Anda di halaman 1dari 19

BAB VII

DIGITAL DAN KONTROL
PERKEMBANGAN SINYAL : sinyal (informasi yang memberikan pengertian antara yang
berkomunikasi), lebih banyak ke penggunaan digital, walaupun aslinya berbentuk
analog
ANALOG : sinyal non diskrit, keluaran dalam variabel kontinyu (misal nilai diskrit dua
nilai) yang terus menerus dan bervariasi setiap saat.
contoh: sinyal pembicaraan, yang ditunjukkan dengan jarum meter atau
variabel amplitudo)
DIGITAL : (sinyal diskrit dalam bentuk bilangan pokok 2, atau biner/Bolean, yang
berasal dari sampling dan didigitasi)
sinyal digital jika hasil keluaran dan operasi digital
keluaran dari ADC (analog to digital converter)
Digital dalam betuk 1 dan 0 atau dalam gelombang adalah 5 volt adalah 1 dan 0 volt adalah 0
5V

1

0
pulsa 1 (digit 1)

0V

pulsa 0 (digit 0)
0V

Sistem Kontrol Otomatis :sistem proses yang menggunakan satu kesatuan otomatik dalam proses sehingga mencapai kesetimbangan anatar input dan output Pegontrolan antenae Radar atau penerima Satelit .

Sistem kontrol otomatis yang menggunakan rangkaian digital atau komputer sebagai pemroses kontrol melalui program yang ditanam • Sistem kontrol digital = sistem kontrol dg data tercuplik = sistem terkontrol-komputer/rangkaian digital Gambar Instrumentasi untuk kontrol level otomatis .

Konecranes mengelola tantangan industri pertambangan .

muncul flicky noise •Mudah didisain tidak memerlukan kemampuan matematika khusus. ekonomis dan efisien). Digital adalah sistem kerja yang berbasiskan bilangan biner atau bilangan dengan pokok bilangan 2 yang dinyatakan dengan kode 1 dan 0 (1= 5 V. 0 = 0 V . •Fleksibilitas dan fungsionalitas yang lebih baik dan pemrograman yang mudah •Lebih cepat dan ekonomis. teliti. •Noise atau gangguan yang rendah.Beberapa keuntungan sistem digital : •Mudah dibaca dan dioperasikan serta mudah direvitalisasi. Keuntungan sistem kontrol otomatis : •Sistem akan berjalan sendiri melalui proses yang sudah dibuat atau diprogram secara software. • Tidak perlu dipantau •Mengurangi unsur tenaga kerja (optimal.

22+1. maka ini akan setara dengan bilangan desimal = 1x 23 + 0 x 22 + 1 x 21 + 1 x 20 = 13.101+3. maka pulsa yang diperoleh kode digitanya adalah 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 pulsa digital 10100000 05V DC 0 V DC Contoh: 257310 = 2.103+5. Untuk 8 digital maksimum (1111 1111) digit = 256 angka decimal.21+0.20 = 8+4+2+1 11102 = .23+1.Contoh bilangan biner dengan 4 digit 1011.102+7. Jadi biner 8 digit: 1x27 + 1x26 + 1x25 + 1x24 + 1x23 + 1x22 + 1x21 + 1x20 = decimal 256 128 64 32 16 8 4 2 1 = 256 Jika 160 langkah.100 = 2000+500+70+3 = 257310 11102 = 1.

dan EXCLUSIVE (kasusu khusus).‘0′ dan ‘1′.5 s/d 5) Volt untuk logika ‘1′. NOT atau inverter (pembalik). OR dan NOR (penjumlah dan lawannya). menggunakan komponen digital (gerbang logika): Buffer (penyangga). AND dan NAND (pengali dan lawannya). Konversinya dalam bentuk tegangan di teknik digital level TTL (Transistor-transistor Logic) adalah (0 s/d 0. Konstruksi dan operasi digital. Gerbang Logika /Rangkaian logika adalah gerbang/rangkaian yg menerapkan dasar-dasar logika dalam pemakaiannya.7) Volt untuk logika ‘0′ dan (3. disatukan dalam satu IC (Integrated Circuit) .

Gerbang BUFFER (penyangga) dan Inverter (pembalik) 74HCT125 Dalam bentuk fungsi Boolean. buffer adalah penghubung! Bila demikian mengapa digunakan? Buffer adalah amplifier elektronik yang digunakan untuk meng-improve level tegangan rangkaian dan menaikkan kecepatan operasi rangkaian. .

Gerbang AND (PERKALIAN)/NAND .

Gerbang OR /NOR: 4001 .

Simbol dan Persamaan Boolean XNOR Chapter 2 .Part 3 11 .

.

Chapter 2 .    Exclusive OR/ Exclusive NOR Fungsi eXclusive OR (XOR) adalah fungsi Boolean yang penting digunakan secara ekstensif pada rangkaian logika. Fungsi XOR kemungkinan.  Diimplementasikan secara langsung sebagai rangkaian elektronik (gerbang asli) atau  Diimplementasikan oleh interkoneksi dengan gerbang tipe yang lain (digunakan sebagai suatu pengganti representasi) Fungsi eXclusive NOR (XNOR) adalah komplemen dari fungsi XOR Didefinisikan . XOR and XNOR adalah gerbang yang kompleks.Part 3 13 .

Implementasi XOR  Implementasi SOP sederhana menggunakan struktur sbb: X X Y Y  Untuk implementasi hanya gerbang NAND adalah : X X Y Y Chapter 2 .Part 3 14 .

   + Desain 3-input fungsi ganjil. F = (X Y) Z Rangkaian-nya: X Y F Z Y Z Chapter 2 . + + Factoring.Contoh :Implementasi Fungsi ganjil.+ F = X dengan 2 input gerbang XOR .Part 3 15 .

F = (W X) (Y Z) Rangkaian-nya: W X F Y Z Chapter 2 .Contoh :Implementasi Fungsi genap.    Desain 4-input fungsi genap F+= + W +X Y Z dengan 2-input gerbang + + +XOR dan XNOR Factoring.Part 3 16 .