Anda di halaman 1dari 9

Pengisian Cekungan

Sedimen

Kontrol Terhadap Cekungan


Stratigraf
Proses stratigraf sebagaimana didefnisikan
dalam Allen & Allen (2005) adalah ilmu
pengenalan dan interpretasi struktur genetik
stratigraf.
Proses stratigraf sebagaimana didefnisikan
dalam Allen & Allen (2005) adalah ilmu
pengenalan dan interpretasi struktur genetik
stratigraf.
Konsep utama dari proses stratigraf adalah
penghancuran ruang akomodasi dan jumlah
sedimen yang disediakan.

Isian sedimen pada cekungan secara umum


dikendalikan oleh tiga variabel utama:

Subsidence, Sifat termal dan


mekanik litosfer mengerahkan
kontrol penting pada pembentukan
cekungan sedimen" (Steckler, 1990).
Tingkat subsidence termal dan
besarnya dan distribusi subsidence
akibat pembebanan bervariasi dalam
cekungan pada tatanan tektonik
yang berbeda (Steckler dan Watts,
1978; Stephenson, 1990).

Eustasy (permukaan laut global), Eustasy


mengacu permukaan laut relatif terhadap
datum tetap, seperti pusat bumi. Variasi
permukaan laut global yang mengakibatkan
perubahan, baik volume cekungan samudera
maupun volume air. Eustasy dikombinasikan
dengan subsidence menghasilkan variasi
permukaan laut relatif yang mengontrol
akomodasi untuk pengendapan sedimen
(Posamentier et al, 1988;. Posamentier dan
Vail, 1988).

Suplai Sedimen Peran suplai


sedimen dalam transgresi dan
regresi adalah salah satu dasar ..."
(Schlager, 1994). Ketika tingkat
pasokan sedimen lebih besar dari
laju kenaikan permukaan laut relatif,
ruang akomodasi akan diisi.

Sistem Dan Model


Pengendapan
Sistem pengendapan yang bervariasi
menghasilkan jenis system tract
yang bermacam-macam sehingga
menghasilkan tipe-tipe terminasi
refleksi, bentuk geometri dan polapola yang bervariasi juga.
Hal tersebut bergantung pada fasies
dari maing-masing satuan batuan.

Fasies merupakan suatu tubuh batuan yang


memiliki kombinasi karakteristik yang khas
dilihat dari litologi, struktur sedimen, dan
biologi yang memperlihatkan aspek-aspek
berbeda dengan satuan batuan disekitarnya.
Fasies umumnya dikelompokkan ke dalam
facies association dimana fasies-fasies
tersebut berhubungan secara genetis
sehingga asosiasi fasies ini memiliki arti
lingkungan.

Diagnosa lingkungan pengendapan tersebut dapat dilakukan


berdasarkan analisa faises sedimen, yang merangkum hasil
interpretasi dari berbagai data, diantaranya:

Geometri
regional dan lokal dari seismik (misal : progradasi,
regresi, reef dan chanel)
intra-reservoir dari wireline log (ketebalan dan
distribusi reservoir)

Litologi : dari cutting, dan core (glaukonit,


carboneous detritus) dikombinasi dengan log
sumur (GR dan SP)
Paleontologi : dari fosil yang diamati dari
cutting, core, atau side wall core
Struktur sedimen : dari core