Anda di halaman 1dari 18

Filsafat Ilmu

DWI TYAS SATRYANI (13820086)


HENDRA FITRA SETYAWAN (13820089)
ACHMAD FERRY SANDRIA (13820091)
AUFA R AZZUMI (1382020101)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


ISLAM
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SUNAN KALIJAGA

SARANA BERPIKIR ILMIAH

Sarana berpikir ilmiah merupakan alat yang


membantu kegiatan ilmiah dalam berbagai
langkah yang harus ditempuh.

SARANA-SARANA BERPIKIR
ILMIAH
BAHASA
Dalam KBBI, bahasa ialah

sistem lambang bunyi yang


arbitrer yang dipergunakan oleh
para anggota suatu masyarakat
untuk bekerja sama, berinteraksi,
dan mengidentifikasikan diri

UNSUR-UNSUR BAHASA

CIRI-CIRI BAHASA ILMIAH

KELEMAHAN BAHASA

LOGIKA
Yunani Kuno (logos)
Hasil pertimbangan akal pikiran
yang diutarakan lewat kata dan
dinyatakan dalam bahasa.

sistematis

valid

dapat
dipertanggungja
wabkan.

Karena itu, berpikir logis adalah berpikir sesuai


dengan aturan-aturan berpikir, seperti setengah
tidak boleh lebih besar daripada satu.

Fungsi logika

Penarikan kesimpulan
Logika
induktif

Logika
deduktif

KEGUNAAN LOGIKA

METODE BERPIKIR ILMIAH


METOD
E
Yunani
Meta
Hodos
dibalik sesuatu jalan yang harus ditempuh

Metode adalah cara atau prosedur untuk


mengetahui sesuatu dengan langkah-langkah
sistematis

Nilai Guna Metode Ilmiah

PROSEDUR DALAM METODE


ILMIAH

Metode Ilmu Pengetahuan dan


Metode Berpikir Lainnya

Metode Abduksi
abduksi adalah proses mencari dan merumuskan
hipotesis terjadi dalam pemikiran ilmuwan (C.S
Peirce). Abduksi mulai berkembang pada 1893.
Awalnya
Peirce
memandang
suatu
bentuk
penyimpulan yang terdiri dari 3 proporsi: hukum,
kasus, kesimpulan. Lalu ketiganya dibentuk dalam
silogisme yang terdiri dari mayor, minor, dan
kesimpulan. Bentuk silogis hipotesisnya adalah
Jika A, maka B
Dan A, maka B
Namun setelah tahun 1893, Peirce semakinsadar
bahwa abduksi lebih dari sekedar logis.

Metode Deduksi
Proses menarik prediksi-prediksi dari
suatu
hipotesis
disebut
proses
deduksi.
Proses deduksi dalam penelitian
ilmiah
harus
berhenti
dengan
prediksi dalam bentuk jika-maka. Ini
berarti hasil dari pengujian tidak
diketahui, atau belum diketahui.

Metode Induksi
Induksi adalah cara kerja ilmu
pengetahuan yang bertolak dari
sejumlah proporsi tunggal untuk
menarik kesimpulan umum tertentu.
Dengan kata lain, atas dasar data,
fakta,
atau
fenomena
yang
dirumuskan dalam proporsi tertentu,
ditarik kesimpulan yang dianggap
benar dan berlaku umum.

Langkah-langkah metode
induksi murni
1.
2.
3.
4.
5.

Identifikasi masalah
Pengamatan dan pengumpulan data
Merumuskan hipotesis
Pengujian hipotesis
Uji coba

Langkah-langkah induksi
yang telah dimodifikasi
1. Identifikasi masalah
2. Pengajuan hipotesis
3. Penelitian
lapangan
untuk
mengamati
dan
mengumpulkan fakta dan data sebanyak mungkin
dengan bimbingan oleh hipotesis. Dalam induksi
modifikasi, penelitian bermaksud untuk menjawab
masalah berdasarkan hipotesis yang telah dajukan.
4. Pengujian hipotesis. Dalam tahap ini, hipotesis awal
yang telah diganti tadi diuji berdasarkan fakta dan
data yang kita temukan dan dikumpulkan. Jika
benar terjadi maka hipotesis diterima, jika salah,
maka harus diajukan hipotesis yang baru.