Anda di halaman 1dari 17

STANDAR OPERASIONAL

PROSEDUR PERAWATAN
LUKA OPERASI
ABRAHAM B. RUMAYARA, S.Kep.,Ns.

MERAWAT LUKA OPERASI


(MENGGANTI BALUTAN)
N
LANGKAH TINDAKAN
o
1. Memberitahu dan menjelaskan kepada pasien
tindakan yang akan dilakukan
2. Menyiapkan alat dan mendekatkan ke pasien
3. Memasang sampiran atau menutup tirai
4. Mengatur posisi pasien senyaman mungkin
5. Memasang perlak dan pengalasnya di bawah
daerah yang akan dilakukan perawatan
6. Mencuci tangan dengan sabun dan air
mengalir, mengeringkan dengan handuk bersih
7. Memakai sarung tangan (perhatikan prinsip
steril dan pencegahan infeksi)

NEXT.. Ganti balutan..


N
LANGKAH TINDAKAN
o
8. Mengolesi plester dengan kapas beralkohol
agar mudah dan tidak sakit saat plester dibuka
9. Membuka plester dan kasa dengan
menggunakan pinset
10 Mengkaji luka (tekan daerah sekitar luka, lihat
.
luka sudah kering/basah/keluar pus/cairan dari
tempat luka serta melihat penutupan kulit dan
intergritas kulit)
11 Membersihkan luka dengan larutan antiseptic
.
atau larutan garam faal (menggunakan kasa
terpisah untuk setiap usapan, membersihkan
luka dari area yang kurang terkontaminasi ke
area terkontaminasi)

Next..
N
o
13
.
14
.
15
.

LANGKAH TINDAKAN
Mengeringkan luka dengan kasa yang baru
Memberikan salep antiseptic

Menutup luka dengan kasa steril dan


memasang plester (pada pemasangan kasa
steril, perhatikan serat kassa jangan ada yang
menempel pada luka)
16 Merapikan pasien
.
17 Membereskan alat yang digunakan
.

MERAWAT LUKA OPERASI


(MENGANGKAT JAHITAN)
N
LANGKAH TINDAKAN
o
1. Memberitahu dan menjelaskan kepada pasien
tindakan yang akan dilakukan
2. Menyiapkan alat dan mendekatkan ke pasien
3. Memasang sampiran atau menutup tirai
4. Mengatur posisi pasien senyaman mungkin
5. Memasang perlak dan pengalasnya di bawah
daerah yang akan dilakukan perawatan
6. Mencuci tangan dengan sabun dan air
mengalir, mengeringkan dengan handuk bersih
7. Memakai sarung tangan (perhatikan prinsip
steril dan pencegahan infeksi)

Next ,, angkat jahitan..


N
LANGKAH TINDAKAN
o
8. Mengolesi plester dengan kapas beralkohol
agar mudah dan tidak sakit saat plester dibuka
9. Membuka plester dan kasa dengan
menggunakan pinset
10 Mengkaji luka (meyakinkan luka kering)
.
11 Membersihkan luka dengan larutan antiseptic
.
atau betadine
12 Membuang kasa yang telah digunakan ke
.
dalam nierbekken
13 Mengangkat dan menahan bagian luar jahitan
.
dengan pinset menggunakan tangan non

Next..
N
o
15
.
16
.
17
.

LANGKAH TINDAKAN
Mencabut benang dari kulit secara perlahan

Melakukan tindakan antiseptic dan membuang


kasa ke dalam bengkok
Menutup luka dengan kasa steril dan
memasang plester (pada pemasangan kasa
steril, perhatikan serat kassa jangan ada yang
menempel pada luka)
18 Merapikan pasien
.
19 Membereskan alat yang digunakan
.

NEXT..
N
o
21
.
22
.

LANGKAH TINDAKAN
Mencuci tangan dengan sabun dan air
mengalir, mengeringkan dengan handuk bersih
Melakukan dokumentasi tindakan yang telah
dilakukan

MENJAHIT LUKA
N
LANGKAH TINDAKAN
o
1. Memberitahu dan menjelaskan kepada pasien
tindakan yang akan dilakukan
2. Menyiapkan alat dan mendekatkan ke pasien :
- Spuit 5 cc
- Kapas alcohol 70 %
- Lidokain 1 %
- Aqua for injection (untuk mengaplos lidokain,
bila lidokain yang tersedia 2 %)
- Pengalas
- Kassa steril
- Gunting benang
- Nalpoeder

Next.. Jahit luka..


N
o

LANGKAH TINDAKAN
-

Pinset anatomis
Korentang
Jarum kulit
Jarum otot (kalau perlu)
Benang kulit (side)
Benang otot/catgut (kalau perlu)
Bengkok
Larutan antiseptic/garam faal
Kom

N
o

Next..

LANGKAH TINDAKAN

- Perhidrol (kalau perlu)


- Sarung tangan steril
- Waskom larutan klorin 0,5 %
3. Memasang sampiran atau menutup tirai
4. Mengatur posisi pasien senyaman mungkin
5. Memasang perlak dan pengalasnya di bawah
daerah yang akan dilakukan jahitan
6. Mencuci tangan dengan sabun dan air
mengalir, mengeringkan dengan handuk bersih
7. Memakai sarung tangan (perhatikan prinsip
steril dan pencegahan infeksi)
8. Mengkaji luka, kedalamannya, luasnya dan

Next..

N
LANGKAH TINDAKAN
o
9. Membersihkan luka dengan larutan antiseptic
atau garam faal, menggunakan kassa terpisah
untuk setiap usapan, membersihkan luka dari
area yang kurang terkontaminasi ke area
kontaminasi
10 Menyiapkan injeksi lidokain (hisap lidokain 1 %
.
kedalam spuit atau lidokain 2 % encerkan
dengan menggunakan aqua for injection
perbandingan 1 : 1)
11 Lakukan desinfeksi pada ujung luka/daerah
.
yang akan disuntik menggunakan alcohol 70%
secara sirkulair dengan diameter kurang lebih 5
cm

Next..
N
o
14
.
15
.
16
.

LANGKAH TINDAKAN

Melakukan hal yang sama pada tepi luka yang


lain
Menunggu kira-kira 2 menit untuk melihat
reaksi obat
Menguji reaksi obat dengan menggunakan
ujung pinset pada daerah luka, apabila pasien
sudah tidak mengeluh sakit berarti obat sudah
bereaksi, apabila masih mengeluh sakit tunggu
kemungkinan 2 menit lagi kemungkinan obat
belum bereaksi
17 Menyiapkan nalpoeder, jarum dan benang
.
(apabila luka akan dilakukan penjahitan dalam,
gunakan benang otot atau catgut dan

Next..
N
LANGKAH TINDAKAN
o
18 Menjahit luka bagian dalam dengan benang
.
catgut apabila luka terlihat dalam. Bila luka
dalam dan pembuluh darah/otot tidak ada yang
terputus melakukan penjahitan luka dengan
side
19 Menjahit luka kurang lebih 1 cm di atas ujung
.
luka dan ikat
20 Memotong benang, sisakan benang kira-kira 1
.
cm
21 Melakukan penjahitan satu persatu di bawah
.
jahitan pertama dengan jarak antara jahitan
satu dan lainnya kurang lebih sama dengan
kedalaman luka

NEXT..
N
LANGKAH TINDAKAN
o
24 Menutup luka dengan kassa steril dan
.
memasang plester (pada pemasangan kasa
steril, perhatikan serat kassa jangan ada yang
menempel pada luka)
25 Merapikan pasien
.
26 Membereskan alat yang digunakan
.
27 Mencuci sarung tangan pada larutan clorin,
. Melepaskan sarung tangan, merendam dalam
larutan klorin 0,5 % selama 10 menit
28 Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,
. mengeringkan dengan handuk bersih

THE END
MAY USEFULL