Anda di halaman 1dari 19

Minyak Bumi

Lady Feren Pangjaya


Lidya Andara Hanifa
Luthfi habibi
Namakelompok
Miliati Jasiyul Usroh S
Muhammad Kadef Dermawan
Nanda Prissilia

Pembentukan Minyak
Bumi

1.

Berikut adalah langkah-langkah proses pembentukan


minyak bumi beserta gamar ilustrasi:
Ganggang hidup di danau tawar (juga di laut).
Mengumpulkan energi dari matahari dengan fotosintesis.

2. Setelah ganggang-ganggang ini mati, maka akan


terendapkan di dasar cekungan sedimen dan membentuk
batuan induk (source rock). Batuan induk adalah batuan
yang mengandung karbon (High Total Organic Carbon).
Batuan ini bisa batuan hasil pengendapan di danau, di
delta, maupun di dasar laut. Proses pembentukan karbon
dari ganggang menjadi batuan induk ini sangat spesifik.
Itulah sebabnya tidak semua cekungan sedimen akan
mengandung minyak atau gas bumi. Jika karbon ini
teroksidasi maka akan terurai dan bahkan menjadi rantai
karbon yang tidak mungkin dimasak.

3. Batuan induk akan terkubur di bawah batuan-batuan lainnya yang


berlangsung selama jutaan tahun. Proses pengendapan ini
berlangsung terus menerus. Salah satu batuan yang menimbun batuan
induk adalah batuan reservoir atau batuan sarang. Batuan sarang
adalah batu pasir, batu gamping, atau batuan vulkanik yang tertimbun
dan terdapat ruang berpori-pori di dalamnya. Jika daerah ini terus
tenggelam dan terus ditumpuki oleh batuan-batuan lain di atasnya,
maka batuan yang mengandung karbon ini akan terpanaskan. Semakin
kedalam atau masuk amblas ke bumi, maka suhunya akan bertambah.
Minyak terbentuk pada suhu antara 50 sampai 180 derajat Celsius.
Tetapi puncak atau kematangan terbagus akan tercapai bila suhunya
mencapat 100 derajat Celsius. Ketika suhu terus bertambah karena
cekungan itu semakin turun dalam yang juga diikuti penambahan
batuan penimbun, maka suhu tinggi ini akan memasak karbon yang
ada menjadi gas.

4. Karbon terkena panas dan bereaksi dengan hidrogen


membentuk hidrokarbon. Minyak yang dihasilkan oleh batuan
induk yang telah matang ini berupa minyak mentah. Walaupun
berupa cairan, ciri fisik minyak bumi mentah berbeda dengan air.
Salah satunya yang terpenting adalah berat jenis dan
kekentalan. Kekentalan minyak bumi mentah lebih tinggi dari air,
namun berat jenis minyak bumi mentah lebih kecil dari air.
Minyak bumi yang memiliki berat jenis lebih rendah dari air
cenderung akan pergi ke atas. Ketika minyak tertahan oleh
sebuah bentuk batuan yang menyerupai mangkok terbalik, maka
minyak ini akan tertangkap dan siap ditambang.

Minyak bumi yang baru dihasilkan dari sumur pengeboran berupa


Lumpur yang berwarna hitam pekat disebut minyak mentah (crude
oil). Setelah dianalisis ternyata dalam minyak bumi terdiri dari
bermacam-macam senyawa berikut.
a. Golongan alkana yang paling banyak terdapat dalam minyak bumi
adalah n-alkana (tidak bercabang, jenuh) misalnya n-oktana dan
isooktana (bercabang, jenuh) misalnya isooktana (2,2,4trimetilpentana)

KOMPOSISI MINYAK BUMI

b. Sikloalkana (membentuk cincin, jenuh) yang terdapat dalam minyak bumi


adalah siklopentana dan sikloheksana, misalnya metil siklopentana dan etil
sikloheksana

c. Hidrokarbon aromatik (membentuk cincin, tidak jenuh) yang


terdapat dalam minyak bumi adalah benzena, misalnya etil
benzena

Disimpulkan :

Alkana
Senyawa alkana yang paling banyak ditemukan adalah n-oktana
dan isooktana (2,2,4-trimetil pentana)

Hidrokarbon aromatisDiantaranya adalah etil benzene

Sikloalkana Antara lain siklopentana dan etil sikloheksana

Belerang (0,01-0,7%)

Nitrogen (0,01-0,9%)

Oksigen (0,06-0,4%)

Karbon dioksida [CO2]

Hidrogen sulfida [H2S]

3. Pengolahan Minyak Bumi

Minyak bumi diperoleh dengan jalan


pengeboran daerah antiklinal baik di
darat maupun di lepas pantai.
Pengeboran kadang-kadang
mencapai kedalaman 3 km atau
lebih.
Di Indonesia, minyak bumi terdapat
dalam lapisan-lapisan sedimen
tersier yang terbentuk antara 600
ribu sampai 70 juta tahun yang lalu.
Lapisan ini terdapat di sepanjang
pulau Sumatra bagian timur, pulau
Jawa bagian utara, Kalimantan
bagian timur, dan daerah kepala
burung di Papua. Meskipun telah
dieksploitasi selama hampir 2 abad,
ternyata baru 30 cekungan yang
telah dieksploitasi dan umumnya
berada di wilayah barat Indonesia.

Sementara itu, 30 cekungan lagi di wilayah Timur Indonesia belum


dieksploitasi. Minyak mentah yang baru dihasilkan masih berupa
campuran dan belum dapat dimanfaatkan dan harus dilakukan
pengolahan lebih lanjut. Pengolahan tersebut pada prinsipnya adalah
memisahkan (memurnikan) komponen-komponen penyusun minyak
bumi. Proses pemisahan komponen-komponen minyak bumi dilakukan
di pabrik kilang minyak (refineries).

Hasil Minyak Bumi


LPG
Liquefied Petroleum Gas (LPG) PERTAMINA dengan brand ELPIJI, merupakan gas
hasil produksi dari kilang minyak (Kilang BBM) dan Kilang gas, yang komponen
utamanya adalah gas propana (C3H8) dan butana (C4H10) lebih kurang 99 % dan
selebihnya adalah gas pentana (C5H12) yang dicairkan
Bahan bakar penerbangan
Bahan bakar penerbangan salah satunya avtur yang digunakan sebagai bahan
bakar persawat terbang.
Bensin
Bensin merupakan bahan bakar transportasi yang masih memegang peranan
penting sampai saat ini. Bensin mengandung lebih dari 500 jenis hidrokarbon
yang memiliki rantai C5-C10. Kadarnya bervariasi tergantung komposisi minyak
mentah dan kualitas yang diinginkan.
Minyak tanah ( kerosin )
Bahan bakar hidrokarbon yang diperoleh sebagai hasil penyulingan minyak bumi
dengan titik didih yang lebih tinggi daripada bensin; minyak tanah; minyak patra.

Solar
Diesel, di Indonesia lebih dikenal dengan nama solar, adalah suatu
produk akhir yang digunakan sebagai bahan bakar dalam mesin
diesel yang diciptakan oleh Rudolf Diesel, dan disempurnakan oleh
Charles F. Kettering.
Pelumas
Pelumas adalah zat kimia, yang umumnya cairan, yang diberikan
diantara dua benda bergerak untuk mengurangi gaya gesek.
Pelumas berfungsi sebagai lapisan pelindung yang memisahkan
dua permukaan yang berhubungan

Lilin
Lilin adalah sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang
diselimuti oleh bahan bakar padat. Bahan bakar yang
digunakan adalah paraffin
Minyak bakar
Minyak bakar adalah hasil distilasi dari penyulingan minyak tetapi
belum membentuk residu akhir dari proses penyulingan itu
sendiri. Biasanya warna dari minyak bakar ini adalah hitam chrom.
Selain itu minyak bakar lebih pekat dibandingkan dengan minyak
diesel.
Aspal
Aspal ialah bahan hidro karbon yang bersifat melekat (adhesive),
berwarna hitam kecoklatan, tahan terhadap air, dan visoelastis.
Aspal sering juga disebut bitumen merupakan bahan pengikat
pada campuran beraspal yang

Dampak Penggunaan
Minyak Bumi
Dampak negatif penggunaan minyak bumi

Pencemaran udara
Turunnya kualitas udara akibat zat sisa dari pemakaian minyak bumi

Perubahan iklim
Penggunaan minyak bumi akan menghasilkan zat sisa berupa CO2.
Gas tersebut dapat menimbulkan efek rumah kaca di bumi sehingga
terjadilah pemanasan global yang sekarang ini sedang terjadi.
Pemanasan global tersebutlah yang memicu perubahan iklim di
berbagai balahan dunia

Pencemaran air
Eksploitasi miyak bumi dengan menggunakan kapal tangker, tidak
menutup kemungkinan adanya kebocoran pada kapal tangker
tersebut. Karena kapal tangker itu bocor, maka minyak mentah
yang ada di dalamnya akan keluar dan jatuh keair sehingga
mengakibatkan pencemaran air.

Pencemaran terhadap tanah


Dampak penggunaan energi terhadap tanah dapat diketahui,
misalnya dari pertambahan batu bara. Masalah yang berkaitan
dengan lapisan tanah muncul terutama dalam pertambangan
terbuka. Jika terhirup dan masuk ke tubuh, sebagian besar akan
ditimbun dalam tulang. Ketika orang mengalami stres, Pb
diremobilisasi dari tulang dan masuk ke peredaran darah sehingga
menimbulkan risiko keracunan. Dalam jangka panjang,
penimbunan Pb bisa berbahaya.
Dampak penggunaan minyak bumi
Dalam bidang pangan sebagai bahan baku pembuatan pupuk dari
minyak bumi, industri yang menanganinya disebut industri
petrokimia.
Dalam bidang sandang dan papan sebagai bahan dasar pembuatan
kain sintetis dan beberapa jenis bahan bangunan sintetis seperti
bermacam-macam jenis plastik untuk paralon, atap rumah dll.
Selain itu, minyak bumi juga digunakan untuk bahan pembuatan
obat-obatan, detergen, cat dll.

Cara Menghemat Minyak Bumi


1. Bepergian bersama dalam satu kendaraan, dengan sistem antar jemput dan
pastikan tidak hanya anda sendiri yang ada di dalam kendaraan, atau menggunakan
kendaraan umum untuk pergi bekerja. Dan jika saat ini anda telah menggunakan
sepeda untuk bepergian, anda telah menjadi contoh yang terbaik.
2. Bila memungkinkan, pilih produk yang dikemas tanpa plastik dan apabila terpaksa
menggunakan plastik, daur ulanglah atau gunakan kembali kemasan tersebut, jangan
langsung dibuang.
3. Beli buah-buahan dan sayuran organik (pupuk dan pestisida yang beredar saat ini
banyak mengandung minyak bumi).
4. Belilah produk kecantikan (sampo, sabun, peralatan kecantikan) berdasarkan
bahan-bahan alami, bukan yang mengandung minyak.
5. Jika memungkinkan pilih produk yang diproduksi di dalam negeri karena akan
mengurangi minyak bumi yang digunakan untuk transportasi barang dan selain itu
dapat meningkatkan ekonomi dalam negeri Indonesia

6. Beli pakaian yang terbuat dari kapas organik atau rami bukan dari produk turunan minyak.
7. Gunakan barang barang yang tidak hanya untuk sekali
pakai ketika akan piknik, jalan jalan,ataupun berkegiatan
sehari hari
8. Stop membeli air mineral dalam botol. Lebih baik selalu
membawa tempat minum sendiri dan isi ulang.
9. Kurangi bepergian dengan pesawat terbang, untuk jarak
yang tidak terlalu jauh, lebih baik gunakan kereta api.
10. Menuntut Pemerintah Indonesia untuk mendorong
pengembangan energi terbarukan yang potensinya sangat
besar di Indonesia, dan bukan menghabiskan uang pada
subsidi minyak.

TE
RI
KA M
A
SI
H