Anda di halaman 1dari 26

EXERGY

Presented By :
Ahmad Syaifudin

02/11/2016

Source : Thermodynamic An Engineering Approach 8th

EXERGY
Objectives :
Memeriksa

performansi

peralatan

teknik

menggunakan

hukum

kedua

termodinamika
Definisi eksergi (exergy) : kerja berguna maksimum yang dapat diperoleh dari
sistem pada sebuah keadaan dalam lingkungan tertentu
Definisi kerja reversibel (reversible work) : kerja berguna maksimum yang dapat
diperoleh sebagai sebuah sistem yang mengalami sebuah proses diantara dua
kedaan tertentu
Definisi pemusnahan eksergi (exergy destruction) : potensial kerja yang terbuang
selama suatu proses sebagai akibat ireversibilitas (irreversibilities)
Definisi hukum termodinamika kedua (second-law efficiency)
Membangun hubungan keseimbangan eksergi (exergy balance relation)
Penerapan keseimbangan eksergi untuk sistem tertutup dan volume kontrol
02/11/2016

8.1 Exergy : Work Potential of Energy


Hal pertama yang dilakukan para
pengeksplorasi : mengestimasi
jumlah energi yang terkandung
didalam sumber tersebut

Sehingga dapat diketahui potensi


kerja dari sumber yaitu jumlah
energi yang dapat diekstraksi
sebagai kerja berguna

Sifat diatas disebut exergy.


Juga disebut availability or
available energy
02/11/2016

ketika sumber energi baru


ditemukan (contoh : geothermal)

Informasi tersebut untuk


memutuskan membangun
sebuah pembangkit atau
power plant

Potensi kerja energi secara


sederhana diartikan sebagai
kerja berguna maksimum yang
dapat diperoleh dari sistem

Kerja yang dilakukan selama proses tergantung pada initial state, process state
dan final state.
Work = f (initial state, process state, final state)

Didalam analisis eksergi :


initial state ditentukan sehingga bukan sebuah variabel
Output kerja maksimum ketika proses antara dua keadaan dieksekusi
dalam sebuah reversible manner (perlakuan reversibel)
Semua irreversibilitas diperhatikan dalam menentukan kerja potensial
Pada akhirnya sistem harus berada pada dead state (keadaan mati) pada
akhir proses untuk memaksimalkan output kerja

02/11/2016

Sistem dikatakan menjadi dead state ketika sistem berada dalam keseimbangan
termodinamika dengan lingkungannya.
Pada dead state :
Sistem berada pada temperatur dan tekanan lingkungannya
Tidak mempunyai energi kinetik dan potensial
tidak bereaksi dengan lingkungan (chemically inert)
Properties sistem dead state ditandai dengan nol pada tulisan dibawah garis.
Contoh : P0 , T0 , h0 , u0 , dan s0. Pada dead state sistem mempunyai eksergi nol.
Surrounding adalah segala sesuatu diluar batasbatas sistem
Immediate surroundings merujuk ke bagian dari
lingkungan yang dipengaruhi oleh proses
Environment mengacu pada wilayah diluar
02/11/2016

Alasan mengapa sistem harus menjadi dead state pada akhir proses untuk
memaksimalkan output kerja adalah sebagai berikut:
Jika temperatur sistem pada final state atau temperatur lingkungan
(environment), kita selalu dapat menghasilkan kerja tambahan dengan
menjalankan mesin kalor diantara dua tingkat temperatur tersebut
Jika tekanan akhir atau tekanan lingkungan (environment), kita masih
bisa mendapatkan kerja dengan membiarkan sistem memperluas tekanan
lingkungan
Jika kecepatan akhir dari sistem tidak nol, kita bisa memperoleh ekstra
energi kinetik turbin dan mengubahnya menjadi putaran kerja poros, dan
sebagainya.
Kesimpulan : bahwa sistem memberikan kerja maksimal yang mungkin
dilakukan karena mengalami proses reversibel dari keadaan awal yang
ditentukan ke keadaan lingkungan, yaitu dead state.

02/11/2016

Eksergi (Potensi Kerja) Terkait dengan Energi Kinetik &


Potensial
Potensi kerja atau eksergi dari energi kinetik dan energi potensial dari sistem
adalah sama dengan energi kinetik dan energi potensialnya sendiri terlepas
dari temperatur dan tekanan lingkungan.

v = kecepatan sistem

g = percepatan gravitasi
z = elevasi/beda ketinggian sistem relatif terhadap level referensi
Energi kinetik dan energi potensial adalah suatu bentuk energi mekanik,
dan dapat dikonversi menjadi kerja seluruhnya. Namun energi dalam (u)
dan entalpi (h) sistem tidak sepenuhnya tersedia untuk melakukan kerja
02/11/2016

8.2 REVERSIBLE WORK AND IRREVERSIBILITY


Surrounding work (Wsurr) adalah kerja yang dilakukan oleh atau terhadap
lingkungan (surrounding) selama proses.

Selisih antara actual work W dan surrounding work Wsurr disebut useful
work Wu .

02/11/2016

Reversible work Wrev adalah jumlah maksimum kerja berguna yang dapat
diproduksi (kerja minimum yang harus disediakan) sebagai sistem yang
mengalami proses antara initial state yang ditentukan dan final state.
Selisih antara reversible work Wrev dan useful work Wu adalah karena
ketidak dapat baliknya hadir selama proses, dan perbedaan ini disebut
ireversibility I

Irreversibility dapat dilihat sebagai wasted


work potential atau lost oppurtinity untuk
melakukan kerja

02/11/2016

8.3 SECOND-LAW EFFICIENCY


Pada Chap. 6 ukuran perfomansi suatu perangkat yaitu menggunakan
thermal efficiency dan coefficient of performance. Dan disebut sebagai firstlaw efficiencies. Kelemahannya adalah tidak adanya referensi untuk kinerja
terbaik, dan dapat membuat kekeliruan.
Beberapa definisi dari second-law efficiency :
Second-law efficiency II adalah perbandingan antara efisiensi termal
aktual dengan efisiensi termal maksimum yang mungkin didapatkan
(reversible) dibawah kondisi yang sama.

02/11/2016

EXAMPLE :

Engine A mampu mengubah potensi kerja menjadi kerja berguna lebih besar
Second-law efficiency dapat juga diekspresikan sebagai perbandingan useful
work output dan maximum possible (reversible) work output :

Definisi ini lebih umum karena dapat diterapkan pada proses (dalam turbin,
perangkat piston-silinder, dll) serta siklus.
02/11/2016

Second-law efficiency untuk work-consuming peralatan nonsiklik (seperti


kompresor) dan siklis (seperti refrigerator) diekspresikan sebagai
perbandingan minimum (reversible) work input dengan useful work input :

Untuk peralatan siklik seperti refrigerator dan heat pumps, Second-law


efficiency dapat juga diekspresikan dalam bentuk COP :

Second-law effieciency sebuah sistem selama proses dapat


didefiniskan sebagai (Fig.8-17)

02/11/2016

8.4 EXERGY CHANGE OF A SYSTEM

Properti eksergi adalah potensial kerja sistem dalam


lingkungan tertentu dan menyatakan jumlah maksimum useful
work yang dapat diperoleh karena sistem dibawa menuju
setimbang dengan lingkungan.
Nilai eksergi tergantung pada keadaan lingkungan serta
keadaan dari sistem. pada subbab ini kita hanya membahas
thermo-mechanical exergy, dan mengabikan setiap
pencampuran dan reaksi kimia.
Akan dibahas hubungan eksergi dan perubahan eksergi untuk
fixed mass dan flow stream.

02/11/2016

Exergy of a Fixed Mass :


Nonflow (or Closed System) Exergy

Hukum kedua termodinamika menyatakan bahwa kalor tidak


dapat dikoversi seluruhnya menjadi kerja. Oleh karena itu
potensial kerja energi internal harus internal energi nya.
Tapi seberapa kecil?
Untuk menjawab pertanyaan diatas,
kita perlu
memperhatikan stationary closed system pada keadaan
tertentu yang mengalami reversible process ke keadaan
lingkungan (T dan P akhir sistem harus menjadi To dan Po)

02/11/2016

Keseimbangan energi untuk sistem selama perbedaan


proses diekspresikan sebagai :

Kerja berguna (useful work) diberikan oleh pistonsilinder disebabkan karena tekanannya diatas tekanan
atmosfer.

02/11/2016

Perbedaan kerja yang diproduksi oleh engine sebagai akibat dari perpindahan
kalor adalah :

Substitusi W danQ pada pers. 8-13 dan 8-14 ke


pers. 8-12 hubungan keseimbangan energi. Sehingga:

Integrasi dari keadaan tertentu (no subscript) ke dead


state (0 subscript) :

Wtotal useful adalah total kerja berguna yang diberikan sistem dibawah proses
reversibel dari keadaan tertentu menuju dead state, yaitu definisi eksergi.
02/11/2016

Total energi (closed system) = energi internal + kinetik + potensial


*Energi kinetik dan potensial merupakan bentuk eksergi
Eksergi sistem tertutup dari massa m :

Eksergi sistem tertutup (nonflow) basis satuan massa :

uo ,vo , dan so adalah properties sistem yang dievaluasi pada dead


state. Eksergi sistem adalah nol pada dead state karena e = eo, v = vo,
dan s = so pada keadaan tsb.
02/11/2016

Perubahan eksergi pada sistem tertutup selama proses secara sederhana adalah
perbedaan antara eksergi awal (initial) dan akhir (final) sistem.

Untuk sistem tertutup stasioner, energi kinetik dan potensial tidak ada. Ketika
properties sistem tidak seragam, eksergi dari sistem adalah :

V = volume sistem, = massa jenis


02/11/2016

Exergy of a Flow Stream : Flow (or Stream) Exergy


Fluida yang mengalir mempunyai tambahan berupa energi yang disebut
flow energy (wflow), yaitu energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan
aliran dalam suatu pipa atau saluran.
Wflow = Pv
v = volume spesifik fluida = perubahan volume dalam satuan massa fluida
yang dipindahkan selama mengalir.

02/11/2016

Exergy of a Flow Stream : Flow (or Stream) Exergy


Kemudian eksergi flow stream dicari dengan menambahkan hubungan
exergi untuk nonflowing fluid pada pers. 8-16.

Pers. akhir flow (stream) exergy dinotasikan

Perubahan eksergi fluida stream dari keadaan 1 ke 2

02/11/2016

8-5 EXERGY TRANSFER BY HEAT, WORK, AND MASS


Seperti energi, eksergi dapat dipindahkan ke atau dari sistem dalam tiga
bentuk : heat (kalor), work (kerja), dan mass flow (aliran massa).
Hanya ada dua bentuk interaksi eksergi yang terkait dengan massa tetap
(fixed mass) atau sistem tertutup (closed system) yaitu perpindahan kalor
dan kerja.
Exergy by Heat Transfer, Q
Kalor adalah suatu bentuk energi yang tidak teratur, dan oleh sebab itu
hanya sebagian yang dapat dikonversi menjadi kerja, yang merupakan
bentuk energi teratur (hukum kedua termodinamika).
Perpindahan kalor Q di sebuah tempat pada temperatur termodinamika T
selalu disertai perpindahan eksergi (exergy transfer) Xheat dalam jumlah :

02/11/2016

Hubungan antara exergy transfer dan heat transfer Q terhadap nilai T dan T0
T > T0 : Heat transfer Q ke sistem meningkatkan eksergi dari sistem, dan
heat transfer dari sistem menurunkan nilai eksergi
T < T0 : Heat transfer Q yaitu kalor dibuang menuju medium yang dingin
(waste heat) dan tidak perlu khawatir dengan kalor yang di suplai oleh
lingkungan pada T0
T = T0 : Eksergi yang ditransfer dengan kalor adalah nol
Ketika temperatur T berada pada tempat dimana heat transfer tidak konstan,
maka exergy transfer yang menyertai heat transfer dicari dengan :

02/11/2016

Catat bahwa heat transfer yang melewati suatu perbedaan temperatur adalah
ireversibel, akibatnya beberapa entropi dihasilkan. Entropi selalu dihasilkan
bersamaan dengan adanya exergy destruction.
Catat juga bahwa entropy transfer dalam jumlah Q/T dan exergy transfer
dalam jumlah (1-T0/T)Q

02/11/2016

Exergy Transfer by Work, W


Eksergi adalah useful work potential, dan exergy transfer by work
diekspresikan sebagai :

Dimana: Wsurr=P0 (V2 -V1 ), P0 =tekanan atmosfer, V1=volume awal sistem,


V2 = volume akhir sistem
Exergy transfer dengan kerja seperti kerja poros dan kerja listrik sama
dengan kerja W itu sendiri.

02/11/2016

Exergy Transfer by Mass, m


Massa berisi eksergi, energi dan entropi yang jumlahnya dalam sistem
sebanding dengan massa nya. Laju eksergi, entropi, dan energi yang
berpindah kedalam/keluar sistem sebanding dengan laju aliran massa (aliran
massa adalah mekanisme berpindahnya).

Eksergi sistem meningkat oleh mketika


massa m masuk dan menurun ketika
massa m dalam jumlah sama keluar sistem

02/11/2016

Exergy flow berkaitan dengan fluid stream ketika properties fluida adalah
variabel dan dicari dengan :

Ac =luas aliran, Vn= kecepatan lokal normal


Catat bahwa :
Xheat = 0 untuk sistem adiabatik
Xmass = 0 untuk sistem yang tidak memiliki laju aliran massa yg melewati
boundaries
Total exergy transfer = 0 untuk sistem isolasi karena tidak ada
perpindahan kalor, kerja atau massa

02/11/2016