Anda di halaman 1dari 8

proses perencanaan pesan

persuasif
Analisis Audiens

Pertimbangan Perbedaan Budaya

Memilih Pendekatan Organisasio

A
n
a
l
i
s
i
s
A
u
d
i
e
n
s

Siapa audiensnya?
Apa yang dibutuhkan audiens?
Apa yang komunikator inginkan dari audiens untuk
dilakukan?
Bagaimana kemungkinan audiens menolak?
Alternatif apa yang harus dipelajari?
Apa yang dianggap penting oleh audiens/ pengambil
keputusan?
Bagaimana kredibilitas komunikator dalam mempengaruhi
suatu pesan?
Bagaimana budaya organisasi dapat mempengaruhi
pemilihan strategi?

Pertimban
gan
Perbedaa
n Budaya

Budaya
berbeda,maka cara
yang digunakan juga
pasti akan berbeda.
Misalnya, di Swedia
audiens cenderung
fokus terhadap
pertanyaanpertanyaan teoritis
dan implikasi
strategis, sedangkan
di Amerika para
audiens lebih
cenderung untuk
fokus terhadap halhal yang bersifat
teknis dan praktis.

Memilih Pendekatan
Organisasional
pendekatan tak
langsung
(indirect approach)
Atau
pendekatan langsung
(direct approach)

Mengembangkan Pesan-pesan Persuasif


Menetap
kan
Kredibili
tas
Membuat
Kerangka
Argumen
tasi
Memilih
Daya
Pemikat

1. MenetapkanKredibilitas
Salah
satu
cara
untuk
menumbuhkan
kredibilitas adalah
melalui fakta yg
didukung dokumen,
file,
statistik,
jaminan, hasil riset
dll.

Cara-cara lain untuk mendukung


kredibilitas
jadilah seseorang yang ahli dalam bidang tertentu
antusias terhadap materi yang disampaikan
objektifdalam melakukan penilaian
hormat kepada audiens
jujur
intensitas yang baik dapat membantu meningkatkan minat
audiens
pengalaman, latar belakang, baik sikap maupun kepercayaan
sebelumnya

2. Membuat Kerangka Argumentasi

Attention (perhatian)
Perkenalkan
audiens dengan suatu masalah atau ide

Interest (minat)

Hubungkan pesan-pesan yang


akan disampaikan dengan manfaatyang secara spesifik dapat
dinikmati oleh audiens
esire (hasrat)
Buat audiens
untuk mengubah keinginannya dengan menjelaskan
bagaimana perubahan yang dilakukan dapat
memberikanmanfaat yang lebih

Action (tindakan)

Menyarankan tindakan
spesifik yang diinginkan komunikator terhadap audiens