Anda di halaman 1dari 12

NOVELET

“DI TENGAH KELUARGA”
Nama anggota :
Angellyn CB
Anandaffa
Virginia RR
Yesa Diansari A M

             : empat Penerbit                      : Balai Pustaka Tebal Buku                 : 115 Tempat Terbit             : Jakarta .Identitas Buku  Judul                           : DI Tengah Keluarga Nama Pengarang        : Ajip Rosidi Tahun Terbit               : 1975 Cetakan Ke.

C. B.BIOGRAFI PENULIS    A.tidak tamat) . Nama : Ajip Rosidi Tempat.31 Januari 1938 Pendidikan : Sekolah Rakyat 6 tahun di Jatiwangi(1950) SMPN VIII Jakarta (1953) Taman Madya.Taman Siswa Jakarta(1956.Tanggal lahir : Majalengka.

Pengalaman Penulis A.drama.roman. Sebagai redaktur dan pemimpin majalah Ketika masih bersekolah (SMP).Ia menjadi redaktur dan pemimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955) . B. Sebagai penulis karya kreatif.dll.cerita penek. Mulai mengumumkan tulisan berupa sajak. Bukunya yang pertama terbit ketika usianya 17 tahun yang berjudul TahunTahun Kematian.

C. D.sebagai penerbit buku Tahun 1962 bersama beberapa kawannya mendirikan Penerbit Kiwari di Bandung. Mengajar Tahun 1967 ia diangkat sebagai dosen luar biasa pada Fakultas Sastra Universitas Padjajaran .

sore. Karena penulis menceritakan pengalamannya sendiri Alur : Maju mundur (campuran) . sawah 3. mencekam. Tema Latar : keluarga : 1. kebun. Suasana : Sedih. Tempat : rumah. . dan malam 2.Unsur Intrinsik   . semangat Sudut Pandang: aku sebagai orang pertama. Waktu : siang.

TOKOH dan PENOKOHAN 1. Ajip : Pantang menyerah. rajin Nenek Ajip : Baik. 10. 9. 2. 8. baik Mang Memet : Tegas bersahabat Bu Rusih : Baik. 7. 3. pembohong . tidak adil Kakek Ajip : Pekerja keras. gigih. penuh kasih sayang Ayah Ajip: terlalu tunduk pada ibu tiri ajip Ibu Ajip : Baik Ibu tiri Ajip : pemarah. 5. perhatian Mak Impeng : Bijaksana. 6. baik Mapi : jahat. 4.

kadang berada diats dalam kebahagiaan dan kadang berada dibawah penderitaan. Hidup seperti roda yang berputar. Namun dalam keadaan bagaimanapun kita harus selalu mensyukurinya Rasa solidaritas persahabatan harus ikhlas dan setia tanpa mengharapkan balasan apapun . 2.AMANAT 1.

Tokoh utama digambarkan sebagai sosok remaja yang mempunyai tekad dan semangat yang tinggi Nilai Sosial : Cerita ini memiliki nilai sosial yang kurang baik.Unsur Ekstrinsik  Nilai Moral : Sifat sifat yang tergambar menunjukan rasa semangat dan kegigihan seorang ajip dalam menyikapi kerasnya kehidupan. terlihat pada ibu tiri ajip yang berlaku tidak adildan keluarga dari ayah ajip serta teman temannya .

Nilai agama : Nilai agama pada cerita ini terlihat ketika kakek ajip sering menempati musola yang ada disamping rumahnya . kebiasaan menyewakan lahan pertanian dan peraturan yang sangat kental ketika suku sunda dan suku jawa dilarang untuk hidup bersama sama.Nilai Adat Istiadat: Adat kebiasaan pada keluarga ketika anak kecil tidak boleh mencampuri urusan orang tua.

Majas Majas Repetisi “ Wah. Jauh lebih bodoh daripadaku”  Majas Hiperbola “ Tak enak benar rasanya.Kayak kiai benar-benar”  Majas Repetisi “Sesungguhnya ia orang yang bodoh.seperti diapung-apung dari tempat duduk  .Pantas betul.pantas betul.Tuan.bodoh benar.

Implementasi Kehidupan  Implementasi dalam kehidupan yaitu masih ada nya anak muda yang hidup dalam kehidupan keluarga yang penuh konflik. . Dari novel ini kita belajar tentang kegigihan pemuda dalam menghadapi kehidupannya.