Anda di halaman 1dari 27

Noice Induced Hearing Loss (NIHL)

Priscilia lewerissa
F8

Skenario 8
Seorang laki-laki, 45 tahun, datang ke Balai UKK (Upaya
Kesehatan Kerja) dengan keluhan pendengaran menurun
pada telinga kiri, sejak 1 bulan yang lalu.

Skenario

Laki-laki

45 tahun dengan keluhan


pendengaran pada telinga kiri menurun
sejak 1 bulan yang lalu.

Rumusan Masalah

Rumusan
Masalah

Analisis Masalah

Usia-atherosclerosis;hipertensi;proses
Lama

penuaan

bekerja

Riwayat

penyakit (peny.telinga sebelumnya)

Riwayat

trauma

Onset

penurunan pendengaran mendadak, berangsur-angsur

Riwayat

Pekerjaan : Bising di tempat kerja >85 dBA,lama panjanan

per hari,penggunaan APD


Riwayat

Keluarga

PENEGAKAN

DIAGNOSIS

Pemeriksaan

pendengaran berkala

Anamesis

Identitas

: Bapak X, 45 tahun, bekerja dipabrik pembuatan

mobil bagian perakitan


KU

: pendengaran menurun pada telinga kiri, sejak 1 bulan yll

Riwayat

penyakit (peny. telinga sebelumnya)

Riwayat

trauma

Onset

penurunan pendengaran

Lama

bekerja

Riwayat

pekerjaan: bising di tempat kerja 100 dB, laam

panjanan per hari, penggunaan APD.

Anamesis

Keadaan Umum
Pemeriksaan telinga
Otoskopi
Pem.audiometri

Pemeriksaan Fisik

TES AUDIOMETRI
NADA MURNI
PEMERIKSAAN AMBANG PENDENGARAN MINIMAL PADA
FREKUENSI 500,1000,2000,3000,4000 DAN 6000 HZ
JIKA DITEMUKAN PERGESERAN NAD YG BERMAKNA
(>10Db) PADA 2000,3000,4000 HZ DIBANDING
AUDIOGRAM AWAL-PERIKSA ULANG 1 BULAN KEMUDIAN

Pemeriksaan Penunjang

Bising
Bising adalah suara atau bunyi yang mengganggu atau
tidak dikehendaki. Dari definisi ini menunjukkan bahwa
sebenarnya bising itu sangat subjektif, tergantung dari
masing-masing individu, waktu dan tempat terjadinya
bising. Sedangkan secara audiologi, bising adalah
campuran bunyi nada murni dengan berbagai frekuensi.

PAJANAN YANG DIALAMI

Kebisingan dianggap membahayakan jika


Ditempat kerja harus berteriak agar suara dapat didengar
Kurang dapat mendengar/telinga berdenging sehabis kerja
Sakit kepala saat kerja di tempat bising

Pengaruh bising pada pekerja

Masalah Pendengaran

Masalah lain:
- Gangguan fisiologis: meningkatnya Tekanan Darah,
Denyut Nadi, Metabolisme Basal, Vasokontiksi Pembuluh
Darah, ketegangan otot (rangsangan sistem syaraf
otonom)
- Gangguan Psikologi : Stress, lelah, emosional, gangguan
komunikasi dan konsentrasi, gelisah

Masalah Pendengaran
2 kategori ketulian
Tuli Konduksi
Tuli Presepsi (sensorineural)

Tuli Konduktif
Gangguan pada telinga bagian luar dan tengah
Serumen obstruktif
Ruputur membran timpani, robek 1/3 bagian (pulih dalam
9 bulan)
Tersumbatnya tuba eustachi (kotoran, bengkak)

Tuli Sensorineural
Gangguan pada telinga bagian dalam
Kerusakan telinga bagian dalam : rambut getar,
n.auditorius (n.VIII), otak

Presbikusis dan NIHL


Merupakan penyebab tuli sensorineural yang terbanyak

Presbikusis
Dipengaruhi faktor usia
Usia 55-60 tahun
Presbikusis dini 40 tahun
Tipe tuli sensorineural
Patof:
adanya devaskularisasi pada koklea sehingga terjadi
pengurangan fungsi dari sel rambut. Hal ini akan terjadi
dengan semakin bertambahnya usia.

NIHL
NIHL mengenai kedua telinga
Tahap awal hanya dapat diketahui tes pendengaran.
Pekerja yang terkena bisa tidak menyadarinya (walaupun
audiogram ada dip di 4000Hz)
Keluhan lain bisa menyertaiyaitu mendenging (Tinitus);
recruitmen, vertigo
Tahap berat timbul kesulitan menangkap pembicaraan dan
terganggu komunikasinya berpengaruh pada kehidupan

Tuli

akibat bising mempengaruhi organ


corti di koklea terutama sel-sel rambut
luar. Stereosilia pada sel-sel rambut luar
menjadi kurang kaku sehingga mengurangi
respon terhadap stimulasi. Dengan
bertambanya intensitas dan durasi paparan
akan dijumpai lebih banyak kerusakan
seperti hilangnya stereosilia. Dengan
hilangnya stereosilia, sel-sel rambut mato
dan digantikan dengan jaringan parut.

Patogenesis

Orang baru sadar akan adanya NIHL jika:


- KEHILANGAN PENDENGARAN MENCAPAI FREK
PEMBICARAAN (500-1000-2000Hz)
-GEJALA AWAL: TINITUS, TELINGA TERASA
TERSUMBAT
-KURANGNYA DENGAR FREKUENSI TINGGI, SUARA
ANAK-ANAK PADA JARAK JAUH,PEMBICARAAN PADA
TEMPAT RAMAI, WALAU JARAK LAWAN BICARA
DEKAT)

NIHL

Faktor yang Berpengaruh Riwayat Paparan Kebisingan


Intensitas bising
Tipe bising
Sifat bising
Jarak dengan sumber bunyi
Lama bekerja
Kerentanan individu

NIHL

Faktor lain di luar pekerjaan


Hobi
Kebiasaan
Pajanan yang adadi rumah
Pekerjaan sambilan

Faktor Individu
Masalah telinga dan gejalanya
Riwayat trauma kepala atau telinga
Pemakaian obat-obatan
Pekerjaan sebelumnya, militer
Riwayat gangguan pendengaran pada
keluarga

Faktor Individu

PAK yakni NIHL (Noise Incude Hearing Loss)

Diagnosis Okupasi

Gunakan APD
Pemeriksaan pendengaran :
Audiometri Nada Murni : 16-36 Jam bebas bebas panjanan
bisng, lakukan secara berkala
Sesuai dengan penyebab ketulian--- pindah kerja (ke
tempat yang tidak bising)
Bila diperlukan : Alat bantu dengr.

Penatalaksanaan & Pencegahan

Fase akut dengan terapi vasodilator


Ketulian berakibat gangguan komunikasi

Diperlukan konseling
Rehabilitatif :

Latihan mendengar
Latihan membaca gerak bibir
Alat Bantu Dengar

Penanganan NIHL

Kerusakan yang ditimbulkan tidak dapat kembali seperti


semula. Tetapi sifatnya akan tetap stabil selama
menghindari faktor pajanan.

Prognosis

TERIMA KASIH