Anda di halaman 1dari 13

BAGIAN ILMU PENYAKIT DALAM

PUSKESMAS LAYANG
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

PENYULUHAN
November 2016

HIPERTENSI

DISUSUN OLEH :
MUHAMMAD NUR ISLAM, S.KED (111 2016 0075)

BAGIAN ILMU PENYAKIT DALAM


PUSKESMAS LAYANG
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MULSIM INDONESIA
2016

PENDAHULUHAN

Hipertensi masih merupakan kondisi yang paling


sering di derita oleh masyarakat Indonesia.
Sesuai data Riskesdas 2013, Hipertensi merupakan
masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi yaitu
sebesar 25,8 %.

PENGERTIAN
Hipertensi
Merupakan
peningkatan
tekanan darah sistolik lebih dari
140 mmHg dan tekanan darah
diastolic lebih dari 90 mmHg pada
dua kali pengukuran dengan selang
waktu lima menit dalam keadaan
cukup istirahat/tenang.

GEJALA KLINIK
Sakit kepala / Rasa berat di leher
Pusing (Vertigo)
Jantung berdebar-debar
Mudah lelah
Penglihatan kabur
Telinga berdenging (Tinnitus)
dan, Mimisan.

KLASIFIKASI

FAKTOR RESIKO
TIDAK DAPAT DI UBAH
Umur
Jenis kelamin
Riwayat keluarga
Genetik

FAKTOR RESIKO
DAPAT DI UBAH
Merokok
Konsumsi Garam
Konsumsi lemah jenuh
Penggunaan jelantah
Minum beralkohol
Obesitas
Kurang aktifitas fisik
Stres
Penggunaan estrogen

JENIS HIPERTENSI LAIN

HIPERTENSI PULMONAL
HIPERTENSI GESTASIONAL
(KEHAMILAN)

EFEK HIPERTENSI BAGI TUBUH

KOMPLIKASI
Peningkatan tekanan darah yang berlangsung dalam
jangka waktu lama (persisten) akan menyebabkan
kerusakan pada ginjal, jantung, dan otak.

PENGOBATAN

Obat-obatan seumur hidup


Modifikasi gaya hidup :
Batasi asupan garam tidak lebih - sendok teh
(6 gram/hari)
Menurunkan berat badan
Menghindari minuman berkafein (Kopi)
Menghindari merokok
Tidak minum minuman beralkohol
Olahraga
Istirahat cukup

TERIMA KASIH
WASSALAMU ALAIKUM WR. WB