Anda di halaman 1dari 27

-Aktivitas pada lansia
menurun disebabkan banyak faktor
- Aktivitas merupakan kebutuhan untuk
memenuhi kebutuhan individu scr
independent
-Aktivitas laki- laki lebih tinggi dari pada
wanita
-Penyakit kronis dan kondisi penyakit
menyebabkan keterbatasan aktivitas

menghargai lansia dengan mengurangi aktivitas .Melalui exercise bermanfaat u/ mempertahankan & meningkatkan fisik ---kebutuhan dpt diperoleh secara mandiri --seperti melakukan ADL .   -Pendidikan rendah dan penghasilan ekonomi yg kurang mrpk faktor predisposisi .Nilai budaya dalam keluarga--.

Basic ADLs (BADLs) : makan. transfering. berpakaian. BAK/BAB.  . menulis. mandi. . toilet. menyiapkan makanan dll.Instrumental ADLs (IADLs) : memerlukan fungsi koqnitif (lebih komplek dari BADLs) seperti komunikasi menggunakan telp. .

Terapy aktivitas ---.Exercise / olahraga ----.individu/ kelompok .  .individu/ kelompok dgn indikasi tertentu .

psikologis -Mencegah dimensia dini -Menigkatkan ROM .     -Meningkatkan & mempertahankan kesehatan fisik -Meningkatkan fungsi sosial -Meningkatkan/ memfasilitasi perasaan bahagia/ ketenangan --.

bisa dilakukan individu dan kelompok . Melakukan latihan fisik secara teratur dengan tujuan meningkatkan kesehatan.

Flexibility --.Aerobic --.Anaerobic --.meningatkan kekuatan otot isotonik – resistensi/ tahanan.hanya kontraksi otot. lari. renang dll --. tanpa resistensi mis: kegel exercise minimal 2-3/ minggu. bersepeda.ROM .3-7 kali/ minggu 20 menit/ aktivitas .peningkatan O2 dalam darah Jalan. durasi 6 detik . gravitasi dan pergerakan Isometrik --.meningkatkan fungsi jantung & paru --.     .

Pendinginan --.5 menit --.meningkatkan temperatur otot dan peredaran darah .   -Pemanasan – 5 menit ----.mencegah penurunan darah ke otak melancarkan aliran darah pada kaki .Kegiatan inti .

Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi .zat kimia di otak --.       .meningkatkan sirkulasi darah .Menurunkan tekanan darah .Memperkuat sistem imunitas .Mencegah jatuh& fraktur .Meningkatkan endorphin --.Jantung kuat -.menurunkannyeri perasaan tenang & semangat hidup .

     .Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan tidur .DM type 2 .Menurunkan LDL dan me HDL .Kontrol gula darah --.Mengurangi konstipasi . otot dan fleksibilitas .Meningkatkan kekuatan tulang.

6. kaji TD.1. 4.informasi manfaat exercise Melibatkan peran keluarga Pembentukan kelompok lansia Identifikasi kontraindikasi u/ exercise bagi lansia . Pengkajian kemampuan aktivitas dgn Index Barthel.riwayat jantung dan kontraindikasi lainnya Exercise dilakukan sesuai kemampuan lansia . kaltz Kaji faktor penyebab ketidakmampuan Skrening program di masyarakat --. 5. 2.kasus resiko tinggi ---pencegahan dini Pendidikan kesehatan ---. 3. 7. 8.

PREVENTION PATIENT ASSESMENT PREVENTION PATIENT TRAINING PREVENTION EXERCISE PREVENTION PSYCHOSOCIAL INTERVENTION PREVENTION Prevention Strategies FOLLOW UP .

memakai celana.NO FUNGSI SKOR KETERANGAN 1 Mengendalikan rangsang pembuangan tinja 0 1 2 Tak terkendali/tak terukur (perlu pencahar) Kadang-kadang tak terkendali (1x seminggu) Tak terkendali 2 Mengendalikan rangsang berkemih 0 1 2 Tak terkendali atau pakai kateter Kadang-kadang tak terkendali (hanya 1x/24 jam) Mandiri 3 Membersihkan diri (seka muka. menyiram) 0 1 2 Tergantung pertolongan orang lain Perlu pertolongan pada beberapa kegiatan tetapi dapat mengerjakan sendiri beberapa kegiatan yang lain Mandiri 5 Makan 0 1 2 Tidak mampu Perlu pertolongan memotong makanan Mandiri 6 Berubah sikap dari berbaring ke duduk 0 1 2 3 Tidak mampu Perlu banyak bantuan untuk bisa duduk (2 orang) Bantuan minimal 1 orang Mandiri . sikat gigi) 0 1 Butuh pertolongan orang lain Mandiri 4 Penggunaan jamban. masuk dan keluar (melepaskan. membersihkan. sisir rambut.

NO FUNGSI SKOR KETERANGAN 7 Berpindah/berjalan 0 1 2 3 Tidak mampu Bisa (pindah) dengan kursi roda Berjalan dengan bantuan 1 orang Mandiri 8 Memakai baju 0 1 2 Tergantung orang lain Sebagian dibantu (mis mengancing baju) Mandiri 9 Naik turun tangga 0 1 2 Tidak mampu Butuh pertolongan Mandiri 10 Mandi 0 1 Tergantung orang lain Mandiri TOTAL SKOR 20 Skor BAI 20 12-19 9-11 : Mandiri : Ketergantungan ringan : Ketergantungan sedang 5-8 : Ketergantungan berat 0-4 : Ketergantungan total .

No 1 Dapatkah menggunakan telephone 2 Mampukah pergi kesuatu tempat 3 Dapatkah berbelanja 4 Dapatkah menyiapkan makanan 5 Dapatkah melakukan pekerjaan rumah tangga 6 Dapatkah melakukan pekerjaan tangan 7 Dapatkah mencuci pakaian 8 Dapatkah mengatur obat-obatan 9 Dapatkah mengatur keuangan Keterangan : 1 = mandiri 2 = butuh bantuan 3 = ketergantungan Nilai maksimal = 27 .

berpindah. berpakaian dan mandi B: Kemandirian dlm semua hal. kecuali mandi dansatu fungsi tambahan D: . ke kamar mandi. kecuali satu dari fungsi tersebut C: Kemandirian dlm semua hal. kontinen.  Alat yg digunakan u/ menentukan hasil tindakan & prognosis pd lansia dan pey kronis Defenisi khusus dr kemandirian fungsional tergantung pd indeks A: kemandirian dlm hal makan.

Kelompok usia lanjut cepat atau lambat memerlukan Rehabilitasi Medis .

.

membandingkan respons klien dengan  kriteria hasil dan menyimpulkan  hasil  kemajuan masalah dan kemajuan pencapaian tujuan keperawatan klien ·         .   Perawat bertanggung jawab untuk mengevaluasi status dan kemajuan klien terhadap pencapaian hasil dari tujuan keperawatan yang telah ditetapkan sebelumnya Kegiatan evaluasi meliputi mengkaji kemajuan status kesehatan klien .

dalam lembar  evaluasi  atau dalam catatan kemajuan  pada saat ditentukan untuk melakukan evaluasi: . perawat akan mencatat salah satu dari keputusan berikut.  Perawat akan mencatat hasil evaluasi  dalam lembar  evaluasi  atau dalam catatan kemajuan   Dalam menelaah kemajuan klien dalam pencapaian hasil.

dan  rencana perawatan tidak dilanjutkan.  tujuan dan kriteria standar masih relevan  Direvisi: diagnosa masih berlaku.  Dipakai lagi: diagnosa yang telah teratasi terjadi lagi .  Teratasi : tujuan keperawatan  telah dicapai. Lanjutkan: Diagnosa masih berlaku. tetapi tujuan dan tindakan keperawatan  keperawatan memerlukan perbaikan.

I: adalah implementasi dari  perencanaan  dengan mencatat waktu tindakan dan  kegiatan tindakan keperawatan.Format ini digunakan apabila implementasi keperawatan dan evaluasi didokumentasikan dalam satu catatan yang  disebut Catatan Kemajuan  S: adalah hal-hal yang dikemukakan oleh klien secara subyektif setelah dilakukan   intervensi keperawatan. E: adalah evaluasi    hasil  tindakan keperawatan yang telah dilakukan dengan mencatat waktu dan   hasil kemajuan yang telah dicapai  klien . P: adalah perencanaan yang akan dilakukan berdasarkan hasil analisis  respon  klien . O: adalah hal-hal yang ditemui oleh perawat secara obyektif setelah dilakukan intervensi keperawatan A: adalah analisa dari hasil yang telah dicapai dengan mengacu pada tujuan keperawatan  dan criteria hasil  terkait dengan diagnosis.

pelaksanaan tindakan dan evaluasi keperawatan yang dicatat baik secara manual maupun elektronik (komputerisasi) yang dapat dipertanggungjawabkan oleh perawat . Dokumentasi keperawatan adalah suatu dokumen atau catatan yang berisi data tentang keadaan pasien yang meliputi pengkajian. rencana keperawatan. diagnosa keperawatan.

 Keperawatan merupakan salah satu profesi yang sangat dekat dengan pasien dirumah sakit. sangat dibutuhkan dokumentasi yang tepat dan akurat. . Saat ini masyarakat sudah sangat kritis menanggapi semua permasalahan yang terkait dengan dirinya ataupun keluarga dirumah sakit/di Ling. Segala sesuatu yang berkaitan dengan kondisi pasien lebih banyak terkait dengan perawatan. Untuk melindungi tenaga kesehatan khususnya perawat. Masyarakat.

Menurut Wurshter et. Kondisi sumber daya manusia disamping pembiayaan yang cukup tinggi merupakan salah satu yang membuat sistem ini diIndonesia belum diterapkan secara menyeluruh. dimana beliau mencatat semua tindakan yang dilakukan pada sebuah file. . salah satu kunci keberhasilan penerapan pendokumentasian dengan sistem komputerisasi adalah sumber daya manusia yang mampu dalam teknik informatika dan resistensi staff terhadap perubahan. metoda pendokumentasianpun semakin berkembang. Pendokumentasian asuhan keperawatan menggunakan komputer sudah mulai dilakukan sejak tahun 1900an akan tetapi membutuhkan banyak persiapan.al(2012). Sejarah proses dokumentasi asuhan keperawatan ini sudah dimulai dari jaman Florence Nightingale. Seiring dengan berkembangnya waktu.