Anda di halaman 1dari 15

Pengambilan Data Bio-Ekologi

(Mangrove, Biota Asosiasi,


Terumbu karang, Ikan Karang,
dan Plankton

Oleh
Wantoro (G1F112009)
Mahasiswa UNLAM
Banjarbaru

Jenis Mangrove

Tumbuhan mangrove sejati (true


mangrove/ exclusive mangrove):
Tumbuhan yang hanya dapat
tumbuh di daerah mangrove

Bukan tumbuhan mangrove sejati


(non-exclusive mangrove): Biasanya
tumbuh di pinggiran mangrove atau di
habitat lain

Zonasi Hutan
Mangrove

Cara Pengukuran
Mangrove

Analisis Data

Persen Penutupan Jenis Mangrove

Dimana :
C = nilai persentase penutupan
mangrove (%)
BA= Jumlah seluruh luas lingkar pohon
atau anakan (m2)
A = Luas total area pengamatan(m2)

Indeks Nilai
Penting
Ket:
INP = Indeks nilai penting
RDi = Kepadatan individu per
satuan luas
RFi = Frekuensi relatif jenis
RCi = Penutupan relatif jenis

Kerapatan Jenis
(Di)
ni = tegakan jenis
ke-i
A = luas total plot

Kerapatan Relatif
Jenis
Keterangan :
RDi = Kerapatan relatif jenis
Di = tegakan jenis ke-i
n= jumlah total tegakan
seluruh jenis

Frekunsi Jenis
(Fi)

Pi = jumlah plot di mana


ditemukan jenis i
P= jumlah total plot yang

Frekuensi Relatif
Jenis

Keterangan :
RFi = Frekuensi relatif jenis
Fi = Frekuensi jenis ke-i
F= jumlah frekuensi untuk seluruh
jenis

Penutupan Jenis
(Ci)
BA = diameter batang pohon
jenis i
A = Luas plot total

Penutupan Relatif
Jenis

Keterangan :
RCi = Penutupan relatif jenis
Ci = Luas area penutupan jenis ke-i
Ci= Luas total area penutupan seluruh
jenis

Pancang dan pohon => Mueller- Dombois dan Ellenberg (1974)


Kerapatan
Kerapatan Mutlak
= Jumlah individu suatu jenis
Luas petak contoh
Kerapatan Relatif (%)
= Jumlah individu suatu jenis
x 100
Jumlah individu seluruh jenis
Frekuensi
Frekuensi Mutlak
= Jumlah petak dari suatu jenis yang hadir
Jumlah kehadiran suatu jenis

Frekuensi Relatif (%) (FR) = Jumlah kehadiran suatu jenis x 100


Jumlah kehadiran seluruh jenis
Dominansi
Domiansi Mutlak
= Jumlah total luas bidang dasar suatu
jenis
Luas petak contoh
Dominansi Relatif (DR) = Jumlah total luas bidang dasar suatu jenis
x 100
Jumlah total luas bidang dasar seluruh jenis
Nilai Penting Jenis (NPJ %) = NPJ = KR + FR + DR

Tingkat Semai => Numata (1958) yang dikutip Bratawinata


(1988)
Ratio Jumlah Individu
N =

Jumlah individu suatu jenis


x 100 %
Jumlah individu terbanyak dari suatu jenis

Ratio Frekuensi
F

Jumlah frekuensi suatu jenis


x 100%
Jumlah frekuensi terbanyak dari suatu jenis

Ratio Tinggi Rata-rata


H =

Tinggi rata-rata dari suatu jenis


Tinggi rata-rata tertinggi dari jenis lain

Sum of Dominance Ratio :


SDR3

= N + F + H
3

x 100 %

Manta
Tow

Metode Pengambilan Data Terumbu


Karang
PIT (Point
Intercept
Transeckt)

LIT (Line Intercept Transect)


ni = li x 100 %
L
dimana
ni = persentase penutupan karang hidup
li = panjang karang berdasarkan bentuk pertumbuhan
L = panjang transek garis
Kategori
Kategori
Kategori
Kategori
Kategori

Sangat Jelek
: 0 - 10 %
Jelek
: 11 - 30 %
Sedang
: 31 - 50 %
Baik
: 51 - 75 %
Sangat Baik : 76 - 100 %)

Pengambilan Data Ikan


Karang
Metode Visual

Analisis
Data
Persentase penutupan komunitas
Indek komunitas terpilih
bentik
Xi
= ni
Li
= ni x 100 %
A
L
dimana
dimana
Li = persentase penutupan biota
karang ke-i
ni = panjang total kelompok biota
Indek
(H)
karangkeragaman
ke-i
L= panjang transek garis

dimana
H = Indek keanekaragaman
s = Jumlah taksa biota
pi= Proposi jumlah individu pada
jenis biota

Xi = Kelimpahan komunitas terpilih ke-i


ni = Jumlah total komunitas terpilih pada
stasiun pengamatan ke-i
A= Luas transek pengamatan

Indek Kemerataan
E
=

H
.
H maks

dimana
E = Indek Kemerataan
H = Indek keanekaragaman
H maks = Jumlah Indek keanekaragaman
maksimum

Indek Dominansi
dimana
D = Indek Dominansi
s = Jumlah taksa biota
pi= Proposi jumlah individu pada jenis biota

Pengambilan Data
Plankton

Analisis Data
Kelimpahan Plankton

dimana
n = Kelimpahan Plankton (jumlah
plankton/L)
a = Jumlah rata-rata plankton dalam
1 ml
c = ml plankton paket air tersaring
L = Volume sampel air tersaring
Keanekaragaman Plankton
dimana
S = Jumlah seluruh spesies
ni = Jumlah individu/spesies
N = Jumlah individu keseluruhan

TERIMAKASI
H