Anda di halaman 1dari 31

PERAN SAT LINMAS

DALAM MENJAGA KAMTIBMAS


DI WILAYAH kabupaten bantul
DISAMPAIKAN OLEH :
AKP HANDIKO WIDIYANTO, S.H, M.H.

kaSAT BINMAS POLRES BANTUL

DASAR
Undang Undang No 2 Tahun
2002 tentang Kepolisian Negara
Republik Indonesia.
2. Undang Undang No 12
Tahun 2008 tentang
Pemerintah Daerah.
1.

PENDAHULUAN
1.

Kamtibmas adalah suatu situasi kondisi masyarakat yang


berwujud ketertiban dan keamanan yang mutlak harus di
ciptakan untuk menjamin dan memelihara berlangsungnya
kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

2.

Ketertiban adalah bila semua warga negara/ masyarakat


mengikuti dan melaksanakan hak dan kewajibannya.

3.

Indonesia merupakan negara hukum sehingga tegaknya


hukum harus dijunjung tinggi supremasinya.

4.

Partisipasi masyarakat merupakan salah satu faktor yang


membantu polri dalam menciptakan situasi yang kondusif
dalam menciptakan situasi aman dan tertib.

5. Satuan Linmas merupakan suatu


lembaga
kemasyarakatan
dengan
pembinaan berjenjang mulai dari
Mendagri sebagai pembina umum,
Gubernur dan Bupati/Wali Kota sebagai
pembina
Teknis
Operasional
di
daerah,serta Camat dan Lurah.

SAT LINMAS

warga masyarakat yang disiapkan dan


dibekali pengetahuan serta keterampilan
untuk melaksanakan kegiatan
penanganan bencana guna mengurangi
dan memperkecil akibat bencana, serta
ikut memelihara keamanan,
ketentraman dan ketertiban masyarakat,
kegiatan sosial kemasyarakatan.

TUGAS POKOK
Sebagai kekuatan rakyat yang siap / terlatih mempunyai tugas
pokok membantu penyelenggaraan pertahanan keamanan nasional
sesuai dengan tingkat keadaan :

Melindungi masyarakat terhadap akibat bencana alam, bencana


industri, serangan pihak musuh serta bencana lainnya, agar
kerugian jiwa / benda dapat dihindari / dibatasi.

Memelihara moril dan ketahanan rakyat di segala bidang.

Membantu kelancaran dan kelanjutan roda pemerintahan.

Membantu kelancaran produksi di segala bidang.

Membantu membina masyarakat untuk mempertinggi kesadaran


hukum dan daya tahan serta daya lawan masyarakat
menghadapi segala macam pelanggaran.

Membantu memelihara dan meningkatkan kondisi aman dan


tertib di kalangan masyarakat.

Ikut secara langsung membantu aparat keamanan melakukan


perlawanan terhadap musuh.

Dengan seleksi tertentu (latihan) bisa dicadangkan ditugaskan


sebagai cadangan nasional

KAMTIBMAS
1.

2.

Suatu kondisi dinamis masy sbg salah satu


prasarat terselenggaranya proses pembangunan
nasional dlm rangka tercapainya pemb nas yg ditandai
oleh terjaminnya keamanan, ketertiban dan tegaknya
hukum.
Keperluan hakiki mns/masy , sbg slh satu
landasan bhw kam mrp kebut hakiki mns /
masy, dikenal teori Hierarchy of needs
dmn kebut kam adl stlh kebut dsr mns utk
mempertahankan hidupnya.

KAMDAGRI
Adalah suatu keadaan yang tandai dengan
terjaminnya keamanan dan ketertiban
masyarakat , tertib dan tegaknya hukum,
Serta terselenggaranya perlindungan ,
Pengayoman dan pelayanan kepada
Masyarakat.

KETERTIBAN
Adl bila semua warga negara/masy mengikuti &
melaks hak dan kewajibannya.
Hak : mempunyai perlindungan hak yg sama
Kewajiban: taati printah / larangan / aturan yg
berlaku.
Indonesia negara yg berdasar hukum, maka
hukum hrs dikedepankan = junjung tinggi
supremasi hkm = hkm diatas segala2nya

UUD
1945
PASAL
30
UUD 1945 PASAL
UUD 1945
PASAL
30
30
1
2
3

TIAP-TIAP WARGA NEGARA BERHAK DAN WAJIB IKUT SERTA DLM USAHA
PERTAHANAN & KEAMANAN NEGARA.

USAHA PERTAHANAN & KEAMANAN NEGARA DILAKSANAKAN MELALUI


SISTEM PERTAHANAN & KEAMANAN RAKYAT SEMESTA OLEH TNI & POLRI,
SBG KEKUATAN UTAMA, DAN RAKYAT SBG KUAT PENDUKUNG.

KEPOLISIAN NEGARA RI SBG ALAT NEGARA YG MENJAGA KEAMANAN &


KETERTIBAN MASY BERTUGAS MELINDUNGI, MENGAYOMI, MELAYANI
MASYARAKAT SERTA MENEGAKKAN HUKUM.

SYARAT SYARAT KEIKUT SERTAAN WARGA NEGARA DLM USAHA


KEAMANAN DIATUR DENGAN UNDANG-UNDANG => UU NO. 2 TH 2002

PEMELIHARA KAMTIBMAS

TUPOK
TUPOK
POLRI
POLRI

PENEGAK HUKUM

PELINDUNG,
PENGAYOM,
PELAYAN MASY

UU 2 / 2002
LEBIH
KEDEPANKAN
UPAYA CEGAH
TANGKAL

Wujudkan peran serta


masyarakat dalam
Binkamtibmas melalui
bentuk-bentuk
pengamanan swakarsa

UNDANG-UNDANG NO. 2
UNDANG-UNDANG
TAHUN 2002NO. 2
TAHUN 2002

PASAL 3 Ayat (1) :


PENGEMBAN FUNGSI KEPOLISIAN
ADALAH
KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA
YANG
DIDIBANTU OLEH :
a.KEPOLISIAN KHUSUS
b.PENYIDIK PEGAWAI NEGERI SIPIL;
DAN / ATAU
c. BENTUK-BENTUK PENGAMANAN
SWAKARSA

PASAL 14 AYAT ( 1 ) TTG


TUGAS POLRI

SWAKARSA

a. MEMBINA MASYARAKAT UTK KATKAN


PARTISIPASI MASY, KESADARAN HKM
MASY SERTA KETAATAN WARGA MASY
THDP HKM & PERATURAN PER UU AN
b. MELAKUKAN KOORD, PENGAWASAN &
BIN
TEKNIS
THDP
KEPOLISIAN
KHUSUS, PPNS & BENTUK2 PAM
SWAKARSA

YANG DIMAKSUD DENGAN BENTUK-BENTUK PENGAMANAN


SWAKARSA ADL SUATU BENTUK PENGAMANAN YG DIADAKAN
ATAS KEMAUAN, KESADARAN DAN KEPENTINGAN MASYARAKAT
SENDIRI YG KEMUDIAN MEMPEROLEH PENGUKUHAN DARI
POLRI SEPERTI : SATPAM (BUJP), POS KAMLING
BENTUK2 PAM SWAKARSA MEMILIKI KEWENANGAN KEPOLISIAN
TERBATAS DLM LINGKUNGAN KUASA TEMPAT SEPERTI : LING

PASAL 15 AYAT ( 1 ) TTG WEWENANG


POLRI
b. MEMBANTU MENYELESAIKAN PERSELISIHAN
WARGA MASYARAKAT YANG DAPAT
MENGGANGGU KETERTIBAN UMUM.
c. MENCEGAH & MENANGGULANGI TUMBUHNYA
PENYAKIT MASYARAKAT.

YANG DIMAKSUD DENGAN PENYAKIT MASYARAKAT


ANTARA
LAIN
:
PENGEMISAN,
GELANDANGAN,
PELACURAN, PERJUDIAN, PENYALAH GUNAAN OBAT,
PEMABUKAN, NARKOTIKA, LINTAH DARAT, PUNGLI,
PERDAGANGAN MANUSIA.

PASAL
1919
AYAT
( 2( )2TTG
PASAL
AYAT
)
TTG

DALAM MELAKSANAKAN
DALAM
MELAKSANAKAN TUGAS
TUGAS
DAN WEWENANGNYA,
WEWENANGNYA,
DAN
KEPOLISIAN
KEPOLISIANREPUBLIK
NEGARA REPUBLIK
NEGARA
INDONESIA
INDONESIA
MENGUTAMAKAN
MENGUTAMAKAN
PENCEGAHAN
PENCEGAHAN

PERLUADANYA
ADANYA
PERLU
PARMAS
PARMAS

PAM

SISTEM KEAMANAN RATA


UUD-45 PASAL 30
UU No. 2 TH 2002
UU NO 12 TH 2008 TTG PEMDA

PERKAP 24 TH
2007
INDUSTRIAL
SECURITY
(BUJP)

Polri
Rakyat

Pemerintah

Profesional
(komunitas interest)

SATPAM
POLSUS

KAMSWAKARSA
KEAMANAN DAN
KEAMANAN
DAN
KETERTIBAN
MASY
KETERTIBAN
YANG TATA
TENTREMMASY
KERTA
YANG
T T K, R,
RAHARJA

DLM
RANGKA
DLM
RANGKA
WUJUDKAN
WUJUDKAN
KAMDAGRI
KAMDAGRI

Tradisional

SISKAMLING
POLMAS
PERKAP NO 3
TH 2015

MULTIKULTUR, RAS, AGAMA


BHINNEKA TUNGGAL IKA
POTENSI (+)

POTENSI (-)

KONDUSIF

KONFLIK

PERMASALAHAN KAMTIBMAS

JENIS KASUS
JENIS KASUS
KEJ.KONVENSIONAL,
KEJ.TRANSNASIONAL
, KEJ.THD KEKAYAAN
NEG, TERORIS,
NARKOBA, NII

DAPAT TERJADI
DI SETIAP
DAPAT TERJADI DI
LAPISAN
SETIAP TERJADI
MASYARAKAT
DI SETIAP

LOKASI
PEMUKIMAN,
LINGKUNGAN
KERJA, TEMPAT
UMUM,
PENDIDIKAN

POLRES BANTUL DAN JAJARAN, BERUPAYA MEWUJUDKAN


KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP NORMA-NORMA
DAN KETENTUAN HUKUM YANG BERLAKU SERTA
WUJUDKAN SITUASI DAN KONDISI YG KONDUSIF GUNA
MEMPERKECIL POTENSI GANGGUAN KAMTIBMAS YANG
TERJADI.

Permasalahan Keamanan
dan
Ketertiban Masyarakat
(kamtibmas) merupakan bagian
dari permasalahan sosial yang
selalu ada dalam setiap
komunitas masyarakat di belahan
dunia manapun. Kamtibmas
menjadi salah satu barometer
bagi setiap tatanan masyarakat
dalam mewujudkan terciptanya
tujuan masyarakat secara
universal yakni mewujudkan
kehidupan yang aman, tertib,
damai, dan sejahtera.

TERSEMATNYA
BANTUL SEHAT
CERDAS
SEJAHTERA TDK
TERLEPAS DARI
ADANYA
KAMTIBMAS
YANG KONDUSIF

POLISI
DAN

MASYARAKAT
SEBAGAI MITRA

CIPTAKAN DAN
PELIHARA
KAMTIBMAS

PENYEBAB GANGGUAN KAMTIBMAS


FAKTOR EKONOMI BAIK MIKRO
MAUPUN MAKRO YANG BELUM
STABIL
BELUM TEGAKNYA HUKUM SECARA
MAKSIMAL
KETIDAK PEDULIAN
MASYARAKATTERHADAP
LINGKUNGANNYA

HILANGNYA
SIKAP
KETELADANAN

Falsafah
Polmas

Masyarakat bukan sbg


obyek
Keamanan tdk berhasil bila
hanya ditumpukan kpd
keaktifan polisi semata
Polisi tdk berpenampilan sbg
alat hukum warga atau
pelaksana UU yg hanya
menekankan penindakan
hukum atau mencari kesalahan

TETAPI

TETAPI

TETAPI

SBG SUBYEK &


MITRA AKTIF
DLM
HARKAMTIBMA
S
DI LINGK.

LEBIH
DITUMPUKA
N KPD
KEMITRAAN
POLISI-MASY
UPAYA
BANGUN
KEPERCAYAA
N MASY MLL
KEMITRAAN

PENERAPAN
POLMAS

Terwujudnya kerjasama Polisi dan masyarakat


utk dapat mencegah, menangkal, menanggulangi
kejahatan & gejala-gejala sosial yg mengarah
menjadi gangguan kamtibmas dlm rangka
terciptanya kehidupan masyarakat yg kondusif
atau terbebas dari gangguan kamtibmas.
Sejalan dgn nilai-2 dasar budaya bangsa yg terkandung
dlm konsep Siskamswakarsa, shg penerapan tdk hrs
melalui penciptaan konsep baru, tapi utamakan bang
sistem yg sudah ada.

PERAN MASY DLM PAM SWAKARSA


Melalui FKPM (Forum Kemitraan Polisi Masy) :
wahana / aktifitas kerjasama polisi dengan masyarakat

Pre-emptif

Preventif
REPRESIF
PENINDAKAN

KERJASAMA POLISI DGN MASY UTK


MENGIDENTIFIKASI POTENSI
GANGGUAN KEAMANAN / KEJAHATAN.
GIAT INI DLM BENTUK PERTEMUAN,
DISKUSI, DIALOG RUTIN ANT POLISI
DGN MASY

UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN


KEAMANAN / KEJAHATAN YG DISEPAKATI
ANTARA POLISI DG MASY,MISALNYA
SISKAMLING ATAU PATROLI BERSAMA
POLISI DG MASY
TERBATAS DLM TERTANGKAP TANGAN
TPTKP / TIPIRING

Preventif
REPRESIF
PENINDAKAN

GIAT YG SUDAH DILAKSANAKAN

REVITALISASI GIAT BINMASPOL

OPS KEMANUSIAAN MERAPI ; OPS AMAN NUSA 2010

TERIMAKASIH
DAN

MATURNUWUN

DINAMIKA TUGAS PENANGGULANGAN


BENCANA GUNUNG MERAPI SATGAS POLRI 2010