Anda di halaman 1dari 25

Refrat II

VARISELA DALAM KEHAMILAN


Penyaji
Dr. Aneta Budi Putra
Pembimbing
Dr. Iskandar Zulqarnain, SpOG
Pemandu
Dr. H.Asrol Byrin, SpOG
Departemen /Bagian Obstetri dan Ginekologi
FK UNSRI/RSMH PALEMBANG

Pendahuluan
Varisela penyk. terutama pd
anakjrg pd k.hamil dan nifas
Partus prematurus & kel.congenital

Etio VZV virus DNA; Herpes


zoster
Pada K.Hamil : Lebih beratParyani
& Arvin (1986) 10%
Pneumonitis
teratogenik

congenital

Postnatal & perinatal

Pendahuluan

Tes diagnostik ; B.beda


sensitifitas dan
spesifisitasnya.
Penatalaksanan pd Wnt hamil
- waktu ekspose
- sistem imun
- komplikasi
cegah VZIG

VIROLOGI
Vzv Subfamili virus alpha
herpes (virus DNA), uk. 140200mikron
Gen 3 kls:- early gen
replikasi
- immediate gen
mengatur early
dan late
- late gen
penyandi virion

PATOGENESIS
Infeksi kontak mll mukosa TR
bag.atas(port dentre)multiplikasi
RES
gjl prodromal
p.darah
replikasi p.drh ke ganglion,
hepar, lien, kulit, sel. Lendir.
Rata-rata inkubasi 14 hari stl
kontak dg virus laten di gglion
saraf

Patogenesis
Arvin dkk. replikasi virus tjd di jar.limfoid
kulit dan sel T
Pd org imunokompeten-> sembuh kkebalan
humoral/IgG-> tdk utk infks endogen HZ
Skrg sel diberi kosmid DNA
virus infeksius. Gen ORF 47 diinaktivasi
(protein kinase-)
replikasi -

EPIDEMIOLOGI

Infks VZV menyrg semua org


Tersrg anak 90% 10 th (5-9th)
Ditlrkan lsg atau droplet infks
Menularkan mulai 24 jam sbl erupsi
smp 7 hr kmd
1 x seumur hdp-> berulg pd
kegnsan atau imunosupresif
Org dws inf primer lbh parah jg wnt
hamil

MANIFESTASI KLINIS
Masa inkubasi: 14 hr dibg 2 stadium:
- Std prodromal: 24 jam sblm
erupsi demam, lemah,
malaise,anoreksia, morbiliform
- Std erupsi : papula merah
kecilvesikel jernih dasar eritem
-> 24 jam keruh 3-4 hr erupsi
tersbr dr dada,muka, ekstr, mkosa
mlt inf sekdr limfadenopati

Manifestasi klinis

Wnt hml lebih brt TM III


insiden 0,7/1000 hml, AS;5/10000
Varisela pneumonia partus
prematur & Kemtan janin
Pertngahan awal hml: sindroma
varisela; atropi,lesi kulit,ggn ssp,kln
mata.
HZ bl reaktivasi virus dr ganglion
saraf; thorakal, servical,
oftalmikus neuralgia

Manifestasi klinis
Efek thd janin & neonatus
17% anak dr wnt hml varisela kelainan
bawaan.
* inf.teratogenik VZ: slm hml (mg ke 820) ada yg 28 mg.
replikasi vrs & destruksi jar.ektoderm
janindefek
extremitas, mata, kulit, SSP
* Inf.congenital VZ : 14-21 hr terakhir
hml atau bbrp hr post partum (10 hr)

Manifestasi klinis
Lbh srg dr teratogenik
Lbh berat, menyebabkan ke T an 2530% lm fetus kontak dg varisela
dan aliran Ab plasenta fetus
kulit, paru-paru, organ lain
* Perinatal varisela:
stlh lhr/ transmisi perplasenta
inkubasi inuteri pdk
prognosis tgtg wkt infeksi

Manifestasi klinis
Infeksi VZ post partum : hr 10-28 stlh lahir
& tak tdpt penularan perplasenta
Prognosis baik
Efek infeksi pd wnt hamil
- 118 kasus dlm kehamilan 24 org
pneumonia varisela, 11 fatal
- paryani & arvin: 4 dr 43 (10%)
pneumonitis
- Hirsch & Schooley (1983), Landsberger
1986: trombositopeniaberat pd hamil +
pneumonia

Manifestasi klinis

Infeksi pd org dg sistem imun krg


- mdh tkn peny menular, lesi lbh brt,
resiko tkn HZ >, varisela berulang yi.
Episode br lesi tanpa ekpose, 1 bln
stlh 1 CD4

laboratorium
Tdk selalu perlu

TesDiagnostik Spesimen :
* Tissue culture; vesicle basedapat membedakan VZV dengan
HSV,biaya mahal, terbatas .
* Direct fluorescent
antigen(DFA):vesicle scrapingmembedakanVZV dgn HSV-lebih
cepat, sensitive dibdg kultur

laboratorium
* Tzanck smear:vesicle scrapingterlihat multinucleated giant cell
dengan inklusi-tak spesifik untuk
VZV
* Enzim immunoassay (EIA):Acute and
convalescent serum samples for IgGmemerlukan peralatan khusus- tak
terlalu sensitive untuk
mengidentifikasi vaccine induced
imunity
* Latex agglutination(LA): Acute and
convalescent serum samples for IgGcepat (15 mnt), tdk memrlukan alat
khusus-lebih sensitive dari EIA

laboratorium
* Indirect fluorescent Antibody.(IFA):
Acute and convalescent serum
samples for IgG-memerlukan
peralatan khusus- sensitifitas dan
spesifisitas baik,
* Fluorecent antibody to membrane
assay (FAMA):
Acute and convalescent serum
samples for IgG- sangat sensitive dan
spesifik, tapi tdk digunakan secara
luas

laboratorium

* Complement fixation (CF)


Acute and convalescent serum
samples for IgG, Sensitifitas
jelek
* Polymerase chain reaction
(PCR)Cairan atau jaringan
tubuh, dapat membedakan
strain tipe ganas dari vaksin
virus sangat sensitif

PENATALAKSANAAN
Wnt hml > berat shg terapi &
preventif lbh agresif
Ibu hml dg rsko. Spt mrokok, PPOM,
imunosupresi pneumonitis, bs jg
krn penekana uterus yg membesar.
Terapi:
* hospitalisasi
- indikasi relatif
- indikasi absolut

PENATALAKSANAAN
Supportif :
O2 adekuat, analisa gas drh,
ventolaitor,ab profilaksis, hyperimun
globulin/normal imun globulin hsl
baik
Obat virus:
1. asiklovir;
menghambat polimerase virus DNA,
meganggu replikasi virus
-10 mg/kgbb I.V, anak 500 mg/m2/
8 jam, oral 800 mg 5x1 7 hr, anak
20 mg /kgbb 5x1

PENATALAKSANAAN
2. Valasiklovir:
- bioavailabilitas lbh baik
- L-valyl aster asiklovir asiklovir + L-Valin
- Dosis: 3x1 gram oral untu mencapai level
plasma 5-10 mg/ml 7 hari
3. Famsiklovir (famvir):
- Dimetab jd pensiklovir difosforilase olh
enzim timidin kinase pensiklovir trifosfat
- Dosis: 3 x 250-500 mg/hr 7 hr

PENATALAKSANAAN

4. Foskarnet :
- Analog pirofosfat in organik
menghbt multiplikasi virusmll hbtn
polimerase DNA
- Utk resisten asiklovir
- Dosis: standar 40 mg/kgbb tiap 8 jam
selama 14 hr atau lebih

PENCEGAHAN
Ditujukan utk org resiko tinggi
Imunisasi pasif : (VZIG)
- pd ibu hml tertlr vzv, bayi br lhr
dr ibu vzv 7 hr sblm/2mg stlh lhr
- anak imunokompromis < 96
jam stlh paparan, diisolasi 4 mg
Imunisasi aktif :serum oka
- kbl 10 thn
- di Ind. baru, mahal, cakupan
blm luas

PENCEGAHAN

Anti viral :
- pd anak imuno kompeten dibrkan
asiklovir mengurangi brt penykt bl
dibrkan 7-9 paska paparan.
- pd org imunokompromis tdk dpt
mencegah.

Ringkasan
Varisela dlm hml jrg tp
bermanifestasi berat pd janin, bl tdk
ditatalaksanai scr tepat.
Tes lab tak sll perlu, tp ptg utk kasus
yg meragukan.
Penatalaksanaan melihat kondisi
imun, waktu ekspose,usia, berat
penykt
Pencegahan perlu u mengurangi
resiko bg org yg resiko tinggi, perlu u
dikembangkan di Ind.

TERIMA KASIH