESEHATAN

OLEH:
KELOMPOK

NURIANA SYAFITRI
RANI FAUZIAH
SRI RAHAYU
TRISNA KURNIA P
WELNI ANDRIANI

11/18/16

DOSEN : ERNIZA PRATIWI, M. Farm, Apt

DEFINISI

Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara


fisik, mental, spritual maupun sosial yang
memungkinkan setiap orang untuk hidup
produktif secara sosial dan ekonomis.
Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang
mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta
memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui
pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis
tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan
upaya kesehatan.
11/18/16

DEFINISI

Sediaan farmasi adalah obat, bahan obat,


obat tradisional, dan kosmetika.
Alat kesehatan adalah instrumen, aparatus,
mesin dan/atau implan yang tidak mengandung
obat yang digunakan untuk mencegah,
mendiagnosis, menyembuhkan dan meringankan
penyakit, merawat orang sakit, memulihkan
kesehatan pada manusia, dan/atau membentuk
struktur dan memperbaiki fungsi tubuh.
11/18/16

DEFINISI

Obat adalah bahan atau paduan bahan, termasuk


produk
biologi
yang
digunakan
untuk
mempengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi
atau keadaan patologi dalam rangka penetapan
diagnosis, pencegahan, penyembuhan, pemulihan,
peningkatan kesehatan dan kontrasepsi, untuk
manusia.
Fasilitas

pelayanan kesehatan adalah suatu alat dan/atau


tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya
pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif
maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh Pemerintah,
pemerintah daerah, dan/atau masyarakat.
11/18/16

ASAS

PEMBANGUNAN
KESEHATAN
DISELENGGARAKAN
DENGAN
BERASASKAN

11/18/16

perikemanusiaan,
Keseimbangan
Manfaat
Pelindungan
penghormatan terhadap
hak dan kewajiban
Keadilan
Gender dan
nondiskriminatif
dan norma-norma
agama.

ASAS

a. Asas Perikemanusiaan

pembangunan kesehatan harus


dilandasi atas perikemanusiaan
yang berdasarkan pada Ketuhanan
Yang Maha Esa dengan tidak
membedakan golongan agama dan
bangsa
11/18/16

ASAS

b. asas keseimbangan

pembangunan kesehatan harus


dilaksanakan antara kepentingan
individu dan masyarakat, antara
fisik dan mental, serta antara
material dan sipiritual.

11/18/16

ASAS

c. asas manfaat

pembangunan kesehatan harus


memberikan manfaat yang
sebesarbesarnya
bagi kemanausiaan dan
perikehidupan yang sehat bagi
setiap warga negara.

11/18/16

ASAS

d. asas pelindungan

pembangunan kesehatan harus


dapat memberikan pelindungan
dan kepastian hukum kepada
pemberi dan penerima pelayanan
kesehatan.

11/18/16

ASAS

e. asas penghormatan terhadap


hak dan kewajiban

pembangunan kesehatan dengan


menghormati hak dan kewajiban
masyarakat sebagai bentuk
kesamaan kedudukan hukum

11/18/16

ASAS

f. asas keadilan

penyelenggaraan kesehatan harus


dapat memberikan pelayanan yang
adil dan merata kepada semua
lapisan masyarakat dengan
pembiayaan yang terjangkau.

11/18/16

ASAS

g. asas gender dan


nondiskriminatif

pembangunan kesehatan tidak


membedakan perlakuan
terhadap perempuan dan laki-laki.

11/18/16

ASAS

h. asas norma agama

pembangunan kesehatan harus


memperhatikan dan menghormati
serta tidak membedakan agama
yang dianut masyarakat

11/18/16

TUJUAN

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk:


meningkatkan kesadaran, kemauan, dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
agar terwujud derajat kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya
Sebagai investasi bagi pembangunan sumber
daya manusia yang produktif secara sosial
dan ekonomis.

11/18/16

HAK & KEWAJIBAN

SETIAP ORANG
BERHAK DALAM
MEMPEROLEH

11/18/16

akses atas sumber daya di


bidang kesehatan
pelayanan kesehatan yang
aman,
bermutu,
dan
terjangkau.
menentukan
sendiri
pelayanan kesehatan yang
diperlukan bagi dirinya
lingkungan yang sehat
bagi pencapaian derajat
kesehatan.
mendapatkan
informasi
dan
edukasi
tentang
kesehatan

HAK & KEWAJIBAN

SETIAP ORANG
BERKEWAJIBAN

11/18/16

ikut mewujudkan,
mempertahankan, dan
meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya.
menghormati hak orang
lain dalam upaya
memperoleh lingkungan
yang sehat, baik fisik,
biologi, maupun sosial.
berperilaku hidup sehat

HAK & KEWAJIBAN


TENAGA
KESEHATAN
BERHAK &
BERKEWAJIBAN

mendapatkan imbalan dan pelindungan


hukum dalam melaksanakan tugas sesuai
dengan profesinya
mengembangkan
dan
meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.
11/18/16

HAK & KEWAJIBAN

Kewajiban
mengembangkan
dan
meningkatkan
pengetahuan dan
keterampilan

11/18/16

agar tenaga
kesehatan yang
bersangkutan dapat
memberikan
pelayanan yang
bermutu sesuai
dengan
perkembangan
ilmu pengetahuan
dan teknologi baru.

HAK PASIEN
1. berhak menerima
atau menolak
sebagian atau seluruh
tindakan pertolongan
yang akan diberikan
kepadanya

11/18/16

KECUALI

penderita penyakit
yang penyakitnya
dapat secara cepat
menular ke dalam
masyarakat yang
lebih luas;
keadaan seseorang
yang tidak
sadarkan diri;
atau gangguan
mental berat

HAK PASIEN
2. berhak atas
rahasia kondisi
kesehatan
pribadinya.

11/18/16

KECUALI

jika perintah
undang-undang;
perintah
pengadilan;
izin yang
bersangkutan;
kepentingan
masyarakat;
atau kepentingan
orang tersebut.

HAK PASIEN

3. Hak
menuntut
ganti rugi

11/18/16

Bagi tenaga
KECUALI
kesehatan yang
melakukan
tindakan
penyelamatan
nyawa atau
pencegahan
kecacatan
seseorang dalam
keadaan darurat

Setiap orang yang tidak memiliki keahlian dan


kewenangan
Mengadakan
Menyimpan

DILARANG

Mengolah
Mempromosikan
Mengedarkan

obat dan
bahan yang berkhasiat obat

11/18/16

Ketentuan mengenai pengadaan,


penyimpanan, pengolahan, promosi,
pengedaran sediaan farmasi dan alat
kesehatan
HARUS
MEMENUHI

STANDAR MUTU
PELAYANAN
FARMASI YANG
DITETAPKAN
DENGAN
PERATURAN
PEMERINTAH
11/18/16

Sediaan farmasi
dan alat
kesehatan
hanya dapat di
edarkan

Penandaan dan
informasi sediaan
farmasi dan alat
kesehatan herus
memenuhi

11/18/16

Izin
edar

Persyaratan
objektivitas dan
kelengkapan
serta tidak
menyesatkan

Sediaan
farmasi
dan
ALKES

11/18/16

HARUS

AMAN
BERKHASIAT/BE
RMANFAAT
BERMUTU
TERJANGKAU

PERBEKALAN
KESEHATAN

Ketersediaan,
pemerataan dan
keterjangkauan
perbekalan
kesehatan, terutama
obat esensial

11/18/16

PEMERINTAH

Pemerintah berwenang
mencabut izin edar dan memerintahkan
penarikan dari peredaran sediaan farmasi dan
alat kesehatan yang telah memperoleh izin edar,
yang kemudian terbukti tidak memenuhi
persyaratan mutu dan/atau keamanan dan/atau
kemanfaatan, dapat disita dan dimusnahkan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.
11/18/16

Praktik kefarmasiaan
yang meliputi :
pembuatan termasuk
pengendalian mutu
sediaan farmasi,
pengamanan,
pengadaan,
penyimpanan dan
pendistribusian obat,
pelayanan obat atas
resep dokter,
pelayanan informasi
obat serta
pengembangan obat,
bahan obat
dan obat tradisional
11/18/16

HARU
S

dilakukan oleh
tenaga kesehatan
yang mempunyai
keahlian dan
kewenangan
sesuai dengan
ketentuan
peraturan
perundangundangan.

Tenaga kesehatan dapat


dikelompokkan sesuai dengan
keahlian dan kualifikasi yang
dimiliki

tenaga

medis
tenaga kefarmasian
tenaga keperawatan
tenaga kesehatan masyarakat dan lingkungan
tenaga gizi
tenaga keterapian fisik
tenaga keteknisian medis
dan tenaga kesehatan lainnya.
11/18/16

PENGAWASAN

DILAKUKAN
OLEH

11/18/16

11/18/16