Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH FITOKIMIA

“GLIKOSIDA GOLONGAN
SIANOPORA”

Dosen : Ika Maruya Kusuma S. Si, MSi
Di Susun Oleh : Kelompok 4
 
Ghina Puspita A. (13330008)
Rizka Amalia
(13330010)
Alfiyani Agustina (13330011)
Irwan Hidayat
(13330013)
Egi Putro Prabowo
(13330014)

sedangkan bagian bukan gula dari glukosa disebut aglikon atau genin. barbaloin). Kedua bagian senyawa tersebut dihubungkan oleh suatu ikatan berupa jembatan oksigen (0-Glikosida. Glikosida terdiri dari atas gabungan dua bagian senyawa. sinigrin). yaitu gula dan bukan gula. maupun jembatan karbon (C-glikosida. Bagian gula dari glikosida biasa disebut glikon. jembatan nitrogen (N-Glikosida. .Glikosida  Glikosida adalah senyawa yang menghasilkan satu atau lebih gula dan komponen bukan gula pada reaksi hidrolisis. jembatan sulfur (S-glikosida. dioscin). adenosine).

dll. . faseolunatin (dari phaseolus lunatus). Glikosida ini contohnya manihootoksin (dari tanaman ketela pohon). linamarin (biji lini). sabucus nigra. amygladin (dari tanaman amanel pahit).Glikosida Sianopora  Glikosida yang pada ketika dihidrolisis akan terurai menjadi bagian bagiannya dan menghasilkan asam sianida (HCN). Contoh yang banyak mengandung glikosida ini adalah Prunus serotinaa. manihot utilissina.

Struktur umum glikosida sianopora : .

Kegunaan glikosida sianofora  Sebagai bahan tambahan pecita rasa.  Beberapa sediaan anti kanker  Mengontrol anemia .

dan lingkungan asam glikosida gula + non gula  Tidak dapat mereduksi laruta fehling. . pahit  Larut dalam alkali encer  Mudah terurai dalam keadaan lembab.Sifat kimia dan fisika  Mudah larut dalam air. dan HCN inilah yang bersifat toksik. tetapi karena dalam degradasinya dapat menghasilkan HCN. yang bersifat netral  Dalam keadaan murni berbentuk kristal tak berwarna. Siaogenik sebenarnya tidak toksik. tapi setelah di hidrolisagula dapat mereduksi larutan fehling  Dapat hidrolisa dengan adanya enzim air dan asam.

Jenis senyawa glikosida sianogenik dan tanamannya .

Biosintesa senyawa ini adalah melalui “Shikimic Acid Pathway”. yang merupakan turunan dari asam amino C6 – C3 seperti fenilalanin dan tirosin.Biosintesis glikosida sianopora  Aglikon – aglikon dari glikosida sianofora yang digunakan dalam pengobatan adalah senyawa – senyawa fenilprokanoid. .

05 M) dalam air.Kertas pikrat dibuat dengan mencelupkan potongan kertas saring berbentuk segiempat ke dalam larutan asam pikrat jenuh (0.Tambahkan setetes air dan dua tetes toluen. lalu bahan dilumatkan dengan batang pengaduk. .Setelah dikeringkan. .Tabung kemudian ditutup ketat dengan gabus dan kertas pikrat yang dibasahkan digantungkan pada gabus di dalam tabung. Dua atau tiga helai daun (atau jaringan lain dalam jumlah sama) tumbuhan yang diuji ditempatkan dalam tabung reaksi. yang sebelumnya dinetralkan dengan NaHCO 3 dan disaring.Analisis Keberadaan Glikosida Sianofora Pada Tanaman . Lalu Inkubasi pada suhu 40oC selama dua jam. . . kertas dapat disimpan lama.

disamping sifat ketidakpekaannya. sering digunakan kertas uji lain bersama-sama dengan kertas pikrat. tabung harus disimpan pada suhu kamar selama 24-48 jam lagi. Bila reaksi negative. kemudian diperiksa lagi apakah HCN dibebaskan secara non-enzimatis. . -Kertas pikrat tidak seutuhnya khas untuk sianogen karena akan memberikan tanggapan palsu terhadap isotiosianat atsiri yang dibebaskan oleh kelompok tanaman family Brassica. Oleh karena itu.Perubahan warna dari kuning ke coklat kemerahan menunjukkan adanya pembebasan HCN dari tumbuhan secara enzimatis. Intensitas perubahan warna sesuai dengan banyaknya sianogen yang ada..

. Kertas yang telah dikeringkan itu dapat disimpan dalam botol gelas sebelum digunakan. dan dapat mendeteksi HCN sekecil 1μg.Lalu pita kertas saring disiapkan dengan mencelupkannya ke dalam campuran 1 : 1 dari dua larutan berikut ini yang dibuat segar : (1) 4..4 tetrametildiamina difenilamina 1% (b/v) dalam kloroform dan (2) tembaga etilasetoasetat 1% (b/v) dalam kloroform. HCN dapat mengubah kertas Feigl-Anger dari hijau-biru lemah ke biru terang.

yang merupakan turunan dari asam amino C6 – C3 seperti fenilalanin dan tirosin.KESIMPULAN    Glikosida sianopora / sianogen glikosida yang pada ketika dihidrolisis akan terurai menjadi bagian bagiannya dan menghasilkan asam sianida (HCN). Rumus umum Glikosida Sianopora : Biosintesis glikosida sianofora adalah Aglikon – aglikon dari glikosida sianofora yang digunakan dalam pengobatan adalah senyawa – senyawa fenilprokanoid. Contoh tanaman yang banyak mengandung glikosida ini adalah Prunus serotinaa. sabucus nigra. . manihot utilissina. Biosintesa senyawa ini adalah melalui “Shikimic Acid Pathway”. dll.

TERIMA KASIH .