Anda di halaman 1dari 15

teori kepribadian

erich fromm
Kelompok 3:
Dinda Fitri Annisa
Siti Maryam
Dwi Tiara

Biografi erich fromm

Erich Fromm lahir di Frankfurt, Jerman pada


tanggal 23 Maret 1900. Ia belajar psikologi dan
sosiologi di University Heidelberg, Frankfurt, dan
Munich. Setelah memperoleh gelar Ph.D dari
Heidelberg tahun 1922, Setelah bertahun-tahun
Fromm mengabdikan dirinya untuk psikoanalisa
dan psikologi sosial, akhirnya Erch Fromm memilih
untuk tinggal dan beristirahat di Locarno,
Switzerland pada tahun 1976. Lalu pada tanggal
18 Maret 1980, Fromm meninggal akibat serangan
jantung di Muraito, Switzerland.

Erich fromm

Asumsi Fromm yang paling mendasar adalah


bahwa kepribadian individu dapat dipahami
hanya dalam sejarah manusia. Erich Fromm
juga menekankan pada perbedaan antara
manusia dan binatang lain. Manusia bersandar
pada pengalaman unik di alam kehidupannya
serta dapat tunduk pada semua hukum dan
secara bersamaan melampaui alam (Fromm,
1992, ms. 24). Dia percaya bahwa manusia
sadar diri akan keberadaan mereka.

ASUMSI-ASUMSI DASAR FROMM

Yang pertama, Kebutuhan Kebebasan dan


Keterikatan
a. Keterhubungan (relatedness)
Kebutuhan mengatasi perasaan kesendirian
dan terisolasi dari alam dan dari dirinya
sendiri. Kebutuhan untuk bergabung
dengan makhluk lain yang dicintai,menjadi
bagian dari sesuatu

KEBUTUHAN-KEBUTUHAN
MANUSIA

b. Keberakaran (rootedness)
Keberakaran adalah kebutuhan untuk
mengikat diri dengan kehidupan. Setiap
saat orang dihadapkan dengan dunia baru,
dimana dia harus tetap aktif dan kreatif
mengembangkan perasaan menjadi bagian
yang integral dari dunia. Dengan demikian
dia akan tetap merasa aman, tidak cemas,
berada di tengah-tengah duania yang
penuh ancaman

c. Transcendency
Karena individu menyadari dirinya sendiri dari
lingkungannya, mereka kemudian mengenali betapa
kuat dan menakutkan alam semesta itu, yang
membuatnya merasa tak berdaya. Seperti menjadi
keterhubungan, transendensi bisa positif
(menciptakan sesuatu) atau negatif (menghancurkan
sesuatu).
d. Kesatuan (unity)
Orang dapat mencapai unitas, memperoleh kepuasan
(tanpa menyakiti orang lain dan diri sendiri) kalau
hakikat kebinatangan dan kemanusiaan itu bisa
didamaikan, dan hanya dengan berusaha untuk
menjadi manusia seutuhnya melalui berbagi cinta
dan kerjasama dengan orang lain.

e. Identitas (identity)
Kebutuhan untuk menjadi aku, kebutuhan
untuk sadar dengan dirinya sendiri sebagai
sesuatu yang terpisah. Manusia harus
merasakan dapat mengontrol nasibnya
sendiri, harus bisa membuat keputusan,
dan merasa bahwa hidupnya nyata-nyata
miliknya sendiri.

Yang kedua, Kebutuhan untuk memahami


dan beraktivitas
a.Kerangka orientasi
Orang membutuhkan peta mengenai dunia
sosial dan dunia alaminya; tanpa peta itu
dia akan bingung dan tidak mampu
bertingkah laku yang ajeg-mempribadi.
b.Kerangka kesetiaan
Kerangka pengabdian adalah peta yang
mengarahkan pencarian makna hidup,
menjadi dasar dari nilai-nilai dan titik
puncak dari semua perjuangan.

c.Keterangsangan

stimulasi
Kebutuhan untuk melatih sistem syaraf,
untuk memanfaatkan kemampuan otak.
Manusia membutuhkan bukan sekedar
stimulus sederhana (misalnya: makanan),
tetapi stimuli yang mengaktifkan jiwa
d.Keefektivan (effectivity)
Kebutuhan untuk menyadari eksistensi diri
melawan perasaan tidak mampu dan
melatih kompetensi/kemampuan.

1.Otoritarianisme
Kecenderungan untuk menyerahkan kemandirian diri dan
menggabungkannya dengan seseorang atau sesuatu di luar
dirinya, untuk memperoleh kekuatan yang dirasakan tidak
dimilikinya.
2.Perusakan (destruktiveness)
Destruktif berakar pada perasaan kesepian, isolasi, dan tak
berdaya. Destruktif mencari kekuatan tidak melalui
membangun hubungan dengan pihak luar, tetapi melalui usaha
membalas/merusak kekuatan orang lain
3.Penyesuaian (conformity)
Bentuk pelarian dari perasaan kesepian dari isolasi berupa
penyerahan individualitas dan menjadi apa saja seperti yang
diinginkan kekuatan dari luar

BEBAN KEBEBASAN

1.

Orientasi Nonproduktif .
Fromm menggunakan istilah nonproduktif untuk
menunjukkan bahwa strategi-strategi seperti ini
akan gagal jika digunakan manusia untuk
mendekati kebebasan positif atau realisasi diri.
Ada beberapa karakter yang dimiliki oleh
manusia.
a.Reseptif (receptive),
b.Eksploitatif (explotative)
c.Penimbun (Hoarding)

ORIENTASI KARAKTER

2.

Orientasi Produktif
3. Orientasi Penimbunan
4.Orientasi Pemasaran

1.

Nekrofilia
istilah necrophilia berarti cinta kematian
dan biasanya mengacu pada penyimpangan
seksual di mana keinginan orang kontak
seksual dengan mayat.
2.
Narsisme Berat
narsisistik individu sibuk dengan diri mereka
sendiri, tetapi kekhawatiran ini adalah tidak
terbatas untuk mengagumi diri di cermin.

F.GANGGUAANN KEPRIBADIAAN.

3.Incest

Simbiosis
Incest simbiosis adalah bentuk berlebihan
hasrat alami ibu lebih umum dan lebih jinak.