Anda di halaman 1dari 18

Pengaruh Sikap dalam

Pengelolaan Sampah Rumah


Tangga
Anggota Kelompok :
Desy Dwikawati
I24130023
Nines Mia R
I24130027
Uput Sri Purwani
I24130028
Nurhidayati
I24130029
Ruri Nurashari R
I24130030

Definisi Variabel
Kesiapan atau
kesediaan untuk
bertindak, dan bukan
merupakan pelaksana
motif tertentu
(Newcomb diacu dalam
Notoatmodjo 2007)

Kegiatan yang
sistematis, menyeluruh,
dan berkesinambungan
yang meliputi
pengurangan dan
penanganan sampah
(Widiastuti 2015).

Sikap

Pengelolaan
sampah
Terdiri dari suami, isteri, dan
anak
yang
mempunyai
hubungan keluarga karena
hubungan darah, perkawinan,
pengasuhan, dan per-walian,
yang menetap dalam rumah
tangga (UU. No. 23 Tahun
2004)

Rumah tangga

Limbah dari
kehidupan, kegiatan
dan usaha manusia
dipermukaan bumi
(Artiningsih, Hadi,
Syafrudin 2008)

Sampah

Sampah rumah tangga sebagai


sampah yang berasal dari
kegiatan sehari-hari dalam
rumah tangga, tidak termasuk
tinja dan sampah spesifik
(sampah yang mengandung
bahan beracun) (Rohmatin et
al. 2013)

Sampah
Rumah Tangga

Definisi Operasional
keadaan dari dalam diri
manusia
yang
menggerakkan
untuk
melakukan ataupun tidak
melakukan pengelohan
sampah rumah tangga
yang meliputi daur ulang,
membuang sampah dan
lain sebagainya

Sikap

Pengelolaan sampah
adalah suatu proses
pemilahan,
pembuangan, daur
ulang, dari sampah
rumah tangga.

Pengelolaa
n sampah

Rumah Tangga adalah


sekumpulan orang yang
tinggal dalam satu rumah
dan melakukan
pengelolaan sampah
secara bersama-sama.

Rumah tangga

Limbah dari
kehidupan, kegiatan
dan usaha manusia
yang dilakukan
dalam ruang
lingkup rumah
tangga

Sampah

Sampah yang
berasal dari kegiatan
sehari-hari dalam
rumah tangga baik
itu organik maupun
anorganik.

Sampah
Rumah Tangga

S
A
M
P
E
L

Sampel dalam pengukuran


sikap pengelolaan sampah
rumah tangga adalah rumah
tangga
yang
ada
di
Babakan Raya, Kabupaten
Bogor yaitu sebanyak 60 KK

Pengembangan
Instrumen
Instrumen ini dikembangkan dari instrumen
yang terdapat pada jurnal berjudul Relating
Recycling: Demographics, Attitudes, Knowledge
and Recycling Behavior among UC Berkeley
Students oleh Y Wright (2011).

I
N
S
T
R
U
M
E
N

Model
ABC

Berisi 15 butir pernyataan


dengan 4 pilihan
jawaban.

Model
TPB

Berisi 19 pernyataan
dengan 5 pilihan
jawaban.

Model
fishbein

Berisi 10 pernyataan
dengan 5 pilihan
jawaban.

Kuesioner TPB
NO

Pernyataan

Jawaban
1 2 3 4 5

Sikap pengolahan sampah rumah tangga (kepercayaan)


1. Saya membuang sampah rumah
Sangat tidak
tangga agar rumah saya bersih.
setuju

Sangat setuju

2. Saya memilah sampah (organik dan Sangat tidak


anorganik) untuk mengurangi
setuju
pencemaran sampah

Sangat setuju

3. Saya melakukan pengolahan sampah Sangat tidak


untuk dijadikan peluang wirausaha mungkin

Sangat
mungkin

4. Saya mengolah sampah agar saya


tidak mencemari lingkungan

Sangat
tidak setuju

Sangat setuju

5. Saya memiliki tanggung jawab


untuk membuang sampah pada
tempat pembuangan yang telah
disediakan

Sangat tidak
setuju

Sangat setuju

Kuesioner TPB
NO

Jawaban
1 2 3 4 5

Pernyataan

Sikap pengolahan sampah rumah tangga (evaluasi)


1. Menjadikan lingkungan rumah
Sangat
yang bersih dengan cara
tidak baik
membuang sampah
adalah .......................
2. Pencemaran sampah dapat dicegah Sangat
dengan memilah sampah
tidak baik
adalah ............
3. Berwirausaha dari bahan sampah
Sangat
anorganik adalah.......
tidak
menantang

Sangat baik

Sangat baik

Sangat
menantang

4. Mencegah pencemaran lingkungan Sangat


dengan pengelolaan sampah
tidak baik
adalah.................

Sangat baik

5. Membuang sampah pada tempat


yang telah disediakan adalah.......

Sangat baik

Sangat
tidak baik

Kuesioner TPB
N
O

Jawaban
1 2 3 4 5

Pernyataan

Norma Subjektif (kepercayaan)


1. Orang yang berpengaruh dalam
melakukan pengolaha sampah
rumah tangga adalah orang tua
saya
2. Orang yang memotivasi saya dalam
pengolahan sampah adalah
keluarga saya
Norma subjektif (evaluasi)
1. Orang tua berfikir bahwa
saya ......... mengolah sampah

Sangat
salah

Sangat benar

Tidak
pernah
memotivasi

Selalu
memotivasi

Sangat
tidak harus

Sangat harus

2. Seberapa besar keluarga mndorong Sangat


untuk melakukan pengolahan
tidak
sampah?
mendorong

Sangat
mendorong

Kuesioner TPB
Jawaban
NO
Pernyataan
1 2 3 4 5
Kontrol perilaku yang dirasakan (control belief power)
1. Saya tidak mempunyai
pengetahuan........ saya untuk
mengolah sampah

Sangat
menyulitkan

Sangat
memudahKan

2. Saya percaya bahwa pengolahan


sampah benkontribusi dalam
menjaga lingkungan sehingga
saya ...... pengelolaan sampah.

Sangat tidak
membiasakan

Sangat
membiasakan

3. Saya diajarkan untuk mengelola


sampah sejak kecil sehingga
saya ...... mengolah sampah

Sangat tidak
menerapkan

Sangat
menerapkan

Kuesioner TPB
N
O

Pernyataan

Jawaban
1 2 3 4 5

Intensi dalam pengelolaan sampah


1. Dalam bulan selanjutnya saya
Sangat
akan melakukan pengelolaan
tidak setuju
sampah

Sangat
setuju

2. Saya akan mencoba melakukan Sangat


pengelolaan sampah dalam
tidak setuju
waktu 1 bulan yang akan datang

Sangat
setuju

3. Saya berencana untuk


melakukan pengelolaan sampah
dalam waktu 1 bulan yang akan
datang

Sangat
setuju

Sangat
tidak setuju

Kuesioner Fishbein
NO

Pernyataan

Belief
1. Saya merasa pengelolaan sampah baik
dilakukan oleh setiap orang untuk
menjaga lingkungan

Jawaban
2 3 4 5

Sangat
tidak
setuju

Sangat
setuju

2. Saya memiliki kewajiban pribadi untuk


membantu melindungi lingkungan

Sangat
tidak
setuju

Sangat
setuju

3. Saya percaya daur ulang Recycling


dan pengelolaan sampah membuat
lingkungan menjadi lebih bersih dan
sehat
4. Saya merasa penting untuk semua orang
untuk mendaur ulang dan melakukan
pengelolaan

Sangat
tidak
setuju

Sangat
setuju

Sangat
tidak
setuju

Sangat
setuju

5. Saya merasa mendaur ulang dan


melakukan pengelolaan sampah dapat
memberikan maanfaat secara ekonomi

Sangat
tidak
setuju

Sangat
setuju

Kuesioner Fishbein
NO

Jawaban
1 2 3 4 5

Pernyataan

Evaluation
1. Pengelolaan sampah berkontribusi
dalam menjaga ligkungan

Sangat
tidak setuju

Sangat setuju

2. Menjaga ligkungan adalah


kewajiban setiap manusia

Sangat
tidak setuju

Sangat setuju

3. Pengelolaan dan daur ulang


sampah membuat lingkungan
menjadi bersih dan sehat

Sangat
tidak setuju

Sangat setuju

4. Pengelolaan dan daur ulang


sampah penting untuk dilakukan

Sangat
tidak setuju

Sangat setuju

5. Daur ulang dan pengelolaan


sampah memberikan tambahan
pendapatan

Sangat
tidak setuju

Sangat setuju

Kuesioner ABC
NO

Jawaban
STS TS S SS

Pernyataan

Afektif
1. Saya senang jika lingkungan rumah saya bersih dari
sampah
2. Saya suka mengelola sampah karena dapat mencegah
penyakit
3.

Mengelola sampah
pengurus RT/RW

lebih

baik

dilakukan

oleh

4.

Mengelola sampah lebih baik dilakukan oleh ibu


rumah tangga

5.

Saya tidak suka menimbun sampah yang mudah


membusuk di rumah karena memiliki bau tidak sedap

Kuesioner ABC
NO

Jawaban
STS TS S SS

Pernyataan

Cognitive
1. Mengelola sampah perlu dilakukan untuk menjaga
kesehatan.
2. Mengelola sampah dapat mencegah penyakit diare
dan tipes.
3.

Setiap sampah harus dikoordinir setiap RT/RW

4.

Setiap ibu rumah tangga harus


pengelolaan sampah setiap harinya.

5.

Setiap ibu rumah tangga harus membuang sampah


setiap hari agar tidak berbau busuk.

melakukan

Kuesioner ABC
NO

Pernyataan

Behavioral
1. Saya akan mengelola sampah agar lingkungan bersih
dari sampah
2. Saya tidak akan membuang sampah sembarangan
karena dapat menjadi sarang penyakit
3.

Untuk mengelola sampah di RW dapat diadakan


pengelolaan secara berkelompok

4.

Sampah seperti kertas dan kardus sebaiknya didaur


ulang dari pada dibakar.

5.

Sebagai ibu rumah tangga, saya akan mengelola


sampah rumah tangga sendiri

Jawaban
STS TS S SS

Referensi
Banga M. 2011. Household knowledge, attitudes and practices in solid waste segregation
and recycling: the case of urban Kampala. Zambia Social Science Journal 2(1):
27-39.
Gusti A, Isyandi B, Bahri S, dan Afandi D. 2015. Hubungan pengetahuan, sikap, dan
intensi perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan pada siswa sekolah dasar di
Kota Padang. Jurnal Dinamika Lingkungan Indonesia 2(2):100-107.
Kumar M, Nandini N. 2013. Community attitude, perception and willingness towards solid
waste management in Bangalore city, Karnataka, India. International Journal of
Environmental Sciences 4(1):87-95.
Licy CD, Vivek R, Saritha K, Anies TK, Josphina CT. 2013. Awareness, Attitude and
Practice of School Students towards Household Waste Management. Journal Of
Environment 2:147-150.
Mbeng LO, Probert L, Phillips PS, Fairweather R. 2009. Assessing public attitudes and
behaviour to household waste management in cameroon to drive strategy
development: A Q methodological approach. Journal Sustainability 1:556-572.
Rohmatin VA, lampus B, tucunan A.2013. Hubungan antara pengetahuan dan sikap
dengan pengelolaan sampah rumah tangga di lingkungan ii kelurahan sumompo
kecamatan tuminting kota manado. Bidang Minat Kesehatan Lingkungan
Universitas Sam Ratulangi.
Wright Y. 2011. Relating Recycling: Demographics, Attitudes, Knowledge and Recycling
Behavior among UC Berkeley Students. UC Berkeley Student Recyling : 1-17