Anda di halaman 1dari 15

Modernisasi dan

Globalisasi
Dani Ramdani, S.Sos
Musik. The Corrs - Lough Erin Shore
(Unplugged) Album The Best of The Corrs

Hakikat modernisasi
Kata modernisasi dengan kata dasar
modern berasal dari bahasa latin modernus
yang dibentuk dari kata modo dan ernus.
Modo berarti cara dan ernus menunjuk
pada adanya periode waktu masa kini.
Modernisasi berarti proses menuju masa
kini atau proses menuju masyarakat
modern. Modernisasi dapat pula berarti
perubahan dari masyarakat tradisional
menuju masyarakat yang maju.

Pendapat Sosiolog tentang Modernisasi

Koentjaraningrat mendefinisikan modernisasi


sebagai usaha untuk hidup sesuai dengan
zaman dan keadaan dunia sekarang

Soerjono Soekanto, modernisasi adalah suatu


bentuk dari perubahan sosial yang biasanya
terarah dan didasarkan pada suatu
perencanaan (social planning)

Astrid S. Susanto, modernisasi adalah suatu


proses pembangunan yang memberikan
kesempatan ke arah perubahan demi
kemajuan

Memiliki

sikap hidup untuk menerima hal-hal


yang baru dan terbuka untuk perubahan

Ciri Manusia Modern


Menurut Alex Inkeles, terdapat
9 ciri manusia modern.

Memiliki

keberanian untuk menyatakan


pendapat atau opini

Menghargai

waktu dan lebih banyak


berorientasi ke masa depan

Memiliki
Percaya

perencanaan dan pengorganisasian

diri

Perhitungan
Menghargai
Percaya

harkat hidup manusia lain

pada ilmu pengetahuan dan teknologi

Menjungjung

tinggi sikap di mana imbalan


yang diterima seseorang harus sesuai dengan
prestasinya dalam masyarakat

Cara

Syarat-Syarat Modernisasi

berpikir ilmiah (scientific thinking) yang


sudah melembaga dan tertanam kuat dalam
kalangan pemerintah maupun masyarakat luas

Sistem administrasi

Menurut Soerjono Soekanto


terdapat beberapa syarat
modernisasi

negara yang baik dan benarbenar mewujudkan birokrasi

Sistem pengumpulan

data yang baik, teratur, dan


terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu
seperti BPS (Biro Pusat Statistik)

Penciptaan

iklim yang menyenangkan


(favourable) terhadap modernisasi terutama media
masa

Tingkat

organisasi yang tinggi, terutama disiplin

diri
Sentralisasi

wewenang dalam perencanaan sosial


(social planning) yang tidak mementingkan
kepentingan pribadi atau golongan

Sikap Mental Manusia Modern


Sikap mental dan budaya suatu
masyarakat sangat menentukan
diterima atau ditolaknya suatu
perubahan atau modernisasi. Sikap
mental yang dapat menjadi
pendorong modernisasi antara lain
adalah rajin, tepat waktu, berani
mengambil resiko, disiplin,
kompetitif, adil, jujur, toleran, dan
peduli lingkungan.

Gejala-Gejala Modernisasi

Bidang budaya, ditandai dengan semakin terdesaknya budaya tradisional oleh


masuknya pengaruh budaya dari luar, sehingga budaya asli semakin pudar.

Bidang politik, ditandai dengan semakin banyaknya negara yang lepas dari
penjajahan, munculnya negara-negara yang baru merdeka, tumbuhnya negaranegara demokratis, lahirnya lembaga-lembaga politik, dan semakin diakuinya
hak-hak asasi manusia.

Bidang ekonomi, ditandai dengan semakin kompleksnya kebutuhan manusia


akan barang-barang dan jasa sehingga sektor industri dibangun secara besarbesaran untuk memperoduksi barang.

Bidang sosial, ditandai dengan semakin banyaknya kelompok baru dalam


masyarakat, seperti kelompok buruh, kaum intelektual, kelompok manajer,
dan kelompok ekonomi kelas

GLOBALISASI
Modernisasi menjadikan masyarakat lebih maju
baik dalam bidang pendidikan, ekonomi maupun
teknologi. Dengan adanya teknologi,
komunikasi dan transformasi berkembang pesat,
dengannya pergerakan informasi lebih mudah
dan cepat. Perubahan tersebut berdampak pada
hubungan antarnegara. Antaran negara satu dan
lainnya seolah tidak terdapat batas lagi. Hal
tersebutlah yang menandai terjadinya globalisasi

Perubahan dalam konsep ruang


dan waktu

Pasar dan produksi ekonomi di


negara-negara yang berbeda
menjadi saling bergantung

Peningkatan interaksi kultural


melalui perkembangan media
massa

Meningkatnya masalah bersama,

Pengertian Globalisasi

Globalisasi adalah sebuah istilah


yang memiliki hubungan dengan
peningkatan keterkaitan
antarbangsa dan antarmanusia di
seluruh dunia melalui perdagangan,
investasi, perjalanan, budaya
popular, dan bentuk-bentuk
interaksi lain. Cohen dan Kennedy
berpendapat bahwa globalisasi
adalah seperangkat transformasi
yang saling memperkuat dunia,
yang meliputi hal-hal berikut.

Ekonomi

Lingkungan

Permasalahan lazim lainnya

Proses Terjadinya Globalisasi


Globalisas sebagai fenomena abad ke 20 ini dapat dihubungkan dengan bangkitnya
ekonomi internasional. Padahal interaksi antarbangsa di dunia telah ada selama
berabad-abad. Benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal
perdagangan antarnegara sekitar tahun 1000 dan 1500 SM. Saat itu pedagang dari Cina
dan India mulai menelusuri negara lain. Selanjutnya ditandai dengan dominasi
perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. Fase selanjutnya adalah eksplorasi
dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. Didukung pula dengan terjadinya
revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antarbangsa didunia. Pada saat itu
berkembang pula kolonialisasi yang membawa pengaruh besar terhadap difusi
(penyebaran) antarkebudayaan di dunia.
Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapatkan momentumnya ketika Perang Dingin
berakhir dan komunisme dunia runtuh. Implikasinya, Negara-negara di dunia mulai
menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan
perkembangan teknologi komunikasi dan transfortasi. Alhasil, sekat-sekat antarnegara
pun mulai kabur.

Gejala Modernisasi dan


Globalisasi di Indonesia
Dapat dilihat dalam berbagai
bidang kehidupan, mencakup
bidang ilmu pengetahuan dan
teknologi, bidang ekonomi, bidang
politik dan bidang agama.

Dampak Modernisasi dan Gobalisasi di Indonesia


Ada beberapa dampak modernisasi dan globalisasi
di Indonesia disamping membengkaknya biaya
sosial (social cost) akibat dari ketidaksiapan
bangsa Indonesia dalam menghadapi perubahanperubahan yang ditimbulkan oleh pembangunan.
Disamping itu, perkembangan teknologi yang
begitu pesat seringkali tidak diimbangi dengan
perubahan tata nilai dan norma dalam masyarakat
(cultural lag). Selain culture lag, teknologi
modern yang dihasilkan pembangunan juga
menimbulkan efek samping yang justru
bertentangan dengan kemajuan, seperti pergeseran
nilai, norma, perilaku, dan lembaga.

Selain itu terdapat beberapa dampak


atau akibat lainya, diantaranya.

Urbanisasi

Kesenjangan sosial ekonomi

Pencemaran lingkungan alam

Kriminalitas

Lunturnya eksistensi jati diri


bangsa

Tantangan Masa Depan


Bangsa

Globalisasi merupakan tantangan besar bagi


setiap bangsa. Di satu sisi, setiap bangsa tidak
ingin tergilas oleh arus globalisasi yang akan
melunturkan identitas jati dirinya. Namun di
sisi lain, tidak mungkin baginya untuk
menutup diri di tengah ketergantungannya
kepada bangsa lain. Hal ini dapat dilakukan
dengan beberapa upaya yakni menjalin
kerjasama antarnegara terutama negara-negara
berkembang untuk mengendalikan arus
globalisasi ini. Dalam bidang budaya, harus
ada upaya untuk mendorong berkembangnya
potensi-potensi budaya lokal masyarakat. Di
samping itu, pendidikan merupakan jembatan
emas menuju suatu masyarakat cerdas,
bermoral, dan berbudaya.

Sumber Pustaka
Maryati, Kun. 2006. Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XII. Esis Erlangga. Jakarta
Copyright. Sosiologi SMAN 1 Cibeber