Anda di halaman 1dari 25

MASALAH KEBIDANAN DI KOMUNITAS

RIZKI AMALIA, SST, M.Kes

MASALAH KEBIDANAN DI KOMUNITAS YAITU :


Tingkat Kesuburan
Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Non
Kesehatan
PMS (Penyakit Menular Seksual)
Perilaku dan Sosial Budaya yang Berpengaruh
pada Pelayanan Kebidanan Komunitas

TINGKAT KESUBURAN
Tingkat kesuburan yg mana sumbernya a/ PUS
merupakan salah satu masalah kebidanan komunitas
yg perlu mendapatkan perhatian karena dgn tingginya
tinggi fertilitas tanpa diiringi oleh tingkat pengetahuan
akan sistem reproduksi akan meningkatkan AKI & AKB.
PERAN BIDAN dan SOLUSI :
1. Memberikan penyuluhan pada PUS ttg Sistem
reproduksi dalam kehidupan suami istri
2. Meningkatkan peran serta kedua pasangan untuk dpt
saling
bekerjasama
dlm
menangani
masalah
infertilitas

Pertolongan Persalinan Oleh


Tenaga Non Kesehatan
Pertolongan persalinan oleh tenaga
kesehatan non-medis seringkali dilakukan
oleh seseorang yg disebut sbgai dukun
beranak, dukun bersalin.
Pada dasarnya dukun bersalin diangkat
berdasarkan kepercayaan masyarakat
setempat / merupakan pekerjaan yg sudah
turun temurun dr nenek moyang atau
keluarganya & biasanya sdh berumur 40

r
ja
e
K
h
la
a
d
a
a
y
n
m
mu
u
n
u
k
u
d
n
a
ik
id
d
n
e
P
s
li
u
t
a
c
a
b
a
is
b
,
D
S
Paket A atau tamat
a
k
e
r
e
m
,
h
a
d
n
e
r
g
an
dengan kapasitas y
cara
g
n
ta
n
e
t
u
m
il
t
a
p
tidak menda
i
d
i
r
o
e
t
a
r
a
c
e
s
n
a
n
pertolongan persali
a
y
n
a
h
a
k
e
r
e
m
i
p
a
t
bangku kuliah, te
.
ja
a
s
n
a
m
la
a
g
n
e
berdasarkan p
ya
n
a
h
a
y
n
n
a
k
a
n
u
dig
g
n
a
y
n
a
t
la
a
r
e
P
t
a
s
u
p
li
a
t
g
n
o
t
o
em
m
i
t
r
e
p
e
s
a
y
n
a
d
sea
li
a
t
t
a
ik
g
n
e
m
k
u
t
un
,
u
b
m
a
b
n
a
k
a
n
u
g
meng
uk
t
n
u
n
a
d
,
n
e
k
a
n
li
ta
n
a
k
a
n
u
g
g
n
e
m
t
a
s
pu
ang
is
p
n
u
a
d
n
a
k
a
n
u
g
alasnya meng

Cara-cara Pertolongan Oleh Tenaga


Non-medis
Tak berbeda dgn seorang bidan, dukun
beranak melakukan pemeriksaan kehamilan
melalui indra peraba (palpasi).
Biasanya perempuan yg mengandung, sejak
mengidam
sampai
melahirkan
selalu
berkonsultasi
kepada
dukun,
bedanya
dibidan perempuan yg mengandunglah yg
datang ketempat praktek bidan untuk
berkonsultasi. Sdgkan dukun ia sendiri yg
berkeliling dr pintu ke pintu memeriksa ibu

Faktor-faktor Penyebab Mengapa


Masyarakat Lebih Memilih
Penolong Bersalin Dengan
tenaga Kesehatan Non-medis
1. Kemiskinan
2. Masih langkanya tenaga medis di
daerah-daerah pedalaman
3. Kultur budaya masyarakat

Masalah Yang Dapat Ditimbulkan


Apabila Persalinan Ditolong Oleh
Non-medis
Kelemahan utama dr mutu pelayanan a/ tdk
terpenuhinya standar minimal medis oleh para
dukun beranak, seperti dengan praktek yg tidak
steril (memotong tali pusat dgn sebilah bambu &
meniup lubang hidung bayi yg baru lahir dgn
mulut). Riwayat kasus kematian ibu dan janin
dalam penelitian ini menggambarkan apa yg
terjadi jika dukun beranak gagal mengetahui tanda
bahaya dalam masa kehamilan & persalinan serta
rujukan yg terlambat & kecacatan janin pun bisa
terjadi dr kekurangtahuan dukun beranak akan
tanda-tanda bahaya kehamilan yg tidak dikenal.

Usaha Untuk Menjalin Kerjasama


Antara Tenaga Medis dan Nonmedis Dalam Menolong Persalinan
Kerjasama antar bidan & pemerintah dgn tenaga
kesehatan
non-medis
sgt
diperlukan
dlm
meningkatkan
mutu
pelayanan
kesehatan.
Kerjasama yg bisa dilakukan seperti misalnya dlm
pemberian pelatihan kepada para tenaga
kesehatan
non-kesehatan
/keikut
sertaan
pemerintah sgt penting untuk menunjang
sukesnya pelatihan dgn pemberian bantuan alatalat untuk menolong persalinan seperti gunting
tali pusat, sehingga infeksi saat pemotongan tali
pusat bisa diturunkan.

Pelayanan yang Dapat


Diberikan Oleh Tenaga Nonmedis
Dukun mau mendatangi setiap ibu hamil untuk
melakukan pemeriksaan kehamilan.
Dukun mematok harga murah, kadang bisa
disertai/ diganti dgn sesuatu barang misalnya
beras, kelapa, & bahan dapur lainnya.
Dukun beranak dpt melanjutkan layanan untuk 144 hari pasca melahirkan dgn sabar memanjakan
ibu & bayinya misalkan dia mencuci &
membersihkan ibu setelah melahirkan.
Dukun menemani anggota keluarga agar bisa
beristirahat & memulihkan diri, sebaliknya bidan
seringkali tidak bersedia saat dibutuhkan/bahkan
tdk mau datang saat dipanggil.

PMS ( Penyakit Menular


Seksual)
Herpes Genital
Penyakit yang disebabkan oleh virus Herpes
simplex dengan masa tenggang 4 - 7 hari
sesudah virus masuk ke dalam tubuh melalui
hubungan seks. Gejala yang ditimbulkan
adalah :

Bintil-bintil berair seperti anggur di


sekitar kelamin.
Pecah, lalu menyebabkan luka kering
mengerak lalu hilang.

Sifilis (Raja Singa)


Kuman penyebabnya disebut Treponema
pallidum.

Masa tanpa gejala berlangsung 3-4


minggu, kadang2 smpai 13 mggu.
Kemudian timbul benjolan di sekitar
alat
kelamin.
Kadang2
disertai
pusing2 & nyeri tulang seperti flu,
yang akn hilang sendiri tanpa diobati.
Ada bercak kemerahan pada tubuh
sekitar 6-12 minggu setelah hubungan
seks. Gejala ini akan hilang dengan
sendirinya & seringkali penderita tidak
memperhatikan hal ini.

Selama 2-3 tahun pertama penyakit ini


tidak menunjukkan gejala apa-apa, atau
disebut masa laten. Setelah 5-10 tahun
penyakit sifilis akan menyerang susunan
syaraf otak, pembuluh darah dan jantung.
Pada perempuan hamil sifilis dapat
ditularkan kepada bayi yang dikandungnya
dan bisa lahir dengan kerusakan kulit, hati,
limpa dan keterbelakangan mental.

KLAMIDIA
Penyakit ini disebabkan oleh Chlamydia
trachomatis.
Masa
tanpa
gejala
berlangsung 7 - 21 hari.

Pada perempuan, gejalanya bisa


berupa :
Keluarnya cairan dari alat kelamin atau
sering disebut keputihan encer berwarna
kuning kecoklatan.
Rasa nyeri di rongga pinggul.

Pendarahan setelah hubungan


seksual.

Sedangkan pada laki-laki,


gejalanya bisa berupa :
Keluar cairan bening dari saluran kencing.
Rasa nyeri saat kencing.
Infeksi lebih lanjut dapat menyebabkan
banyak cairan keluar dan bercampur
nanah.

TRIKOMONIASIS VAGINALIS
Trikomoniasis adalah PMS yang disebabkan oleh
parasit Tricho monas vaginalis.

Gejala dan tanda-tandanya


adalah:
Keluar cairan vagina berwarna encer dan baunya
busuk.
Vulva agak bengkak, gatal, dan tidak nyaman.
Nyeri saat kencing.

KANDIDADIS VAGINA
Kandidiasis
vagina
merupakan
keputihan yang disebabkan oleh
jamur Candidas albicans. Pada
keadaan normal, jamur ini terdapat
di kulit maupun di dalam liang
kemaluan perempuan.

Gejalanya berupa keputihan berwarna


putih seperti susu, bergumpal, disertai
rasa gatal panas dan kemerahan pada
kelamin dan di sekitarnya. Penyakit ini
tidak
selalu
tergolong
PMS,
tetapi
pasangan seksual dari perempuan yang
terinfeksi jamur ini dapat mengeluh gatal
dengan gejala bintik-bintik kemerahan di
kulit kelamin.

KUTIL KELAMIN
Penyebabnya adalah human papilloma virus (HPV)
dengan gejala yang khas yaitu terdapat satu atau
beberapa kutil di sekitar kemaluan.
Pada perempuan, dapat mengenai kulit di daerah
kelamin sampai dubur, selaput lendir bagian
dalam liang kemaluan sampai leher rahim. Bila
perempuan hamil, kutil dapat tumbuh sampai
besar sekali. Kutil kelamin kadang-kadang bisa
mengakibatkan kanker leher rahim atau kanker
kulit di sekitar kelamin.

Pada laki-laki mengenai alat kelamin dan


saluran kencing bagian dalam. Kadangkadang kutil tidak terlihat sehingga tidak
disadari. Biasanya laki-laki baru menyadari
setelah ia menulari pasangannya. Sampai
sekarang belum ada obat yang dapat
secara
tuntas
menyembuhkan
kutil
kelamin. Pengobatan hanya sampai pada
tahap menghilangkan kutilnya saja.

HIV/AIDS
HIV (Human Immunodeficiency
Virus)
AIDS (Acquired Immuno Deficiency
Syndrome)
Penyakit ini adalah kumpulan gejala akibat
menurunnya sistem kekebalan tubuh yang
terjadi karena seseorang terinfeksi virus
HIV.

Perilaku Dan Sosial Budaya Yang Berpengaruh


Pada Pelayanan Kebidanan Komunitas.
1. Hamil
a. Perilaku sosial budaya masyarakat selama
kehamilan
1) Upacara-upacara yang dilakukan untuk
mengupayakan keselamatan bagi janin
2) Larangan masuk hutan
3) Pantangan keluar waktu maghrib
4) Pantangan menjalin rambut karena bisa
menyebabkan lilitan tali pusat.

Persalinan
a. Perilaku sosial budaya selama
persalinan
1) Bayi laki laki adalah penerus keluarga
yang
akan membawa nama baik.
2) Bayi perempuan adalah pelanjut atau
penghasil keturunan.
3) Memasukkan minyak ke dalam vagina
supaya persalinan lancar.
4) Melahirkan di tempat terpencil hanya
dengan dukun.

Nifas dan Bayi Baru Lahir


Perilaku sosial budaya yang mempengaruhi
masa nifas dan bayi baru lahir.
1) Pantang makan ikan, pedas, asin.
2) Tidak boleh keluar rumah sebelum 40
hari karena
bisa sawan
3) Tidak boleh makan terong bisa membuat
bayi panas
dingin
4) Minum jamu dapat memperlancar ASI
5) Menaruh ramuan pada tali pusat
6) Khitan yang dilakukan pada bayi laki laki
dan

THANK
S