Anda di halaman 1dari 22

Presentasi Kasus

Tuberculosis
dr. Prasetya Wibisono

Identitas Pasien
 

Pasien

Nama

Tn. A

Usia

22 th

Pekerjaan

Buruh

Kewarganegaraan
Alamat
Tanggal Masuk

Indonesia
Ds. Gadung
11 Maret 2016

 Keluhan Utama  Batuk darah dan sesak nafas .

Berkeringat dan mengigil pada malam hari sejak 1 minggu SMRS Menunggu hasil sputum TB di Pangkalpinang Riwayat pengobatan TB 6 bulan dan dinyatakan sembuh . Sesak dirasakan semakin bertambah Tidak dapat berbaring. namun baru kali ini berdarah. nafsu makan menurun. semakin kurus.Riwayat Penyakit Sekarang Batuk darah sejak 1 hari SMRS disertai sesak nafas Batuk sudah dialami selama 3 bulan.

Riwayat Penyakit Dahulu        Riwayat Riwayat Riwayat Riwayat Riwayat Riwayat Riwayat maag (+) Hipertensi (-) DM (-) alergi (-) asma (-) operasi sebelumnya (-) trauma (-)  .

• Riwayat Penyakit Keluarga • Tidak ada keluarga serumah yang mempunyai gejala seperti ini • Lingkungan Tidak ada yang mempunyai gejala seperti ini .

vesikular (+/+). ronki (+/. sklera ikterik (-/-) Mulut : Mukosa oral basah Thorax Cor : Bunyi jantung I dan II regular.) apex paru superior.Pemeriksaan Fisik Umum  BB TB Vital : 39 kg : 150 cm :  TD : 110/80  Nadi : 96 x/menit  RR : 38 x/menit  Suhu : 36 C Mata : Konjungtiva anemis (-/-). gallop (-) Pulmo : Tidak ada retraksi. perkusi redup pada apex paru superior dex. murmur (-). wheezing (-/-) .

Abdomen Inspeksi : Cekung Palpasi : Supel. CRT < 2 detik . nyeri tekan (-) Auskultasi : Bising usus (+) 6x/menit Ekstremitas : Akral dingin. edema (-/-).

000 / uL LED 25 GDS 117 HBSAg - HCV - SGOT/PT 28 / 18 BTA (S/P/S) 1/2/2 .6 g/dL Leukosit 13.400 / uL Ht 39 % Trombosit 494.Pemeriksaan Darah 12/3/16 Hb 13.

Hasil RO Thorax PA TB paru lama aktif dgn multiple cavitas dan penebalan pleura .

Assesment  Pria. 22th dengan TB paru kasus kambuh suspek MDR .

Tranexamat tab 2 x 500 mg Ambroxol tab 3 x 30mg Salbutamol tab 2 x 4 mg Omeprazole tab 2 x 10mg Vit B complex tab 2 x 1 .Planning Rawat Inap          Ruang Isolasi O2 3-4 lpm RL 20 tpm Diet TKTP As.

Follow Up  Hasil pemeriksaan BTA dari pangkalpinang :  TB MDR dengan resisten Rifampisin  Dimulai terapi MDR selama 18 bulan .

didiagnosis kembali dgn BTA +  Kasus setelah putus berobat (Default)  Telah berobat dan putus berobat 2 bulan atau lebih dengan BTA +  Kasus setelah gagal (Failure)  Hasil pemeriksaan dahaknya tetap + atau kembali menjadi + pada bulan kelima atau lebih selama pengobatan .Klasifikasi Pasien TB  Kasus Baru  Belum pernah diobati / minum obat OAT < 4 minggu  Kasus Kambuh  Sudah diobati dan dinyatakan sembuh / pengobatan lengkap.

.

Suspek MDR  Pasien TB yang gagal pengobatan kategori 2 (kasus kronik)  Pasien TB tidak konversi pada pengobatan kategori 2  Pasien TB dengan riwayat pengobatan TB di fasyankes Non DOTS  Pasien TB gagal pengobatan kategori 1  Pasien TB tidak konversi setelah pemberian sisipan  Pasien TB kambuh  Pasien TB yang kembali berobat setelai lalai/default  Pasien TB dengan riwayat kontak erat pasien TB MDR  ODHA dengan gejala TB-HIV .

.

Penggunaan OAT golongan 5 : Tim Ahli Klinis dan sesuai program  Dalam 2 tahap : tahap awal dan tahap lanjutan. Tahap awal : suntikan minimal 6 bulan / 4 bulan setelah terjadi konversi biakan  Lama pengobatan minimal adalah 18 bulan setelah konversi biakan  Dikatakan konversi : hasil pemeriksaan biakan 2 kali berurutan dengan jarak pemeriksaan 30 hari  Pemberian obat menganut prinsip DOT = Directly/Daily Observed Treatment. dengan PMO : tenaga kesehatan atau kader kesehatan .5 secara hirarkis sesuai potensinya.Pengobatan Tuberkulosis Resistan Obat  Menggunakan minimal 4 macam obat  Jangan menggunakan obat yang kemungkinan menimbulkan resistan silang (cross-resistance)  Membatasi pengunaan obat yang tidak aman  Gunakan obat dari golongan/kelompok 1 .

Etambutol. Levofloxacin.Lfx Z . Pirazinamid. Cycloserine .Eto .Cs  Kanamycin. Ethionamid.Terapi Paduan Standar TB MDR  Km – E – Eto – Lfx – Z – Cs / E .

Dosis Obat MDR .

2011.Daftar Pustaka  Depkes RI. Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis .

TERIMA KASIH .