Anda di halaman 1dari 21

KINETIKA REAKSI KIMIA

Katalis Homogen

DISUSUN OLEH :
1. BELLA RAHMASARI 2. DARNIA ANITA
3. HERLISYA
4. JUWITA ARAHMA
5.
NOVIANITA 6. TRISNA DEWI
DOSEN PENGAJAR : Dr. Ir. Rusdianasari, M. Si

POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA


TAHUN AKADEMIK 2016

KERANGKA PRESENTASI
PENGERTIAN KATALIS HOMOGEN
KARAKTERISTIK KATALIS HOMOGEN
FAKTOR YANG DAPAT MEMPENGARUHI KATALIS HOMOGEN
APLIKASI KATALIS HOMOGEN
CONTOH KATALIS HOMOGEN
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KATALIS HOMOGEN

Apa itu katalis ?


Katalis adalah suatu zat yang ditambahkan
pada sistem reaksi untuk meningkatkan
laju reaksi tanpa ikut berubah secara kimia
pada akhir reaksi. Dan dapat dibedakan
menjadi dua golongan utamaberdasarkan
fasenya yaitu:
Katalis Homogen
Katalis Heterogen

KATALIS

Katalis menurunkan energi yang dibutuhkan untuk mencapai


keadaan transisi pada reaksi, memungkinkan interaksi yang
lebih pada molekul untuk mencapai keadaan tersebut. Namun,
katalis tidak mempengaruhi proses reaksi yang berlangsung,
meskipun katalis mempengaruhi kinetika reaksi, katalis tidak
akan bereaksi dengan pereaksi ataupun produk.

Komposisi Katalis
Fasa aktif
Berfungsi mempercepat dan mengarahkan reaksi, dapat bersifat konduktor atau
semi konduktor. Reaktan yang akan bereaksi harus dapat kontak dengan zat.
Penunjang
Fungsinya agar aktivitas katalis berbanding lurus dengan bagian aktifnya untuk itu
digunakan suatu support yang mempunyai luas permukaan yang besar. Contonya
yaitu zat padat yang porous dengan luas permukaan dapat mencapai beberapa ratus
meter persegi/gram katalis.
Promotor
Promotor ditambahkan pada katalis untuk meningkatkan aktivitas, selektivitas dan
stabilitas. Biasanya ditambahkan dalam jumlah kecil 3-10 % pada saat pembuatan
katalis. Promotor sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu physical promotor dan
chemical promotor.

Lalu apa itu katalis homogen ?


Katalis Homogen adalah katalis yang wujudnya sama dengan wujud
zat-zat pereaksi. Katalis homogen berfungsi sebagai zat perantara
(fasilitator). Katalis homogen bekerja dengan cara berinteraksi
dengan partikel pereaksi membentuk fase transisi. Selanjutnya, fase
transisi bergabung dengan pereaksi lain membentuk produk, dan
setelah produk dihasilkan katalis beregenerasi menjadi zat semula.

Katalis Homogen
Dalam suatu reaksi kimia, katalis homogen berfungsi
sebagai zat perantara.
Dalam katalis homogen, reaktan dan katalis
terdispersi dalamsatu fasa, biasanya fasa cair. Katalis
asam dan basa adalah jenis katalis homogen yang
paling penting dalam larutan berwujud cairan.
Karena katalis yang sering digunakan berfase cair,
sehingga sulit memisahkan katalis dari sistem
reaksinya karena katalis larut dalam campuran.

Pemisahan tidak cukup dilakukan dengan


penyaringan teknik yang umum digunakan
adalah destilasi atau ekstraksi produk dari
campuran, misalnya katalis asam basa pada
reaksi esterifikasi biodisel dipisahkan dengan
ekstraksi untuk kemudian campuran sisa
reaktan- katalis yang tertinggal dialirkan lagi
menuju bejana reaksi, sehingga bisa terpisah
atau mengendap setelah reaksi selesai.

Perbedaan Katalis Homogen dengan Katalis Heterogen

Karakteristik Katalis Homogen


Jumlah dan komposisi kimianya tidak berubah.
Tidak mengubah harga tetapan kesetimbangan
reaksi (k) .
Tidak
memulai
reaksi
yang
secara
termodinamik tidak terjadi.
Bersifat spesifik terhadap reaktan.
Katalisis hanya dibutuhkan dalam jumlah
sedikit untuk reaksi katalisis.

Kriteria baik atau tidaknya suatu katalis


Aktifitas
Yaitu kemampuan katalis untuk mengkonversi
reaktan menjadi produk yang diinginkan.
Selektifitas
Yaitu kemampuan katalis mempercepat reaksi
yang diinginkan di antara beberapa reaksi yang
mungkin terjadi.

Yield
Yaitu jumlah produk yang terbentuk untuk
setiap satuan reaktan yang terkonsumsi.
Kestabilan
Yaitu lamanya katalis memiliki aktifitas dan
selektifitas seperti keadaan semula.
Kemudahan diregenerasi
yaitu proses mengembalikan aktifitas dan
selektifitas katalis seperti semula

Cara Kerja Katalis


Adanya reaksi yang terjadi
Syarat berlangsungnya reaksi:
1) Terjadi kontak (tumbukan) dengan orientasi yang tepat, dan
2) Disertai dengan energi yang cukup (melebihi energi aktivasi
reaksi).
Katalis akan mengantarkan reaktan melalui jalan baru yang
lebih mudah untuk berubah menjadi produk.
Keberadaan katalis dapat meningkatkan jumlah tumbukan
dengan orientasi yang tepat.
Molekul-molekul reaktan akan teradsorpsi pada permukaan
aktif katalis sehingga kemungkinan terjadinya tumbukan antar
molekul-molekul reaktan akan semakin besar.

Jumlah tahapan reaksi dengan katalis (ditandai dengan jumlah


tumbukan) lebih banyak dibandingkan reaksi tanpa katalis.
Ketika reaksi tidak ditambahkan katalis, tumbukan partikel
yang terjadi lebih sedikit sedangkan pada saat reaksi
ditambahkan dengan katalis jumlah partikel yang terjadi lebih
banyak sehinnga dapat menurunkan energi aktivasi.

Kinetika Reaksi Berkatalis Homogen


Proses katalitik pada reaksi berkatalis homogen
berlangsung melalui 3 tahap:
Tahap pembentukan senyawa kompleks /
intermediates (tahap koordinasi)
Tahap penyusunan ulang antara molekulmolekul reaktan dengan ligan katalis (tahap
interaksi ligan), dan
Tahap eliminasi produk reaksi

Mekanisme Katalis Homogen


Reaksi phase gas
CO(g) + O2(g) CO2(g)
Dengan adanya katalis NO2 maka prosesnya
Menjadi :
CO(g) + NO2 (g)
CO2(g) + NO(g)
NO(g) + O2(g)
NO2(g)
----------------------------------------- ----CO2(g) + O2 (g)
CO2(g)

Pengaruh Katalis Terhadap Energi Aktivasi

Katalis mempercepat laju reaksi dengan menurunkan


energi aktivasi (Ea) yakni dengan membentuk kompleks
teraktifkan baru dengan energi yang lebih rendah,
sehingga mempercepat laju reaksi dengan tanpa
menimbulkan efek termodinamika reaksi keseluruhan.

Kelebihan Katalis Homogen


Katalis lebih cepat bercampur ke dalam
campuran reaksi, yang memungkinkan tingkat
yang sangat tinggi dari interaksi antara molekul
katalis dan reaktan.
Mekanisme reaksi dapat dibuat untuk
memprediksi reaksi.
Katalis homogen digunakan dalam berbagai
aplikasi industri, karena memungkinkan untuk
peningkatan laju reaksi tanpa peningkatan suhu.

Kelemahan katalis homogen


Mencemari lingkungan dan tidak dapat
digunakan kembali.
Katalis homogen umumnya hanya digunakan
pada skala laboratorium ataupun industri bahan
kimia tertentu.
Sulit dilakukan secara komersil.
Operasi pada fase cair dibatasi pada kondisi suhu
dan tekanan, sehingga peralatan lebih kompleks.
Diperlukan pemisahan antara produk dan katalis.

Reaksi Kimia dengan Katalis Homogen


Katalis NaOH pada hidrolisis sintesa asam salisilat dari metil
salisilat
Katalis gas NO2 pada pembuatan gas SO3.
Katalis gas Cl2 pada penguraian N2O.

s
k
n
a
h
T
u
o
y