Anda di halaman 1dari 15

PRESBIKUSIS

Jamilah
10310200

PENDAHULUAN
Presbikusis umumnya terjadi pada usia 65 tahun, tetapi
presbikusis dapat terjadi sebelum usia tersebut apabila
didukung oleh factor predisposisi, seperti penyakit
kardiovaskuler. Penyakit kardiovaskuler merupakan salah satu
dari proses degenerative. Sekitar 40% penderita presbikusis
mengalami gangguan pendengaran pada usia diatas 65 tahun
Menurut WHO pada tahun 2005 terdapat 1,2 milyar orang
yang berusia lebih dari 60 tahun, dan dari jumlah tersebut 60%
di antaranya tinggal di Negara berkembang. Di Indonesia
jumlah penduduk yang berusia lebih dari 60 tahun pada tahun
2005 diperkirakan mencapai 19,9 juta atau 8,46% dari jumlah
populasi

Anatomi Telinga

Membran timpani

Telinga tengah

Telinga
tengah

Definisi
Presbikusis merupakan tuli sensorineural
yang simetris pada telinga kiri dan kanan,
berkaitan dengan usia dan biasanya
mengenai pasien mulai usia 65 tahun

Etiologi
Proses degenerasi
Faktor tesiko:
Herediter
Pola Makan
Aterosklerosis
Riwayat terpapar bising
Obat ototoksik atau bersifat multifaktor

Gejala klinis
Penurunan pendengaran perlahan dan progresif,
simetris di kedua telinga
Telinga berdenging
Pasien bisa mendngar suara percakapan tetepi tidak
bisa memahaminya,terutama bila diucapkan dengan
cepat dan berlatar bising
Bila suara ditinggikan rasa nyeri ditelinga,
disebabkan oleh kelelahan saraf

Patofisiologi
Faktor herediter, hipertensi, penyakit sistemik, multifaktor
Atrofi dan degenerasi sel-sel rambut penunjang pada organ
corti, perubahan vaskular pada stria vakularis, jumlah dan
ukuran sel ganglion saraf menurun
Bila intensitas suara tinggi dapat timbul nyeri, disertai
tinitus dan vertigo
Proses degenerasi telinga dalam pada lansia
Perubahan struktur koklea dan nervus akustik
Pendengaran berkurang secara perlahan, progresif, dan
simetris pada kedua telinga
Telinga berdenging, pasien dapat mendengar tapi sulit
memahami

Faktor resiko

Usia dan jenis kelamin


Merokok
Riwayat bising
Hipertensi
DM
Hiperkolesterol

Klasifikasi dan patologinya


JENIS

PATOLOGI

Sensorik

Lesi terbatas pada koklea,atrofi


organ korti, jumlah sel-sel rambut
dan sel penunjang berkurang.

Neural

Sel-sel pada koklea dan jaras


auditorik berkurang.

Metabolik

Atrofi stria vaskularis, potensial


mikrophonik menurun, fungsi sel
dan keseimbangan
biokimia/bioelektrik berkurang.

Mekanik

Perubahan gerakan duktus


koklearis, atrofi ligamentum
spinalis, membran basalis lebih
kaku

Diagnosis
Anamnesa
Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan penunjang:
Otoscopy
Tes penala dan
Audiometri nada murni
Audiometri tutur

Penatalaksanaan
Prinsip penatalaksanaan pada penderita presbikusis
berupa rehabilitas medic dengan menggunakan alat
bantu dengar(hearing aid) dan dibantu dengan
konseling
Alat bantu dengar terdiri dari mikrofon (penerima
suara), amplifer (pengeras suara), receiver (penerus
suara), cetakan telinga/ ear mold (menyumbat liang
telinga dan pengaruh suara ke telinga tengah), batere

Proknosis
Pasien dengan presbikusis tidak dapat disembuhkan,
semakin lama akan semakin menurun fungsi
pendengarannya. Penurunan fungsi pdengar ysecara
lambat, sehingga pasien masih dapat menggunakan
fungsi pendengaran yang ada.

KESIMPULAN

Presbikusis adalah tuli sensorineural pada usia lanjut akibat proses degenerasi
organ pendengaran, simetris (terjadi pada kedua sisi telinga) yang terjadi secara
progresif lambat, dapat dimulai pada frekuensi rendah atau tinggi serta tidak ada
kelainan yang mendasari selain proses menua secara umum.
Kejadian presbikusis diduga mempunyai hubungan dengan factor-faktor herediter,
metabolisme, aterosklerosis, bising, gaya hidup atau bersifat multifaktor. Berbagai
faktor risiko tersebut dan hubungannya dengan presbikusis yaitu usia dan jenis
kelamin, hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterol, dan merokok.
Klasifikasi presbikusis menjadi 4 jenis: Sensori (outer hair-cell), neural (ganglioncell), metabolik (strial atrophy), dan koklea konduktif (stiffness of the basilar
membrane). Diagnose ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan
pemeriksaan penunjang.
Presbiakusis tidak dapat disembuhkan. Gangguan dengar pada presbiakusis adalah
tipe sensorineural dan tujuan penatalaksanaanya adalah untuk memperbaiki
kemampuan pendengarannya dengan menggunakan alat bantu dengar. Alat ini
berfungsi membantu penggunaan sisa pendengaran lebih dari 40 dB.

TERIMAKASIH