Anda di halaman 1dari 13

C orak Interaksi P em im pin

D engan B aw ahannya
Kepemimpinan Transaksional
Kepemimpinan Transformasional

Kepem im pinan Transaksional


Contingent Reward
Management By Exception-Active
Management By Exception-Passive
Laissez-Faire

Contingent Reward

Transaksinya ialah : jika anda


bekerja baik akan saya beri imbalan
yang baik. Misalnya, jika bawahan
berprestasi tinggi ia akan mendapat
imbalan (reward) yang memuaskan
dirinya.

Management By Exception-Active

Transaksinya ialah : silakan


melaksanakan tugas pekerjaan anda,
saya akan awasi secara ketat, sehingga
jika saya melihat akan timbul
kesalahan, atau jika begitu timbul
kesalahan, akan saya bantu anda.
Misalnya, disini manajer mengawasi
secara ketat bawahannya agar tidak
membuat kesalahan.

Management By Exception-Passive

Transaksinya ialah : silakan


melaksanakan tugas pekerjaan anda. Jika
timbul masalah atau jika anda bertindak
salah usahakan masalah itu diselesaikan
sendiri jika belum mampu mengatasi
saya aka bantu. Misalnya, manajer baru
bertindak setelah terjadi kegagalan
bawahan untuk mencapai tujuan atau jika
ada masalah yang serius.

Laissez-Faire

Transaksinya ialah : silakan anda


melakukan tugas pekerjaan anda
secara mandiri, anda mampu
melakukannya dan bertanggung
jawab sendiri atas hasil kerja anda.
Misalnya, manajer membiarkan
bawahannya untuk melakukan tugas
pekerjaannya tanpa ada pengawasan
dari dirinya.

Kepem im pinan
Transform asional
Attributed Charisma
Inspirational Leadership/motivation
Intellectual Stimulation
Individualized Consideration
Idealized Influence

Attributed Charisma
Pemimpinan mendahulukan kepentingan
perusahaan dan kepentingan orang lain
dari kepentingan diri.

Inspirational
Leadership/motivation
Pemimpin mampu menimbulkan
inspirasi pada bawahannya.

Intellectual Stimulation
Bawahan merasa bahwa
pemimpin mendorong mereka
untuk memikirkan kembali cara
kerja atau tugas mereka

Individualized Consideration
Bawahan merasa diperhatikan dan
diperlakukan secara khusus oleh
pimpinannya. Pemimpin
memberlakukan setiap bawahannya
menjadi seorang pribadi dengan
kecakapan,kebutuhan, dan
keinginannya masing-masing

Idealized Influence
Pemimpin berusaha, melalui
pembicaraan, mempengaruhi
bawahan dengan menekan
pentingnya nilai-nilai dan keyakinan,
pentingnya keikatan dan keyakinan,
dan perlu dimilikinya tekad
mencapai tujuan.
Jadi dimana pemimpin mengubah
bawahannya, sehingga tujuan