Anda di halaman 1dari 153

UPAYA HUKUM WP

1

DEFINISI
Pasal 1 angka 5 UU Pengadilan Pajak
Sengketa yang timbul dalam bidang perpajakan

SENGKETA
PAJAK

WP atau Penanggung Pajak (PP) vs Pejabat yang berwenang

PENYEBAB

keputusan yang dapat diajukan Banding atau Gugatan kepada
Pengadilan Pajak berdasarkan peraturan perundang-undangan
perpajakan
Gugatan atas pelaksanaan penagihan berdasarkan UUPPSP

2

UPAYA PENYELESAIAN
SENGKETA PAJAK

DJP

PP

MA

BANDING

PENINJAUAN
KEMBALI

Pembetulan Suatu Keputusan
Pengurangan/Penghapusan
Sanksi Administrasi
Pengurangan/Pembatalan
Ketetapan Pajak

GUGATAN

Pembatalan Hasil Pemeriksaan
atau skp Hasil Pemeriksaan
KEBERATAN
3

PMK-11/PMK.03/2013
TATA CARA PEMBETULAN

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

4

Outline

Ruang Lingkup
Permohonan Pembetulan
Penyelesaian Permohonan Pembetulan
SK Pembetulan Secara Jabatan
Ketentuan Lain-Lain

5

RUANG LINGKUP PEMBETULAN

6

kekeliruan penerapan sanksi administrasi. nomor SKP. (Pasal 34 ayat 3 PP 74) Kekeliruan pengkreditan Pajak Masukan PPN pada surat keputusan atau skp. kekeliruan PTKP. kekeliruan penghitungan PPh dalam tahun berjalan. Masa Pajak atau Tahun Pajak. dan tanggal jatuh tempo SALAH TULIS SALAH HITUNG KELIRU PENERAPAN KETENTUAN PAJAK SALAH HITUNG kesalahan yang berasal dari penjumlahan dan/atau pengurangan dan/atau perkalian dan/atau pembagian suatu bilangan KELIRU PENERAPAN KETENTUAN PAJAK kekeliruan dalam penerapan tarif. kekeliruan penerapan persentase NPPN. alamat. jenis pajak.NPWP. & kekeliruan dalam pengkreditan pajak. apabila terdapat perbedaan besarnya PM yang menjadi kredit pajak dan PM tersebut tidak mengandung persengketaan 7 .UPAYA PENYELESAIAN DI DJP RUANG LINGKUP & JANGKA WAKTU PEMBETULAN SALAH TULIS kesalahan yang dapat berupa nama.

n terbatas: • Perbedaan PM yang menjadi kredit pajak • PM tidak mengandung sengketa 8 NEXT .RUANG LINGKUP PEMBETULAN surat ketetapa n pajak SKPKB SKPN SKPLB STP SKPPKP SKPIB SK Keberatan SKPKBT SK Pembetulan SK Pengurangan Sanksi Administrasi SK Penghapusan Sanksi Administrasi SK Pengurangan Ketetapan Pajak (atas skp dan STP) SK Pembatalan Ketetapan Pajak (atas skp dan STP) SPPT SKP PBB STP PBB SK Pemberian Pengurangan PBB SK Pengurangan Denda PBB kesalaha n tulis kesalaha n hitung Karena Jabatan Dapat dibetulkan DIRJEN PAJAK kekeliru Atas an Permohonan penerap an Pembetulan ketentua terkait pengkreditan PM PPN.

kesalahan tulis lainnya yang tidak mempengaruhi jumlah pajak terutang BACK 9 . nomor surat ketetapan pajak. jenis pajak. Nomor Pokok Wajib Pajak. tanggal jatuh tempo.1 Kesalahan tulis Meliputi: Kesalahan penulisan Nama. alamat. Masa Pajak atau Tahun Pajak.

Putusan Banding.2 Kesalahan Hitung kesalahan yang berasal dari penjumlahan dan/atau pengurangan dan/atau perkalian dan/atau pembagian suatu bilangan 1 2 kesalahan hitung yang diakibatkan oleh adanya penerbitan surat ketetapan pajak. surat keputusan yang terkait dengan bidang perpajakan. atau Putusan Peninjauan Kembali BACK 10 . Surat Tagihan Pajak.

3 Kekeliruan penerapan ketentuan tertentu dalam peraturan perundang-undangan perpajakan kekeliruan dalam pengkreditan pajak kekeliruan dalam penerapan tarif 1 6 2 5 kekeliruan penerapan persentase Norma Penghitungan Penghasilan Neto kekeliruan penghitungan Pajak Penghasilan dalam tahun berjalan 4 kekeliruan Penghasilan Tidak Kena Pajak 3 kekeliruan penerapan sanksi administrasi BACK 11 .

PERMOHONAN PEMBETULAN 12 .

SYARAT PERMOHONAN PEMBETULAN WAJIB PAJAK Permo h on a n Pembe tulan DIRJEN PAJAK Harus memenuhi persyaratan: diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia mengemukakan alasan permohonan 1 permohonan untuk 1 skp. atau surat keputusan lain yang terkait dengan bidang perpajakan ditandatangani oleh WP. dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP. STP. dilampiri surat kuasa khusus 13 .

PENGEMBALIAN PERMOHONAN PEMBETULAN (PERMOHONAN PEMBETULAN TIDAK MEMENUHI PERSYARATAN) DIRJEN PAJAK Memenuhi Persyaratan WAJIB PAJAK PERMOHONA N PEMBETULAN Tidak Memenuhi Persyaratan 6 bulan Proses Penyelesaian Permohonan Pembetulan Diterbitkan SK Pembetulan Dikembalikan 6 bulan Tidak Diterbitkan SK Pembetulan PEMBERITAHUAN TERTULIS 14 .

CARA PENYAMPAIAN DAN TANDA BUKTI PENERIMAAN PERMOHONAN PEMBETULAN WAJIB PAJAK Permoh onan Pembe tulan POS SECARA LANGSUNG Bukti Pengiriman Surat Bukti penerimaan Surat CARA LAIN jasa ekspedisi atau jasa kurir e-Filing DIRJEN PAJAK (KPP TERDAFTAR/PKP DIKUKUHKAN) Bukti Pengiriman Surat Bukti Penerimaan Elektronik 15 .

PENYELESAIAN PERMOHONAN PEMBETULAN 16 .

Dirjen Pajak tidak memberi keputusan. informasi.KEPUTUSAN PEMBETULAN DAN CARA PENYAMPAIAN PROSES PENYELESAIAN PERMOHONAN PEMBETULAN 6 bulan Tanggal terima Permohonan pembetulan Dirjen Pajak dapat meminta data. dan b. dan/atau keterangan yang diperlukan berdasarkan hasil penelitian  mengabulkan permohonan dengan menbetulkan kesalahan atau kekeliruan  menolak Permohonan pembetulan POS secara langsung jasa ekspedisi atau jasa kurir Bukti Pengiriman Surat Bukti Tanda Terima Bukti Pengiriman Surat WAJIB PAJAK tanggal diterbitkan SK Pembetulan dianggap dikabulkan apabila dalam 6 bln: a. Permohonan tidak dikembalikan. SK Pembetulan diterbitkan secara terpisah dengan SK Keberatan 17 . Dalam hal skp diajukan permohonan pembetulan dan keberatan.

Diterbitkan apabila terdapat : SK PEMBETULAN SECARA JABATAN a.kesalahan hitung dalam skp akibat hasil MAP jika skp tersebut tidak diajukan keberatan atau Pasal 36 (1) ayat huruf b b. WP dapat mengajuka nKeberata n sejak 3 bulan tanggal dikirim SK Pembetulan Merubah jumlah pajak yang masih harus dibayar Tidak merubah jumlah pajak yang masih harus dibayar 18 .kesalahan tulis. c. kesalahan hitung. atau kekeliruan penerapan ketentuan tertentu yang diketahui oleh Direktur Jenderal jika belumPajak diajukan permohonan pembetulan oleh WP.kesalahan hitung dalam SK Keberatan akibat hasil MAP jika SK Keberatan tersebut tidak diajukan banding atau Wajib Pajak mengajukan banding tetapi dicabut.

LAIN-LAIN 19 .

SK Keberatan tersebut terkait Masa Pajak. SK Keberatan tersebut nyata-nyata tidak benar sebagai akibat adanya kesalahan dalam penghitungan pajak yang terutang atau pajak yang masih harus dibayar. bagian Tahun Pajak. b.KETENTUAN KHUSUS Dirjen Pajak dapat menerbitkan SK Pembetulan secara jabatan atas SK Keberatan apabila a. SK Keberatan tersebut tidak dapat diajukan Banding atau diajukan banding dengan putusan tidak dapat diterima 20 . atau Tahun Pajak 2007 dan sebelumnya. dan c.

d.d.Dengan Dengan berlakunya berlakunya Peraturan Peraturan Menteri Menteri ini: ini: KETENTUAN PERALIHAN terhadap permohonan pembetulan yang diajukan sebelum berlakunya PMK ini dan belum diselesaikan s. 21 . proses penyelesaian selanjutnya s. penerbitan SK Pembetulan dilakukan berdasarkan PMK ini. penerbitan SK Pembetulan.

KETENTUAN PENUTUP PMK 19/PMK.03/2008 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku PMK ini diundangkan 2 ANUARI 2013 1 MARET 2013 PMK ini berlaku 22 .

Yang dapat dibetulkan PEMBETULAN SUATU KEPUTUSAN termasuk Termasuk pembetulan • SPPT • skp (PBB) • STP PBB • SK Pemberian Pengurangan PBB • SK Pengurangan Denda Administrasi PBB 23 .

PMK-9/PMK.03/2013 TATA CARA PENGAJUAN DAN PENYELESAIAN KEBERATAN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK 24 .

Outline Pengertian Ruang Lingkup Pengajuan Keberatan Pencabutan Pengajuan Keberatan Sanksi Administrasi dan Ketentuan Lain-Lain Ketentuan Penutup 25 .

RUANG LINGKUP PENGAJUAN KEBERATAN WAJIB PAJAK Surat Keber atan Pengajuan Keberatan atas suatu SKPKB (Kec SKPKB 13A) SKPKBT SKPLB SKPN DIRJEN PAJAK hanya terbatas materi atau isi skp/pot/put Terdapat alasan keberatan selain materi atau isi skp/pot/put DIPERTIMBANGKAN DALAM PENYELESAIAN KEBERATAN TIDAK DIPERTIMBANGKAN DALAM PENYELESAIAN KEBERATAN Pot/put oleh pihak ketiga Surat Keberatan surat yang diajukan oleh Wajib Pajak kepada Dirjen Pajak mengenai keberatan terhadap suatu: 1.pemotongan atau pemungutan pajak oleh pihak ketiga 26 .surat ketetapan pajak. atau 2.

PENGAJUAN KEBERATAN 27 .

28 . tidak menunda pelaksanaan penagihan pajak secara tertulis dalam bahasa Indonesia mengemukakan jumlah pajak yang terutang/dipot/put atau jumlah rugi menurut penghitungan Wajib Pajak dengan disertai alasan 1 keberatan untuk 1 skp. skp diterbitkan. atau b. dilampiri surat kuasa khusus dalam jangka waktu 3 bln sejak tanggal: a.SYARAT PENGAJUAN KEBERATAN (TAHUN 2007 DAN SEBELUMNYA) PENGAJUAN KEBERATAN Tidak menunda kewajiban membayar pajak. untuk 1 pot/put pajak ditandatangani oleh WP. dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP. potput pajak oleh pihak ke-3 kecuali keadaan di luar kekuasaan WP WP tidak mengajukan permohonan Pasal 36 KUP.

untuk 1 pot/put pajak ditandatangani oleh WP. dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP.PENGAJUAN KEBERATAN (TAHUN 2007 DAN SEBELUMNYA) MEMENUHI SYARAT Tanda bukti penerimaan tanggal terima WAJIB PAJAK Surat Keberata n TIDAK MEMENUHI SYARAT secara tertulis dalam bahasa Indonesia mengemukakan jumlah pajak yang terutang/dipot/put atau jumlah rugi menurut penghitungan Wajib Pajak dengan disertai alasan 1 keberatan untuk 1 skp. dilampiri surat kuasa khusus DIRJEN PAJAK Perba ikan Surat Keber atan” Tanda bukti penerimaan tanggal terima perbaikan 3 bulan sejak skp diterbitkan/ potput pajak oleh pihak ke-3 29 .

dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP. dilampiri surat kuasa khusus dalam jangka waktu 3 bln sejak tanggal: a.SYARAT PENGAJUAN KEBERATAN (TAHUN 2008 DAN SESUDAHNYA) PENGAJUAN KEBERATAN jangka waktu pelunasan pajak tertangguh sampai dengan 1 bln sejak tanggal penerbitan SK Keberatan secara tertulis dalam bahasa Indonesia mengemukakan jumlah pajak yang terutang/dipot/put atau jumlah rugi menurut penghitungan Wajib Pajak dengan disertai alasan 1 keberatan untuk 1 skp. 30 . skp dikirimkan. potput pajak oleh pihak ke-3 kecuali keadaan di luar kekuasaan WP WP tidak mengajukan permohonan Pasal 36 KUP. untuk 1 pot/put pajak telah melunasi pajak yang masih harus dibayar paling sedikit sejumlah yang telah disetujui WP ditandatangani oleh WP. atau b.

31 .

dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP. untuk 1 pot/put pajak ditandatangani oleh WP. dilampiri surat kuasa khusus DIRJEN PAJAK Perba ikan Surat Keber atan” Tanda bukti penerimaan tanggal terima perbaikan 3 bulan sejak skp dikirimkan/ potput pajak oleh pihak ke-3 32 .PENGAJUAN KEBERATAN (TAHUN 2008 DAN SESUDAHNYA) MEMENUHI SYARAT Tanda bukti penerimaan tanggal terima WAJIB PAJAK Surat Keberata n TIDAK MEMENUHI SYARAT secara tertulis dalam bahasa Indonesia mengemukakan jumlah pajak yang terutang/dipot/put atau jumlah rugi menurut penghitungan Wajib Pajak dengan disertai alasan telah melunasi pajak yang masih harus dibayar paling sedikit sejumlah yang telah disetujui WP 1 keberatan untuk 1 skp.

bencana alam 2. proses penyelesaian keberatan tetap dilanjutkan oleh Dirjen Pajak. kecuali SK Pembetulan yang diterbitkan akibat hasil Persetujuan Bersama 5. keadaan lain berdasarkan pertimbangan Dirjen Pajak Syarat: belum mengajukan keberatan atas surat ketetapan pajak setelah WP mengajukan keberatan terdapat penerbitan SK Pembetulan oleh Dirjen Pajak secara jabatan yang mengakibatkan jumlah pajak bertambah.skp dikirim.Potput pajak Dalam jangka waktu 3sejak bulan tanggal dikirim SK Pembetulan Kecuali terdapat keadaan diluar kekuasaan: 1. huru-hara/kerusuhan massal 4.KEADAAN DI LUAR KEKUASAAN WAJIB PAJAK Dalam jangka waktu 3Sejak bulan WP Keberat an 1. atau 2. kebakaran 3. 33 . diterbitkan SK Pembetulan secara jabatan yang mengakibatkan jumlah pajak yang masih harus dibayar yang tertera dalam skp berubah.

PEMBERITAHUAN TERTULIS (SURAT KEBERATAN TIDAK MEMENUHI PERSYARATAN) DIRJEN PAJAK Memenuhi Persyaratan WAJIB PAJAK SURAT KEBER ATAN Tidak Memenuhi Persyaratan dan Tidak Ada Perbaikan dalam 3 Bulan Proses Penyelesaian Keberatan • Tidak Dipertimbangk an • Tidak Diterbitkan SK Keberatan PEMBERITAHUAN TERTULIS Masa/Bagian Tahun/Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya SKPKB/SKPKBT yg tidak disetujui menjadi UTANG PAJAK TIDAK DAPAT DIAJUKAN BANDING 34 .

CARA PENYAMPAIAN DAN TANDA BUKTI PENERIMAAN SURAT KEBERATAN WAJIB PAJAK Surat Kebera ta n POS SECARA LANGSUNG Bukti Pengiriman Surat Bukti Penerimaan Surat DIRJEN PAJAK (KPP TERDAFTAR/PKP DIKUKUHKAN) CARA LAIN jasa ekspedisi atau jasa kurir e-Filing Bukti Pengiriman Surat Bukti Penerimaan Elektronik 35 .

pengenaan pajak.PERMINTAAN KETERANGAN OLEH WAJIB PAJAK Sebelum Menyampaikan Surat Keberatan dapat Meminta Keterangan Secara tertulis hal-hal yang menjadi dasar : 1. 3. 2. penghitungan rugi. pot/put pajak WAJIB PAJAK DIRJEN PAJAK Wajib Memberikan Keterangan Yang Diminta tidak menambah jangka waktu pengajuan keberatan 36 .

PENCABUTAN PENGAJUAN KEBERATAN 37 .

dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP.PENCABUTAN PENGAJUAN KEBERATAN DIRJEN PAJAK SURAT KEBERATAN WAJIB PAJAK Dapat mencabut pengajuan keberatan SURAT PERMOHONAN PENCABUTAN SPU H SK KEBERATAN surat persetujuan/ surat penolakan diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia beserta alasan ditandatangani oleh WP. dilampiri surat kuasa khusus • Tidak dapat mengajukan permohonan Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP • Masa/Bagian Tahun/Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya SKPKB/SKPKBT yg tidak disetujui menjadi UTANG PAJAK disampaikan ke KPP terdaftar dengan tembusan Dirjen Pajak dan Kepala Kanwil DJP atasan Kepala KPP 12 bulan 38 .

PENYELESAIAN KEBERATAN 39 .

Kewenangan Direktur Jenderal Pajak meminjam buku/catatan/data/informasi baik hardcopy /softcopy kepada WP melalui surat permintaan peminjaman buku/catatan/data/informasi meminta WP memberikan keterangan melalui surat permintaan keterangan meminta keterangan/bukti kepada pihak ketiga yang mempunyai hubungan dengan WP melalui surat permintaan data /keterangan meninjau tempat WP. termasuk tempat lain yang diperlukan melakukan pembahasan dan klarifikasi dengan memanggil WP melalui surat panggilan (dikirimkan paling lama 10 (sepuluh) hari kerja sebelum tanggal pembahasan dan klarifikasi) melakukan pemeriksaan untuk tujuan lain dalam rangka keberatan untuk mendapatkan data dan/atau informasi yang objektif yang dapat dijadikan dasar dalam mempertimbangkan keputusan keberatan 40 .

PERMINTAAN PEMINJAMAN DAN KETERANGAN SERTA PENYAMPAIAN ALASAN TAMBAHAN atas kehendak sendiri/permintaan. keberatan tetap diproses sesuai dengan data yang ada atau yang diterima dan 41 dibuat berita acara . dapat memberikan alasan tambahan/penjelasan tertulis untuk melengkapi dan/atau memperjelas Surat Keberatan sebelum SPUH surat permintaan keterangan PERTAM A surat permintaan peminjaman buku/catatan/data/informasi Wajib diberikan dalam 15 hari kerja Meminjamkan/ memberi keterangan DIRJEN PAJAK Tidak meminjamkan/ Tidak memberi keterangan surat permintaan keterangan surat permintaan peminjaman tambahan surat permintaan keterangan tambahan KEDUA surat permintaan peminjaman buku/catatan/data/informasi WAJIB PAJAK Wajib diberikan dalam 10 hari kerja Wajib diberikan sesuai dengan surat permintaan Dalam hal WP tidak memenuhi sebagian/seluruh permintaan peminjaman permintaan keterangan dan/atau tidak menyerahkan asli bukti pemotongan atau pemungutan pajak.

catatan. DAPAT DIPERTIMBANGK AN yang tidak diminta pada saat pemeriksaan dan keberatan tetapi diberikan oleh Wajib Pajak yang tidak diminta pada saat pemeriksaan tetapi diperlukan dan diminta oleh Dirjen Pajak serta diberikan oleh WP 42 .PERLAKUAN ATAS DOKUMEN DALAM PROSES PENYELESAIAN KEBERATAN TIDAK DIPERTIMBANGKA N yang diminta pada saat pemeriksaan tetapi tidak diberikan oleh Wajib Pajak buku. atau keterangan lain yang diterima/dipero leh pada proses penyelesaian keberatan DIPERTIMBANGK AN yang diminta pada saat pemeriksaan tetapi tidak diberikan oleh WP karena berada di pihak ketiga dan belum diperoleh Wajib Pajak pada saat pemeriksaan skp yang Ph Kena Pajaknya dihitung secara jabatan terbatas pada: 1.dokumen yang terkait dengan penghitungan peredaran usaha atau penghasilan bruto dalam rangka penghitungan penghasilan neto secara jabatan. dan 2. data. informasi.dokumen kredit pajak sebagai pengurang PPh.

memperoleh penjelasan mengenai hasil penelitian keberatan dari tim peneliti keberatan.SURAT PEMBERITAHUAN UNTUK HADIR SPUH DIRJEN PAJAK berita acara kehadiran berita acara ketidakhadiran proses keberatan tetap diselesaikan Surat Pemberitahuan Untuk Hadir (SPUH) formulir surat tanggapan hasil penelitian keberatan pemberitahuan daftar hasil penelitian keberatan (tidak bersifat final dan bukan merupakan keputusan) HADIR WAJIB PAJAK TIDAK HADIR surat yang disampaikan kepada Wajib Pajak yang berisi mengenai pemberian kesempatan kepada Wajib Pajak untuk hadir dalam waktu yang telah ditetapkan guna: 1.memberikan keterangan atau 2. 43 .

KEPUTUSAN ATAS KEBERATAN DAN CARA PENYAMPAIAN PROSES PENYELESAIAN KEBERATAN 12 bulan Tanggal terima Surat Keberata n berdasarkan Laporan Penelitian Keberatan POS Bukti Pengiriman Surat secara langsung jasa ekspedisi atau jasa kurir Bukti Tanda Terima Bukti Pengiriman Surat WAJIB PAJAK tanggal diterbitka n SK Keberata  mengabulkan seluruhnya n sebagian  mengabulkan  menolak  menambah besarnya jumlah pajak yang masih harus dibayar keberatan yang diajukan oleh WP dianggap dikabulkan apabila Dirjen Pajak tidak memberi keputusan dlm 12 bln 44 .

PENGAJUAN MAP DAN PENERBITAN SK KEBERATAN SK KEBERATAN YA Diajukan Keberatan surat ketetapa n pajak Terbit dengan memperhitungkan Persetujuan Bersama Persetujuan Bersama sudah ada? Diajukan MAP TIDAK Terbit dengan mempertahankan temuan pemeriksaan dalam skp 45 .

SANKSI ADMINISTRASI DAN KETENTUAN LAIN-LAIN 46 .

Wajib Pajak mengajukanpermohonan permohonanbanding bandingatas atasSurat SuratKeputusan Keputusan Keberatan.pengajuan b.Wajib Pajak mengajukan c. Keberatan. (1). Pasal 11 ayat (1).pengajuankeberatan keberatanWajib WajibPajak Pajaktidak tidakdipertimbangkan dipertimbangkankarena karenatidak tidak memenuhi persyaratan pengajuan keberatan sebagaimana dimaksud memenuhi persyaratan pengajuan keberatan sebagaimana dimaksud dalam dalamPasal Pasal44ayat ayat(1). 47 .Wajib Pajak mencabut pengajuan a.Wajib Pajak mencabut pengajuankeberatan keberatansebagaimana sebagaimanadimaksud dimaksuddalam dalam Pasal 11 ayat (1).SANKSI ADMINISTRASI WAJIB PAJAK Sanksi denda 50% Dihitung dari jumlah pajak berdasarkan keputusan keberatan dikurangi dengan pajak yang telah dibayar sebelum mengajukan keberatan dalam hal pengajuan keberatan ditolak dikabulkan sebagian menambah jumlah pajak yang masih harus dibayar Sanksi Sanksitidak tidakdikenakan dikenakandalam dalamhal: hal: a. b.atau atau c.

proses penyelesaian selanjutnya s. secara 2011.Dengan Dengan berlakunya berlakunya Peraturan Peraturan Menteri Menteri ini: ini: KETENTUAN PERALIHAN 1. 2. terhadap Surat Keberatan yang diajukan sebelum berlakunya Peraturan Menteri ini dan belum diterbitkan SK Keberatan. penerbitan SK Keberatan dilakukan berdasarkan PMK ini. dalam hal WP mengajukan keberatan dan MAP bersamaan sejak berlakunya PP 74 Tahun berlaku ketentuan sebagaimana dimaksud Pasal 16.d. dalam 48 .

03/2007 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku PMK ini diundangkan 2 JANUARI 2013 1 MARET 2013 PMK ini berlaku 49 .Ketentuan Penutup PMK 194/PMK.

03/2013 TATA CARA PENGURANGAN ATAU PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI DAN PENGURANGAN ATAU 50 PEMBATALAN SURAT KETETAPAN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK .8/PMK.PMK.

Ketentuan Peralihan.Outline Ketentuan Umum Permohonan Wajib Pajak Penyampaian Penyampaian Permohonan Permohonan Wajib Wajib Pajak Pajak Secara Jabatan Pengurangan/Penghapusan Sanksi Administrasi Pengertian Pengurangan/Penghapusan Sanksi Administrasi Pengertian Pengurangan /Pembatalan skp yg tidak benar Pengurangan/Pembatalan skp yg tidak benar Pengurangan /Pembatalan STP yg tidak benar Pengurangan/Pembatalan STP yg tidak benar Pembatalan skp hasil Pemeriksaan/ Verifikasi Pembatalan skp hasil Pemeriksaan/ Verifikasi Pencabutan Permohonan Wajib Pajak Ketentuan Lain-lain. dan Ketentuan Penutup 51 .

PEMBATALAN BERDASARKAN PERMOHONAN WP 52 . PENGHAPUSAN.PENGURANGAN.

denda.PENGURANGAN. penyampaian SPHP atau surat SPHV 2. PAHP atau PAHV dengan WP 53 . PENGHAPUSAN. ATAU PEMBATALAN BERDASARKAN PERMOHONAN WAJIB PAJAK WAJIB PAJAK PERMO H ONAN DIRJEN PAJAK DAPAT Mengurangkan/menghapuskan sanksi administrasi berupa bunga. dan kenaikan dikenakan karena kekhilafan WP atau bukan karena kesalahannya Mengurangkan/membatalkan skp tidak benar Mengurangkan/membatalkan STP Pasal 14 KUP yang tidak benar membatalkan skp hasil pemeriksaan/verifikasi yang dilaksanakan tanpa: 1.

CARA PENYAMPAIAN SURAT PERMOHONAN WAJIB PAJAK PERMO N POS Bukti Pengiriman Surat HONA SECARA LANGSUNG Bukti Penerimaan Surat CARA LAIN jasa ekspedisi atau jasa kurir e-Filing Bukti Pengiriman Surat Bukti Penerimaan Elektronik DIRJEN PAJAK (KPP TERDAFTAR/PKP DIKUKUHKAN) Tanggal pada tanda bukti penerimaan merupakan tanggal surat permohonan diterima 54 .

PENGURANGAN /PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI BERDASARKAN PERMOHONAN WAJIB PAJAK 55 .

SANKSI ADMINISTRASI YANG DAPAT DIKURANGKAN/DIHAPUSKAN Sanksi administrasi yg dapat dikurangkan/dihapuskan berdasarkan PERMOHONAN WP tercantum dalam skp. kecuali sanksi administrasi dalam STP Pasal 25 ayat (9) dan Pasal 27 ayat (5d) KUP tercantum dalam STP (selain STP yg terkait skp) 56 . kecuali sanksi administrasi dalam SKPKB Pasal 13A KUP tercantum dalam STP yang terkait dengan penerbitan surat ketetapan pajak.

keberatan. atau atau diajukan diajukan tetapi tetapi dicabut dicabut diajukan diajukan keberatan. tetapi tetapi tidak tidak dipertimbangkan dipertimbangkan tidak tidak diajukan diajukan permohonan permohonan pengurangan/pembatalan pengurangan/pembatalan skp skp yang yang tidak tidak benar benar atau atau diajukan diajukan tetapi tetapi dicabut dicabut tidak tidak sedang sedang diajukan diajukan permohonan permohonan pembatalan pembatalan skp skp hasil hasil pemeriksaan/verifikasi pemeriksaan/verifikasi atau atau diajukan diajukan tetapi dicabut oleh WP/ditolak Dirjen Pajak tetapi dicabut oleh WP/ditolak Dirjen Pajak 57 . keberatan. benar.KETENTUAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI WAJIB PAJAK Per Pengur mohonan angan/ Pen an san ksi adm ghapus inistras i dlm DIRJEN PAJAK STP terkait skp skp dengan ketentuan skp tersebut: tidak tidak diajukan diajukan keberatan keberatan diajukan diajukan keberatan. tetapi tetapi dicabut dicabut oleh oleh WP WP dan dan Dirjen Pajak telah menyetujui permohonan Dirjen Pajak telah menyetujui permohonan pencabutan pencabutan STP dengan ketentuan STP tersebut: tidak tidak diajukan diajukan permohonan permohonan pengurangan pengurangan /pembatalan /pembatalan STP STP yang yang tidak tidak benar.

dilampiri surat kuasa khusus Syarat Tambahan Permohona n Ke-2 dalam jangka waktu paling lama 3 bulan sejak SK Dirjen Pajak atas permohonan pertama dikirim. kecuali STP Pasal 19 ayat (1) KUP. kecuali terdapat keadaan di luar kekuasaan WP tetap diajukan terhadap skp/STP yang telah diterbitkan SK Dirjen Pajak terhadap permohonan yg pertama 58 .PERSYARATAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI WAJIB PAJAK Sura Permo t honan DIRJEN PAJAK dapat diajukan paling banyak 2 kali 1 permohonan untuk 1 skp/STP. sepanjang terkait dengan skp yg sama maka 1 permohonan dapat diajukan untuk lebih dari satu STP diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia mengemukakan jumlah sanksi administrasi menurut WP dengan disertai alasan Syarat Permohona n disampaikan ke KPP terdaftar ditandatangani oleh WP. dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP.

PENGUJIAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI DIRJEN PAJAK Surat Permohonan I Surat Permohonan II Menguji KETENTUAN dan PERSYARATAN TIDAK MEMENUHI surat pengembalian permohonan MEMENUHI DITINDAKLANJUTI TIDAK MEMENUHI surat pengembalian permohonan Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi PERSYARATAN PERSYARATAN WP WP masih masih dapat dapat mengajukan permohonan ke-2 mengajukan permohonan ke-2 sepanjang sepanjang belum belum lewat lewat 33 bulan bulan dari SK pertama dari SK pertama Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi PERSYARATAN PERSYARATAN WP WP dianggap dianggap belum mengajukan permohonan belum mengajukan permohonan Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi KETENTUAN KETENTUAN termasuk termasuk jangka jangka waktu waktu 33 bulan WP tidak dapat mengajukan bulan WP tidak dapat mengajukan permohonan permohonan kembali kembali Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi KETENTUAN KETENTUAN WP WP tidak tidak dapat dapat mengajukan permohonan mengajukan permohonan kembali kembali WAJIB PAJAK 59 .

data.PENELITIAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI 6 bulan Permohona n diterima MENELITI PERMOHONAN Dirjen Pajak Dapat: meminta dokumen. dan/atau informasi meminta keterangan tambahan SK Pengurangan/ Penghapusan Sanksi Administrasi  mengabulkan seluruhnya atau sebagian  menolak Permohonan yang diajukan oleh WP dianggap dikabulkan apabila Dirjen Pajak tidak memberi keputusan dlm 6 bln 60 .

PERMINTAAN PEMINJAMAN DAN KETERANGAN surat permintaan dokumen. informasi. dan/atau keterangan yang ada atau yang diterima 61 . dokumen. permohonan tetap diproses sesuai dengan buku. data. dan/atau informasi surat permintaan keterangan tambahan DIRJEN PAJAK YA WP harus menjawab paling lama 15 hari setelah tanggal surat permintaan WP harus dikirim menjawab paling lama sesuai jangka waktu dlm surat permintaan Memberikan Jawaban WAJIB PAJAK TIDAK Dalam hal WP tidak memenuhi sebagian atau seluruh permintaan. catatan. data.

tgl 31 Desember 2013 sanksi administrasi tersebut melebihi jangka waktu 24 bulan diberikan pengurangan menjadi 24 bulan dengan ketentuan: sanksi administrasi belum dibayar atau belum dilunasi oleh WP jumlah pajak yang terutang atau kekurangan pembayaran pajak yang terutang yang menjadi dasar penerbitan STP telah dilunasi oleh WP 62 .d.PENGURANGAN/PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI YANG LEBIH DARI 24 BULAN permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi dalam STP berdasarkan Pasal 8 ayat (2) atau Pasal 8 ayat (2a) KUP dalam STP berdasarkan dalam STP berdasarkan Pasal 9 Pasal 19 ayat (1) KUP ayat (2a) atau Pasal 9 ayat berasal dari 1/beberapa STP (2b) KUP untuk dasar penagihan pajak yang sama diajukan setelah tgl 31 Desember 2011 s.

huru-hara/kerusuhan massal. atau kejadian luar biasa lainnya WP mengalami kesulitan kelangsungan usahanya likuiditas sehingga mempengaruhi 63 .PENGURANGAN ATAU PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI MENJADI <24 BLN pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi menjadi <24 bln dengan ketentuan: sanksi administrasi tersebut belum dibayar atau belum dilunasi oleh WP jumlah kekurangan pembayaran pajak yang menjadi dasar pengenaan sanksi administrasi yang tercantum dalam skp atau STP telah dilunasi oleh WP memenuhi kriteria yang dapat berupa: WP dikenai sanksi administrasi karena kesalahan DJP selain yang tercakup Pasal 16 KUP WP dikenai sanksi administrasi karena keadaan yang disebabkan oleh pihak ke-3 dan bukan karena kesalahan WP WP yang dikenai sanksi administrasi terkena bencana alam. kebakaran.

PENGURANGAN ATAU PEMBATALAN SURAT KETETAPAN PAJAK YANG TIDAK BENAR BERDASARKAN PERMOHONAN WAJIB PAJAK 64 .

SKP YANG DAPAT DIKURANGKAN ATAU DIBATALKAN skp yang dapat dikurangkan atau dibatalkan berdasarkan PERMOHONAN WP skp yang tidak benar dibatalkan dikurangkan skp yang jumlah pajak terutangnya tidak benar skp yang seharusnya tidak diterbitkan kecuali SKPKB Pasal 13A KUP 65 .

tetapi tidak dipertimbangkan tidak diajukan permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi atau diajukan tetapi dicabut tidak sedang diajukan permohonan pembatalan surat ketetapan pajak hasil pemeriksaan atau verifikasi atau diajukan tetapi dicabut/ditolak tidak dapat diajukan dalam hal surat ketetapan pajak tersebut diajukan keberatan. tetapi dicabut oleh Wajib Pajak 66 .KETENTUAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PEMBATALAN SKP YANG TIDAK BENAR WAJIB PAJAK Surat Permohonan DIRJEN PAJAK Dengan ketentuan tidak diajukan keberatan terhadap skp tersebut: diajukan keberatan.

PERSYARATAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PEMBATALAN SKP YANG TIDAK BENAR WAJIB PAJAK Sura Permo t honan DIRJEN PAJAK dapat diajukan paling banyak 2 kali 1 (satu) permohonan untuk 1 (satu) surat ketetapan pajak diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia mengemukakan jumlah pajak yang terutang menurut WP dengan disertai alasan Syarat Permohona n disampaikan ke KPP terdaftar ditandatangani oleh WP. dilampiri surat kuasa khusus Syarat Tambahan Permohona n Ke-2 dalam jangka waktu paling lama 3 bulan sejak SK Dirjen Pajak atas permohonan pertama dikirim. dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP. kecuali terdapat keadaan di luar kekuasaan WP tetap diajukan terhadap skp yang telah diterbitkan SK Dirjen Pajak terhadap permohonan yg pertama 67 .

PENGUJIAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PEMBATALAN SKP YANG TIDAK BENAR DIRJEN PAJAK Surat Permohonan I Surat Permohonan II Menguji KETENTUAN dan PERSYARATAN TIDAK MEMENUHI surat pengembalian permohonan MEMENUHI DITINDAKLANJUTI TIDAK MEMENUHI surat pengembalian permohonan Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi PERSYARATAN PERSYARATAN WP WP masih masih dapat dapat mengajukan permohonan ke-2 mengajukan permohonan ke-2 sepanjang sepanjang belum belum lewat lewat 33 bulan bulan dari SK pertama dari SK pertama Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi PERSYARATAN PERSYARATAN WP WP dianggap dianggap belum mengajukan permohonan belum mengajukan permohonan Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi KETENTUAN KETENTUAN termasuk termasuk jangka jangka waktu waktu 33 bulan WP tidak dapat mengajukan bulan WP tidak dapat mengajukan permohonan permohonan kembali kembali Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi KETENTUAN KETENTUAN WP WP tidak tidak dapat dapat mengajukan permohonan mengajukan permohonan kembali kembali WAJIB PAJAK 68 .

dokumen yang dapat dipertimbangkan terbatas pada: 1.PENELITIAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PEMBATALAN SKP 6 bulan Permohona n diterima MENELITI PERMOHONAN Dirjen Pajak dapat: meminta pembukuan/pencatatan. terhadap Masa/Bagian Tahun/ Tahun Pajak dan jenis pajak yang terkait dianggap tidak pernah diterbitkan skp 69 . data/informasi serta keterangan tambahan yg diberikan dalam proses penyelesaian permohonan dalam hal penghasilan kena pajak dalam skp dihitung secara jabatan. dokumen sbg dasar pembukuan/pencatatan.Dokumen terkait dgn penghitungan peredaran usaha/ penghasilan bruto 2. data/informasi meminta keterangan tambahan mempertimbangkan pembukuan/pencatatan. dokumen sbg dasar pembukuan/pencatatan.Dokumen kredit pajak Surat Keputusan Pengurangan/Pembatalan Ketetapan Pajak  mengabulkan seluruhnya atau sebagian  menolak Permohonan yang diajukan oleh WP dianggap dikabulkan apabila Dirjen Pajak tidak memberi keputusan dlm 6 bln dalam hal skp dibatalkan.

dan/atau keterangan yang ada atau yang diterima 70 . dokumen. permohonan tetap diproses sesuai dengan buku. informasi. data/informasi surat permintaan keterangan tambahan DIRJEN PAJAK YA WP harus menjawab paling lama 15 hari setelah tanggal surat permintaan WP harus dikirim menjawab paling lama sesuai jangka waktu dlm surat permintaan Memberikan Jawaban WAJIB PAJAK TIDAK Dalam hal Wajib Pajak tidak memenuhi sebagian atau seluruh permintaan. data. dokumen yang menjadi dasar pembukuan/ pencatatan. catatan.PERMINTAAN PEMINJAMAN DAN KETERANGAN surat permintaan pembukuan/ pencatatan.

PENGURANGAN ATAU PEMBATALAN SURAT TAGIHAN PAJAK YANG TIDAK BENAR BERDASARKAN PERMOHONAN WAJIB PAJAK 71 .

STP YANG DAPAT DIKURANGKAN/DIBATALKAN STP yang dapat dikurangkan atau dibatalkan berdasarkan PERMOHONAN WP STP yang tidak benar yang terkait dengan penerbitan skp STP yang tidak benar selain STP yang terkait dengan penerbitan skp MELIPUTI dikurangkan STP dengan jumlah sanksi administrasi yang tidak benar dibatalkan STP yang seharusnya tidak diterbitkan 72 .

KETENTUAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PEMBATALAN STP YANG TIDAK BENAR WAJIB PAJAK Surat Permohonan STP yang tidak benar yang terkait dengan penerbitan skp STP yang tidak benar selain STP yang terkait dengan penerbitan skp dengan ketentuan terhada p skp tersebu t: terhada p STP tersebu t: tidak diajukan keberatan atau diajukan tetapi dicabut/tidak dipertimbangkan tidak diajukan permohonan pengurangan/pembatalan surat ketetapan pajak yang tidak benar atau diajukan tetapi dicabut tidak sedang diajukan permohonan pembatalan surat ketetapan pajak hasil pemeriksaan atau verifikasi atau diajukan tetapi dicabut/ditolak tidak diajukan permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi atau diajukan tetapi dicabut DIRJEN PAJAK dengan ketentuan terhada p STP tersebu t: tidak diajukan permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi atau diajukan tetapi dicabut 73 .

kecuali terdapat keadaan di luar kekuasaan WP tetap diajukan terhadap STP yang telah diterbitkan SK Dirjen Pajak terhadap permohonan yg pertama 74 .PERSYARATAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PEMBATALAN STP YANG TIDAK BENAR WAJIB PAJAK Sura Permo t honan DIRJEN PAJAK dapat diajukan paling banyak 2 kali 1 (satu) permohonan untuk 1 (satu) Surat Tagihan Pajak diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia mengemukakan jumlah tagihan pajak/sanksi administrasi dalam STP menurut WP dengan disertai alasan Syarat Permohona n disampaikan ke KPP terdaftar ditandatangani oleh WP. dilampiri surat kuasa khusus Syarat Tambahan Permohona n Ke-2 dalam jangka waktu paling lama 3 bulan sejak SK Dirjen Pajak atas permohonan pertama dikirim. dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP.

PENGUJIAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PEMBATALAN STP YANG TIDAK BENAR DIRJEN PAJAK Surat Permohonan I Surat Permohonan II Menguji KETENTUAN dan PERSYARATAN TIDAK MEMENUHI surat pengembalian permohonan MEMENUHI DITINDAKLANJUTI TIDAK MEMENUHI surat pengembalian permohonan Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi PERSYARATAN PERSYARATAN WP WP masih masih dapat dapat mengajukan permohonan ke-2 mengajukan permohonan ke-2 sepanjang sepanjang belum belum lewat lewat 33 bulan bulan dari SK pertama dari SK pertama Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi PERSYARATAN PERSYARATAN WP WP dianggap dianggap belum mengajukan permohonan belum mengajukan permohonan Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi KETENTUAN KETENTUAN termasuk termasuk jangka jangka waktu waktu 33 bulan WP tidak dapat mengajukan bulan WP tidak dapat mengajukan permohonan permohonan kembali kembali Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi KETENTUAN KETENTUAN WP WP tidak tidak dapat dapat mengajukan permohonan mengajukan permohonan kembali kembali WAJIB PAJAK 75 .

data.PENELITIAN PERMOHONAN PENGURANGAN/PEMBATALAN STP 6 bulan Permohona n diterima MENELITI PERMOHONAN Dirjen Pajak Dapat: meminta dokumen. dan/atau informasi meminta keterangan tambahan Surat Keputusan Pengurangan/Pembatalan Ketetapan Pajak  mengabulkan seluruhnya atau sebagian  menolak Permohonan yang diajukan oleh WP dianggap dikabulkan apabila Dirjen Pajak tidak memberi keputusan dlm 6 bln 76 .

dan/atau informasi surat permintaan keterangan tambahan DIRJEN PAJAK YA WP harus menjawab paling lama 15 hari setelah tanggal surat permintaan WP harus dikirim menjawab paling lama sesuai jangka waktu dlm surat permintaan Memberikan Jawaban WAJIB PAJAK TIDAK Dalam hal Wajib Pajak tidak memenuhi sebagian atau seluruh permintaan. catatan. dokumen. informasi. data. permohonan tetap diproses sesuai dengan buku. dan/atau keterangan yang ada atau yang diterima 77 . data.PERMINTAAN PEMINJAMAN DAN KETERANGAN surat permintaan dokumen.

PEMBATALAN SURAT KETETAPAN PAJAK DARI HASIL PEMERIKSAAN ATAU VERIFIKASI BERDASARKAN PERMOHONAN WAJIB PAJAK 78 .

SKP HASIL PEMERIKSAAN ATAU VERIFIKASI YANG DAPAT DIBATALKAN Surat ketetapan pajak hasil pemeriksaan atau verifikasi yang dapat dibatalkan berdasarkan PERMOHONAN WP surat ketetapan pajak yang diterbitkan tanpa: penyampaian Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) atau Surat Pemberitahuan Hasil Verifikasi (SPHV) Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan (PAHP) atau Pembahasan Akhir Hasil Verifikasi (PAHV) kecuali SKPKB Pasal 13A KUP 79 .

tetapi dicabut oleh WP tidak diajukan permohonan pengurangan/pembatalan skp yang tidak benar atau diajukan tetapi dicabut 80 .KETENTUAN PERMOHONAN PEMBATALAN SKP DARI HASIL PEMERIKSAAN ATAU VERIFIKASI WAJIB PAJAK Surat Permohonan DIRJEN PAJAK dengan ketentuan dapat diajukan dalam hal terhadap skp tersebut: tidak dapat diajukan dalam hal skp tersebut tidak diajukan keberatan diajukan keberatan. tetapi tidak dipertimbangkan tidak diajukan permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi atau diajukan tetapi dicabut diajukan keberatan.

dilampiri surat kuasa khusus 81 . dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP.PERSYARATAN PERMOHONAN PEMBATALAN SKP DARI HASIL PEMERIKSAAN ATAU VERIFIKASI WAJIB PAJAK Sura Permo t honan DIRJEN PAJAK dapat diajukan paling banyak 1 kali 1 permohonan untuk 1 skp diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia Syarat Permohona n menguraikan tentang tidak disampaikannya SPHP/SPHV dan/atau tidak dilaksanakannya PAHP/PAHV disampaikan ke KPP terdaftar ditandatangani oleh WP.

PENGUJIAN PERMOHONAN PEMBATALAN SKP DARI HASIL PEMERIKSAAN ATAU VERIFIKASI DIRJEN PAJAK Surat Permohonan Menguji KETENTUAN dan PERSYARATAN TIDAK MEMENUHI MEMENUHI surat pengembalian permohonan DITINDAKLANJUTI Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi PERSYARATAN PERSYARATAN WP WP dianggap dianggap belum belum mengajukan permohonan mengajukan permohonan Dalam Dalam hal hal Tidak Tidak memenuhi memenuhi KETENTUAN WP KETENTUAN WP tidak tidak dapat dapat mengajukan mengajukan permohonan permohonan kembali kembali WAJIB PAJAK 82 .

dan/atau informasi Surat Keputusan Pembatalan Ketetapan Pajak  mengabulkan  menolak Permohonan yang diajukan oleh WP dianggap dikabulkan apabila Dirjen Pajak tidak memberi keputusan dlm 6 bln meminta keterangan tambahan Dalam hal dapat dibuktikan bahwa WP telah diundang untuk melakukan PAHP/PAHV tetapi WP tidak hadir. PAHP/PAHV dianggap telah dilakukan 83 .PENELITIAN PERMOHONAN PEMBATALAN SKP DARI HASIL PEMERIKSAAN ATAU VERIFIKASI 6 bulan Permohona n diterima MENELITI PERMOHONAN Dirjen Pajak Dapat: meminta dokumen. data.

data. informasi. catatan. dan/atau informasi surat permintaan keterangan tambahan DIRJEN PAJAK YA WP harus menjawab paling lama 15 hari setelah tanggal surat permintaan WP harus dikirim menjawab paling lama sesuai jangka waktu dlm surat permintaan Memberikan Jawaban WAJIB PAJAK TIDAK Dalam hal Wajib Pajak tidak memenuhi sebagian atau seluruh permintaan. data. dokumen. dan/atau keterangan yang ada atau yang diterima 84 .PERMINTAAN PEMINJAMAN DAN KETERANGAN surat permintaan dokumen. permohonan tetap diproses sesuai dengan buku.

TINDAK LANJUT TERHADAP SURAT KEPUTUSAN PEMBATALAN KETETAPAN PAJAK SK Pembatalan Ketetapan Pajak yang mengabulkan permohonan WP proses pemeriksaan/verifikasi dilanjutkan dengan melaksanakan prosedur yang belum dilaksanakan: penyampaian SPHP/SPHV PAHP/PAHV terkait dengan permohonan pengembalian Pasal 17B ayat (1) KUP: TIDAK TERLEWATI skp sesuai dengan PAHP jangka waktu 12 bulan dalam Pasal 17B ayat (1) KUP TERLEWA TI SKPLB sesuai SPT 85 .

PENCABUTAN PERMOHONAN WAJIB PAJAK 86 .

penyampaian SPHP atau SPHV 2.PENCABUTAN PERMOHONAN WAJIB PAJAK Permohona n diterima 6 bulan Surat Keputusan WAJIB PAJAK dapat MENCABUT SURAT PERMOHONAN pengurangan/penghapusan sanksi administrasi Dengan Syarat diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia dan dapat mencantumkan alasan pencabutan disampaikan ke KPP terdaftar pengurangan/pembatalan skp tidak benar pengurangan/pembatalan STP yang tidak benar pembatalan skp hasil pemeriksaan/verifikasi yang dilaksanakan tanpa: 1. dilampiri surat kuasa khusus Dalam hal WP melakukan pencabutan terhadap surat permohonan. WP tidak berhak untuk mengajukan kembali permohonan yang sama dengan jenis 87 permohonan yang dicabut . PAHP atau PAHV ditandatangani oleh WP. dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP.

PENGHAPUSAN.PENGURANGAN. PEMBATALAN SECARA JABATAN 88 .

PAHP atau PAHV dengan WP 89 . ATAU PEMBATALAN SECARA JABATAN DIRJEN PAJAK berdasarkan DATA/INFORMASI yg diperoleh/dimiliki karena JABATA N DAPAT Mengurangkan/menghapuskan sanksi administrasi berupa bunga. penyampaian SPHP atau surat SPHV 2. denda. PENGHAPUSAN. dan kenaikan dikenakan karena kekhilafan WP atau bukan karena kesalahannya Mengurangkan/membatalkan skp tidak benar Mengurangkan/membatalkan STP Pasal 14 KUP yang tidak benar membatalkan skp hasil pemeriksaan/verifikasi yang dilaksanakan tanpa: 1.PENGURANGAN.

PENGURANGAN ATAU PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI SECARA JABATAN 90 .

informasi. dan/atau keterangan tambahan yang diperlukan kepada Wajib Pajak melalui penyampaian surat permintaan SK Pengurangan/ Penghapusan Sanksi Administrasi Sanksi administrasi yang dapat dikurangkan/ dihapuskan adalah sanksi administrasi yang dikenakan karena kekhilafan WP atau bukan karena kesalahannya 91 .PENGURANGAN ATAU PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI SECARA JABATAN DIRJEN PAJAK MENELITI DATA/INFORMASI terkait Pengurangan/Penghapusan Sanksi Administrasi dapat meminta dokumen. data.

PENGURANGAN ATAU PEMBATALAN SURAT KETETAPAN PAJAK YANG TIDAK BENAR SECARA JABATAN 92 .

PENGURANGAN ATAU PEMBATALAN SKP YANG TIDAK BENAR surat ketetapan pajak yang dapat dikurangkan/dibatalkan SECARA JABATAN skp yg nyata-nyata tidak benar dalam penetapannya dikurangkan skp yang jumlah pajak terutangnya tidak benar dibatalkan skp yang seharusnya tidak diterbitkan 93 .

dan/atau keterangan tambahan yang diperlukan kepada Wajib Pajak melalui penyampaian surat permintaan SK Pengurangan/ Pembatalan Ketetapan Pajak surat ketetapan pajak tersebut tidak diajukan keberatan diajukan keberatan tetapi tidak dipertimbangkan • skp yang tidak benar yang dapat dibatalkan meliputi skp yang seharusnya tidak diterbitkan. dan jenis pajak yang terkait dianggap tidak pernah diterbitkan skp 94 . • Dalam hal skp dibatalkan. terhadap Masa/Bagian Tahun/Tahun Pajak. informasi. data.PENGURANGAN ATAU PEMBATALAN SKP YANG TIDAK BENAR DIRJEN PAJAK dengan ketentuan MENELITI DATA/INFORMASI terkait Pengurangan/Pembatalan skp yang tidak benar dapat meminta dokumen.

PENGURANGAN ATAU PEMBATALAN SURAT TAGIHAN PAJAK YANG TIDAK BENAR SECARA JABATAN 95 .

STP YANG DAPAT DIKURANGKAN/DIBATALKAN STP yang dapat dikurangkan atau dibatalkan SECARA JABATAN STP yang tidak benar yang terkait dengan penerbitan skp STP yang tidak benar selain STP yang terkait dengan penerbitan skp MELIPUTI STP dengan jumlah sanksi administrasi yang tidak benar STP yang seharusnya tidak diterbitkan 96 .

PENGURANGAN ATAU PEMBATALAN STP YANG TIDAK BENAR DIRJEN PAJAK DATA/INFORMASI Skp terkait dengan STP tersebut telah diterbitkan surat keputusan keberatan MENELITI Dirjen Pajak Dapat: meminta dokumen. dan/atau keterangan tambahan yang diperlukan kepada Wajib Pajak melalui penyampaian surat permintaan Surat Keputusan Pengurangan/Pembatalan Ketetapan Pajak putusan banding putusan peninjauan kembali SK Pengurangan Ketetapan Pajak mengakibatkan pajak yang masih harus dibayar dalam skp berkurang skp yg terkait dengan STP tersebut telah dibatalkan dengan SK Pembatalan Ketetapan Pajak 97 . informasi. data.

PEMBATALAN SURAT KETETAPAN PAJAK DARI HASIL PEMERIKSAAN SECARA JABATAN 98 .

SKP HASIL PEMERIKSAAN ATAU VERIFIKASI
YANG DAPAT DIBATALKAN

Surat ketetapan pajak hasil pemeriksaan atau verifikasi yang
dapat dibatalkan SECARA JABATAN

surat ketetapan pajak yang diterbitkan tanpa:

penyampaian Surat
Pemberitahuan Hasil
Pemeriksaan (SPHP) atau Surat
Pemberitahuan Hasil Verifikasi
(SPHV)

Pembahasan Akhir Hasil
Pemeriksaan (PAHP) atau
Pembahasan Akhir Hasil Verifikasi
(PAHV)

kecuali SKPKB Pasal 13A KUP
99

PEMBATALAN SKP DARI HASIL PEMERIKSAAN ATAU VERIFIKASI
SECARA JABATAN

DIRJEN PAJAK

DATA/INFORMASI

MENELITI
Dirjen Pajak Dapat:
meminta dokumen, data, informasi, dan/atau
keterangan tambahan yang diperlukan
kepada Wajib Pajak melalui penyampaian
surat permintaan

Surat Keputusan
Pembatalan Ketetapan
Pajak

100

Dengan
Dengan berlakunya
berlakunya
Peraturan
Peraturan Menteri
Menteri ini:
ini:

Ketentuan Peralihan
1. permohonan
pengurangan/penghapusan
sanksi
administrasi,
permohonan pengurangan/pembatalan surat ketetapan pajak,
permohonan pengurangan/ pembatalan STP, untuk Masa/Bagian
Tahun/Tahun Pajak 2007 dan sebelumnya yg diajukan setelah
berlakunya Peraturan Menteri ini, berlaku ketentuan Peraturan
Menteri ini;
2. permohonan
pengurangan/penghapusan
sanksi
administrasi,
permohonan pengurangan/pembatalan surat ketetapan pajak,
permohonan pengurangan/ pembatalan STP, untuk Masa/Bagian
Tahun/Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya yang diajukan setelah
berlakunya Peraturan Menteri ini, berlaku ketentuan berdasarkan
Peraturan Menteri ini;
3. permohonan
pengurangan/penghapusan
sanksi
administrasi,
permohonan pengurangan/pembatalan surat ketetapan pajak,
permohonan pengurangan/ pembatalan STP yg diajukan sebelum
berlakunya Peraturan Menteri ini dan belum diselesaikan s.d
penerbitan surat keputusan, proses penyelesaian dilakukan
berdasarkan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri
ini.
101

04/2000 PMK 21/PMK.03/2008 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku PMK ini diundangkan 1 MARET 2013 PMK ini berlaku 102 .Ketentuan Penutup PMK 542/KMK.

UPAYA PENYELESAIAN DI DJP BENTUK KEPUTUSAN YANG DAPAT DIBERIKAN Pengurangan/Penghapusan Sanksi Administrasi Pengurangan/Pembatalan Ketetapan Pajak mengabulkan seluruhnya atau sebagian menolak Pembatalan Hasil Pemeriksaan atau skp Hasil Pemeriksaan Wajib Pajak dapat meminta secara tertulis kepada Dirjen Pajak mengenai alasan yang menjadi dasar untuk menolak atau mengabulkan sebagian permohonan WP 103 .

PENGAJUAN PERMOHONAN Pengurangan/Penghapusan Sanksi Administrasi Pengurangan/Pembatalan skp Pengurangan/Pembatalan STP Pembatalan skp Hasil Pemeriksaan Maksimal 2 kali (permohonan ke2 paling lama 3 bulan sejak tgl SK pertama 1 kali 104 .

PENGURANGAN DENDA Pasal 20 UU PBB ADMINISTRASI Atas permintaan Wajib Pajak Direktur Jenderal Pajak dapat mengurangkan denda administrasi karena hal-hal tertentu. Denda administr asi denda administrasi sebesar 25% Pasal 10 ayat (3) UU PBB (SKP PBB). denda administrasi sebesar 2% Pasal 11 ayat (3) dan ayat (4) UU PBB. 105 .

melampirkan surat kuasa khusus dalam hal surat permintaan ditandatangani bukan oleh Wajib Pajak sebagaimana diatur dalam Pasal 32 UU KUP kecuali permintaan yang diajukan secara kolektif. SKP PBB. 7. diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia. 4. 5. atau STP PBB.PERSYARATAN FORMAL 1. atau STP PBB Tahun Pajak yang sama. kecuali yang diajukansecara kolektif.106 . melunasi pokok pajak yang dimintakan pengurangan denda administrasi. permintaan pengurangan secara kolektif hanya untuk SPPT dan/atau SKP PBB. 2. 6. satu permintaan diajukan untuk 1 (satu) SPPT. tidak memiliki tunggakan tahun-tahun sebelumnya dan belum daluwarsa menurut ketentuan perpajakan yang berlaku. diajukan kepada Kepala KPPBB/KPP Pratama. 3. mengemukakan besarnya persentase pengurangan denda administrasi yang diminta disertai alasan yang jelas. 8.

Wajib Pajak orang pribadi yang mengalami kesulitan keuangan. rasio aktiva lancar terhadap hutang lancar kurang dari 1 (satu) atau indikator kesulitan keuangan lainnya dalam hal Wajib Pajak dimaksud menyelenggarakan pembukuan. atau 2. yang dibuktikan dengan : 1. b. yang dibuktikan dengan rasio aktiva lancar terhadap hutang lancar kurang dari 1 (satu) atau indikator kesulitan likuiditas lainnya. Wajib Pajak badan yang mengalami kesulitan likuiditas. 107 . surat keterangan tidak mampu dari Kepala Desa/Lurah dalam hal Wajib Pajak tidak menyelenggarakan pembukuan.ng dimaksud hal-hal tertentu a.

PENGURANGAN PBB • Pasal 19 UU Nomor 12/1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan stdtd UU Nomor 12/1994 • PMK-110/PMK.03/2009 tgl 17 Juni 2009 tentang Pemberian Pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan 108 .

PEMBERIAN PENGURANGAN PBB ondisi K tertentu objek pajak yang ada hubungannya dengan subjek pajak &/ karena sebab sebab tertentu lainnya PENGURANGAN Button PBB bjek O pajak terkena bencana alam atau sebab lain yang luar biasa 109 .

Kondisi tertentu objek pajak yang ada hubungannya dengan subjek pajak &/ karena sebab-sebab tertentu lainnya 110 .

gunung meletus . bumi B encana alam tsunami .Objek pajak terkena bencana alam atau sebab lain yang luar biasa Objek pajak terkena bencana alam atau sebab lain yang luar biasa peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain gempa. angin topan . dan/ tanaman luar biasa atau wabah hama tanaman 111 . dan tanah longsor Paling tinggi 100% Meliputi wabah penyakit S ebab lain yang kebakaran . banjir .kekeringan .

PERMOHONAN PENGURANGAN 112 .

• surat permohonan harus dilampiri dengan surat kuasa. diajukan kepada Kepala KPP Pratama. . atau – WP orang pribadi dg PBB yang terutang lebih banyak dari Rp 2 juta. untuk: – WP badan. surat permohonan ditandatangani oleh WP. dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP berlaku: • surat permohonan harus dilampiri Surat Kuasa Khusus.PERSYARATAN PERMOHONAN PENGURANGAN SECARA PERSEORANGAN 1 • • • • • 1 permohonan untuk 1 SPPT atau SKP PBB. diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia dg mengemukakan besarnya persentase Pengurangan yang dimohon disertai alasan yg jelas. untuk WP orang pribadi dg PBB yang terutang 113 paling banyak Rp 2 juta. dilampiri fotokopi SPPT atau SKP PBB yg dimohonkan Pengurangan.

114 . – 3 bulan sejak tanggal terjadinya bencana alam.PERSYARATAN PERMOHONAN PENGURANGAN SECARA PERSEORANGAN 2 • • • diajukan dalam jangka waktu: – 3 bulan sejak tanggal diterimanya SPPT. – 1 bulan sejak tanggal diterimanya Surat Keputusan Keberatan PBB. atau – 3 bulan sejak tanggal terjadinya sebab lain yang luar biasa. atau dlm hal diajukan keberatan telah diterbitkan SK Keberatan dan atas SK Keberatan dimaksud tidak diajukan Bandin g. kec dlm hal objek pajak terkena bencana alam/sebab lain yang luar biasa. – 1 bulan sejak tanggal diterimanya SKP PBB. dan tidak diajukan keberatan atas SPPT atau SKP PBB yang dimohonkan Pengurangan. tidak memiliki tunggakan PBB Tahun Pajak sebelumnya atas objek pajak yang dimohonkan Pengurangan.

PERSYARATAN PERMOHONAN PENGURANGAN SECARA KOLEKTIF SEBELUM SPPT TERBIT • • • • • 1 permohonan untuk beberapa objek pajak dengan Tahun Pajak yg sama. diajukan kpd Kepala KPP Pratama melalui pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) setempat atau pengurus organisasi terkait lainnya. diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia dg mengemukakan besarnya persentase Pengurangan yang dimohon disertai alasan yg jelas. 115 . diajukan paling lambat tgl 10 Januari Tahun Pajak yang bersangkutan. dan tidak memiliki tunggakan PBB Tahun Pajak sebelumnya atas objek pajak yg dimohonkan Pengurangan.

diajukan kepada Kepala KPP Pratama melalui: – pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) setempat atau pengurus organisasi terkait utk pengajuan permohonan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 5 ayat (3) huruf b angka 1). diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia dg mencantumkan besarnya persentase Pengurangan yg dimohon disertai alasan yg jelas. 116 . dilampiri fotokopi SPPT yg dimohonkan Pengurangan.PERSYARATAN PERMOHONAN PENGURANGAN SECARA KOLEKTIF SETELAH SPPT TERBIT • • • • 1 1 permohonan untuk beberapa SPPT Tahun Pajak yg sama. atau – Kepala Desa/Lurah setempat. utk pengajuan permohonan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 5 ayat (3) huruf b angka 2) dan objek pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (3) huruf b angka 3).

PERSYARATAN PERMOHONAN PENGURANGAN SECARA
KOLEKTIF SETELAH SPPT TERBIT

2




diajukan dalam jangka waktu:

3 bulan sejak tgl diterimanya SPPT;
3 bulan sejak tgl terjadinya bencana alam; atau
3 bulan sejak tgl terjadinya sebab lain yang luar biasa,

kecuali apabila WP melalui pengurus LVRI setempat,
pengurus organisasi terkait lainnya, atau Kepala
Desa/Lurah, dapat menunjukkan bahwa dlm jangka waktu
tersebut tidak dapat dipenuhi krn keadaan di luar
kekuasaannya;
tidak memiliki tunggakan PBB Tahun Pajak sebelumnya
atas objek pajak yg dimohonkan Pengurangan, kec dlm
hal objek pajak terkena bencana alam atau sebab lain yg
luar biasa; dan
tidak diajukan keberatan atas SPPT yg dimohonkan
Pengurangan.

117

TIDAK DAPAT DIPERTIMBANGKAN

Permohonan Pengurangan:

secara perseorangan tidak memenuhi persyaratan
perseorangan

secara kolektif tidak memenuhi persyaratan kolektif:
Kepala KPP Pratama dalam jangka waktu paling lama 10
hari kerja sejak tgl permohonan diterima, harus
memberitahukan secara tertulis disertai alasan yang
mendasari kepada:

Wajib Pajak dlm hal diajukan secara perseorangan;
atau

pengurus LVRI setempat, pengurus organisasi terkait
lainnya, atau Kepala Desa/Lurah setempat dlm hal
diajukan secara kolektif.
WP masih dapat mengajukan permohonan Pengurangan
kembali sepanjang memenuhi persyaratan

118

KEPUTUSAN PENGURANGAN

Menerima seluruhnya
KEPUTUSAN
PENGURANGAN

Menerima sebagian
Menolak

• Keputusan ditetapkan berdasarkan hasil
penelitian
• WP yg telah diberikan suatu keputusan
tidak dapat lagi mengajukan permohonan
Pengurangan utk SPPT/SKP PBB yg sama
119

UPAYA PENYELESAIAN DI DJP KEBERATAN mengabulkan seluruhnya atau sebagian KEPUTUSAN KEBERATAN SANKSI DENDA menolak menambah besarnya jumlah pajak yang masih harus dibayar 50% Jumlah pajak dalam SK Keberatan pajak yang telah dibayar sebelum mengajukan keberatan 120 .

000.000.000 50% x 900.000.000.000.000 750.000 50% x 1.100.000.000 SANKSI DENDA 50% PAJAK YG MASIH HARUS DIBAYAR 0 0 50% x 500.000.ILUSTRASI Asumsi: Wajib Pajak tidak mengajukan Banding SEBELUM KEBERATAN SK KEBERATAN MENERIMA SELURUHNYA 0 SKPKB 1.000.000 DIBAYAR 100.000 MENAMBAH 1.000 1.200.350.000.000 1.000.000.000 121 .000 MENOLAK 1.000 MENERIMA SEBAGIAN 600.000.650.000.

122 . Keberatan WP dianggap dikabulkan.JANGKA WAKTU PENYELESAIAN KEBERATAN 12 BULAN SEJAK PERMOHONAN DITERIMA Apabila jangka waktu tersebut terlampaui dan Dirjen Pajak tidak memberikan suatu keputusan.

BANDING DAN GUGATAN UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA PAJAK DI PENGADILAN PAJAK 123 .

UPAYA PENYELESAIAN DI PENGADILAN PAJAK BANDING Pasal 1 angka 6 UUPP upaya hukum yang dapat dilakukan oleh WP atau penanggung Pajak terhadap suatu keputusan yang dapat diajukan Banding. berdasarkan peraturan perundangundangan perpajakan yang berlaku 124 .

Persyaratan Banding a. Pada surat banding dilampirkan salinan SK yang dibanding f. Diajukan dalam bahasa Indonesia ke Pengadilan Pajak b. Diajukan dengan disertai alasan yg jelas dan dicantumkan tanggal terima SK yang dibanding e. Jumlah pajak yang terutang telah dibayar sebesar 50% 125 . 1 keputusan diajukan 1 surat banding d. Diajukan dalam jangka waktu 3 bulan sejak tanggal diterima Keputusan yg diajukan banding c.

UPAYA PENYELESAIAN DI PENGADILAN PAJAK HAL-HAL sehubungan dengan pengajuan BANDING 1 WP dapat meminta keterangan secara tertulis mengenai dasar keputusan 2 Jumlah pajak yang belum dibayar tertangguh hingga 1 bulan sejak tanggal Putusan Banding 3 Jumlah pajak yang diajukan banding belum merupakan utang pajak sehingga tidak ditagih dengan surat paksa 126 .

Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan. atau Pengumuman Lelang. dengan STP dan SK Pengurangan Sanksi berupa SKPKB. keputusan yang berkaitan dengan pelaksanaan keputusan perpajakan. Administrasi yang berkaitan dengan STP SKPLB. c. penerbitan surat ketetapan pajak atau Surat Keputusan Keberatan yang dalam penerbitannya tidak sesuai dengan prosedur atau tata cara yang telah diatur dalam ketentuan peraturan perundangSelain undangan perpajakan Termasuk SK Pembetulan yang berkaitan keputusan hanya dapat diajukan kepada badan peradilan pajak. selain yang ditetapkan dalam Pasal 25 ayat (1) dan Pasal 26. keputusan pencegahan dalam rangka penagihan pajak.Pasal 23 UU KUP GUGATAN Gugatan Wajib Pajak atau Penanggung Pajak terhadap : a. SKPN yang sebelumnya diatur dalam ayat dan SK tersendiri. d. pelaksanaan Surat Paksa. Administrasi atau Penghapusan Sanksi SKPKBT. b. Keberatan .

ahli waris.ersyaratan Gugatan s 40 & 41) 1) Diajukan secara tertulis 2) Dalam Bahasa Indonesia 3) Ditujukan kepada Pengadilan Pajak 4) Dalam jangka waktu 14 hari sejak tanggal pelaksanaan penagihan 5) Dalam jangka waktu 30 hari sejak tanggal diterima keputusan yang digugat 6) Satu surat gugatan untuk satu keputusan yang digugat 7) Diajukan oleh Penggugat. pengurus atau kuasa hukumnya 8) Disertai alasan yang jelas dan dicantumkan tanggal surat keputusan yang di gugat 9) Dilampirkan surat keputusan yang di gugat 129 .

PELAKSANAAN PUTUSAN dapat langsung dilaksanakan. kecuali peraturan perUUan mengatur lain Putusan yang menyebabkan kelebihan pembayaran pajak Ka KPP harus menerbitkan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) 130 . tidak memerlukan keputusan pejabat yang berwenang.

Pemohon Banding/ Penggugat PARA PIHAK Salinan putusan/ penetapan Terbanding/ Tergugat (DJP) Pejabat harus melaksanakan putusan Keputusan Dirjen Pajak yg diterbitkan berdasarkan Putusan Banding/PK dlm jangka waktu 30 hr sjk tgl diterima putusan Pejabat tidak melaksanakan putusan dlm jangka waktu yg ditentukan. dikenakan sanksi sesuai ketentuan kepegawaian yg berlaku 131 .

UPAYA HUKUM LUAR BIASA PENINJAUAN KEMBALI 132 .

kecuali yang diatur secara khusus dalam Undang-undang ini  133 . dan dalam hal sudah dicabut.PENINJAUAN KEMBALI hanya dapat diajukan 1 kali kepada Mahkamah Agung melalui Pengadilan Pajak  tidak menangguhkan atau menghentikan pelaksanaan putusan Pengadilan Pajak  dapat dicabut sebelum diputus. permohonan peninjauan kembali tersebut tidak dapat diajukan lagi  Hukum acara yang berlaku pada pemeriksaan peninjauan kembali adalah hukum acara pemeriksaan peninjauan kembali sebagaimana dimaksud dalam UU Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung.

Putusan didasarkan pada kebohongan/ tipu muslihat pihak lawan yg diketahui setelah perkaranya diputus atau didasarkan pada bukti yang kemudian oleh Hakim Pidanan dinyatakan palsu 2. yg apabila diketahui pada saat persidangan akan menghasilkan putusan yang berbeda Jangka Waktu Paling lambat 3 bulan terhitung sejak diketahuinya kebohongan/ tipu muslihat atau sejak putusan Hakim pengadilan pidana memperoleh kekuatan hukum tetap Paling lambat 3 bulan terhitung sejak ditemukan surat-surat bukti yg hari & tanggal ditemukannya harus dinyatakan di bawah sumpah & disahkan oleh pejabat yg berwenang 134 .ALASAN PENGAJUAN PENINJAUAN KEMBALI & JANGKA WAKTU PENGAJUAN No Alasan PK 1. Terdapat bukti tertulis baru yang penting & bersifat menentukan.

Telah dikabulkan suatu hal yg tidak dituntut atau lebih dari pada yg dituntut 4. Terdapat suatu putusan yang nyata-nyata tidak sesuai dgn ketentuan peraturan perUUan yang berlaku Jangka Waktu Paling lambat 3 bulan sejak putusan dikirim Paling lambat 3 bulan sejak putusan dikirim Paling lambat 3 bulan sejak putusan dikirim 135 . Suatu bagian dari tuntutan belum diputus tanpa dipertimbangkan sebabsebabnya 5.No Alasan PK 3.

Skp yg penerbitannya telah sesuai dengan prosedur/ tata cara penerbitan. 7. 4.SK Pembatalan Ketetapan Pajak.SK Keberatan yg penerbitannya telah sesuai prosedur/ tata cara penerbitan. 6. dan 8.GUGATAN PP 74/2011 Gugatan pelaksanaan keputusan perpajakan Badan Peradilan Pajak Pasal 37 Selain: 1.SK Pengurangan Ketetapan Pajak.SK Penghapusan Sanksi Administrasi.SKPPKP . 2.SK Pembetulan. 5.SK Pengurangan Sanksi Administrasi. 3.

GUGATAN PP 74/2011 skp SK Keberatan Terbit tidak sesuai prosedur atau tata cara penerbitan gugatan Badan Peradilan Pajak Putusan Gugatan Pasal 38 & 39 Tindak lanjut Putusan Gugatan .

Bagian Tahun Pajak atau Tahun Pajak tidak sesuai dengan hasil: Verifikasi. 13A UU KUP) SK Keberatan Tidak didahului dengan penyampaian surat pemberitahuan untuk hadir kepada Wajib Pajak. Pemeriksaan. Pemeriksaan ulang. skp tidak didasarkan pada hasil: Masa Pajak.GUGATAN PP 74/2011 Kapan skp dan SK Keberatan dianggap Tidak Sesuai Prosedur ? 1. Pemeriksaan Bukper SKPKB (Ps. Pasal 38 & . 2.

SK Keberatan menerbitkan kembali SK Keberatan sesuai dengan prosedur atau tata cara Dirjenpenerbitan Pajak menyelesaikan keberatan yg diajukan oleh WP paling lama 12 bulan dihitung sejak Putusan Gugatan diterima oleh Dirjen Pajak Pasal 40 & 41 . kecuali: Pasal 17B ayat (1) 1.GUGATAN PP 74/2011 Tindak Lanjut atas Putusan Gugatan skp menerbitkan kembali skp sesuai dengan prosedur atau tata cara penerbitan. 2. SKPLB diterbitkan sesuai dengan SPT. skp diterbitkan sesuai dengan prosedur atau tata cara yang sesuai.apabila jangka waktu 12 bulan (Pasal 17B (1) UU KUP) belum terlewati.apabila jangka waktu 12 bulan (Pasal 17B (1) UU KUP) terlewati.

PELAKSANAAN PUTUSAN BANDING, GUGATAN, DAN PK
PP 74/2011

Putusan
Banding
Putusan
Gugatan
Putusan
Peninjauan
Kembali

Pasal 42

Dirjen
Pajak

surat
pelaksanaan
Putusan
Banding
surat
pelaksanaan
Putusan
Gugatan
surat

pelaksanaan
menerbitkan
Putusan
Peninjauan
Kembali

IMBALAN BUNGA (1) PP 74/2011
Dasar Pemberian
Keberatan/Banding/PK
diterima sebagian atau
seluruhnya
SK Pembetulan/
SK Pengurangan
Ketetapan Pajak/
SK Pembatalan
Ketetapan Pajak
diterima sebagian atau
seluruhnya

Terkait
SKPKB
SKPN
SKPKBT
SKPLB

Pembayaran lebih sanksi administrasi:
 Pasal 14 ayat (4) dan/atau
 Pasal 19 ayat (1)
Berdasarkan SK Ps.36 (1) huruf a
sebagai akibat SK Keberatan/
Put.Banding/Put.PK
diterima sebagian atau seluruhnya

Pasal 43

Menyebabkan
terjadinya
kelebihan
pembayaran
pajak

Imbalan
bunga 2 %
perbulan
(maks. 24
bulan)

IMBALAN BUNGA (2)
Tidak Diberikan

IMBALAN BUNGA TIDAK
Kelebihan pembayaran DIBERIKAN
akibat SK Keberatan, Putusan Banding, atau

Putusan PK atas SKPKB/SKPKBT yang disetujui dalam Pembahasan
Akhir Hasil Pemeriksaan atau Pembahasan Akhir Hasil
Verifikasi dan telah dibayar sebelum keberatan diajukan
Kelebihan pembayaran akibat SK Keberatan, Putusan Banding,
atau Putusan PK atas jumlah pajak dalam SKPKB/SKPKBT yang
tidak disetujui dalam Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan atau
Pembahasan Akhir Hasil Verifikasi, namun dibayar
sebelum pengajuan keberatan, permohonan banding/PK, atau
sebelum diterbitkan SK Keberatan, Putusan Banding, atau Putusan
PK

Pasal 43

IMBALAN BUNGA (3) Saat Pemberian Surat Keputusan Keberatan Putusan Banding Putusan Banding Pasal 43 tidak Banding tidak Peninjauan Kembali Diajukan PK Diberikan Imbalan Bunga Diberikan Imbalan Bunga pada saat Putusan PK diterima oleh Direktur Jenderal Pajak .

dihitung sejak tanggal penerbitan SKPKB/SKPN sampai dengan diterbitkannya SK Keberatan.dari jumlah kelebihan pembayaran pajak dalam SK Keberatan. atau Putusan PK . atau Putusan PK mengabulkan sebagian atau seluruhnya Pasal 44 Imbalan bunga 2 % perbulan maks 24 bln : . Putusan Banding. atau Putusan PK . Putusan Banding. Putusan Banding.IMBALAN BUNGA (4) Atas SPTLB SKPKB/SKPN atas SPT LB yg seluruhnya tidak disetujui SK Keberatan.

d. 24 bulan) dihitung sejak tanggal pembayaran yg menyebabkan kelebihan pembayaran pajak s. tanggal diterbitkannya Putusan Banding Pasal 45 .IMBALAN BUNGA (5) Atas Peninjauan Kembali Tahun Pajak 2007 dan Sebelumnya PK dikabulkan sebagian/seluruhnya PK dikabulkan sebagian/seluruhnya SKPKB/SKPKBT Tahun Pajak 2007 & sebelumnya Telah dibayar menyebabkan terjadinya kelebihan pembayaran pajak Imbalan bunga 2 % perbulan (maks.

SK Pengurangan Ketetapan Pajak. atau permohonan peninjauan kembali [Pasal 27A (1) UUKUP] e. keterlambatan penerbitan SKPLB [Pasal 17B (3) UUKUP] c. kelebihan pembayaran pajak karena pengajuan keberatan.Imbalan Bunga an k i r Dibe al : h m d al a a. atau SK Pembatalan Ketetapan Pajak atas skp atau STP mengabulkan sebagian atau seluruhnya [Pasal 27A (1A) UUKUP] f. keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak [Pasal 11 (3) UUKUP] b. kelebihan pembayaran sanksi administrasi denda Ps. permohonan banding. kelebihan pembayaran pajak karena SK Pembetulan.19 (1) [Pasal 27A (2) UUKUP] 146 .14 (4) dan/atau bunga Ps. kelebihan pembayaran pajak yg dilakukan pemeriksaan bukti permulaan [Pasal 17B (4) UUKUP] d.

Imbalan Bunga Pasal 17B (2) & (3) SPTLB > 12 bulan tidak ada keputusan Diterbitkan dalam waktu < 1 bulan Diterbitkan > 1 bulan SKPLB = SPT SKPLB = SPT + Imbalan bunga 2 % per bulan 147 .

Imbalan Bunga Pasal 17B (4) SPTLB Pemeriksaan Bukti permulaan Tidak dilanjutkan dengan Penyidikan Tidak dilanjutkan Penuntutan Tindak Pidana Perpajakan Diputus Bebas/Lepas dari Tuntutan Hukum Imbalan bunga 2 % per bulan dihitung sejak berakhirnya jangka waktu 12 bulan s/d saat diterbitkan SKPLB 148 .

24 bulan) 149 .Imbalan Bunga Pasal 27A ayat (1) Keberatan/Banding/PK diterima sebagian atau seluruhnya Pajak yang masih harus dibayar dalam SKPKB/SKPN menyebabkan terjadinya kelebihan pembayaran pajak Imbalan bunga 2 % perbulan (maks.

Putusan Banding. atau Putusan PK 150 . namun dibayar sebelum pengajuan keberatan. atau sebelum diterbitkan SK Keberatan. Putusan Banding. permohonan banding/PK. DIBERIKAN Kelebihan pembayaran akibat SK Putusan Banding.Pasal 43 (5) PP 74/2011 Keberatan/Banding/PK diterima sebagian atau seluruhnya Pajak yang masih harus dibayar dalam SKPKB/SKPN menyebabkan terjadinya kelebihan pembayaran pajak IMBALAN BUNGA TIDAK kelebihan pembayaran akibat SK Keberatan. atau Putusan PK atas Keberatan. atau Putusan PK atas SKPKB/ SKP KBT yang seluruhnya disetujui dlm Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan dan telah dibayar sebelum keberatan diajukan sebagian jumlah pajak dalam SKPKB/ SKPKBT yang tidak disetujui dalam Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan.

24 bulan) 151 .Imbalan Bunga Pasal 27A ayat (1) Keberatan/Banding/PK diterima sebagian atau seluruhnya Pajak yang masih harus dibayar dalam SKPN/SKPLB menyebabkan terjadinya kelebihan pembayaran pajak Imbalan bunga 2 % perbulan (maks.

SKPKB SPT LB SK KEBERATAN PUTUSAN BANDING PUTUSAN PK SKPN Mengabulkan sebagian atau seluruhnya sehingga mengakibatkan kelebihan pembayaran pajak Imbalan bunga diberikan sebesar 2% per bulan paling lama 24 bulan dihitung dari jumlah kelebihan pembayaran pajak Dihitung sejak tanggal penerbitan SKPKB/SKPN sampai dengan diterbitkannya SK Keberatan/Putusan Banding/Putusan PK 152 .

Imbalan Bunga Pasal 27A ayat (1a) Pembetulan/Pengurangan/Pembatalan ketetapan pajak diterima sebagian atau seluruhnya menyebabkan terjadinya kelebihan pembayaran pajak Imbalan bunga 2 % perbulan (maks. 24 bulan) 153 .

Imbalan Bunga Pasal 27A (2) Pembayaran lebih sanksi administrasi:  denda Pasal 14 ayat (4) dan atau  bunga Pasal 19 ayat (1) Berdasarkan SK Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administrasi akibat diterbitkan SK Keberatan atau Putusan Banding atau Putusan PK yang menerima sebagian atau seluruh permohonan WP 154 .