Anda di halaman 1dari 10

UJI BIAL

. • Hasil pemanasan akan menghasilkan warna biru hijau yang menunjukkan adanya gula pentosa.UJI BIAL • Tujuan  untuk membedakan adanya adanya pentosa atau heksosa • Pemanasan pentosa dengan HCl pekat akan menghasilkan furfural yang berkondensasi dengan orcinol dan ion feri.

Terbentuknya warna biru menunjukkan adanya pentosa. Campurlah dengan baik.CARA KERJA 1. 2. Masukkan 5 mL larutan uji dan tambahkan 10 tetes pereaksi Bial dan 3 mL HCl pekat ke dalam tabung reaksi. Panaskan di atas api kecil sampai timbul gelembung-gelembung gas ke permukaan larutan 3. Perhatikan warna atau endapan yang terbentuk. .

CARA KERJA .

PEMBAHASAN CARA KERJA • 2 ml Reagen Bial Ditambahkan >>> 1 ml Karbohidrat Dipanaskan hingga mendidih >>> diamati perubahan warnanya >>> Didinginkan kemudian ditambahkan 1 ml amil alkohol >>> dikocok atau dihomogenkan >>> Diamati perubahan apa yang terjadi. .

.

PEMBAHASAN • Uji bial bertujuan untuk mengidentifikasi adanya gula pentosadalam karbohidrat. Jika gula pentosa dipanaskan dengan HCl akan terbentuk furfural yang kemudian berkondensasi dengan orcinol dan ion feri. tujuannya adalah untuk memisahkan mana yang dapat larut dalam air dan mana yang larut dalam alkohol. sehingga menghasilkan warna biru hijau. Pada prinsipnya pentosa-pentosa hampir secara kuantitatif semua terdehidrasi menjadi furfural. . • Pada praktikum yang kami lakukan yang menujukkan postif warna biru-hijau hanya pada larutan karbohidrat D (Xylosa) dan pada praktikum kami menambahkan amil alcohol.

• Apa fungsi dari amil alcohol pada uji bial? • Jawab: Amil alkohol pada uji Bial berfungsi untuk menstabilkan warna larutan dan memisahkan fase air dan lemak. .

apakah uji bial menunjukkan hasil yang positif pada beberapa larutan yang diuji? • Jawab: Jika dilakukan pemanasan yang lebih lama pada uji Bial.• Jika dilakukan pemanasan yang lebih lama. tidak akan menunjukkan hasil yang positif pada beberapa larutan yang diuji. .