Anda di halaman 1dari 31

I

ISPA

MANIFESTASI KLINIS
ISPA RINGAN

ISPA SEDANG

Batuk

Tanda ISPA ringan

Pilek

Nafas cepat > 50x/menit,

Serak

Demam -/+

Congekan

tanpa sakit telinga

minggu

ISPA BERAT

Tanda

ISPA

ringan

atau

sedang

(tanda utama)

Chest Indrawing

Wheezing

Stridor

Demam 39oC atau lebih

Tak mampu dan tak mau

Sakit Telinga

Campak

makan

Sianosis

Nafas Cuping Hidung

Kejang

Dehidrasi

Kesadaran Menurun

Selaput Difteri

Tanda

Bila

ada

tanda-

Tak ada nafas

tanda bahaya lihat

cepat

bagan

x/mnt

tanda

bahaya

Tarikan
dada

dinding
ke

dalam

(60

Tak ada tarikan


dinding dada

yang kuat

Klasifikasi
Pengobatan

Nafas Cepat (> 60

x/menit)
PNEUMONIA BERAT
Kirim segera

ke

BUKAN PNEUMONIA
Beri
nasehat
cara

rumah sakit

perawatan di rumah:

Beri

satu

antibiotika
dosis

tidak
dirujuk)

(bila

Jaga bayi agar


tidak

mungkin

kedinginan

Teruskan
pemberian ASI
lebih sering

Bersihkan
hidung

bila

mampet
Anjurkan

untuk

kembali kontrol bila

Keadaan

bayi

memburuk

Nafas menjadi
cepat

Bayi

sulit

Tanda

Bila

ada

Tidak

ada

bahaya

ada

tarikan

lihat bagan

tarik

dinding

tanda

an

dada ke

bahaya

dindi

Tarikan

ng

dinding

dada

ada

ke

nafas

dala

cepat >

dada

ke

dalam

Tida

tanda

Bila

ada

Tidak

wheezing

dalam

Diser

50x/mn

berulang

tai

t untuk

lihat

nafa

usia

pengobata

bulan

n wheezing

cepa

-<

tahun ,

>

2
1

50x/

>

mnt

40x/mn

untu

usia

usia

thn

5thn

bula
n - <
1

utrk

tahu
n,

>

40
x/mn
t
untu
k
usia
1
thn5thn

Tarik
an
dindi
ng
dada
ke
dala
m

Klasifik

PNEUMONIA BERAT

PNEUMONIA

asi
Pengob

BUKAN
PNEUMONIA

Kirim
segera

atan

ke

Nasi

Bila

hati

batuk >

Rumah

ibu

30

Sakit

untu

rujuk

Beri

Antibiotik

tinda

hari

Obati
penyaki

CEPHALGIA

Cephalgia merupakan nyeri dikepala.


Cepha berarti kepala dan ischialgia
artinya nyeri. Cephalgia atau nyeri
kepala termasuk keluhan yang umum
dan dapat terjadi akibat banyak
sebab. Sakit kepala adalah rasa sakit
atau tidak nyaman antara orbita
dengankepala yang berasal dari
struktur sensitif terhadap rasa sakit. 1

Beberapa mekanisme umum yang tampaknya


bertanggung jawab memicu nyeri kepala yaitu
(Lance, 2000) peregangan atau pergeseran
pembuluh darah; intrakranium atau ekstrakranium,
traksi pembuluh darah, kontraksi otot kepala dan
leher (kerja berlebihan otot), peregangan
periosteum(nyeri lokal), degenerasi spina
servikalis atas disertai kompresi pada akar nervus
servikalis (misalnya, arteritis vertebra servikalis),
defisiensi enkefalin (peptida otak mirip- opiat,
bahan aktif pada endorfin).2

Cephalgia Primer
Nyeri kepala primer adalah nyeri kepala itu
sendiri yang merupakan penyakit utama atau
nyeri kepala tanpa disertai adanya penyebab
struktural-organik. Menurut ICHD-2 nyeri kepala
primer dibagi ke dalam 4 kelompok besar yaitu : 7
Migraine
Tension Type Headache
Cluster Headache dan Chronic Paroxysmal Hemicrania
Other primary headaches

MIGREN
Menurut International Headache
Society (IHS), migren adalah
nyerikepala dengan serangan nyeri
yang berlansung 4 72 jam. Nyeri
biasanya unilateral,sifatnya
berdenyut, intensitas nyerinya
sedang sampai berat dan diperhebat
olehaktivitas, dan dapat disertai
mual muntah, fotofobia dan
fonofobia.3

Kriteria diagnostik IHS untuk migren tanpa aura


mensyaratkan bahwaharus terdapat paling sedikit
lima kali serangan nyeri kepala seumur hidup
yangmemenuhi kriteria berikut :
a. Berlangsung 4 72 jam
b. Paling sedikit memenuhi dua dari:
1. unilateral
2. Sensasi berdenyut
3. Intensitas sedang berat
4. Diperburuk oleh aktifitas
5. Bisa terjadi mual muntah, fotofobia dan fonofobia.

Tujuan terapi migren adalah membantu penyesuaian


psikologis dan fisiologis, mencegah berlanjutnya
dilatasi ekstrakranial, menghambat aksi mediahumoral
(misalnya serotonin dan histamin), dan mencegah
vasokonstriksi arteri intrakranial untuk memperbaiki
aliran darah otak.Terapi tahap akut adalah ergotamin
tatrat, secara subkutan atau IM diberikan sebanyak
0,25-0,5 mg. Dosis tidak boleh melewati 1mg/24 jam.
Secaraoral atau sublingual dapat diberikan 2 mg
segera setelah nyeri timbul. Dosis tidak boleh
melewati 10 mg/minggu. Dosis untuk pemberian nasal
adalah 0,5 mg (sekali semprot). Dosis tidak boleh
melewati 2 mg (4 semprotan).

Pencegahan migren adalah dengan


mencegah kelelahan fisik, tidur
cukup,mengatasi hipertensi,
menggunakan kacamata hitam untuk
menghindari cahayamatahari,
mengurangi makanan (seperti keju,
coklat, alkohol, dll.), makan teratur,
dan menghindari stress.5

TENSION HEADACHE
Tension type headache merupakan
sensasi nyeri pada daerah kepala
akibat kontraksi terusmenerus otototot kepala dan tengkuk (M.splenius
kapitis,
M.temporalis,M.masseter,M.sternokle
idomastoid, M.trapezius, M.servikalis
posterior, dan M.levator scapula) 6

Tension Type Headacheharus memenuhi syarat yaitu


sekurang-kurangnya dua dariberikut ini : (1) adanya sensasi
tertekan/terjepit, (2) intensitas ringan-sedang, (3) lokasi
bilateral, (4) tidak diperburuk aktivitas. Selain itu, tidak
dijumpai mual muntah, tidak ada salah satu dari fotofobia
dan fonofobia.Gejala klinis dapat berupa nyeri ringansedang-berat, tumpul sepertiditekan atau diikat, tidak
berdenyut, menyeluruh, nyeri lebih hebat pada daerah
kulitkepala, oksipital, dan belakang leher, terjadi spontan,
memburuk oleh stress,insomnia, kelelahan kronis,
iritabilitas, gangguan konsentrasi, kadang vertigo, danrasa
tidak nyaman pada bagian leher, rahang serta
temporomandibular.6

Menurut consensus IX PERDOSSI , terapi farmakologis pada TTH 10


I.1 Pada serangan akut tidak boleh lebih dari 2 minggu
1. Analgetik: Aspirin 1000 mg/hari, Acetaminofen 1000 mg/hari, NSAID ( Naproxen
660-750 mg/hari, Ketoprofen 25-50 mg/hari, Tolfenamic 200-400 mg/hari, Asam
mefenamat, Fenoprofen, Ibuprofen 800 mg/hari, diklofenak 50-100 mg/hari)
Pemberian analgetik dalam waktu lama dapat menyebabkan iritasi Gastrointestinal,
Penyakit ginjal dan hati, serta gangguan fungsi platelet.
2. Kafein (Analgetik Adjuvant) 65 mg
3. Kombinasi 325 aspirin , acetaminophen + 40 mg kafein.

I.2 Pada type kronis

1. Antidepresan

Jenis trisiklik : amitryptilin , sebagai obat teurapetik maupun


penceggahan TTH.
2. Anti anxietas
Baik pada pengobatan kronis dan preventif terutama pada penderita dengan
komorbid anxietas. Golongan yang sering dipakai benzodiazepine dan butalbutal ,
namun obat ini bersifat adikktif. 10
Pro

Pencegahan TTH adalah dengan mencegah


terjadinya stress denganolahraga teratur,
istirahat yang cukup, relaksasi otot (massage,
yoga, stretching),meditasi, dan biofeedback.
Jika penyebabnya adalah kecemasan atau
depresi makadapat dilakukanbehavioral
therapy.Selain itu, TTH dapat dicegah dengan
mengganti bantal atau mengubah posisi tidur
dan mengkonsumsi makanan yang sehat. 6

CLUSTER HEADACHE
Nyeri kepala klaster (cluster
headache) merupakan nyeri kepala
vaskular yang juga dikenal sebagai
nyeri kepala
Horton,sfenopalatinaneuralgia,nyeri
kepala histamine, sindrom
Bing,erythrosophalgia,
neuralgiamigrenosa, atau migren
merah (red migraine) karena pada
waktu seranganakan tampak merah

Diagnosis nyeri kepala klaster menggunakan kriteria oleh InternationalHeadache


Society (IHS) adalah sebagai berikut: 8,9,10
a.Paling sedikit 5 kali serangan dengan kriteria seperti di bawah
b.Berat atau sangat berat unilateral orbital, supraorbital, dan atau nyeritemporal
selama 15-180 menit bila tidak di tatalaksana.
c.Sakit kepala disertai satu dari kriteria dibawah ini :
1.Injeksi konjungtiva ipsilateral dan atau lakriimasi
2.Kongesti nasal ipsilateral dan atau rhinorrhea
3.Edema kelopak mata ipsilateral
4.Berkeringat pada bagian dahi dan wajah ipsilateral
5.Miosis dan atau ptosis ipsilateral
6.Kesadaran gelisah atau agitasi
d.Serangan mempunyai frekuensi 1 kali hingga 8 kali perhari
e.Tidak berhubungan dengan kelainan yang lain.
Pada tahun 2004American Headache Society menerbitkan kriteria baru untuk
mendiagnosa cluster headache. Untuk memenuhi kriteria diagnosis tersebut, pasien
setidaknya harus mengalami sekurang-kurangnya lima serangan nyeri kepala yang
terjadi setiap hari selama delapan hari, yang bukandisebabkan oleh gangguan lainnya.

Serangan cluster headache biasanya singkat, dari 30 sampai


180 menit sering memberat secara cepat, sehingga
membutuhkan pengobatan awal yang cepat. Berikan oksigen
inhalasi dengan kadar 100% sebanyak 10-12 liter/menit.
Triptan: Sumatriptan 20 mg intranasal efektif pada
pengobatan akut cluster headache.Dihidroergotamin 1 mg
intarmuskularefektif pada pengobatan akut cluster
headache.Lidokain: tetes hidung topikal lidokain dapat
digunakan untuk mengobati serangan akut cluster headache.
Pasien tidur telentangdengan kepala dimiringkan ke
belakang ke arah lantai 30 dan beralihke sisi sakit kepala.
Tetes nasal dapat digunakan dan dosisnya 1 mllidokain 4%
yang dapat diulang setekah 15 menit. 7,10

EPIGASTRIC PAIN

Nyeri epigastrium adalah nyeri yang berhubungan


dengan rasa tajam dan terlokalisasi yang dirasakan
oleh seseorang pada daerah tengah atas perut. Rasa
nyeri di perut tengah atas dapat disebabkan oleh
kelainan organ dalam rongga abdomen maupun
organ dalam rongga thoraks. Organ di dalam rongga
abdomen yang sering memberikan keluhan nyeri di
perut atas, antara lain traktus gastrointestinal
(lambung, duodenum, usus halus, usus besar), hepar,
empedu dan pankreas. Sedangkan organ dalam
rongga thoraks yang sering memberikan keluhan
nyeri di perut atas adalah esofagus dan jantung.

FARMAKOTERAPI
ANTASID : Antasid akan menetralisir sekresi
asamlambung. Antasid biasanya mengandungi Na
bikarbonat, Al(OH)3, Mg(OH)2, dan Mgtriksilat. Pemberian
antasid jangan terus- menerus, sifatnya hanya
simtomatis, untuk mengurangi rasa nyeri. Mg triksilat
dapat dipakai dalam waktu lebih lama, juga
berkhasiatsebagai adsorben sehingga bersifat nontoksik,
namun dalam dosis besar akan menyebabkandiare karena
terbentuk senyawa MgCl2. Sering digunakan adalah
gabungan Aluminiumhidroksida dan magnesium
hidroksida.Aluminum hidroksida boleh menyebabkan
konstipasidan penurunan fosfat; magnesium hidroksida
bisa menyebabkan BAB encer.

Antagonis reseptor H2
Golongan obat ini banyak digunakan
untuk mengobati dispepsia organik
atau esensialseperti tukak peptik.
Obat yang termasuk golongan
antagonis reseptor H2 antara
lainsimetidin, roksatidin, ranitidin,
dan famotidin.

Penghambat pompa asam (proton pump inhibitor = PPI).


Golongan obat ini mengatur sekresi asam lambung pada stadium akhir dari prosessekresi
asam lambung. Obat-obat yang termasuk golongan PPI adalah omeperazol,lansoprazol,
dan pantoprazol. Waktu paruh PPI adalah ~18jam ; jadi, bisa dimakan antara 2dan 5 hari
supaya sekresi asid gastrik kembali kepada ukuran normal. Supaya terjadipenghasilan
maksimal, digunakan sebelum makan yaitu sebelum sarapan pagi kecualiomeprazol.
5. Sitoprotektif
Prostoglandin sintetik seperti misoprostol (PGE1) dan enprostil (PGE2). Selainbersifat
sitoprotektif, juga menekan sekresi asam lambung oleh sel parietal. Sukralfatberfungsi
meningkatkan sekresi prostoglandin endogen, yang selanjutnya memperbaikimikrosirkulasi,
meningkatkan produksi mukus dan meningkatkan sekresi bikarbonat mukosa,serta
membentuk lapisan protektif (site protective), yang bersenyawa dengan protein sekitarlesi
mukosa saluran cerna bagian atas. Toksik daripada obat ini jarang, bisa
menyebabkankonstipasi (2 3%). Kontraindikasi pada pasien gagal ginjal kronik. Dosis
standard adalah 1 gper hari.
6. Golongan prokinetik
Obat yang termasuk golongan ini, yaitu sisaprid, domperidon, dan
metoklopramid.Golongan ini cukup efektif untuk mengobati dispepsia fungsional dan
refluks esofagitisdengan mencegah refluks dan memperbaiki bersihan asam lambung (acid
clearance).