Anda di halaman 1dari 13

Kelompok Sosial di Masyarakat

Dani Ramdani, S.Sos


Musik. Michael Learns To Rock Nothing To Lose

Hakikat kelompok sosial


Kelompok sosial merupakan
kumpulan manusia yang
memiliki kesadaran akan
keanggotaannya dan saling
berinteraksi [Paul B. Horton
dan Chester L. Hunt]

Kelompok sosial adalah


kumpulan individu yang
memiliki hubungan dan saling
berinteraksi sehingga
mengakibatkan tumbuhnya
rasa kebersamaan dan rasa
memiliki.

Sejak dilahirkan manusia sudah


mempunyai dua hasrat atau
kepentingan pokok bagi
kehidupannya, yaitu:
Keinginan untuk menjadi satu
dengan manusia lain di
sekelilingnya
Keinginan untuk menjadi satu
dengan lingkungan alamnya

Ciri dan syarat kelompok sosial


CIRI KELOMPOK SOSIAL
Memiliki pola interaksi
Pihak yang berinteraksi
mendefinisikan dirinya
sebagai anggota
kelompok
Pihak yang berinteraksi
didefinisikan oleh orang
lain sebagai anggota
kelompok

Adanya
SYARAT
KELOMPOK
kesadaran SOSIAL
sebagai bagian
dari kelompok yang bersangkutan
Ada hubungan timbal balik antara
anggota yang satu dengan yang lain
dalam kelompok itu.
Ada suatu faktor pengikat yang
dimiliki bersama oleh anggotaanggota kelompok.
Memiliki struktur, kaidah, dan pola
perilaku yang sama
Bersistem dan berproses

Kelompok dengan solidaritas


organik

Tipe-tipe kelompok sosial


DURKHEIM
Kelompok dengan solidaritas
mekanik
Merupakan ciri dari masyarakat yang
masih sederhana dan belum
mengenal pembagian kerja.
Yang diutamakan adalah persamaan
perilaku dan sikap.
Seluruhan warga masyarakat diikat
oleh kesadaran kolektif, yaitu
kesadaran bersama.

Merupakan bentuk solidaritas


yang telah mengenal
pembagian kerja.
Bentuk solidaritas ini bersifat
mengikat, sehingga unsurunsur didalam masyarakat
tersebut saling bergantung.
Karena adanya
kesalingtergantungan ini,
ketiadaan salah satu unsur
akan mengakibatkan gangguan
pada kelangsungan hidup
bermasyarakat.

FERDINAND TONNIES
Gemeinschaf
Merupakan kehidupan bersama
yang intim, pribadi, dan
eksklusif. Suatu keterikatan yang
dibawa sejak lahir. Contohnya
adalah ikatan perkawinan,
Gesellschaft
agama, Bahasa, adat, dan
Merupakan
kehidupan publik sebagai
rumah
tangga.
sekumpulan orang yang secara
kebetulan hadir bersama, tetapi setiap
orang tetap mandiri. Bersifat sementara
dan semu. Contohnya adalah ikatan
pekerja dan ikatan pengusaha.

CHARLES H. COOLEY DAN ELLSWORTH


FARRIS
Kelompok primer
Ditandai dengan pergaulan,
kerja sama, dan tatap muka
yang intim. Ruang lingkup
kelompok primer yang
terpenting adalah keluarga,
teman bermain pada masa kecil,
rukun
warga,sekunder
dan komunitas

Kelompok
orang dewasa.
Kelompok sekunder yang formal,
tidak pribadi, dan berciri
kelembagaan. Contohnya adalah
koperasi dan partai politik

W.G SUMNER

In-group (kelompok
dalam)
Dijumpai
persahabatan,

Out-group
(kelompok luar)
kerjasama, keteraturan,
Apabila kelompok dalam
dan kedamaian
berhubungan dengan kelompok luar
munculah rasa kebencian,
permusuhan, perang, atau
perampokan.

SOERJONO SOEKANTO
Paguyuban
Bentuk kehidupan bersama dimana
anggota-anggotanya memiliki hubungan
batin yang kuat, bersifat alamiah dan
kekal.
Ciri-ciri paguyuban, intim, privat, ekslusif.
Patembayan
Bentuk kehidupan bersama dimana diantara
anggotanya terdapat ikatan lahir yang bersifat
pokok, dalam jangka waktu yang relative
pendek

Hubungan Antarkelompok dalam


Kriteria fisiologis, didasarkan
Masyarakat
KRITERIA HUBUNGAN
ANTARKELOMPOK

pada persamaan jenis kelamin,


usia, dan ras

Kriteria kebudayaan, diikat oleh


persamaan budaya, seperti
kelompok etnik suku bangsa,
ataupun persamaan agama
Kriteria ekonomi, dibedakan
antara mereka yang memiliki
kekuasaan ekonomi dan yang
tidak
Kriteria perilaku, didasarkan
pada cacat fisik, cacat mental,
dan penyimpangan terhadap
aturan masyarakat

POLA HUBUNGAN

Akulturasi, terjadi ketika kebudayaan kedua kelompok ras yang


ANTARKELOMPOK
bertemu mulai berbaur, tanpa menghilangkan jati diri budaya
masing-masing.

Dominasi, terjadi bila suatu kelompok ras menguasai kelompok lain.


Proses dominasi yang terjadi di antaranya, genosida, pengusiran,
perbudakan, segresi/pemisahan.
Asimilasi, interaksi antara dua kelompok yang berbeda
kebudayaannya sehingga memunculkan kebudayaan campuran
Paternalism, bentuk dominasi kelompok ras pendatang atas
kelompok ras pribumi
Integrasi, suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan
ras dalam masyarakat, tetapi tidak memberikan perhatian khusus
pada perbedaan ras tersebut.
Pluralism, suatu pola hubungan yang mengakui adanya persamaan
hak politik dan hak perdata masyarakat.

DIMENSI HUBUNGAN
ANTARKELOMPOK

Dimensi sejarah, diarahkan


pada masalah tumbuh dan
berkembangnya hubungan
antarkelompok.
Dimensi sikap, timbulnya
prasangka (prejudice) atau
stereotip
Dimensi institusi, dapat berupa
institusi politik dan ekonomi
Dimensi gerakan sosial, baik
diprakarsai oleh pihak yang
menginginkan perubahan
maupun oleh mereka yang
ingin mempertahankan
keadaan yang sudah ada.

Sumber pustaka
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2012. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas X. Esis
Erlangga. Jakarta
Muin, Idianto. 2006. Sosiologi SMA/MA untuk Kelas X. Erlangga. Jakarta
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2014. Sosiologi 1:Kelompok Peminatan
Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta. Esis Erlangga
Copyright. Sosiologi SMAN 1 Cibeber