Anda di halaman 1dari 38

Edukasi Pola Hidup Sehat

dan Diet Hipertensi pada


Ny. M dengan Riwayat
Stroke

Pleno FOME 2015

Ratu Balqis Anasa


Yvonne Yolanda Fransiska
Kelompok 11

1218011124
1218011162

IDENTIFIKASI KELUARGA
Identifikasi keluarga dilakukan pada dua kali
kunjungan ke rumah keluarga binaan, yaitu
tanggal 13 dan 29 April 2015.

N
o

Nama

1. Ny. M

Keduduka
n
Kepala
Rumah
Tangga

L/P

Usia

53

Pendidika
n

Pekerjaa
n

Tidak Tamat WiraSD


swasta
(Usaha
warung di
rumah)

Ket.
Ny.M satusatunya
anggota
keluarga

Genogram

Keadaan Rumah

Keadaan Rumah

WARUNG

Ruang
Tamu

Ruang Keluarga

Kamar Utama

Ruang Makan

Dapur

Kamar Mandi

Keadaan Keluarga

Ny. M

PEMENUHAN KEBUTUHAN KELUARGA

Finansial: Berjualan makanan ringan dan perlengkapan


kebutuhan rumah tangga di rumahnya. Ny. M mengaku bahwa
penghasilan dari berjualan tidak selalu cukup untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya. Akan tetapi kebutuhan finansial selalu
dicukupi oleh keponakannya. Keponakan dan keluarganya yang
lain sering memberikan bantuan dalam uang tunai atapun
sembako
Pangan: beberapa kali mendapat bantuan beras yang
jumlahnya terlalu banyak untuk dirinya sendiri. Jika demikian Ny.
M akan menjualnya atau membagikan kepada tetangganya. Pada
pagi hari, Ny. M membeli makanan disekitar rumahnya, namun
untuk siang hari dan sore/malam hari Ny. M memasak
makanannya sendiri. Ny. M memasak menggunakan kompor gas,
memasak nasi menggunakan ricecooker, dan memiliki satu
kulkas untuk menyimpan bahan makanan dan barang jualan. Ny.
M juga memiliki blender yang dapat digunakan untuk
mengahaluskan sambal atau bumbu masak, dan membuat jus
buah.

Untuk hiburan, Ny. M memiliki alat elektronik


seperti televisi dan radio. Ny. Menonton televisi di
ruang keluarga pada siang atau malam hari sambil
menjaga warung. Radio tua sering diputar oleh Ny.
M dan diletakkan di ruang belakang dekat dapur,
untuk hiburan saat masak dan membereskan
rumah. Ny. M tidak memiliki telepon seluler, karna
Ia mengaku tidak terlalu membutuhkannya. Ny. M
memiliki telepon rumah yang pernah aktif, namun
sekarang tidak aktif lagi.
Kebutuhan kesehatan Ny. M tidak dipenuhi
dengan baik. Ny. M menunjang kesehatan hanya
melalui aktivitas fisik yang rutin, pengaturan diet
yang masih sedikit kurang tepat, obat anti
hipertensi yang tidak diminum setiap hari, dan
beberapa suplemen makanan seperti suplemen
Kalsium. Hal ini diakibatkan oleh pengetahuan
kesehatan yang kurang.

Gaya Hidup Keluarga

Terdapat perbedaan gaya hidup sebelum dan


sesudah stroke
Makan 3x sehari: 1x beli di luar, 2x masak
Rajin membersihkan rumah
Jalan sehat tanpa alas kaki 15 menit setiap
hari
Rajin beribadadah
Suka bersosialisasi dengan tetangga
Tidak merokok dan minum minuman
beralkohol

Lingkungan Hidup Keluarga

Pemukiman padat penduduk


Rumah Ny. M : memiliki pekarangan, tidak terdapat
tumpukan sampah, selokan tertutup, terdapat
tanaman hijau, pencahayaan cukup
Rumah disekitar permanen, berdekatan-menempel,
kamar mandi dalam
Rumah masuk di sebuah gang, 100m dari jalan
raya
Jauh dari TPA dan Pabrik yang menjadi sumber polusi
Polusi udara, air dan suara tidak ada/minimal
Keamanan lingkungan baik

Lingkungan Hidup Keluarga

Ny. M tidak terlibat organisasi apapun di


lingkungan masyarakat sekitar
Hanya mengikuti pengajian rutin tiap hari
yang diselenggarakan warga sekitar
Ny. M sering melakukan kegiatan bersama
tetangga seperti bercakap-cakap dan masak
bersama
Stress lingkungan terkadang timbul dari
percakapan yang tidak mengenakan (gosip)

IDENTIFIKASI MASALAH KESEHATAN


KELUARGA
Risiko/masalah kesehatan yang berhubungan dengan:
Karekteristik
Keadaan
Fungsi

rumah

keluarga

Pemenuhan
Gaya

keluarga

kebutuhan keluarga

hidup keluarga

Lingkungan

hidup keluarga

...Berhubungan dengan karakteristik


Keluarga
1. Hipertensi
Terdapat riwayat hipertensi keluarga
2. Stroke
3. Resiko komplikasi Hipertensi : Sroke, Infark
Miokard, Gagal Jantung, Gagal Ginjal
4. Resiko penyakit lain yang berhubungan
dengan usia: Osteoporosis, Osteoarthritis,
Diabetes Melitus, Hiperlipidemia

...Berhubungan dengan Keadaan Rumah

Infeksi saluran pernapasa


Alergi

...Berhubungan dengan Fungsi Keluarga

Wanita yang tidak menyusui beresiko lebih


tinggi terkena Kanker Payudara
Resiko gangguan psikologi seperti depresi
akibat tinggal sendiri di usia lanjut
kurang teratrunya Ny. M memeriksa
kesehatan meningkatkan resiko kekambuhan
dan progresivitas dari hipertensi, serta
penyakit lain seperti kanker, kesehatan gigi
dan mulut, diabetes, hiperlipidemia, asam
urat, gangguan pencernaan dan napas.

...Berhubungan dengan Pemenuhuan


Kebutuhan Keluarga

Kebutuhan tercukupi dengan baik


Kebutuhan untuk merenovasi kusen dan
palfon belum dapat dipenuhi, dapat
menimbulkan resiko penyakit yang
berhubungan dengan keadaan rumah

...Berhubungan dengan Gaya Hidup


Keluarga

Hipertensi
Resiko Osteoporosis
Resiko Batu Saluran Kemih
Skabies, creeping eruption

...Berhubungan dengan Lingkungan Hidup

Hipertensi yang dipicu stress akibat berita


tidak menyenangkan

Urutan Prioritas Masalah

Masalah

Rankin

Skor

Hipertensi

12

Disabilitas pasca stroke

11

Resiko Depresi

Resiko Infeksi parasit di kulit kaki

Rendahnya pengetahuan tentang


pentingnya pemeriksaan kesehatan
Resiko gangguan saluran napas dan
alergi akibat debu dan rayap

Urutan Prioritas Masalah

Hipertensi
Rendahnya pengetahuan tentang pentingnya
pemeriksaan kesehatan
Resiko Depresi
Resiko gangguan saluran napas dan alergi
akibat debu dan rayap dan Resiko Infeksi
parasit di kulit kaki
Disabilitas pasca stroke

Tujuan Intervensi Masalah


1.

Menurunkan Tekanan Darah


Memperbaiki Diet
Mempertahankan Latihan Fisik
Menyarankan untuk teratur minum obat setiap
hari

2.

Meningkatkan kesadaran pentingnya


Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Intervensi
Edukasi Diet Hipertensi
Menjelaskan dan menempelkan poster berisi
gambar piring dengan proporsi makan
yang tepat, dan jenis yang baik.
Media: Poster
Tahap Intervensi : Ny. M mengikuti
intervensi dengan mengurangi garam
secara perlahan dan makanan tumisan,
serta membatasi minuman teh/kopi yang
rutin ia minum 2x sehari menjadi 1x sehari
1.

Intervensi
2.

Mengedukasi Ny. M untuk teratur


mengkonsumsi obat anti Hipertensi setiap
hari

Media: Lisan dan Tercantum di Poster


Tahap Intervensi : Ny. M mengkonsumsi obat
sekali dalam dua hari

Intervensi
3.

Edukasi untuk melakukan pemeriksaan


tekanan darah di Puskesmas 1 kali per
minggu, dan melakukan pemeriksaan
kesehatan lain secara rutin

Media : Kalender. Setiap hari Senin dilingkar


merah
Tahap Intervensi : Ny. M telah melakukan
kunjungan ke Puskesmas

Hasil Intervensi

Tercapainya tujuan

1. Penurunan

Tekanan Darah 20mmHg


170/100 mmHg menjadi 150mmHg

2. Peningkatan

kesadaran dan kemauan untuk


ke Puskesma dan melakukan Pemeriksaan
Kesehatan

Kesimpulan
Prioritas masalah dari keluarga Ny. M ada masalah
Hipertensi disusul oleh rendahnya pengetahuan
akan kepentingan pemerikasaan kesehatan.
Intervensi telah diberika dengan tujuan mengurangi
faktor-faktor resiko hipertensi dan menurunkan
tekanan darah. Intervensi berupa edukasi diet,
latihan fisik, pencegahan faktor resiko, serta
pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan
secara rutin. Media intervensi berupa poster dan
kalender. Intervensi memberikan hasil penurunan
tekanan darah, peningkatan pengetahuan dan
perubahan perilaku.

Saran
Adapun saran yang dapat kami berikan adalah
sebagai berikut.
Ny. M harus tetap mempertahankan semangat
dan motivasi untuk hidup sehat, dan melakukan
pemeriksaan kesehatan yang rutin, serta
melakukan komunikasi yang lebih teratur serta
kerjasam dengan keponakannya atau keluarga
dekatnya.
Untuk keluarga dekat atau orang terdekat Ny. M
sebaiknya melakukan pengawasan rutin terhadap
kondisi Ny. M yang sudah lanjut usia