Anda di halaman 1dari 15

KASUS 1

Sakit kepala juga dikeluhkan seperti ditusuktusuk. . tidak berkurang dengan obat dari dokter. demam terutama pada malam hari disertai menggigil dan keringat dingin. Demam dirasakan naik turun. pasien juga mengeluhkan muntah. perut terasa perih juga dialami pasien. berisi cairan dan sisa makanan. hilang timbul pada kepala bagian depan. Muntah dengan frekuensi 7-8 kali per hari dengan volume ¼-1 gelas blimbing tiap kali muntah. Pasien belum buang air besar sejak empat hari yang lalu.KASUS 1 • Seorang pasien perempuan berusia 18 tahun datang ke IGD RSUD dengan keluhan demam sejak tujuh hari yang lalu. batuk jarangjarang dahak tidak ada. Nyeri ulu hati. Tiga hari sebelum masuk rumah sakit keluhan pasien makin memberat. pasien juga batuk.

Riwayat asma disangkal. pasien sudah 4 kali mondok di RS dengan keluhan yang sama. • Kesadaran: composmentis • TB: 150cm.• Nafsu makan pasien menurun dan diikuti lemah badan. pasien belum BAK sejak 25 jam sebelum masuk rumah sakit. Riwayat alergi obat atau makanan disangkal. BB: 42kg • Status gizi : normoweight . Pada keluarga pasien dan tetangga sekitar rumah pasien tidak ada yang menderita keluhan serupa. Dari alloanamnesis didapatkan bahwa bukan april 2013 sampai dengan sekarang. • Pada pemeriksaan fisik: • KU: pasien tampak lemas.

regio abdominalis lateralis dextra dan regio inguinalis dextra.6 C • Pemeriksaan kepala leher: • • • • Konjungtiva anemis (-) Sklera ikterik (-) Lidah permukaan kotor ditengah dna hiperemis di pinggir Tidak ditemukan pembesaran KGB pada leher. • Pemeriksaan Extremitas: Dbn. regio epigastrica. • Pemeriksan Abdomen: • Nyeri tekan hipocondriaca dextra et sinistra. • Pemeriksaan Thorax: pulmo dan cor dbn.irama irregular RR: 20x /menit Suhu: 39. Edema (-) .• Vital Sign: • • • • TD: 100/60 mmHg Nadi: 110x/menit .

H(-).2%). Titer H (+) 1/160. • S. • S.Parathypi A: titer O: (+) 1/80. HCT (34. Hb (11. trombosit (320x10³/ɥL).• Pemeriksaan penunjang yang telah dilakukan adalah laboratorium darah rutin dan widal.Parathypi C: titer O (+) 1/320.4x10³ g/dl). . • S. AL (26. titer H (+) 1/160. H (+) 1/320. Pada hasil pemeriksaan laboratorium darah rutin dan widal yang dilakukan tanggal 18 Juni 2013. • S.7 g/dl).Parathypi B : titer O (+) 1/160. Widal.typhi : titer O (+) 1/320.

perut terasa perih • tidak berkurang dengan obat dari dokter . berisi cairan dan sisa makanan • Nyeri ulu hati. batuk jarangjarang dahak tidak ada • Sakit kepala ditusuk-tusuk • Muntah frekuensi 7-8 kali per hari dengan volume ¼-1 gelas blimbing tiap kali muntah. Menentukan problem • perempuan berusia 18 tahun demam sejak 7 hari yll • demam terutama pada malam hari disertai menggigil dan keringat dingin. pasien juga batuk.1.

Menentukan tujuan pengobatan • Melakukan pengobatan demam tifoid dengan tepat untuk mengurangi gejala dan keluhan pasien .2.

Personal Treatment • Advice : menjaga higienitas. tirah baring (sebaiknya di rumah sakit). diet harus cukup kalori. istirahat.3. • Terapi farmakologi : Antibiotik • Rujukan : - . cairan dan elektrolit • Terapi non farmakologi : kebutuhan cairan dan electrolit di ganti dan di monitor . cuci tangan yang baik. dengan komplikasi ileus obstruksi : terapi bedah. pada kasus dengan komplikasi ileus obstruksi asupan nutrisi melalui parenteral. protein.

com/article/231135-medication#1 .com/condition/typhoid-fever. 2012 http://emedicine.drugs.P-Drug Obat Efikasi Safety Suitability Kloramfenikol + + ++ Tiamfenikol + ++ kotrimoksazol ++ ++ ++ ciprofloxacin ++ ++ ++ ceftriaxon +++ + ++ https://www.html Goodman and Gillmann.medscape.

Anti emetik Obat Efikasi Safety Suitability Metoklopramid +++ + + Domperidone ++ +++ ++ Dimenhidrinat ++ +++ + https://www.drugs.com/pro/dimenhydrinate.com/breastfeeding/domperidone.com/pro/metoclopramide-tablets.html .html https://www.drugs.html https://www.drugs.

com/ibuprofen.drugs.Anti piretik Obat Efikasi Safety Suitability Paracetamol +++ ++ ++ Ibu Profen ++ + ++ https://www.html .drugs.html https://www.com/paracetamol.

Kesimpulan • Pilihan obat : • ceftriaxone dengan dosis 50mg/kgbb IV atau 1-4g IV diberikan dalam 30 menit cairan infus sekali per hari selama 3 – 5 hari • Paracetamol dengan dosis 500mg 3-4kali sehari diberikan secara peroral • Domperidone dengan dosis 10 mg 3x sehari peroral .

Imm R/ paracetamol tab 500mg No.00 Malang. V s.00 – 21. Peresepan dr. 29 November 2016 R/ RL 500 ml fl No. V inj aqua pro fl No. XII s. 3dd tab I prn Pro : Nn.4. X Alamat : - Usia : 18 tahun . 18. III inj ceftriaxon 1g vial No.:DU/Kodya/XII/2003 Praktek : Rabu-kamis pkl. 3 dd tab I prn R/ Domperidone tab 10 mg No. G Jl. 31 Malang SIP. Bendungan Sutami no. XII S.

. pemakaian. • paracetamol : untuk menurunkan demam pada pasien • Domeperidon : untuk antimuntah pada pasien • Memperingatkan pasien dan keluarga jika keluhan tidak membaik segera kembali ke dokter. dosis. Informasi. dan peringatan lainnya. • Ceftriaxon : untuk mengatasi infeksi penyebab keluhan yang terjadi pada pasien. Intsruksi dan Peringatan • Pasien dirawat inap untuk mengoreksi kehilangan cairan • Pasien dijelaskan mengenai obat.5.

nadi. PROGRESS PENYAKIT • Tanda2 ke arah komplikasi /perburukan penyakit • Kontrol ke dokter spesialis penyakit dalam . suhu. kesadaran) • Keluhan yang dirasakan pasien  EFEK SAMPING OBAT • Ada reaksi hipersensitivitas atau tidak.6. respirasi. Monitoring dan Evaluasi EFEK Tx OBAT • Vital sign (tensi.