Anda di halaman 1dari 8

Kriteria Hanifin-Rajka

dan Kriteria Svennson


Kelompok 16
SMF Kulit dan Kelamin
Fakultas Kedokteran
Universitas Islam Bandung

Kriteria Hanifin-Rajka
Untuk menentukan diagnosis Dermatitis Atopic Dibutuhkan minimal 3
kriteria Mayor dan 3 kriteria Minor
A. Kriteria Mayor
- Riwayat flexural dermatitis
- Onset usia dibawah 2 tahun
- Adanya gatal kemerahan
- Terdapat riwayat asma
- Terdapat riwayat kulit kering
- Visible flexural dermatitis

B. Kriteria Minor
-

Dry skin

- Cataract

- Ichthyosis

- Orbital darkening

- Palmar hyperlinearity

- Facial pallor/ facial erythema

- Hipsen tipe 1 dan peningkatan serum ig E

- Anterior neck folds

- Hand and foot dermatitis

- Itch when sweating

- Cheilitis
- Nipple eczema
- Peningkatan adanya S. Aureus dan Herpes
Simplex
- Perifollicular keratosis
- Pityriasis alba
- Early age of onset
- Recurrent conjunctivitis
- Dennie morgan infraorbital fold
- Keratoconus

- Perifollicular acctentuation
- Intolereance to wool and lipid solvent
- Food Intolerance
- Course influenced by environmental
and emotion factor
- White demograpism or delayed
branch
- Hertoghe sign

Lanjutan
Kriteria major dan minor yang diusulkan oleh Hanifin dan Rajka didasarkan pengalaman klinis.
Kriteria ini cocok untuk diagnosis penelitian berbasis rumah sakit (hospital based) dan
eksperimental, tetapi tidak dapat dipakai pada penelitian berbasis populasi, karena kriteria minor
umumnya ditemukan pula pada kelompok kontrol, di samping juga belum divalidasi terhadap
diagnosis dokter atau diuji untuk pengulangan (repeatability). Oleh karena itu kelompok kerja
Inggris (UK working party) yang dikoordinasi oleh William memperbaiki dan menyederhanakan
kriteria Hanifin dan Rajka menjadi satu set kriteria untuk pedoman diagnosis D.A. yang dapat
diulang dan divalidasi. Pedoman ini sahih untuk orang dewasa, anak, berbagai ras, dan sudah
divalidasi dalam populasi, sehingga dapat membantu dokter Puskesmas membuat diagnosis.

Pedoman diagnosis D.A. yang diusulkan oleh William yaitu :


Harus mempunyai kondisi kulit gatal (itchy skin) atau dari laporan orang tuanya bahwa anaknya
suka menggaruk atau menggosok.
Ditambah 3 atau lebih kriteria berikut :
1. Riwayat terkenanya lipatan kulit, misalnya lipat siku, belakang lutut, bagian depan
pergelangan kaki atau sekeliling leher (termasuk pipi anak usia di bawah 10 tahun).
2. Riwayat asma bronkial atau hay fever pada penderita (atau riwayat penyakit atopi pada
keluarga tingkat pertama dari anak di bawah 4 tahun).
3. Riwayat kulit kering secara umum pada tahun terakhir.
4. Adanya dermatitis yang tampak di lipatan (atau dermatitis pada pipi/dahi dan anggota badan
bagian luar anak di bawah 4 tahun). Awitan di bawah usia 2 tahun (tidak digunakan bila anak
di bawah 4 tahun).

Kriteria Svennson
Svensson (1985) membagi kriteria Diagnosis Dermatitis Atopic menjadi 3
kelompok :
Kelompok kesatu ( nilai 3) :
1.
Perjalanan penyakit dipengaruhi musim
2.
Xerosis
3.
Diperburuk dengan tegangan jiwa
4.
Kulit kering secara berlebihan dan terus menerus
5.
Gatal pada kulit yang sehat apabila berkeringat
6.
Serum Ig E 80 IU/ml
7.
Menderita Rinitis Alergika
8.
Riwayat rinitis alergika pada keluarga
9.
Iritasi dengan tekstil
10. Hand Ekzema pada waktu anak-anak
11. Riwayat dermatitis atopik pada keluarga

Kelompok kedua (nilai 2) :


1.
Kulit muka pucat/ kemerahan (pallor)
2.
Knuckle dermatitis (dermatitis dengan likenifikasi pada jari-jari)
3.
Menderita asma
4.
Keratosis pilaris
5.
Alergi terhadap makanan
6.
Dermattitis numularis
7.
Nipple eczema
Kelompok ketiga (nilai 1) :
1.
Pompholyx
2.
Iktiosis
3.
Dennie-morgan
Dalam menegakkan diagnosis DA berdasarkan kriteria Svennson, pasien
harus memiliki dermatitis di daerah fleksural kronik yang hilang timbul
ditambah dengan memiliki 15 nilai dari sistem skor Svennson.

Daftar Pustaka
Buku Ajar Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin Edisi
7,Cetakan Pertama. Tahun 2015.Penerbit : Badan
Penerbit FKUI
Mahadi, I. D. R., 2000,Ekzema dan
DermatitisdalamHarahap, M., (ed.), Ilmu Penyakit Kulit,
Hipokrates, Jakarta : 6 14.

Anda mungkin juga menyukai