Anda di halaman 1dari 11

PROSES SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN

KEPRIBADIAN
DANI RAMDANI, S.SOS
MUSIK : RICHARD CLAYDERMAN ALINE- ALBUM GIVLE A ITTLE TIME TO YOUR LOVE (CD 2)

HAKIKAT SOSIALISASI
Sosialisasi adalah sebuah
proses penanaman atau
transfer kebiasaan atau nilai
dan aturan atau norma dari
satu generasi ke generasi
lainnya dalam sebuah
kelompok atau masyarakat.

PROSES SOSIALISASI
Proses
sosialisasi,
dikenal dengan
proses
pengambilan
peran (role
taking) dengan
beberapa
tahap:

Tahap Preparation Stage (tahap persiapan)

mengenali lingkungan sekitar


Tahap Play Stage (tahap bermain peran)
memainkan peran-peran orang dewasa
disekelilingnya.
Tahap Game Stage (tahap siap bertindak)
menempatkan pada posisi orang lain dan
kemampuannya dalam bermain bersamasama atau berpartisipasi dalam kegiatankegiatan yang terorganisir.
Tahap Generalized Other (penerimaan
norma kolektif)

AGEN-AGEN SOSIALISASI
Pihak-pihak yang melaksanakan
sosialisasi disebut sebagai agen
atau media sosialisasi.
Keluarga
Kelompok Sebaya atau

Sepermainan (Peer Group)


Sekolah
Media Massa,

BENTUK SOSIALISASI
Sosialisasi Primer, pada tahap
awal kehidupan seseorang,
dipelajari dalam keluarga.
Sosialisasi Sekunder,
memperkenalkan individu
dengan lingkungan di luar
keluarga, seperti sekolah,
lingkungan bermain, dan
lingkungan kerja.

TIPE SOSIALISASI
Formal, melalui lembagalembaga yang berwenang,
seperti pendidikan di sekolah
dan pendidikan militer
Informal, terdapat di masyarakat
atau dalam pergaulan yang
bersifat kekeluargaan, seperti
pergaulan sesama teman,
sahabat, anggota klub, dan
kelompok-kelompok sosial di
dalamnya.

POLA SOSIALISASI
Sosialisasi Represif
Penekanan pada penggunaan
hukuman terhadap kesalahan.
Penekanan pada penggunaan
materi dalam hukuman dan
imbalan.
Penekanan pada kepatuhan
anak pada orang tua.
Penekanan pada komunikasi
yang bersifat satu arah,
nonverbal dan berisi perintah
Penekanan sosialisasi pada
keinginan orangtua.

Sosialisasi Partisipatoris
(participatory
sosialization)
Pemberian imbalan ketika
anak berperilaku baik.
Hukuman dan imbalan
bersifat simbolik.
Penekanan pada interaksi
dan komunikasi dua arah.

KEPRIBADIAN
Kepribadian merupakan

kumpulan kebiasaan, sifat,


sikap, dan ide-ide dari seorang
individu yang berpola dan
berkaitan secara eksternal
dengan peran dan status, dan
secara internal dengan motivasi
dan tujuan pribadi serta dan
berbagai aspek kedirian lainnya.

Dalam sosiologi, istilah

kepribadian dikenal dengan


sebutan diri (self). Sosialisasi
bertujuan membentuk diri
seseorang agar dapat bertindak
dan berperilaku sesuai dengan
nilai dan norma yang dianut
oleh masyarakat dilingkungan
tempat tinggalnya.

Susunan Kepribadian
Pengetahuan, terisi dengan
fantasi, pemahaman, dan
konsep-konsep
Perasaan, yaitu keadaan
dalam kesadaran manusia
yang menghasilkan
penilaian positif atau
negatif terhadap sesuatu

Dorongan naluri, ada tujuh


macam dorongan naluri,
Dorongan untuk
mempertahankan hidup
Dorongan seksual
Dorongan untuk mencari
makan
Dorongan untuk bergaul dan
berinteraksi dengan sesama
manusia
Dorongan untuk meniru
tingkah laku sesamanya
Dorongan untuk berbakti
Dorongan akan keindahan
bentuk, warna, suara, dan

FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK KEPRIBADIAN


Warisan Biologis
Lingkungan Fisik
Kebudayaan
Pengalaman

Kelompok
Pengalaman Unik

Sumber.
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2012. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas
X. Esis Erlangga. Jakarta
Muin, Idianto. 2006. Sosiologi SMA/MA untuk Kelas X. Erlangga.
Jakarta
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2014. Sosiologi 1:Kelompok
Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta. Esis Erlangga

COPY RIGHT SOSIOLOGI SMAN 1


CIBEBER

Dani Ramdani, S. Sos