Anda di halaman 1dari 36

LAPORAN KASUS

STROKE INFARK KARDIOEMBOLI

Dian Marifatul Huda


2011730022
Pembimbing
dr. Dikdik Suparman, Sp.S

IDENTITAS PASIEN
Nama

: Tn. E

Usia

: 58 Tahun

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Alamat

: Tanjungsukur

Status

: Menikah

Pekerjaan

: Tidak Bekerja

Suku

: Sunda

Agama

: Islam

Masuk R.S

: 05 Oktober 2016

ANAMNESIS
Keluhan Utama

Lemah anggota gerak kiri sejak 3 hari SMRS

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien datang ke IGD RSU Kota Banjar dengan keluhan
lemah anggota gerak kiri secara mendadak saat bangun tidur
3 hari SMRS, pasien tidak bisa menggerakan tangan dan
kaki kirinya sama sekali saat kejadian, bicara rero, mulut
mencong ke sebelah kiri. Pasien sadar dan tidak mengalami
penurunan kesadaran.
Tidak terdapat keluhan sakit kepala, muntah tidak ada,
kejang tidak ada, demam tidak ada. Tekanan darah saat di
IGD 210/110 mmHG. Keluhan lemas anggota gerak
sebelumnya tidak ada.

ANAMNESIS
Saat kejadian Os sulit untuk bicara, tetapi paham
terhadap
perkataan
orang
disekitarnya.
Penurunan
penglihatan, pusing berputar, pandangan ganda, dan buram
tidak ada.

Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat penyakit dengan keluhan serupa tidak ada.
Riwayat darah tinggi sejak 20 tahun yang lalu, riwayat
stroke, kencing manis tidak ada. Riwayat penyakit jantung
dan kolesterol tidak tahu.

ANAMNESIS
Riwayat Penyakit Keluarga
Riwayat penyakit yang sama dalam keluarga tidak ada,
riwayat kencing manis, darah tinggi, penyakit jantung tidak
ada.

Riwayat Alergi
Riwayat alergi terhadap makanan, obat, cuaca tidak ada.

Riwayat Pengobatan
Os belum pernah berobat untuk keluhan ini, Os
mengonsumsi captopril 3x25 mg untuk keluhan darah
tingginya tetapi tidak teratur

ANAMNESIS
Riwayat Psikososial
Os tidak bekerja dan biasanya hanya melakukan
pekerjaan ringan dirumah, jarang berolahraga, sering
mengonsumsi makanan bersantan, berlemak dan juga
goreng-gorengan, tidak mengatur jumlah asupan garam,
sering mengonsumsi kopi dan juga merokok.

PEMERIKSAAN FISIK

STATUS GIZI
Berat Badan
: 57 Kg
Tinggi Badan
: 165 cm
IMT

: 20,9 kg/m

TANDA VITAL
Keadaan Umum : Tampak Sakit
Sedang
Kesadaran : Compos Mentis
Tekanan Darah : 160/90 mmHg
Nadi
RR
Suhu

: 88x/m
: 22x/m
: 36.9C

PEMERIKSAAN FISIK

Kepala

: normochepal

Mata : Sklera ikterik -/-, Konjungtiva anemis -/Mulut : bibir kering (-), sianosis (-), pucat (-)
Thorax

: simetris, retraksi -/-, massa -/-, scar -/-,


vocal fremitus kiri=kanan

- Cor : BJ I II murni reguler, gallop (-) murmur (-)


- Pulmo : vesikuler, wheezing (-) ronkhi (-)
Abdomen
10x/m

: supel, massa -, scar , bising usus


normal

Ekstremitas : deformitas -, oedem , CRT < 2

PEMERIKSAAN STATUS NEUROLOGIS


KEADAAN UMUM
Tampak sakit sedang
KESADARAN
Komposmentis
FUNGSI LUHUR
Afasia Brocka
RANGSANG
MENINGEAL

Kaku Kuduk :
Lasegue sign :
Kernig sign :
Brudzinski I :
Brudzinski II :
Brudzinski III :

(-)
(-) / (-)
(-) / (-)
(-)
(-)
(-)

PEMERIKSAAN STATUS NEUROLOGIS


NERVUS CRANIALIS
Nervus III, IV dan VI

PEMERIKSAAN STATUS NEUROLOGIS


N. V
(Trigeminus)

N. VII (Facial)

PEMERIKSAAN STATUS NEUROLOGIS


N. VIII

N. IX, X

Tidak Dilakukan

N. XI

N. XII

PEMERIKSAAN STATUS NEUROLOGIS


FUNGSI MOTORIK
5

Kesan : Hemiparese ekstremitas sinistra

FUNGSI SENSORIK

Ekstremitasatas

Ekstremitasbawah

Kanan

Kiri

Kanan

Kiri

Nyeri

T.A.K

T.A.K

T.A.K

T.A.K

Raba

T.A.K

T.A.K

T.A.K

T.A.K

PEMERIKSAAN STATUS NEUROLOGIS


FUNGSI VEGETATIF
BAK : Normal
BAB : Sulit. Belum BAB sejak masuk rumah sakit
PEMERIKSAAN REFLEKS
REFLEKS
FISIOLOGIS
Reflek
Reflek
Reflek
Reflek
Reflek

bisep
: (+/+)
trisep
: (+/+)
brachioradialis : (+/+)
patella
: (+/+)
achilles
: (+/+)

REFLEKS
PATOLOGIS

Babinski : (+/-)
Chaddock : (-/-)

05 Oktober 2016

NILAI

SATUAN

RUJUKAN

HASIL

15.4

10 18

g/Dl

Leukosit

9.3

4.0 11.0

ribu/mm3

Trombosit

227

150 - 450

ribu/mm3

Hematokrit

44.1

31 55

Eritrosit

5.02

4.76 6.45

juta/Ul

MCV

88

85 123

Fl

MCH

31

28 40

Pq

MCHC

35

29-37

PEMERIKSAAN

HASIL

HEMATOLOGI
Hemoglobin

Fungsi Hati

AST (SGOT)

19

<37

U/l

ALT (SGPT)

15

<41

U/l

Kreatinin

0.7

0.8 1.5

mg/dl

Ureum

15

10 50

mg/dl

Kolesterol

155

<130

mg/dl

LDL
Kolesterol

233

133-200

mg/dl

Kolesterol

36

30-70

mg/dl

209

60-165

mg/dl

Kalsium

8.12

8.7-9.5

mq/dl

Natrium

134.4

135-148

mmol

Kalium

2.58

3.5-5.3

mmol

Klorida

105.3

95-108

Mmol

Fungsi Ginjal

Profil Lipid

HDL
Trigiliserida
Elektrolit

06 Oktober 2016

HEMATOLOGI
Hemoglobin

15.0

10 18

g/Dl

Leukosit

9.5

4.0 11.0

ribu/mm3

Trombosit

286

150 450

ribu/mm3

Hematokrit

46.1

31 55

Eritrosit

5.26

4.76 6.45

juta/Ul

MCV

88

85 123

Fl

MCH

29

28 40

Pq

MCHC

33

29-37

KIMIA KLINIK
Profil Lipid
Kolesterol LDL

160

<130

mg/dl

Kolesterol

223

133-200

mg/dl

Asam Urat

6.6

3.5-7.2

mg/dl

Kolesterol HDL

36

30-70

mg/dl

135

60-165

mg/dl

124

80-150

mg/dl

Kalsium

8.34

8.7-9.5

mq/dl

Natrium

132.0

135-148

Mmol

Kalium

2.8

3.5-5.3

Mmol

Klorida

100.0

95-108

Mmol

Trigiliserida
Gula

Darah

Sewaktu
Elektrolit

PEMERIKSAAN PENUNJANG
EKG

Irama sinus ireguler, jarak R-R tidak sama, frekuensi 80x/m , P-R
0,12 s (tidak memanjang), interval QRS 0,20 s (tidak memanjang), Q
wave tidak ada, tidak ada t inverted, tidak ada ST elevasi.
Kesan : Sinus Aritmia

Rontgen
Thoraks

CTR > 50%


Kesan : Kardiomegali
dd/ Posisi

CT SCAN KEPALA TANPA


KONTRAS

Kesan: Infark kapsula interna kanan

PEMERIKSAAN PENUNJANG
ALGORITMA STROKE GAJAH
MADA

Pada pasien ditemukan:


Riwayat penurunan kesadaran (-)
Nyeri kepala (-)
Refleks babinsky (+)
Kesimpulan : Stroke infark

SIRIRAJ STROKE SCORE

(2,5 x 0) + (2x0) + (2x0) + (0,1 x 110) (3 x 1)


12 = - 4
Kesimpulan : Infark

Resume

Tn. E, laki-laki, 58 tahun datang dengan lemas anggota gerak


kiri secara mendadak saat bangun tidur sejak 3 hari SMRS,
sakit kepala (-), muntah (-), kejang (-) bicara rero, saat
kejadian Os sadar tetapi menjadi sering mengantuk, tekanan
darah saat ke IGD 210/110 mmHg. Riwayat hipertensi (+).
Riwayat pengobatan Captopril 3x25 mg tetapi tidak teratur.
Os jarang berolahraga, sering mengnsumsi makanan
bersantan, berlemak dan goreng-gorengan.

Pada pemeriksaan Fisik ditemukan TD 160/90 mmHg,


status generalis dalam batas normal. N. VII dan XII parese
sinistra. Pemeriksaan motorik kekuatan otot 2 pada
ekstrimitas sinistra superior dan inferior. Pada pemeriksaan
Lab terdapat hiperkolesterolemia, hipokalemia. EKG
menunjukkan sinus aritmia, CT scan terdapat infark pada
kapsula interna kanan, Rontgen thoraks terdapat
kardiomegali. Dan terdapat penyakit CAD.

DIAGNOSA KERJA
Stroke Infark Kardioemboli Sistem Karotis
Dekstra dengan Faktor Risiko CAD, sinus
Aritmia, Kardiomegali, HHD, dan
Dislipidemia

PENATALAKSANAA
N
Cairan IV line Asering
20 tpm
KCL 1 fl dalam 500 cc
RL 2 siklus
Citicolin 2 x 250 mg
Captopril 3 x 25 mg
Herbesser CD 1 x 200
Simvastatin 1x10mg
Ranitidine 2 x 1
Clopidogrel 1x75 mg

TINJAUAN PUSTAKA

PEMBAHASAN
STROKE

KARDIOEMBOLI merupakan salah satu


subtipe stroke Infark yang terjadi karena oklusi arteri
Stroke Defisit neurologis baik fokal maupun
serebral oleh emboli yang bersumber dari jantung atau
menyeluruh
(global)
yang
berlangsung
mendadak,
melalui jantung.
berlangsung

lebih

dari

24

jam

atau

berakir

dengan

kematian,
tanpa
ditemukannya
selain
dari

Hampir 90%
emboli
yang berasalpenyebab
dari jantung
berakhir

diotak, sehingga
gangguan
vaskular. defisit

neurologi sering merupakan


manifestasi awal dari penyakit sistemik karena emboli.

GEJALA KLINIS
Penurunan kesadaran pada saat onset
stroke.
Onset yang tiba-tiba dari keluhan dan
gejala yang maksimal
Temuan segera dari gejala defisit hemisfer
yang luas.
Tidak ditemukannya kejang ataupun nyeri
kepala pada saat onset.
Emboli kardiogenik (terutama dari sumber
kelainan katup).

Etiologi Stroke Infark Kardioemboli

Kelainan pada
dinding jantung
Kelainan pada
katup jantung
Kelainan irama
jantung

Infark miokard
Kardiomiopati
Emboli paradoksal pada penyakit jantung
bawaan

Penyakit jantung rematik


Prolaps katup mitral
Katup jantung protease
Endokarditis

Fibrilasi atrium
Sindrome sick sinus

DIAGNOSIS
PEMERIKSAAN
FISIK
Temuan

adanya disritmia jantung (ex ; fibrilasi


atrium, sick sinus syndrome)
Temuan adanya bising jantung (ex ; stenosis
mitral,aorta stenosis kalsifikasi)
Temuan gagal jantung kongestif (ex ; setelah infark
miokard akut)
Penyakit penyerta (ex ; SLE, endokarditis)
Temuan tanda emboli sistemik

DIAGNOSIS
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium
DPL,

GDS, Fungsi Ginjal, Fungsi Hati, Profil Lipid,


dan elektrolit

EKG
Radiologi
Pemeriksaan

Rontgen thorak
Brain CT-Scan (Gold Standard)
Magnetic Resonance Imaging (MRI)
Pungsi

lumbal

TATALAKSANA
1.

Stroke infark fase akut

Perhatikan A-B-C Sesak 3-5 L/mnt

Observasi takanan darah jika tekanan darah sistol > 220


mmHg atau tekanan darah diastol > 120 mmHg ( 15 %
MABP) dalam 24 jam pertama

Medikamentosa
Terapi trombolitik
Anti agregasi trombosit
Antikoagulan
Neuroprotektan

Non Medikamentosa
Modifikasi faktor resiko
(antihipertensi)
Mobilisasi

PENCEGAHAN
Mengatur pola makan yang sehat
Menghentikan rokok
Menghindari minum alkohol dan
penyalahgunaan obat
Melakukan olahraga yang teratur
Menghindari stress dan beristirahat yang cukup

THANK YOU