Anda di halaman 1dari 13

Nilai dan

Norma
Sosial
Dani Ramdani, S.Sos
Musik. Richard Clayderman
Together Album - The Confluence

Nilai didefinisikan
Nilai
Sosial
sebagai konsepsi
(pemikiran) abstrak
dalam diri manusia
mengenai apa yang
dianggap baik dan buruk.
Sedangkan nilai sosial
adalah kualitas perilaku,
pikiran, dan karakter
yang dianggap
masyarakat baik dan
benar, hasilnya
diinginkan, dan layak
ditiru oleh orang lain.

interaksi antarwarga masyarakat

Ciri-ciri Nilai

Disebarkan antara sesama warga


masyarakat (bukan bawaan individu
sejak lahir)
Terbentuk melalui sosialisasi (proses
belajar)
Bagian dari usaha pemenuhan
kebutuhan dan kepuasan sosial
manusia.
Dapat mempengaruhi perkembangan
diri seseorang
Memiliki pengaruh yang berbeda
antarwarga masyarakat
Cenderung berkaitan satu sama lain dan
membentuk sistem nilai

Fungsi nilai
sosial

Dapat menyumbang seperangkat alat


untuk menetapkan harga sosial dari
suatu kelompok
Mengarahkan masyarakat dalam
berpikir dan bertingkahlaku
Penentu terakhir manusia dalam
memenuhi peranan-peranan sosial
Alat solidaritas dikalangan anggota
kelompok (masyarakat)
Alat pengawas/Kontrol perilaku
manusia dengan daya tekan dan daya
mengikat tertentu agar orang mau
berperilaku sesuai dengan sistem nilai

Nilai material, yaitu segala


sesuatu yang berguna bagi
unsur fisik manusia.

Pembagian Nilai Sosial

Nilai vital, yaitu segala


sesuatu yang berguna
bagi manusia untuk
mengadakan kegiatan
dan aktivitas.

Nilai kerohanian, yaitu


segala sesuatu yang
berguna bagi batin
(rohani) manusia.
Diantaranya :
Nilai kebenaran
Nilai keindahan
Nilai kebaikan atau
nilai moral
Nilai religious

Pembagian Nilai Berdasarkan Cirinya


Nilai dominan adalah nilai
yang dianggap lebih penting
dibandingkan nilai lainnya.
Nilai yang mendarah daging
adalah nilai yang telah
menjadi kepribadian dan
kebiasaan, sehingga
seseorang menjalankannya
tanpa melalui proses berpikir
atau pertimbangan lagi,
melainkan secara tidak sadar

Norma Sosial
Norma adalah aturan atau ketentuan
yang mengikat warga kelompok dalam
masyarakat. Norma dipakai sebagai
panduan, tatanan, dan pengendali
tingkahlaku yang sesuai dengan
harapan masyarakat.
Norma berfungsi mengatur dan
mengendalikan perilaku masyarakat
demi terciptanya keteraturan sosial.
Norma juga menjadi kriteria bagi
masyarakat untuk mendukung atau
menolak perilaku seseorang.

Ciri-ciri Norma Sosial


Umumnya tidak tertulis
Hasil kesepakatan bersama
Ditaati bersama
Bagi pelanggar diberikan
sanksi

Klasifikasi Norma Sosial


Berdasarkan resmi (formal)
dan tidak resmi (non-formal)
Norma formal bersumber
dari lembaga masyarakat
(institusi) formal. Norma ini
biasanya tertulis
Norma nonformal biasanya
tidak tertulis dan
jumlahnya lebih banyak
dari norma formal.

Berdasarkan tingkatan daya ikat


Cara (usage) adalah norma yang paling
lemah daya pengikatnya.
Kebiasaan (folksways) adalah aturan
dengan kekuatan mengikat yang lebih
kuat daripada usage.
Tata kelakuan (mores) adalah aturan
yang sudah diterima masyarakat secara
sadar atau tidak sadar dan dijadikan alat
pengawas atau Kontrol terhadap
anggota-anggota masyarakat.
Adat istiadat (custom), pada umumnya
tidak tertulis, namun memiliki sanksi,
baik langsung maupun tidak langsung.

Berdasarkan aspek-aspeknya
Norma agama, norma yang berdasarkan
ajaran atau kaidah suatu agama
Norma kesusilaan, norma yang
didasarkan pada hati nurani atau akhlak
manusia
Norma kesopanan, norma yang
berpangkal dari aturan tingkah laku di
dalam masyarakat
Norma kebiasaan (habit), merupakan
hasil dari melakukan perbuatan yang
sama secara berulang-ulang sehingga
menjadi kebiasaan.
Norma hukum, himpunan petunjuk atau

Sumber Pustaka.
Muin, Idianto. 2006. Sosiologi SMA/MA Untuk Kelas X.
Erlangga. Jakarta
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2012. Sosiologi Untuk
SMA/MA Kelas X. Esis Erlangga. Jakarta
Copyright. Sosiologi SMAN 1 Cibeber Cikotok