Anda di halaman 1dari 30

PELATIHAN Penyusunan Peraturan

Pekon
Sinar Baru, 22 November 2016

SEPTI AMPERATNANINGRUM
Kasi PMD Kec. Sukoharjo

UU No. 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA


PERMENDAGRI No.III TAHUN 2014, tentang

PEDOMAN TEKNIS PERATURAN DI DESA


PERMENDES No.2 TAHUN 2015, tentang
PEDOMAN TATA TERTIB DAN MEKANISME
PENGAMBILAN
KEPUTUSAN
MUSYAWARAH
DESA
PP.47 TAHUN 2015, tentang PERUBAHAN
ATAS PERATURAN
PEMERINTAH NOMOR 43
TAHUN
2014
TENTANG
PERATURAN
PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6
TAHUN 2014 TENTANG DESA

Undang-undang No. 6 Tahun 2004 tentang


Desa :
Untuk mengatasi berbagai permasalahan
yang ada di desa baik dibidang sosialbudaya dan ekonomi
Untuk mempercepat pembangunan desa
dalam rangka mewujudkan kesejahteraan
masyarakat desa
Memperkuat desa sebagai entitas
masyarakat yang mandiri
Meningkatkan peran aparat pemerintah
desa sebagai garda terdepan dalam
pembangunan dan kemasyarakatan

Pedoman penyusunan rancangan

RPJMDesa, RJPDesa dan DURKPDesa.


Memperkuat hak dan kewenangan
serta mengoptimalkan sumber-sumber
kekayaan desa.
Mencerminkan keberpihakan negara
terhadap hak-hak desa untuk
meningkatkan kesejahteraan
masyarakat

Perencanaan Pembangunan Desa


disusun secara berjangka meliputi :
1.Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Desa untuk jangka waktu
6 (enam) tahun
2.Rencana Pembangunan Tahunan
Desa atau disebut Rencana Kerja
Pemerintah Desa, merupakan
Penjabaran dari RPJM Desa untuk
jangka waktu 1 (satu) tahun

JENIS
PERENCANA
AN DESA

NAMA FORUM
YANG
MEMBAHASNY
A

Perencanaa Musyawarah
n6
Desa RPJM
tahunan
Desa dan
Musyawarah
Perencanaan
Pembanguna
n Desa

NAMA
DOKUMEN /
KEPUTUSAN
YANG
DIHASILKAN

RPJM Desa

HAKEKAT

- Visi Misi Kades


- Arah kebijakan
pembangunan
desa
- Arah kebijakan
umum desa

DITETAPKAN
OLEH
PERATURAN
HUKUM

Perdes
tentang
RPJM Desa

NAMA
DOKUMEN /
KEPUTUSAN
YANG
DIHASILKAN

JENIS
PERENC
ANAAN
DESA

NAMA
FORUM YANG
MEMBAHASN
YA

Perenca
naan 1
tahunan
Desa

Musyawarah RKP Desa


Desa dan
Musyawarah
Perencanaan
Pembanguna
n Desa

HAKEKAT

DITETAPKAN
OLEH
PERATURAN
HUKUM

1. Penjabaran RPJM Desa


Perdes
untuk Jangka Waktu 1 Tahun
tentang
yang memuat :
RKPDesa
a.Kegiatan yang didanai APB
Desa terutama berdasar
kewenangan lokal berskala
desa
b.Kegiatan yang tidak
didanai APBDesa dan bukan
merupakan kewenangan
lokal berskala desa yang
diusulkan ke Musrenbang
kecamatan hingga
kabupaten
2. Memuat informasi prioritas
kegiatan serta kebutuhan
pembangunan desa yang
didanai APBDesa, Swadaya
Desa dan atau APBD Kab

Arah kebijakan pembangunan


Desa
sesuai
dengan
Permendagri no 114 tahun
2014
tentang
Pedoman
Pembangunan Desa ;
Penggunaan Dana Desa
1)penyelenggaraan
Pemerintahan Desa
2)pelaksanaan
pembangunan
Desa,
3)pembinaan kemasyarakatan

Bidang penyelenggaraan pemerintahan desa


sebagaimana dimaksud antara lain:
a)penetapan dan penegasan batas Desa;
b)pendataan Desa;
c)penyusunan tata ruang Desa;
d)penyelenggaraan musyawarah Desa;
e)pengelolaan informasi Desa;
f)penyelenggaraan perencanaan Desa;
g)penyelenggaraan evaluasi tingkat perkembangan
pemerintahan Desa;
h)penyelenggaraan kerjasama antar Desa;
i)pembangunan sarana dan prasarana kantor
Desa; dan kegiatan lainnya sesuai kondisi Desa.

Bidang pelaksanaan pembangunan Desa antara lain:


a.pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan infrasruktur dan
lingkungan Desa antara lain:
1. Tambatan perahu;
2. Jalan pemukiman;
3. Jalan Desa antar permukiman ke wilayah pertanian;
4. Pembangkit listrik tenaga mikrohidro ;
5. Lingkungan permukiman masyarakat Desa; dan
6. Infrastruktur Desa lainnya sesuai kondisi Desa.
b.pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan sarana dan
prasarana kesehatan antara lain:
1. Air bersih berskala Desa;
2. Sanitasi lingkungan;
3. Pelayanan kesehatan Desa seperti posyandu; dan
4. Sarana dan prasarana kesehatan lainnya sesuai kondisi
Desa.

c. pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan sarana


dan prasarana pendidikan dan kebudayaan antara lain:
1. Taman bacaan masyarakat;
2. Pendidikan anak usia dini;
3. Balai pelatihan/kegiatan belajar masyarakat;
4. Pengembangan dan pembinaan sanggar seni; dan
5. Sarana dan prasarana pendidikan dan pelatihan
lainnya sesuai kondisi Desa
d. Pengembangan usaha ekonomi produktif serta pembangunan,
pemanfaatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana ekonomi
antara lain:
1. Pasar Desa;
2. Pembentukan dan pengembangan BUM Desa;
3. Penguatan permodalan BUM Desa;
4. Pembibitan tanaman pangan;
5. Penggilingan padi;
6. Lumbung Desa;
7. Pembukaan lahan pertanian;

8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.

Pengelolaan usaha hutan Desa;


Kolam ikan dan pembenihan ikan;
Kapal penangkap ikan;
Cold storage (gudang pendingin);
Tempat pelelangan ikan;
Tambak garam;
Kandang ternak;
Instalasi biogas;
Mesin pakan ternak;
Sarana dan prasarana ekonomi lainnya sesuai kondisi
Desa.

e. Pelestarian lingkungan hidup antara lain:


1. Penghijauan;
2. Pembuatan terasering;
3. Pemeliharaan hutan bakau;
4. Perlindungan mata air;
5. Pembersihan daerah aliran sungai;
6. Perlindungan terumbu karang; dan
7. Kegiatan lainnya sesuai kondisi Desa.

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan


antara lain:
a)pembinaan lembaga kemasyarakatan;
b)penyelenggaraan ketentraman dan
c)ketertiban;
d)pembinaan kerukunan umat beragama;
e)pengadaan sarana dan prasarana olah
raga;
f)pembinaan lembaga adat;
g)pembinaan kesenian dan sosial budaya
masyarakat; dan
h)kegiatan lain sesuai kondisi Desa

Bidang Pemberdayaan Masyarakat antara lain:


a. pelatihan usaha ekonomi, pertanian, perikanan dan
perdagangan;
b. pelatihan teknologi tepat guna;
c. pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan bagi kepala Desa,
perangkat Desa, dan Badan Pemusyawaratan Desa;
d. peningkatan kapasitas masyarakat, antara lain:
1. Kader pemberdayaan masyarakat Desa;
2. Kelompok usaha ekonomi produktif;
3. Kelompok perempuan,
4. Kelompok tani,
5. Kelompok masyarakat miskin,
6. Kelompok nelayan,
7. Kelompok pengrajin,
8. Kelompok pemerhati dan perlindungan anak,
9. Kelompok pemuda;dan
10. Kelompok lain sesuai kondisi Desa.

Jenis-jenis Peraturan Desa :


Peraturan Desa :
Peraturan Perundang-undangan yang ditetapkan oleh
kades
setelah dibahas dan disepakati bersama BPD.
Peraturan bersama Kepala Desa
Peraturan yang ditetapkan oleh 2 atau lebih kades dan
bersifat
mengatur.
Contohnya :
1.Desa dapat bekerjasama dengan desa lain atau pihak
ketiga,
-Kegiatan kemasyarakatan,
-Pembagian batas wilayah

Peraturan Kepala Desa

Peraturan yang ditetapkan oleh kades


dan bersifat mengatur.
Contohnya:
-Pelaksanaan pungutan terhadap hasil usaha
desa berbasis kewenangan lokal
-Pengeluaran Siltap Kepala Pekon, Perangkat
Pekon, Tunjangan BHP, Tunjangan RT/RW,
Honor Bendahara Desa.
Merupakan suatu produk hukum yang
disusun atas dasar norma delegasi dari
peraturan perundang-undangan yang

Membahas dan menyepakati rancangan


peraturan desa bersama kepala pekon
Menampung dan menyalurkan aspirasi
masyarakat desa
Melakukan pengawasan kinerja kepala desa.

Sebagai Pedoman kerja bagi semua pihak

dalam penyelenggaran kegiatan di desa.


Tercapainya tatanan kehidupan yang serasi,
selaras, dan seimbang di desa.
Memudahkan pencapaian tujuan.
Sebagai acuan dalam rangka pengendalian
dan pengawasan.
Sebagai dasar pengenaan sanksi atau
hukuman.
Mengurangi
kemungkinan
terjadinya
penyimpangan atau kesalahan.

Identifiasi topik Peraturan Desa oleh Pemerintah

Desa atau BPD/BHP.


Susun kerangka Umum Peraturan Desa.
Diskusikan kerangka global dengan masyarakat
yang terkait dan berkepentingan.
Buatlah
rancangan
Peraturan
Desa
dengan
memperhatikan masukan-masukan dari pihak-pihak
terkait.
Pembahasan
Bersama
oleh
BPD/BHP
dan
Pemerintah Desa.
Revisi dan Finalisasi Peraturan Desa dengan
memperhatikan
hasil
publik
hearing
oleh

1. Harus

disusun
oleh
Pemerintah
Desa/Kepala Desa dengan BPD.
2. Harus sesuai dengan prosedur standar.
3. Tidak
boleh
bertentangan
dengan
Peraturan yang lebih tinggi.
4. Diterima secara wajar dan sesuai kondisi
sosial budaya masyarakat.

1. BIDANG PEMERINTAHAN DESA


- Struktur organisasi dan tata kerja
pemerintahan desa
- Struktur organisasi BPD/BHP
- Tata tertib BPD/BHP.
- Kerjasama Antar Desa dan kerjasama dengan
pihak ke
tiga.
- Pemekaran, pengambungan dan
Penghapusan Desa.
- Batas Desa, Lambang Desa dan Moto Desa.

3.
-

Mekanisme mengelolaan keuangan desa.


Sumber-sumber pendapatan desa.
Pungutan-pungatan desa, seperti: Pajak
dan Retribusi Desa (Misal: Retribusi Jalan
desa).
Pungutan Biaya Administrasi/kompensasi
atas Pelayanan administrasi di desa dan
Sumbangan dari pihak ketiga.
BIDANG PEMBANGUNAN
Rencana Pembangunan Tahunan Desa
(RKP)
Rencana Pembangunan Jangka Menengah

4. BIDANG KELEMBAGAAN DESA


-Pembentukan dan Penghapusan
Kelembagaan Desa.
-Struktrur dan Organisasid dan
Tatakerja lembaga Desa.

Tahap Perencanaan
Tahap Penyusunan oleh Kepala

Desa
Tahap Penyusunan Peraturan Desa
oleh BPD
Tahap Pembahasan
Tahap Penetapan
Tahap Pengundangan
Tahap Penyebarluasan

Membahas dan menyepakati

Rancangan Peraturan Desa bersama


Kepala Desa
Menampung dan menyalurkan aspirasi
masyarakat Desa
Melakukan pengawasan kinerja Kepala
Desa