Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN JAGA

26 SEPTEMBER 2016
Residen
: dr. Sumanto
Koas
: Prithania Nurindra dan Eka
Pujianti

REKAPITULASI PASIEN
Pasien

Operasi An. R. (18 th)/Dx. Vulnus laseratum

(1)
Pasien

Rawat Ny. S (37 th)/Dx. Appendisitis

Inap (3)

Tn. U (64 th)/ Dx. Hidropneumothoraks


Ny. W(53 th)/ Dx. Karsinoma Payudara Sin T4 N1 Mx
Post Mastectomy

Pasien

Rawat Ny.

Jalan (1)

SN

(42th)/

Dx.

Hematochezia

ec

suspect

hemorrhoid grade III dd tumor kolon

Pasien Meninggal (0)


Pasien Sisa (4)

1. Ny. J (57 th)/Dx. Selulitis Pedis Sinistra


2. Ny.N (22th)/Dx. Appendisitis Akut
3. Ny. G (57 th)/Dx. Ulkus DM Digiti 1 Pedis Sinistra
dengan Ascendens Infection
4. Ny. T (58)/Dx. Severe Sepsis, Ulkus DM Pedis

- PASIEN OPERASI -

An. R (18 th)


KU: Luka di tangan kiri dan kaki kiri sejak 2 hari SMRS.
RPS: 2 hari SMRS pasien mabuk dan hampir dibacok dengan golok

oleh temannya, lalu pasien menangkis golok tersebut hingga yang


kena

tangannya.

Pasien

berlari

menghindari

temannya

dan

kehilangan kesadaran. Pasien ditemukan oleh temannya yang lain


dengan kondisi tidak sadar dan berlumur darah. Pasien diseret oleh
temannya dengan kaki kiri jadi tumpuan. Pasien tidak terlalu ingat
kejadiannya karena tidak sadar.
RPO: Pasien sudah berobat RS Persahabatan 2 hari SMRS namun

karena kendala biaya pasien hanya dibalut perban dan diberi


antiseptik
RPD:

Riwayat

disangkal.

penyakit

jantung,

DM,

Hipertensi,

dan

alergi

PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum: tampak sakit sedang
Kesadaran: Compos Mentis
Tanda Vital: TD: 120/80 mmHg S: 37,2 C

N : 96 x/menit
P: 20 x/menit
STATUS GENERALIS
Mata: Konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik.
THT: Tidak ada kelainan
Mulut: Tidak sianosis
Thoraks: Cor BJ I/II murni, reguler, tidak ada murmur
dan gallop
Pulmo SN vesikuler, tidak ada wheezing dan
rhonki
Abdomen: datar, bu (+), supel, nyeri tekan (-),
timpani
Ekstremitas: Akral hangat, CRT < 2

STATUS LOKALIS REGIO


MANUS
Look

:Luka terbuka dengan tepi rata pada

regio manus, perdarahan aktif tidak terlihat,


tampak banyak hematom
Feel:Sekitar luka teraba hangat, CRT <2
Move: Tidak ada gangguan pada pergerakan

tangan

STATUS LOKALIS REGIO PEDIS


Look

pada

:Luka terbuka dengan tepi tidak rata


regio

pedis,

perdarahan

aktif

tidak

terlihat, tampak banyak hematom dan debris


Feel:Sekitar luka teraba hangat, CRT <2
Move: Jari kaki II-IV tidak bisa bergerak

PEMERIKSAAN PENUNJANG
LABORATORIUM
HB: 14.1
Leukosit: 14300
Hitung Jenis:

B/E/N/L/M : 0.6/1.0/32.3/61.4/4.7
Trombosit: 321
PT/APTT: 10.8/39.4

DIAGNOSIS PRE-OPERASI
Vulnus Laceratum Regio Manus
Vulnus Excoriatum Regio Pedis

SIKAP
Pro Debridement eksplorasi+rekonstruksi
Puasa
IVFD RL 500 cc/8 jam
Gentamicin 2 x 80 mg (IV)
Ketorolac 3 x 30 mg (IV)

DIAGNOSIS POST-OPERASI
Vulnus Laceratum Regio Manus
Vulnus Excoriatum Regio Pedis

LAPORAN OPERASI
Pasien dalam posisi supinasi dalam anestesi general.
Antisepsis daerah operasi dan sekitarnya.
Evaluasi vulnus laseratum pada regio manus didapatkan N.ulnaris

intak, A. ulnaria intak, pulsasi (+). Ruptur tendon (+) Ruptur A/V (-)
Evaluasi dorsum pedis sinistra Didapatkan skin loss (+) debri

kontaminasi berat, korteks falang frontal digiti II, III, IV, V dan falang
dorsal digiti II-IV, kuku jari ruptur sebagian pada jari I-V, ruptur
tendon ekstensor longus dan brevis digiti I-V. Tidak didapatkan
perdarahan memancar.
Dilakukan

pencucian luka dengan NaCl 0.9% sebanyak 5 L.

Nekrotomi jaringan yang non vital.


Kontrol perdarahan, luka ditutup suprasoft+kassa

ASUHAN PASCA BEDAH


Awasi tanda vital
Diet bebas
Ceftriaxone 2 x1 gr (IV)
Ketorolac 3 x 30 mg (IV)
Rawat luka perhari

- TERIMA KASIH -