Anda di halaman 1dari 26

Matematika

Fitriyanti, S.Farm., M.Farm., Apt

Materi :

Mahasiswa mampu menerangkan konsep dasar


Pengenceran dan penentuan kadar

Tujuan :

Teori pengenceran dan pemekatan

Aplikasi dalam pembuatan larutan stok

Pengenceran dalam kehidupan sehari-hari?

Dari contoh tersebut dapat kita ambil kesimpulan :


bahwa Definisi :

Pengenceran adalah berkurangnya


rasio zat terlarut di dalam larutan akibat
penambahan pelarut.
Sebaliknya pemekatan adalah
bertambahnya rasio konsentrasi zat
terlarut di dalam larutan akibat
penambahan zat terlarut.

Contoh :
Ana memerlukan sirup simpleks dengan
konsentrasi 50% sebanyak 20 mL, yang tersedia
di laboratorium adalah sirup simpleks dengan
konsentrasi 25%.
Apa yang harus ana lakukan?

Pengenceran Dan Pemekatan


Persamaan
(Kuantitas ke-1) x (konsentrasi ke-1) =
(Kuantitas ke-2) x (konsentrasi ke-2)

Atau

Q1 x C1 = Q2 x C2
Dimana, Q adalah kuantitas dan C adalah konsentrasi

Pengenceran Dan Pemekatan


Contoh Soal

1. Jika 500 mL larutan 15% v/v diencerkan menjadi 1.500


mL, berapa % kekuatan yang dihasilkan?
2. Jika suatu sirup yang mengandung sukrosa 65% b/v
diuapkan menjadi 85% volumenya, berapa persen
sukrosa yang akan terkandung dalam sirup?
3. Jika 1 galon suatu larutan 30% b/v diuapkan sehingga
larutan tersebut memiliki kekuatan 50% b/v, berapa
volume larutan ini dalam mL? (1 galon = 4,5461 L)

Pengenceran Dan Pemekatan


Penerapan dalam Farmasi

Pengenceran Asam

Triturasi

Larutan Stok

Pengenceran Dan Pemekatan


1. Pengenceran Asam
Asam pekat didasarkan pada % b/b dan asam encer didasarkan pada % b/v
Sehingga diperlukan penggunaan bobot jenis pada perhitungan

Pengenceran Dan Pemekatan

Contoh Soal
Berapa mL HCl 37% b/b
dengan Bobot jenis 1,2 yang
diperlukan untuk membuat
1000 mL HCl encer 10% b/v?

Pengenceran Dan Pemekatan

Jawaban :

Diket : C1 = 37% b/b = ? %b/v , Q2 = 1000 mL , C2 = 10% b/v


Dit : Q1 ?
Jawab :
HCl 37% b/b = 37 g dalam 100 g (Bj 1,2)
Volume sediaan total = 100 g / 1,2 g/mL = 83,33 mL
Sehingga 37 g HCl dalam 83,33 mL = 44,4% b/v
Q1 x C1 = Q2 x C2
Q1 x 44,4% b/v = 1000 mL x 10% b/v
44,4 Q1 = 10.000
Q1 = 225,23 mL

Jadi, HCl 37% b/b yang diperlukan untuk membuat 1000 mL HCl 10%
adalah 225,23 mL

Pengenceran Dan Pemekatan


2. Triturasi
Merupakan pengenceran padat
Bisa dinyatakan dalam % kekuatan
atau rasio kekuatan

Pengenceran Dan Pemekatan


Contoh soal :
Berapa gram triturasi 1/10 yang diperlukan untuk
memperoleh 25 mg obat?
Jawab :
1 : 10 artinya 10 g triturasi mengandung 1 g obat
25 mg = 0,025 g
Jadi, untuk mendapatkan 25 mg obat dari triturasi :
10/1 x 0,025 g = 0,25 g = 25 mg

Pengenceran Dan Pemekatan


3.

Larutan Stok

Merupakan larutan suatu zat medisinal atau


nonmedisinal yang relatif pekat dan digunakan sebagai
sumber zat tersebut untuk membuat larutan yang
konsentrasinya kecil
Contoh :
Adi memerlukan larutan sirup simplex 45% 50 mL untuk
membuat sediaan sirup obat. Jika yang tersedia di Lab.
Resep hanya sirup simplex 60%, maka berapa mL yang
diperlukan?

Pengenceran Dan Pemekatan


Jawaban :
Diket : C1 = 60% b/v

Q2 = 50 mL C2 = 45% b/v

Dit : Q1 ?
Jawab :
Q1 x C1 = Q2 x C2
Q1 x 60% b/v = 50 mL x 45% b/v
60 Q1 = 2.250
Q1 = 37,5 mL
Jadi, HCl 60% b/v yang diperlukan untuk membuat 50 mL HCl 45% b/v
adalah 37,5 mL

Dalam laboratorium selalu terjadi kegiatan pengenceran. Umumnya


tersedia zat padat atau larutan dalam konsentrasi yang besar atau
dengan tingkat kemurnian yang tinggi. Sehingga perlu dilakukan
pengenceran.
Menyiapkan larutan NaOH 1 M,
dilakukan dengan menimbang kristal NaOH seberat
40gram dilarutkan kedalam 1 Liter air.
40 gram didapat dari Mr NaOH, dimana Na = 23, O = 16 dan H = 1,

Untuk pengenceran, misalnya 50 mL larutan CuSO4


dengan konsentrasi 2 M, diubah konsentrasinya menjadi
0.5 M.
Jawab : tambahkan pelarutnya, namun
berapa banyak
yang harus ditambahkan????
Perubahan konsentrasi dari 2 M menjadi 0.5 M, sama
dengan pengenceran 4 kali, yang berarti volume larutan
menjadi 4 kali lebih besar dari 50 mL menjadi 200 mL .

Contoh
Botol asam klorida yg diambil dari gudang beretiket 1 M . Kita
membutuhkan larutan asam dengan kadar 0,2 M sebanyak 100 ml.
Bagaimana pengenceran asam tersebut ?
Jawab:
V1 = ?
V2 = 100 ml
N1 = 1 M N2 = 0,2 M
Maka :
V1 x 1 = 100 x 0,2
100 x 0,2
V1 =------------------ = 20 ml
1
Sehingga HCl yang harus diambil dari botol sebanyak 20 ml

Langkah Pengenceran:

Menyiapkan larutan HCl 1N yang akan diencerkan sebanyak 20 ml


dengan gelas ukur

dimasukkan dalam labu ukur 100 ml

Ditambahkan aquades sedikit demi sedikit sambil digojok sampai tanda


tera.

Jadi HCl 0,2 N

Contoh soal :

1. Berapa ml larutan stok 1:400 b/v yang harus digunakan untuk


membuat 4 L larutan 0,05% b/v?

Jawab :

4 L = 4000 mL

1:400 b/v = 0,25% b/v

Rumus : Q1 x C1 = Q2 x C2

4000 ml x 0,05% = Q2 ml x 0,25 %

Q2 = 800 ml

2. Berapa mililiter larutan stok 1% b/v pewarna merah yang harus


digunakan untuk membuat 4000 ml cairan pencuci mulut yang
mengandung 1:20.000 b/v pewarna merah resmi sebagai zat pewarna?
1:20.000 b/v = 0,005% b/v
4.000 ml x 0,005 % = Q2 x 1 %
X =4.000 x 0.005
X =20 ml

tugas
1.

Buatlah kelompok dengan anggota 3 orang

2.

Ketua kelompok mendaftarkan nama anggota dan nomor


masing-masing kelompok kepada ketua kelas. Ketua kelas
mengumpulkan catatan daftar nama kelompok kepada dosen
pengampu MK.

Soal untuk kelompok ganjil


Larutan kurva baku Teofilin dibuat dari larutan
standar teofilin 100 g/mL. Larutan kurva
baku yang diperlukan dengan konsentrasi
berikut 25; 10; 5; 2; 0,5; 0,25 g/mL.
Berapa mL yang dilambil dari tiap larutan
untuk membuat larutan kurva tersebut, jika
volume larutan yang akan digunakan peneliti
adalah 20 mL.

Soal untuk kelompok genap


Peneliti akan melakukan penelitian untuk mengetahui kadar
teofilin dalam darah setiap waktu dalam rangka pemantauan
terapi obat teofilin pada Asma. Teofilin merupakan obat dengan
rentang terapi sempit (dewasa 5-15 g/mL), sehingga
pemantauan kadar obat di dalam darah pasien penting
dilakukan. Kadar teofilin dalam darah kurang dari 5 g/mL
dapat menyebabkan keggagalan terapi, sedangkan jika lebih
daari 15 g/mL dapat menyebabkan toksisitas. Untuk
melakukan penelitian diperlukan Larutan kurva baku teofilin.
Larutan kurva baku Teofilin dibuat dari larutan standar teofilin
500 g/mL. Larutan kurva baku yang diperlukan dengan
konsentrasi berikut 25; 10; 5; 2; 0,5; 0,25 g/mL.
Buatlah larutan kurva baku teofilin dengan beberapa
konsentrasi diatas, jika volume larutan yang akan digunakan
peneliti adalah 25 mL.

tugas
3. Silahkan mengerjakan tugas dikelas dengan
sisa waktu
4. Tugas ditulis tangan, 1 untuk 1 kelompok
5. Tugas dikumpulkan dimeja sy paling lambat
30 menit setelah kuliah berakhir, lewat dari
itu nilai dianggap 0
6. Tugas akan dipresentasikan dijam pertemuan
selanjutnya bagi 3 kelompok yang terpilih,
dengan presentator pilihan sy
7. Selamat mengerjakan

Terima Kasih