Anda di halaman 1dari 59

Seorang anak laki-laki umur 5 tahun datang ke

dokter praktek diantar ibunya untuk menunjukkan


hasil tes tuberkulin. Pada pemeriksaan tes tuberkulin
menunjukkan hasil negatif. Skor TB kurang dari 6.
Ibu pasien menjalani pengobatan TB aktif. Kemudian
oleh dokter disarankan untuk pengobatan profilaksis
dan dinasehati untuk kontrol satu minggu lagi.
Pelayanan apakah yang tepat?
a. pelayanan yang menyeluruh
b. pelayanan yang berkesinambungan
c. pelayanan yang berkoordinasi
d. pelayanan yang komunikatif
e. pelayanan yang berkelanjutan

Pembahasan
Standar pelayanan menyeluruh : Pelayanan yang
disediakan dokter keluarga bersifat menyeluruh, yaitu
peduli bahwa pasien adalah seorang manusia seutuhnya
yang terdiri dari fisik, mental, sosial dan spiritual, serta
berkehidupan di tengah lingkungan fisik dan sosialnya
Standar pelayanan terpadu : pelayanan yang disediakan
dokter keluarga bersifat terpadu, selain merupakan
kemitraan antara dokter dengan pasien pada saat proses
penatalaksanaan medis
Standar pelayanan berkesinambung : melaksanakan
pelayanan kedokteran secara elektif efisien, proaktif dan
terus menerus demi kesehatan pasien

Seorang perempuan umur 48 tahun, datang


dengan keluhan batuk-batuk selama 1 bulan,
terdapat penurunan nafsu makan dan berat
badan menurun pula. Pasien berobat dan
didiagnosis TB paru aktif. Dari anamnesis
diketahui pasien tinggal bersama suami, anak,
dan kedua orang tuanya yang sudah tua dan
sakit-sakitan. Apa bentuk keluarga yang
dimiliki pasien?
a. nuclear family
b. blended family
c. extended family
d. communal family
e. single parent family

Keluarga inti (nuclear family): Keluarga yang terdiri dari


suami, istri serta anak-anak kandung
Keluarga besar (extended family): Keluarga yang terdiri
dari tiga generasi yang hidup bersama dalam satu rumah
seperti keluarga inti disertai : paman, tante, orang tua
(kakek-nenek), keponakan, dll)
Keluarga campuran (blended family): Keluarga yang terdiri
dari suami, istri, anak-anak kandung serta anak-anak tiri.
Keluarga hidup bersama (commune family): Keluarga yang
terdiri dari pria, wanita dan anak-anak yang tinggal
bersama tanpa hubungan darah/pernikahan
Keluarga orang tua tunggal (single parent family): Terdiri
dari pria atau wanita, mungkin karena bercerai, berpisah,
ditinggal mati atau mungkin tidak pernah menikah, serta
anak-anak mereka tinggal bersama

Pria 49 tahun konsul ke dokter umum. Ayah dan


kakeknya meninggal karena serangan jantung, ia
juga pernah merasakan nyeri dada sebanyak 3
kali dengan durasi 10-30 menit. Terakhir kali
dirawat di RS dengan keluhan nyeri dada dan
ditemukan ST depresi pada EKG. Dokter
memberikan obat dan edukasi untuk mencegah
terjadinya serangan jantung. Pencegahan yang
dilakukan dokter tersebut termasuk
a. Pencegahan primer
b. Pencegahan sekunder
c. Pencegahan tersier
d. Pencegahan terhadap komplikasi
e. Pencegahan paripurna

Level of Disease Prevention


Usaha

Definisi

Promosi
kesehatan

Upaya promosi kesehatan yang bersifat umum; Pola


hidup bersih dan sehat, asupan gizi seimbang

Proteksi spesifik

Ditujukan untuk mencegah penyakit tertentu; Asepsis


dan antisepsis sebelum tindakan, kemoprofilaksis
preventif

Early diagnosis
and promp
treatment

Diagnosis sebelum penyakit timbul atau dimasa awal


penyakit kemudian melakukan penanganan dengan
tepat. Tujuannya untuk mencegah penyebaran penyakit
dan mengobati serta menghentikan proses perjalanan
penyakit

Limitasi
Disabilitas

Mengurangi keparahan penyakit jika penyakit


telah terjadi, mencegah akibat dari penyakit yang
berkelanjutan

Rehabilitasi

Memaksimalkan fungsi tubuh atau memperbaiki atau


meningkatkan fungsi yang menurun , sehingga dapat
berfungsi optimal secara sosial, mental dan fisik

Seorang bidan desa mendapat tanggung


jawab memberi penyuluhan kepada anak
TK untuk mengubah kebiasaan (afektif)
tentang
cuci
tangan.
Dia
diberi
kesempatan mengajar 15 menit. Metode
pengajaran yang tepat dilakukan oleh
bidan tersebut adalah
a. Pemutaran film tentang cuci tangan
b. Snowball tentang cuci tangan
c. Buzz group tentang cuci tangan
d. Leaflet tentang cuci tangan
e. Flip chart tentang cuci tangan

Buzz group : dibagi menjadi kelompok2 kecil,


lontarkan masalah yang sama/tidak, masing2 klpk
mendiskusikan, hasil diskusi dicari kesimpulannya
Snow ball : Klpk dibagi dalam pasangan2 (2 orang),
lontarkan pertanyaan/masalah, + 5 menit, tiap 2
pasang bergabung diskusi, Tiap 2 pasang (4 orang)
bergabung dst, sampai terjadi diskusi seluruh kelas
Leaflet : selembaran kertas yang berisi tulisan
dengan kalimat-kalimat singkat, padat, mudah
dimengerti dan gambar-gambar sederhana
Flip chart : lembaran-lembaran
kertas yang
membentuk album atau kalender yang disusun sesuai
urutan.

Seorang
dokter
ingin
memberikan
penyuluhan
mengenai
KB,
namun
kebanyakan
masyarakat
tidak
bisa
membaca. Penyuluhan dilakukan di
ruangan 3 x 3.
Media yang tepat digunakan adalah :
a. Poster
b. Spanduk
c. Flip Chart
d. Leaflet
e. Flyer

Seorang
dokter
RS
daerah
ingin
mempromosikan pemberantasan Narkoba
untuk mencegah penularan HIV kepada
masyarakat pengguna jalan tol, kegiatan ini
akan dilakukan selama 5 tahun. Kecepatan
berkendara di jalan tol 60 km/jam.
Media promosi yang paling tepat digunakan
:
a. Spanduk
b. Leaflet
c. Flyer
d. Billboard
e. Poster

MEDIA CETAK
1.
2.
3.
4.
5.
6.

MEDIA ELEKTRONIK

1. Televisi
Booklet
2. Radio
Leaflet
3. Video
Flyer (selebaran)
4. Slide
Flip chart (lembar balik)
5. Film strip
Poster
Foto
MEDIA PAPAN

Billboard :dipasang
di tempat2 umum,
Bus dsb.

Di puskesmas yang Anda pimpin akan


dilaksanakan penyuluhan diare. Agar
penyuluhan berhasil, maka kita harus
menentukan sasaran penyuluhan. Apa
metode penyuluhan paling tepat :
a. Wawancara
b. Konseling
c. Role play
d. Ceramah
e. Seminar

- Wawancara dan Konseling: metode


individual (perorangan)
- Role play : memainkan peran
- Ceramah : baik untuk sasaran
pendidikan tinggi maupun rendah
- Seminar : cocok untuk pendidikan
menengah ke atas

Seorang laki-laki berusia 58 tahun datang ke praktik dokter


dengan keluhan sering buang air kecil sejak 3 bulan yang
lalu disertai dengan banyak makan, namun BB terus turun.
Dari anamnesis diketahui bahwa ibu pasien menderita DM
sedangkan ayah pasien menderita hipertensi. Ayah dan ibu
pasien berpisah saat pasien berusia 10 tahun, ayah pasien
meninggal mendadak setahun yang lalu. Pasien memiliki
seorang anak laki-laki berusia 30 tahun dan seorang anak
perempuan berusia 27 tahun.
Apakah metode (family assessment tools) yang paling
tepat digunakan untuk mengetahui masalah pada keluarga
pasien ini?
a. Family apgar
b. Family circle
c. Family lifeline
d. Family life cycle
e. Family genogam

Fungsi keturunan (genogram) menunjukkan


adanya
penyakit
keturunan
ataukah
penyakit menular dalam keluarga. Apabila
keduanya tidak ditemukan, berarti dalam
keadaan baik
Apgar : untuk menilai fungsi keluarga
ditinjau dari sudut pandang setiap anggota
keluarga terhadap hubungannya dengan
anggota keluarga yang lain, (Adaptation,
Partnership, Growth, Affection, Resolve)

Seorang peneliti ingin melakukan penelitian


tentang hubungan antara status social-ekonomi
dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Ia
melakukan penelitian pada murid SD di sebuah
sekolah. Metode pengambilan sampel dilakukan
dengan cara melakukan wawancara dengan
orang tua murid.
Metode yang dilakukan peneliti tersebut adalah
a. Simple random sampling
b. Systemic random sampling
c. Cluster random sampling
d. Stratified random sampling
e. Multistages random sampling

When population is
small, homogeneous &
readily available. All
subsets of the frame are
given an equal
probability.
The frame organized into
separate "strata." Each
stratum is then sampled
as an independent subpopulation, out of which
individual elements can
be randomly selected
In this technique, the
total population is
divided into these groups
(or clusters) and asimple
random sample of the
groups is selected (two
stage)
Ex. Area
samplingorgeographical

Seorang
dokter
puskesmas
ingin
melakukan penelitian tentang diare pada
anak SD di wilayah kerjanya. Didapatkan
populasi sebesar 1500 anak SD. Apakh
tehnik pemilihan sampel yang paling
sesuai?
a. Simple random sampling
b. Cluster random sampling
c. Stratified random sampling
d. Consecutive random sampling
e. Systematic random sampling

Seorang dokter melakukan penelitian


terhadap suatu penyakit. Dokter tersebut
membawa penelitiannya ke laboratorium
untuk dilakukan pembiakan.
Metode penelitian yang dilakukan adalah :
a. Penelitian in vivo
b. Penelitian in vitro
c. Penelitian observasional
d. Penelitian deduktif
e. Penelitian induktif

In vivo : dilakukan dalam tubuh


makhluk hidup
In vitro : dilakukan diluar tapi
kondisi lingkungan dibuat seperti
habitatnya atau normalnya
Induktif : berhubungan dengan metode
kualitatif
Deduktif
:
berhubungan
dengan
metode kuantitatif

Diadakan sebuah penelitian untuk


membandingkan mana yang lebih baik
antara simvastatin dengan levostatin.
Penelitian
melibatkan
200
orang
responden, semua aspek dimasukkan
dalam penelitian. Tujuan dari penelitian
tersebut adalah untuk membuktikan...
a. Effectiveness
b. Efficity
c. Efficiency
d. Reality
e. Safety

Pada suatu penelitian :


Kasus (+)

Kasus (-)

Faktor risiko
(+)

Faktor risiko (-)

Berapa odd rationya?


A. BxC/AxD
B. AxD/BxC
C. AxC/BxD
D. BxD/AxC
E. AxB/CxD

Rumus Odd Ratio : axd/ b x c


Rumus Risk Ratio : a/ a+b
c / c+d

Sebuah
penelitian
dilakukan
untuk
mengevaluasi pengobatan TB. Dilakukan
di desa Cinjeruk. Faktor predisposisi yang
digunakan umur penderita. Penelitian
tersebut menggunakan metode
a. Cohort
b. Cross sectional
c. Chi-square
d. Case control
e. Study case

Studi etiologi ada 3 jenis, yaitu


Studi kohort (follow up; asosiasi +,
kasualitas +)
Studi kasus-kontrol (trohok; asosiasi +,
kasualitas +)
Studi cross-sectional (menilai pada
satu
waktu
tertentu;
tidak
memerlukan banyak waktu; asosiasi +,
kasualitas -)

Seorang dokter memiliki pasien dengan


diagnosis Ca Pankreas. Diketahui pasien
tersebut memiliki kebiasaan minum minuman
keras. Dokter ingin mengetahui sebab akibat Ca
pankreas dan minum minuman keras. Dokter
mengikuti perkembangan penyakit pasien
tersebut selama 5 tahun. Pembandingnya
pasien yang tidak meminum minuman keras.
Metode penelitian yang digunakan adalah :
a. Studi kasus
b. Potong lintang
c. Kohort
d. Kasus kontrol
e. Observasi

Studi etiologi ada 3 jenis, yaitu


Studi kohort (follow up; asosiasi +,
kasualitas +)
Studi kasus-kontrol (trohok; asosiasi +,
kasualitas +)
Studi cross-sectional (menilai pada
satu waktu tertentu; tidak memerlukan
banyak waktu; asosiasi +, kasualitas -)

Seseorang ingin meneliti pabrik rokok


untuk menilai fungsi paru. Dinilai antara
pekerja yang terpapar asap rokok
dengan pegawai administrasi. Jenis
penelitian
observasional
analitik
tersebut adalah ?
a. Kohort
b. Case-Control
c. Potong lintang
d. Study kasus

Penelitian yang bertujuan untuk meneliti


osteoporosis pada wanita usia > 45 thn
dengan
data
sebagai
berikut
Nilai Skrining
Status
Penyakit

positif
Positif
Negative

a
c

Bagaimana menghitung nilai spesifitas skrining?


a. a / a+b
b. a / a+c
c. d / c+d
d. b / b+d

Negat
if
B
D

Seorang
peneliti
ingin
melihat
efektivitas program Pengawasan Minum
Obat dengan kesuksesan pengobatan
jangka panjang TB. Peneliti melihat
rekam medis dari bulan Februari Agustus 2013. Apa jenis penelitian yang
digunakan?
a.
b.
c.
d.

Cross-sectional
Cohort
Case-control prospektif
Case-control retrospektif

Seorang dokter menemukan kasus diare


disentriform di tempat kerjanya. Dokter
tersebut
akan
melakukan
penelitian
tentang hubungan antara ketersediaan air
bersih dengan kejadian diare. Penelitian
ingin dilakukan dalam waktu yang singkat
dan biaya yang murah.
Apakah Desain penelitian yg sesuai ?
a. Case report
b. Cross sectional
c. Case series
d. Case control
e. Cohort

Studi Cross Sectional


K(+): K(-):
1. Mudah,murah,hsl cepat
1. Tdk
menggambarkan
2. Bisa Utk Variabel byk
perjalanan penyakit
3. Bisa Utk Desain lanjut,
2. Kasus jarang
Sulit
Ex : eksperimen
3. subyek Byk jika
Variabel byk

Tabel obat antidiare dan keampuhan


berdasarkan tingkat keamanan (NNT
dan NNH )
Obat
Norit
Attapulgit
Neomycin
Loperamide
Kaolin

NNT
10
5
9
3
7

NNH
6
2
18
13
3

Obat diare manakah yang paling ampuh? SEMAKIN


KECIL NILAI NNT SEMAKIN AMPUH
a.Norit
b.Kaolin
c.Atapulgit
d.Loperamide
e.Neomycin

Yang dimaksud dengan NNT adalah jumlah orang yang harus


dirawat selama suatu periode untuk mencapai suatu hasil
(pengobatan) atau untuk mencegah suatu peristiwa
(prophylaxis/ perlindungan dari penyakit) atau suatu ukuran
epidemiologis yang menandakan berapa pasien akan
memerlukan perawatan dengan suatu bentuk dari pengobatan
untuk mengurangi jumlah kasus yang digambarkan dengan
satu titik akhir.
1.Pencegahan
muntah
setelah
operasi
dengan
Droperidol , NNT = 4,4 artinya setiap empat atau lima
pasien bedah yang diterapi dengan Droperidol akan tampak
satu pengurangan insiden muntah dalam rata-rata.
2.Pencegahan infeksi gigitan anjing dengan antibiotik ,
NNT = 16 artinya setiap 16 gigitan anjing yang diterapi
dengan antibiotik akan tampak satu pengurangan jumlah
infeksi dalam rata-rata.
Jika nilai NNT semakin kecil maka efikasi obat akan
semakin baik sehingga efek terapinya juga semakin
tinggi.

Tabel obat antidiare dan keampuhan


berdasarkan tingkat keamanan (NNT
dan NNH )
Obat
Norit
Attapulgit
Neomycin
Loperamide
Kaolin

NNT
10
5
9
3
7

NNH
6
2
18
13
3

Obat diare manakah yang paling aman? SEMAKIN BESAR


NILAI SEMAKIN AMAN
a. Norit
b. Kaolin
c. Atapulgit
d. Loperamide
e. Neomycin

-NNH
adalah
suatu
pengukuran
yang
lebih
memusatkan perhatiannya pada efek samping suatu
obat; menghitungnya seperti menghitung NNT.
- Semakin besar nilai NNH suatu obat, maka
derajat
keamanannya semakin tinggi.
Misalnya NNH =100 artinya dari 100 pasien yang
diterapi, satu diantaranya akan mengalami efek
samping. Sebaliknya jika NNH makin kecil (misalnya
NNH=5 ), ini berarti dari 5 pasien yang diterapi, satu
diantaranya akan mengalami efek samping

Seorang peniliti ingin mengetahui


hubungan antara penderita infark
miokard dengan konsumsi MSG. Uji
hipotesis apa yang digunakan...
a.Chi-square
b. Metode kappa
c. T berpasangan
d. One way anova
e. Korelasi pearson

Jawab:
NO.
1.

LANGKAH
Menentukan variabel yang
diuji

JAWABAN

UJI YANG MUNGKIN

penderita IMA dan


komsumsi MSG
Penderita IMA
(nominal) dan
komsumsi MSG
(nominal

Chi square

3. Menentukan jenis hipotesis

4. Menentukan jumlah kelompok

Menentukan berpasangan
atau tidak

2.

5.

Menentukan skala pengukuran


variabel

Suatu penelitian menunjukkan indeks


massa tubuh berbanding terbalik
dengan kapasitas vital paru (ml).
Untuk mengetahui seberapa besar
kenaikan indeks masa tubuh bisa
menurunkan kapasitas vital paru
maka digunakan...
a.
b.
c.
d.
e.

Korelasi Pearson
Korelasi Spearman
Regresi Linear
Regresi Logistik
Korelasi parsial

Jawab:
NO.
1.

LANGKAH
Menentukan variabel yang
diuji

JAWABAN

UJI YANG MUNGKIN

IMT dan kapasitas


vital paru
IMT (skala
numerik) dan
kapasitas vital
paru (numerik)

Korelasi pearson

3. Menentukan jenis hipotesis

4. Menentukan jumlah kelompok

Menentukan berpasangan
atau tidak

2.

5.

Menentukan skala pengukuran


variabel

Sebuah perusahaan obat akan melakukan penelitian


terhadap obat penurun kolesterolnya yang bernama X
dengan pembanding obat standar simvastatin. 24
responden dyslipidemia bergabung dan dilakukan
pembagian kelompok yang mendapatkan obat baru tsb
dan simvastatin. Selama 4 minggu kemudian dilakukan
pengukuran kadar kolesterol. Setelah penelitian selesai
dilakukan
uji
normalitas
data
menggunakan
uji
Kolmogorov-smirnov dan didapatkan p= 0,46
Uji yang selanjutnya digunakkan untuk membuktikan obat
baru tersebut lebih efektif menurunkan kolesterol adalah?
a. Uji T Independen
b. Uji T berpasangan
c. Uji Kruskal-Wallis
d. Uji Mann-Whitney
e. Uji korelasi Spearmann

Jawab:
NO.
1.

LANGKAH
Menentukan variabel yang
diuji

JAWABAN
Kadar kolesterol

Menentukan skala pengukuran Kadar kolesterol


2.
variabel
(skala numerik)
3. Menentukan jenis hipotesis

komparatif

4. Menentukan jumlah kelompok

2 kelompok

Menentukan berpasangan
atau tidak

berpasangan

5.

UJI YANG MUNGKIN

T independen, T
berpasangan, Mann
Whitney
T independen, T
berpasangan, Mann
Whitney
T independen, T
berpasangan, Mann
Whitney
T berpasangan

Seorang dokter terlibat pada penelitian


sederhana antara riwayat merokok pada
ibu dgn BBLR. Variabel merokok adalah
perokok dan bukan perokok. Variable
BBLR adalah berat badan bayi selama 024 jam setelah lahir dlm kg.
Uji statistik yg digunakan adalah...
a. T independen
b. T berpasangan
c. Anova
d. Chi square
e. Regresi linier

Jawab:
NO.

LANGKAH

JAWABAN

UJI YANG MUNGKIN

Menentukan variabel yang


diuji

BBLR

Menentukan skala pengukuran


2.
variabel

BBLR (skala
numerik)

T independen, T
berpasangan, ANOVA,
regresi linier

3. Menentukan jenis hipotesis

komparatif

T independen, T
berpasangan, ANOVA

4. Menentukan jumlah kelompok

2 kelompok

T independen, T
berpasangan

Menentukan berpasangan
atau tidak

Tidakberpasangan

T independen

1.

5.

Seorang dokter ikut dalam penelitian untuk


membandingkan kadar 2 jenis Aspirin dalam
specimen urin. Aspirin A diukur terlebih dahulu
satu jam setelah diberikan. Satu minggu
kemudian setelah efek aspirin A habis
dimasukkan aspirin B yang diberikan dengan
dosis yang sama setelah 1 jam pemberian.
Kemudian diukur lewat specimen urin.
Uji statistic apa yang tepat digunakan...
a. One simple t test
b. T-test independen
c. Paired t-test
d. Chi square
e. Anova

Jawab:
NO.

LANGKAH

JAWABAN

UJI YANG MUNGKIN

Menentukan variabel yang


diuji

Kadar aspirin
dalam urin

Menentukan skala pengukuran


2.
variabel

Kadar aspirin
dalam urin
(numerik)

T independen, paired T
test, ANOVA

komparatif

T independen, paired T
test, ANOVA

4. Menentukan jumlah kelompok

2 kelompok

T independen, paired T
test

Menentukan berpasangan
atau tidak

berpasangan

paired T test

1.

3. Menentukan jenis hipotesis

5.

Seorang dokter ingin melakukan penelitian


sederhana di wilayah kerjanya. Dokter tersebut
ingin meneliti hubungan antara merokok
dengan terjadinya stroke. Sebagai variable
pajanannya adalah merokok (merokok dan tidak
merokok), sedangkan variable hasil jadinya
adalah stroke (stroke dan tidak stroke).
Uji statistic yang paling tepat dilakukan oleh
dokter tersebut adalah..
a. Anova
b. Chi-Square
c. Student-test
d. Regresi Linear
e. Korelasi Pearson

Jawab:
NO.
1.

2.

LANGKAH
Menentukan variabel yang
diuji
Menentukan skala pengukuran
variabel

3. Menentukan jenis hipotesis

JAWABAN
Merokok dan
stroke
Merokok (skala
kategorik) dan
stroke (skala
kategorik)
komparatif

4. Menentukan jumlah kelompok

2 kelompok

Menentukan berpasangan
atau tidak

berpasangan

5.

UJI YANG MUNGKIN

Chi-square

Sebuah penelitian ingin mencari risiko hipertensi pada PNS.


Didapatkan data sebagai berikut:
Tabel hubungan antara penyakit hipertensi dengan faktor resiko hipertensi (Keluarga,
IMT)
Normotensi
Hipertensi
Odd
Interval
Nilai p
( n= 177)
(n= 52)
Ratio Kepercayaan (95%)
Golongan
N
%
n
%

II
45
25,42
15
28,84
1
Referensi

III
115
64,5
34
65,38
0,98
0,48 1,99
0,952
IV
17
9,6
6
11,53
1,13
??-???
0,832
Masa kerja

1-10 th
48
27,12
5
9,61
1
Referensi

11-20 th
77
43,5
21
40,38
2,62
1,92 7,41
0,07
21-30 th
51
28,81
28
53,84
5,27
0,98 17,61
0,002
31-40 th
1
0,56
1
1,92
9,6
0,52 178,14
0,129

Dari data diatas, nilai yang digunakan


kekuatan hubungan antar variable adalah?
a. Nilai p
b. Proporsi
c. Frekuensi
d. Ratio Odds
e. Interval kepercayaan

untuk

menentukan

Jawab:
Nilai p: artinya secara statistik

Anda melakukan penelitian cross seksional


mengenai hipertensi. Didapatkan faktor
risiko mayor yg ditemukan adalah obesitas,
Merokok dan aktivitas fisik. Anda ingin
melihat faktor risiko yg paling bermakna.
Hipertensi di ukur dalam satuan nominal
dikotomi.
Uji statistik apa yg sesuai?
a. Regresi logistik
b. Regresi korelasi
c. Regresi cox
d. Log - korelasi
e. Uji korelasi kanonilaka

Jawab:
Untuk tabel selain 2x2 untuk
menentukan

Dalam sebuah jurnal kedokteran dimuat


laporan penelitian yang dilakukan untuk
mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi
oral terhadap profil lipid pasien. Peneliti
melibatkan 80 pengguna dan 102 nonpengguna kontrasepsi oral. Peneliti ingin
membedakan perbedaan rerata profil lipid pada
kedua kelompok tersebut. Apakah uji statistik
yang paling sesuai?
a. One sample t-test
b. Independent t-test
c. Paired t-test
d. Chi-square test
e. ANOVA